Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Darul Hadlahan Gelar Bedah Buku Mbah Yasin Bareng

Darul Hadlahan Gelar Bedah Buku Mbah Yasin Bareng

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Sep 2021
  • visibility 498
  • comment 0 komentar
Andi Irawan, Pengasuh Panti Asuhan Darul Hadlanah dalam acara bedah buku ‘Kyai Ahli Riyadlah’ karya Amirul Ulum.

MARGOYOSO – Perpustakaan Panti Asuhan Darul Hadlanah (PADH), Waturoyo, Margoyoso menggelar kegiatan bedah buku. Para santri yang turut tampak antusias mengikuti jejak KH. Yasin Bareng dalam buku ‘Kyai Ahli Riyadhah’ karya Amirul Ulum. 

Kegiatan yang dilangsungkan Senin (26/9) di Musholla PPDH tersebut diikuti ratusan santri PPDH. Menurut pengasuh, R. Andi Irawan, kegiatan ini ia tujukan untuk menginternalisasikan spirit KH. Yasin Bareng dalam diri santrinya. 

“Mbah Yasin ahli riyadhah, jelas. Santri harus seperti itu. Dan banyak nilai lain yang bisa kita ramu dari perjalanan spiritual beliau,” ungkapnya. 

KH. Yasin Bareng

Keistimewaan KH. Yasin Bareng, seperti disebutkan Andi, merupakan sosok yang senantiasa melakukan Riyadhah. Bukan hanya itu, kiai asal Bareng, Jekulo, Kudus tersebut juga dikenal sebagai salah satu Mujiz (orang yang mendapatkan legitimasi untuk memberikan ijazah-red) Dalailul Khoirot (Kitab Sholawat) yang berasal dari Indonesia. 

“Mujis Dalailul Khoirot ini jumlahnya tidak banyak,” tutur Andi. 

KH. Yasin, menurut penuturan Andi, lahir sekitar tahun 1890-an di Desa Cebolek, Margoyoso, Pati. Hal ini, lanjut Andi, menjadi salah satu pendongkrak semangat bagi santri-santrinya. 

“Setidaknya berasal dari satu daerah, itu kan mendongkrak semangat, bahwa santri Pati bisa memiliki pengaruh sehebat itu,” tandas dia.

Pemikiran

Dari buku yang dikupas tuntas di Musholla PPDH tersebut, Andi mengutip ada tiga hal yang penting yang bisa dipelajari dari KH. yasin Bareng. 

“Pertama, sanad keilmuan yang sampai kepada nabi. Ini sangat penting, santri ilmunya nyambung ke Nabi, agar tidak sesat dan menyesatkan,” tegas dia. 

Kedua, terangnya, Rihlah ilmiyah KH. Yasin. Kiai kelahiran Pati tersebut memiliki guru dari berbagai Ulama Nusantara, sehingga keilmuan yang dimilikinya pun sangat tinggi.

Terakhir, lanjutnya, seperti termaktub dalam buku karya Amirul Ulum tersebut, ialah riyadhah KH. Yasin Bareng.  

 “Kyai Yasin Bareng merupakan Kyai Ahli Riyadhah, mencintai Al-Qur’an dan Solawat. Karena sebagai mutaallim ilmu bukanlah hal yang dapat diraih secara instan. Maka kita dianjurkan untuk senantiasa Istiqomah dalam belajar dan berdoa untuk mendapatkan ilmu yang berkah dan manfaat,” lanjutnya.(Kamal/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Paul

    Hobinya adalah Masa Depannya

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Beberapa waktu lalu, saya diperkenalkan dengan seorang aktivis perempuan oleh salah satu kawan baik saya. Seorang novelis dan penggiat literasi.  Perempuan yang memiliki segudang kesibukan dari mulai menjadi ibu rumah tangga sampai menjadi jurnalis media, berbagi pengalaman tentang lika liku perjalanan hidupnya. Sejak kecil ia sudah gemar membaca dan menulis. Hingga […]

  • Misi Mulia Kiai Jawa yang Multitasking. Photo by Yudha Aprilian on Unsplash.

    Misi Mulia Kiai Jawa yang Multitasking

    • calendar_month Kam, 10 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Dari bacaan yang ada, orang jawa memiliki khazanah yang tak lazim. Kalau kita telusur di literasi-literasi tentang masuknya islam di pulau jawa, tentu kita temukan fakta bahwa, ‘merayu’ orang jawa untuk masuk islam—atau setidaknya ramah terhadap islam—bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan skill marketing tingkat dewa untuk bisa menembus rapatnya dinding kepercayaan yang […]

  • PCNU - PATI

    Nahdlatul Ulama dan Islam di Indonesia

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    NU merupakan organisasi sosial keagamaan yang unik. Didirikan olehulama pesantren tahun 1926 di Surabaya. Memiliki jaringan strukturkelembagaan organisasi mulai dari pusat sampai desa. Sebagaiorganisasi ulama, kedudukan mereka dalam NU sangat penting.Tetapi peran mereka sebagai pemimpin yang berpengaruh padakomunitas mereka sendiri telah membentuk pranata lain, sehinggakeberadaan mereka di dalam NU juga mewakili “kepentingan” pranatamereka. Akibatnya struktur […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Kesadaran Kebangsaan dalam Pluralitas Bernegara

    • calendar_month Sab, 24 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikan pada 31 Januari 1926 lahir dari gagasan sejumlah kiai pesantren yang tersebar di Pulai Jawa-Madura. Paling tidak, ada dua sosok kunci yang berjasa dalam tumbuh-kembangnya NU, yakni Hadhratu Syaikh Hasyim Asy’ari dan KH. Wahab Hasbullah. Jika KH. Wahab sebagai penggerak organisatornya, maka Hadhratu Syaikh Hasyim Asy’ari  […]

  • SMK Salafiyah Kajen Pati Siap Salurkan Alumni Kerja di Jepang

    SMK Salafiyah Kajen Pati Siap Salurkan Alumni Kerja di Jepang

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, menggelar seleksi bagi para alumni untuk bekerja di Jepang melalui kerja sama dengan PT Japindo. Seleksi ini dilakukan langsung di sekolah pada Rabu (16/7/2025) dengan tim penguji dari Jepang. Kepala SMK Salafiyah Kajen, Erni Sofa Nugraha, mengungkapkan bahwa kerja sama antara SMK Salafiyah dan PT Japindo […]

  • Ramadan: Saatnya Pindah Rumah

    Ramadan: Saatnya Pindah Rumah

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 764
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Pada Ahad Pahing 16 Maret 2025 kemarin, saya mewiwiti (memulai) pindahan rumah dari rumah lama di Sampangan ke Gunungpati, Kota Semarang. Meski rencana saya tempati full usai Lebaran Idulfitri, namun di hari itu secara rukun dan syarat sudah saya bancaki dengan manaqiban yang dibacakan Mbah Niam.   Awalnya ya saya […]

expand_less