Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Sebut Lazisnu Bakal Jadi Bank Sentral NU

PCNU Sebut Lazisnu Bakal Jadi Bank Sentral NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 2 Feb 2022
  • visibility 254
  • comment 0 komentar
Ketua PCNU Pati (kiri) berpose dengan ketua PC Lazisnu usai acara Rakercab PC Lazisnu Pati

PATI – PC Lazisnu Pati adakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Room Meeting Hotel Safin. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (1/2) lalu. 

Dalam Rakercab tersebut, NU Care Lazinu Kabupaten Pati mantab mengusung tema ‘Menuju Lazisnu Pati MANTAP (Modern, Akuntable, Transparan, Amanah, dan Profesional). 

Hal ini bukam tanpa alasan. Sebab agenda yang di mulai pukul 09.30 pagi tersebut memang dimaksudkan untuk membangun profesionalisme pemgelolaan zakat, infaq dan sedekah hingga ke tingkat bawah. Setidaknya  inilah yang dikatakan oleh KetuabPC Lazisnu Pati, Niam Sutaman. 

Pun dalam sambutannya, Niam menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para peserta yang telah hadir dalam kegiatan akbar tersebut. Sedikitnya ada 36 delegasi UPZIS Lazisnu tingkat MWC se-Kabupaten Pati.

“Terimakasih kami sampaikan kepada para pejuang pengelola zakat infak dan sedekah dari tingkat MWC se-Kabupaten Pati,” tuturnya.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan terkait amanah hasil Rakerwil beberapa waktu lalu tentang adanya akselerasi dari Pusat hingga Ranting. Akselerasi yang dimaksud adalah dalam hal pelaporan, penyaluran, dan pengelolaan lainnya. 

Karena, lanjut Niam, ujung tombak Koin (Kotak Infak) NU ada di tingkat Ranting. Lazisnu sebagai penopang gerakan filantropi bisa memberikan sumbangsih untuk NU sendiri. 

Bahkan tanpa ragu, ia menyebut penyebaran  Koin NU di Kabupaten Pati tak kurang dari 25.000 unit Koin. Hampir seluruhnya, menurut Niam, digerakkan oleh Lazisnu tingkat ranting. 

Terakhir ia menyampaikan harapan untuk seluruh pengurus UPZIS ditingkat kecamtan maupun ranting untuk terus berupaya meningkatkan kinerja selama satu tahun kedepan. 

“Harapannya kita semua menjadi Amil yang bermanfaat untuk umat dan semoga Lazisnu tingkat MWC terus meningkatkan kualitas kinerja pengurusnya, bukan hanya kuantitas dana yang menjadi prioritas saja,” pungkasnya.

Selain ketua Lazisnu, Ketua PCNU Pati, Kyai Yusuf Hasyim juga berkesempatan menyampaikan sambutan. Ia memiliki cita-cita bahwa Lazisnu kelak menjadi bank sentralnya NU. 

“Lazisnu itu menjadi pionir untuk kebangkitan Nahdlatul Ulama. Adapun Banom dan lembaga lain tidak perlu mencari dana ketika hendak mengadakan kegiatan, cukup dengan menyodorkan proposal kepada Lazisnu,” terangnya

Lebih lanjut, K. Yusuf menyampaikan sebelum menuju ke MANTAP, Lazisnu Pati lebih difokuskan kepada Amanah. 

“Modal kita (Lazisnu Pati) yang pertama itu adalah amanah. Maka masyarakat akan merasakan kehadiran kita untuk jamaah,” tuturnya.

Tak lupa ia juga menyampaikan selamat atas terselenggaranya Rakercab NU Care Lazisnu kali ini.dirinya berharap agar kinerja Lazisnu sesuai dengan slogan PCNU Pati jamaah mau berjam’iyyah.(ina/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LDNU bersama IPNU-IPPNU Pati Gelar Ngaji Budaya di Masjid Agung Pati

    LDNU bersama IPNU-IPPNU Pati Gelar Ngaji Budaya di Masjid Agung Pati

    • calendar_month Jum, 29 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Masjid Agung Baitunnur Pati mencatatkan sejarah dengan menggelar ngaji budaya, Kamis (28/3/2024) malam. Masjid yang berada di pusat kota Pati tersebut bakal menjadi rujukan masjid agung lain di Indonesia. “Saya terenyuh. Ini bisa jadi contoh masjid yang lain,” ujar KH Budi Harjono saat berceramah di hadapan ribuan jamaah dalam Ngaji Cangkrukan memperingati […]

  • Menggalakkan Tradisi Menulis di Kalangan Pesantren Pati

    Menggalakkan Tradisi Menulis di Kalangan Pesantren Pati

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Peradaban Islam adalah “peradaban buku”. Tidaklah berlebihan dengan pernyataan itu, mengingat Al-Qur’an—sebagai kitab suci—dapat disebut sebagai teks sentral dalam sejarah peradaban Islam. Hal itu bisa dibuktikan lewat sejarah. Penanda pertama ditandai dengan turunnya ayat Al-Qur’an yang pertama kali, berbunyi: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan […]

  • PCNU - PATI

    IPNU Pati Pertanyakan Wacana Pemangkasan Usia

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris PC IPNU Pati, Mohammad Hafidz menilai wacana pemangkasan umur membuat membuat kaget kader Pelajar NU di seluruh Indonesia. Menurutnya, jika peremajaan usia ditetapkan sampai ke Pusat bakal menimbulkan ketidakpercayaan kader terhadap Pusat. Pasalnya, usia maksimal 24 tahun dinilai belum siap untuk menahkodai Pimpinan Pusat. “Tentunya kalau pemangkasan umur itu di serentakkan sampai […]

  • NU dan Peran Sosial-Keagamaan

    NU dan Peran Sosial-Keagamaan

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 614
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kenyataan sosial yang semakin berkembang pesat, Nahdlatul Ulama (NU) perlu berperan secara efektif dan optimal dalam menjalankan berbagai fungsinya. Sebagai organisasi yang memiliki sejarah panjang dan pengaruh besar di Indonesia, NU harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang sudah terbentuk. Globalisasi yang […]

  • img-20220325-wa0029-20-1-jpg

    Melisa Imbau Kader IPPNU Ramaikan Masjid dan Mushala Selama Ramadhan

    • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

      PATI – Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PC IPPNU) Kabupaten Pati, Melisa Yusrina mengimbau para kader Pelajar NU Bumi Mina Tani dapat meramaikan masjid dan musala selama Bulan Suci Ramadan.   “Mengisi masjid atau mushola dengan khataman maupun kajian kitab kuning, yang mana sebagai ciri khas warga nahdliyin yang mana menjadi […]

  • Bedah buku “Sing Penting Nulis Terus”

    Bedah buku “Sing Penting Nulis Terus”

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Pati. Serangkaian acara dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-85, Yayasan Pendidikan Islam Manahijul Huda (YAPIM) kemarin,  LPS Cendekia mengadakan acara bedah buku dengan judul “Sing Penting NUlis Terus” karya Hamidullah Ibda M.Pd. Acara ini dibuka resmi oleh H. Baidlowi Ahmad S. Pd.I dan ditutup dengan do’a oleh H. Ali Makhtum di Aula MA […]

expand_less