Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lestarikan Khazanah Spiritual, Komunitas Joko Tingkir Ziarahi Makam Wali Pati

Lestarikan Khazanah Spiritual, Komunitas Joko Tingkir Ziarahi Makam Wali Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
  • visibility 465
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Komunitas Joko Tingkir yang diprakarsai oleh para pemuda Dukuh Sentul, Desa Gembong Kecamatan Gembong tekankan tentang pentingnya menjaga eksistensi budaya. Sebelumnya, komunitas yang baru berdiri dua tahun silam ini bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dan program-program peduli lingkungan, seperti agenda-agenda bhakti sosial dan upaya pelestarian Waduk Gembong. Benar saja, Komunitas Joko Tingkir merupakan salah satu kelompok masyarakat yang sampai saat ini sangat peduli terhadap kelestarian Waduk Gembong.

Para Anggota Komunitas Joko Tingkir saat tiba di Makam Ki Ageng Ngerang, Jumat (25/10) dini hari tadi

Namun, seiring berjalannya waktu, para punggawa komunitas yang terdiri dari berbagai latar belakang ini merasa perlu juga melestarikan khazanah budaya dan spiritual. Hal ini ditujukan untuk menjaga kelanggengan peninggalan leluhur.

Salah satu agenda yang digagas adalah tafakkur dengan menziarahi makam para wali yang ada di Kabupaten Pati. Diharapkan, selain melestarikan khazanah budaya, kegiatan ini juga dapat meningkatkan spiritualitas anggota komunitas.

“Di Kabupaten Pati, ada ratusan makam wali. Kalau kita tidak menziarahinya, ya percuma. Khazanah ini akan hilang” ungkap Ahmad Sawego, salah satu penggagas program ini.

Menimpali penuturan ini, Syaifuddin Zuhri, Wisnu, M.M., Tarmuji, S.Pd., koordinator acara menambahkan bahwa ziarah makam wali se-Kabupaten Pati ini juga bisa menjadi media refleksi untuk mengingatkan jasa para pendahulu. Hal ini diungkapkan olehnya dalam paska acara ziarah makam wali Pati, Kamis (24/10) malam.

“Ini adalah ide dari beberapa anggota komunitas. Karena ide dan tujuannya bagus, maka kami berupaya untuk merealisasikannya bersama-sama” tutur ketiganya.

Sejatinya, ziarah yang dilakukan malam tadi merupakan agenda perdana. Agenda-agenda berikutnya akan dirutinkan dalam empat puluh hari sekali (selapanan). Baik Ahmad Sawego, Syaifuddin, Wisnu Maupun Tatmuji, berharap agar kedepannya semakin banyak anggota komunitas yang tergerak untuk mengikuti program ini.

“Tujuan kami yang paling utama adalah ikut menjaga khazanah budaya dan spiritual. Bedoa sekaligus menapak tilas sejarah” pungkas Tarmuji.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Fiqh Sosial Kiai Sahal Sebagai Solusi Problematika Umat

    • calendar_month Sab, 6 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudh merupakan seorang kiai yangย  โ€˜alim dan faqih dalam berbagai disiplin ilmu. Kiai Sahal panggilan akrab beliau juga merupakan salah satu fuqaha abad kontemporer yang diakui oleh berbagai kalangan atas penguasaan ilmu fiqh dan ushul fiqhnya. Hal ini terbukti dengan produk pemikirannya yang terkenal dengan istilah fiqh sosial. Berkat […]

  • PCNU-PATI Photo by anaterate

    Wacana

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Kemarin disaat hujan rintik dan panas terik, pada sebuah group WhatsApp ada sebuah wacana menarik dan unik untuk dibahas, perihal fasilitas, perihal komunitas dan perihal sesuatu yang belum tuntas. Sebenarnya sederhana saja, tentu saya dan Anda pernah mendengar istilah logika tanpa logistik tak pernah jalan. Saya mengamini akan hal itu, […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren sebagai Center Studi Masyarakat

    • calendar_month Sab, 10 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto,MA Pesantren sebagaimana kita pahami merupakan tempat belajar para santri yang di dalamnya terdapat kiai, santri, kitab kuning, dan bangunan. Sehingga pesantren merupakan model pendidikan tertua yang ada di Pulau Jawa-Madura. Salah satu tradisi agung (great tradition) di Indonesia adalah tradisi pengajaran agama Islam dan khazanah kitab kuning. Dimana tradisi tersebut sudah turun-temurun […]

  • Ma’arif NU Pati Berikan Uang Pembinaan untuk Juara Porsema

    Ma’arif NU Pati Berikan Uang Pembinaan untuk Juara Porsema

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    PATI-Ajang Porsema (Pekan Olah Raga dan Seni Ma’arif) tingkat Provinsi telah berlalu. Sekarang saatnya para juara untuk mempersiapkan diri menghadapi Porsema tingkat nasional.  Ketua LP Ma’arif NU Kab. Pati Drs. H Adib Al Arif, M.Ag., didampingi Kepala Madrasah MA Manahijul Huda (batik putih) dan sekretaris LP Ma’arif Pati Drs. Ahmad Mustaghfiri (batik hitam) Dalam ajang […]

  • โ€ŽNaharul Ijtima', Awali Harlah NU ke-100 Masehi di Temanggung

    โ€ŽNaharul Ijtima’, Awali Harlah NU ke-100 Masehi di Temanggung

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.135
    • 0Komentar

    โ€Ž โ€ŽTemanggung – Bertempat di aula KBIHU Babussalam NU Temanggung, Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Temanggung menggelar Naharul Ijtima’ bertajuk “Ngawiji Kinabekten, Mituhu Ing Kapesten” pada Selasa (27/1/2026). โ€Ž โ€ŽSelain jajaran PCNU, kegiatan itu diikuti ratusan peserta dari unsur MWC NU, Lembaga dan Badan Otonom PCNU Kabupaten Temanggung, BPP INISNU, INISNU Temanggung, […]

  • SMA Negeri 1 TAYU Berpartisipasi dalam Penanaman 4.000 Bibit Tanaman Mangrove di Desa Tluwuk

    SMA Negeri 1 TAYU Berpartisipasi dalam Penanaman 4.000 Bibit Tanaman Mangrove di Desa Tluwuk

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

    PATI-Puluhan siswa dari SMA Negeri 1 Tayu berpartisipasi dalam penanaman 4.000 bibit mangrove di Desa Tluwuk, Pati, pada 29 Oktober 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat yang dimotori oleh LPMM UNNES dan Saka Energi Muriah Ltd (SEML). SMA Negeri 1 Tayu aktif dalam program adiwiyata yang bertujuan menciptakan sekolah peduli lingkungan. Program […]

expand_less