Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Mbah Abdul Wahab Hasbullah Pejuang NKRI

Mbah Abdul Wahab Hasbullah Pejuang NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
  • visibility 248
  • comment 0 komentar

 

Nama Abdul Wahab di Indonesia tentu banyak sekali kita temukan di berbagai daerah. Sebuah nama yang kerap dipakai baik dari kalangan priyayi, pemimpin, dan bahkan orang awam. Akan tetapi, kalau saja disebut dengan menambahi nama Kiai Wahab, maka hampir bisa dipastikan yang dimaksud adalah  KH. Abdul Wahab Hasbullah yang dikenal luas semua kalangan masyarakat di Indonesia.

Jika disebut Kiai Wahab, orang yang pernah bergaul dengannya maka akan mudah teringat imagesosok kiai yang bertubuh kecil, bersikap gagah, dan berwibawa. Dan ditambah kulitnya yang hitam tidak mengurangi sinar wajahnya yang menyimpan sifat kasih sayang kepada siapa pun. Beliau juga tidak memiliki sifat pemarah dan pendendam, karena tokoh besar ini lebih banyak menampakkan hidupnya dengan sencehumor di hadapan siapa pun. 

Oleh karena itu, orang yang dekat dengannya tidak merasa jemu dan bosan saat berdialog, justru bagi sebagian orang semua kata-kata yang dilontarkan oleh Kiai Wahab bermakna baru dan mengandung nilai-nilai kebenaran dan penuh makna. Sehingga di mata masyarakat beliau merupakan tokoh penuntun umat dan bangsa.

Selain itu, Kiai Wahab adalah salah satu pendiri organisasi kemasyarakatan keagamaan terbesar di Indonesia. Bersama dengan Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Bisri Syansuri Nahdlatul Ulama (NU) berdiri. Dari ide pertama beliaulah, NU hingga kini terus melebarkan sayapnya hingga ke penjuru dunia.

Kiai Wahab juga terkenal sebagai seorang pemimpin pergerakan dan organisitoris. Secara aktif, beliau membangun semangat masyarakat untuk aktif bergerak dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari kekangan kolonialisme. Bersama-sama dengan tokoh bangsa seangkatnya, beliau ikut merintis pergerakan kemerdekaan rakyat Indonesia.

Seperempat abad sebelum Indonesia mencapai kemerdekaan, beliau telah mengambil peranan penting dalam menyusun pergerakan kemerdekaan serta memperjuangkannya melalui sumbangan pemikiran, tenaga, harta, ilmu dan bahkan keselamatan jiwanya dia pertaruhkan. Demi memukul mundur kolonial Belanda hingga Jepang di pangkuan ibu pertiwi kita.

 Kiai Wahab dikenal sebagai pemimpin pasukan-pasukan pejuang di masa penjajahan dan saat-saat usaha merebut kemerdekaan mulai berkorban. Beliau adalah seorang pemimpin besar perjuangan dengan memimpin “Barisan Ulama Mujahidin” di medan perang. Dengan didampingi oleh KH. Masykur, sebagai ketua markas tertinggi “Sabilillah”, Kiai Wahab bahu membahu dengan para pemimpin serta para pejuang lainnya, memimpin pasukannya untuk memerangi serangan dari musuhnya.  

Sebagai suatu bangsa yang besar dan mempunyai cita-cita yang tinggi. Beliau memilih iman, Islam, dan ihsan sebagai landasan pembinaan karakter bangsa untuk berkhitmad kepada cita-cita bangsa, yang dalam ajaran Islam, hal ini dibenarkan dan dianjurkan.

Dikorbarkannya semangat juang yang pantang menyerah dan ditanamkannya keinsyafan masyarakat untuk mau berkorban demi kepentingan orang banyak dan masyarakat secara menyeluruh. Itu semua dilakukannya tidak lain adalah untuk kemerdekaan NKRI dan demi cita-cita bangsa yang besar.

Selain itu, pernah suatu ketika para kiai di berbagai penjuru daerah, termasuk Hadratusy Syaikh KH. Hasyim Asy’ari , ditangkap dan dipenjarakan oleh tentara Jepang, Kiai Wahab-lah yang maju menentang untuk mempertaruhkan nyawa dan melakukan diplomasi dengan penjajah, hingga sebagian besar kiai dibebaskan. Dan ketika terjadi ketegangan dan pemberontakan PKI, melalui NU dan bersama-sama kiai lain, dengan kecerdasan luar biasa, Kiai Wahab-lah yang mampu mengimbangi propaganda dan siasat licik kaum komunis itu.

Oleh karena itu, berkat sumbangsihnya terhadap bangsa dan perannya sebagai tokoh penggerak masyarakat, serta jasa beliau dalam melakukan diplomasi, dan menaklukan lawan-lawannya. Beliau didaulat sebagai tokoh nasionalis serta pahlawan bangsa.

Semasa hidupnya, Kiai Wahab menghabiskan waktunya hanya demi NU dan bangsa yang tercinta. Bagi Kiai Wahab, NU adalah segala-galanya. Maka tidak mengherankan, apabila beliau mengangungkan Allah dengan segenap jiwa dan raganya. Dan dari sini pula disalurkan semangat cita-cita umat dengan segala lapisannya, mulai dari pedagang, petani, buruh, pemuda, hingga semua unsur elemen masyarakat.

Sebagai seorang pemangku di pesantren, Kiai Wahab, sebagaimana dijelaskan oleh KH. Idham Chalid hendak menjadikan NU sebuah pesantren dalam format yang besar dalam arti yang seluas-luasnya. Baik digunakan untuk tempat beribadah, menuntut ilmu, bergotng-royong, dan tempat untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat dengan menyumbangkan karya-karya yang bermanfaat.

Maka, berkat dedikasi dan semangat juangnya dalam membela tanah air. Kiai Wahab menjadi sumber inspirasi bagi pengikutnya. Ia merupakan sumber ilham perjuangan Islam dan umatnya. Dan sebaliknya, bagi musuh-musuhnya, ia merupakan obyek untuk mencaci-maki dan memukul kekuatan-kekuatannya. Akan tetapi, itu semua tidak mempengaruhi jiwanya yang ikhlas dalam berjuang.

Dengan demikian,  haruslah dicatat dalam sejarah dan ditanamkan dalam benak masyarakat atas jasa-jasa  Kiai Wahab di negeri ini, agar generasi yang dibina oleh beliau dapat mengambil teladan serta bercita-cita untuk meneruskan perjuangannya, sebagai tanda terimakasih atas jasa-jasa yang tidak terkirakan terhadap bangsa dan negara. (Siswanto, Perintis Taman Baca ABATA Trikoyo)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuatkan Literasi dan Numerasi, Ma’arif NU Jateng Launching Gerakan Literasi Ma’arif Plus

    Kuatkan Literasi dan Numerasi, Ma’arif NU Jateng Launching Gerakan Literasi Ma’arif Plus

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Semarang – Sebagai bagian dari program unggulan pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029, program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus secara resmi dilaunching. Hal ini terungkap dalam Pembukaan dan Launching Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus sekaligus Pendidikan dan Pelatihan GLM perdana pada Selasa (29/10/2024) secara virtual. Kegiatan launching dilakukan oleh Ketua Lembaga […]

  • Lagi, Pelajar NU Giatkan Pelatihan Public Speaking

    Lagi, Pelajar NU Giatkan Pelatihan Public Speaking

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Salah satu sesi pelatihan Public Speaking yang diadakan oleh Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Kadilangu, Trangkil TRANGKIL – Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Kadilangu menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking di Aula Madrasah Diniyah Mansyaul Ulum pada Jum’at (17/12). Kegiatan dimulai pada pukul 18.30 WIB.  Setidaknya ada 18 peserta dari anggota IPNU IPPNU Desa Kadilangu yang mengikuti agenda ini. […]

  • PCNU-PATI

    Asosiasi P2MI Selenggarakan Diskusi Rutinan di UIN Mataram Secara Luring-Daring

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Pati-Dalam membangun persepsi dan menambah wawasan keilmuan tentang Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Asosiasi Perkumpulan Pengembangan Masyarakat Islam (P2MI) yang diselenggarakan di Civitas Akademik UIN Mataram Lombok berjalan dengan lancar. Senin, 30/10/23. Kegiatan diskusi P2MI yang mengangkat tema tentang “Curriculum and Employability: Standar Kompetensi PMI” bertujuan untuk menguatkan persepsi dan kesamaan dalam perkuliahan maupun kerjasama […]

  • Turba ke Gembong, Ketua Lazisnu Cabang Senggol Transparansi dan Digitalisasi

    Turba ke Gembong, Ketua Lazisnu Cabang Senggol Transparansi dan Digitalisasi

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Diskusi Upzis – Lazisnu yang digelar oleh Lazisnu MWC NU Gembong dihadiri oleh PC Lazisnu Kabupaten Pati, Ahad (19/1). Agenda yang dilangsungkan di MI Hidayatul Islam Gembong tersebut, dihadiri langsung oleh Edi Kiswanto, Ketua Lazisnu PCNU Pati. Edi, didampingi tiga rekannya menyapa para pengurus Upzis se-Kecamatan Gembong. Selain memperkenalkan kepengurusan baru Lazisnu […]

  • PCNU-PATI

    Helat Inspirasi Kewirausahaan, Fatayat NU Margoyoso Gandeng Pihak ke Tiga

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Rutinan Anjangsana ke-IX PAC Fatayat NU Margoyoso yang dilangsungkan di Desa Kajen pada Ahad (21/5) lalu berlangsung meriah.  Antusiasme peserta pun tampak sejak awal acara. Pasalnya, Rutinan ini tidak seperti biasanya. Dihadiri Pimpinan Ranting Fatayat NU se-Kecamatan Margoyoso, penyelenggara kegiatan menggandeng Sri Jaya Catering, Snack and Bakery Ngemplak Kidul sebagai narasumber.  Dengan tajuk Inspirasi […]

  • Ambulans PCNU 100% untuk Umat

    Ambulans PCNU 100% untuk Umat

    • calendar_month Rab, 15 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Ambulans PCNU Mengantarkan ibu Sugiati, warga Trangkil untuk berobat di RSUD Soewondo. PATI – PCNU Pati menghadirkan mobil ambulans untuk umat. Hadirnya mobil ini sangat membantu masyarakat Pati yang membutuhkan layanan antar jemput pasien sakit.  “Keberadaan mobil ambulans PCNU layanan ini bukan hanya sekedar pengadaan untuk menunjukkan pengabdian kepada masyarakat. Tetapi memang besar manfaatnya untuk […]

expand_less