Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
  • visibility 522
  • comment 0 komentar
Dukuhseti, NU News. Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi  tanggal 25 Agustus 2019 bersama MWCNU se-Kab Pati dan lembaga-lembaga PCNU maka pada Ahad (8/9/2019) bertempat di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti dilaksanakan acara Silaturahim dan Konsolidasi PCNU bersama MWCNU dan ranting Nahdlatul Ulama se-eks Kawedanan Tayu.
Silaturahim ini merupakan Turba perdana yang rencananya akan dilaksanakan di lima eks-kawedanan. Hadir pada acara Turba ini Rais Syuriyah KH. M. Aniq Muhammadun, Wakil Rais KH. Manhajussidad, M.S.I, Katib Syuriyah KH. Minanurrahman, M.S.I, Ketua Tanfidziyah K.Yusuf Hasyim, M.S.I, Wakil Ketua DR. Jamal Ma’mur, MA, Wakil Ketua sekaligus koordinator wilayah eks Kawedanan Tayu M. Zaim Jaelani, S.Fil.I, Sekretaris Maskan, S.Pd.I, wakil bendahara H. Sunaryo, S.Pd.I dan juga diikuti ketua serta pengurus lembaga-lembaga PCNU Kab Pati.
Dalam sambutannya, ketua MWCNU Kec. Dukuhseti  KH. Fuad Abdillah yang mewakili shohibul bait menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus Cabang yang telah berkenan turun ke MWC-MWC khususnya di eks-kawedanan Tayu. Dengan silaturahim ini H.Fuad berharap agar program-program yang telah dirumuskan oleh PCNU dan lembaga-lembaganya bisa sampai ke pengurus mwc dan ranting.  Beliau juga melaporkan kepada PCNU bahwa warga Nahdlatul Ulama kec. Dukuhseti saat ini sudah membangun gedung pertemuan dan sekretariat sebagai pusat kegiatan MWCNU dan banomnya. Sampai saat ini sudah menghabiskan dana sebesar 350 juta. Tinggal pintu utama yang dipesankan khusus berlambang NU.
Selanjutnya, KH. M. Aniq Muhammadun juga berkenan memberikan pengarahan terkait pentingnya Koordinasi dan Konsolidasi Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Jangan sampai ada pihak-pihak luar yang menguasai masjid-masjid warga Nahdlatul Ulama, sedang pengurus MWC da ranting diam saja. Oleh karenanya beliau berpesan agar seluruh pengurus ikut  ngopeni masjid, mushola, dan lembaga-lembaga keagamaan warga Nahdlatul Ulama di Pati dengan memperkuat amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah.
Senada dengan Kyai Aniq, ketua Tanfidziyah PCNU Pati, K.Yusuf Hasyim, M.S.I yang memimpin langsung Turba Perdana ini juga menyampaikan paparan singkat visi, missi dan  prioritas program PCNU dan lembaga-lembaganya masa khidmat 2019-2024. Pengurus Cabang berkomitmen untuk melaksanakan hasil konfercab dan muskercab I yang mengusung visi “Membangun Kemandirian Jama’ah dan Jam’iyyah NU Pati untuk menyongsong Satu Abad NU Tahun 2026”. Oleh karena itu renstra jangka pendek untuk tahun 2019 adalah memperkuat struktur jamiyyah melalui program Revitalisasi Struktur Nahdlatul Ulama.  Tanpa ada struktur kepengurusan Nahdlatul Ulama di seluruh desa, maka program-program yang telah dirumuskan tidak akan maksimal sampai kepada jama’ah atau warga Nahdlatul Ulama.

Setelah paparan rencana strategis PCNU Kab.Pati lima tahun ke depan, acara Turba dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari pengurus MWCNU dan Ranting Nahdlatul Ulama se-eks kawedanan Tayu yang dipimpin oleh koordinator wilayah Gus Zaim Jaelani. Salah satu perwakilan ranting NU Dukuhseti berharap Turba ini tidak hanya dilaksanakan sekali saja, tapi secara rutin pengurus Cabang turun ke MWCNU dan ranting-ranting. Karena yang di bawah jarang sekali mendapatkan informasi program-program Nahdlatul Ulama kab. Pati, khususnya terkait buku aswaja dan keNUan madrasah LP Ma’arif, Plangisasi LTMNU di masjid-masjid, dan juga masalah penyelesaian tentang tanah wakaf mushola dan masjid serta prosedur pembentukan Lazisnu di ranting-ranting.   Menanggapi pertanyaan dan masukan ini pengurus cabang bersama-sama ketua-ketua Lembaga memohon kepada MWCNU untuk melanjutkan sosialisasi program PCNU ke pengurus ranting dan jama’ah. Setelah Turba ini selesai, seluruh MWC NU juga harus melaksanakan Turba ke desa-desa menata rantingnya dan bannom-banomnya, baik melalui lailatul ijtima’ maupun kegiatan khusus. Apabila dibutuhkan secara khusus, maka MWC juga bisa mengundang pengurus lembaga-lembaga PCNU untuk hadir dan mendampingi MWCNU mengawal program. (Admin/LTN).
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Katib Syuriyah NU Gembong Sebut Kriteria Aswaja

    Katib Syuriyah NU Gembong Sebut Kriteria Aswaja

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    GEMBONG – pcnupati.or.id – Safari Ramadhan Tarawih Keliling (Tarling) MWC-NU Gembong memasuki putaran ke tiga, Rabu (5/4) malam. Tarling kali ini dilaksanakan di Masjid Rohmatul Ummah, Desa Ketanggan. Dalam kesempatan tersebut, Katib Syuriyah MWC-NU Gembong, KH. Muzakki, menyampaikan beberapa ciri ahlus sunnah wal jama’ah. “Ada sepuluh kriteria Aswaja, tapi saya sampaikan salah satunya saja,” ungkap […]

  • PCNU-PATI

    NU Jepara Bantu Korban Bencana Pati, Ketua LAZISNU Pati Terharu

    • calendar_month Jum, 16 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Kerja sama antara lembaga bahkan antar kabupaten dalam ruang lingkup NU memang sudah seharusnya terjadi. Terutama dalam situasi dan kondisi yang serba krusial seperti dialami oleh para korban bencana alam di Kabupaten Pati. Hal inilah yang diungkapkan oleh Niam sutaman, Ketua Lazisnu PCNU Pati.  Ia menyebut, banjir yang datang di beberapa wilayah di […]

  • Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

    Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kecamatan Margoyoso menggelar Gebyar Ramadan dan Workshop Kebudayaan. “Ngaji Budaya” bersama sejarawan muda Pati ini bertempat di Aula Serbaguna Kecamatan Margoyoso, Minggu (24/4/2022) Puluhan delegasi dari pimpinan ranting sekecamatan Margoyoso memadati lokasi dengan penuh antusias. Acara tersebut diisi […]

  • Sujudnya Orang yang Tidak Menampelkan Jari Kaki

    Sujudnya Orang yang Tidak Menampelkan Jari Kaki

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 847
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Apa hukumnya sholatnya seseorang yang ketika sujud tidak menempelkan jari-jari kakinya pada lantai ? Jawaban :Salah satu rukun sholat adalah sujud,dan sujud itu sendiri mempunyai syarat-syarat  yang harus dipenuhi agar sujud itu bisa sah,bila sujud tidak sah maka sholatnya juga tidak sah,oleh karena itu menjadi sebuah keharusan bagi kita untuk mengetahui tata […]

  • PCNU PATI. Ilustrasi Perempuan, Puasa dan Mestruasi. Photo by Aziz Acharki on Unsplash

    Perempuan, Puasa dan Menstruasi

    • calendar_month Jum, 15 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Puasa adalah ibadah wajib bagi umat Islam selama bulan Ramadhan. Dengan syarat yang menjalankan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani wajib menjalani rukun Islam tersebut. Namun, ada beberapa golongan yang boleh meninggalkan puasa dapat dispensasi salah satunya yaitu perempuan sedang menstruasi. Perempuan yang sedang menjalankan fitrahnya ini (menstruasi), selama bulan ramadhanbseharusnya mendapatkan ruang privasi. Bukan […]

  • Ngaji Kitab Demokratis bersama Mbah Kahar

    Ngaji Kitab Demokratis bersama Mbah Kahar

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Suasana ngaji luring di Ponpes Al Ma’arif Gembong bersama KH. Abdul Qohar setiap hari Sabtu malam GEMBONG – Pengasuh Ponpes Al Ma’arif Gembong, KH. Abdul Qohar, membuka ngaji kitab untuk umum. Agenda ini sudah berlangsung sejak bertahun-tahun, namun belum banyak masyarakat yang mengetahui.  Kiai lulusan Lasem yang akrab disapa Mbah Kahar tersebut membuka kajian kitab […]

expand_less