LP Ma’arif NU dan Kemnaker Buka Seleksi Nasional Magang Jepang di Pekalongan
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 10 Agu 2026
- visibility 17.730
- comment 0 komentar

LP Ma’arif NU dan Kemnaker Buka Seleksi Nasional Magang Jepang di Pekalongan
PEKALONGAN — Seleksi Nasional Magang Jepang, kerja sama LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan IM Japan, resmi dilaksanakan pada 10–13 Agustus 2026 di SMK Syafi’i Akrom Kota Pekalongan. Sebanyak 234 peserta dari berbagai daerah mengikuti seleksi ini.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh perwakilan Direktorat Bina Lavongan, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Irfan Yaqub. Turut hadir Wakil Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Hidayatun, dan Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kota Pekalongan, Muhammad Subkhan.
Apresiasi dan Pesan untuk Peserta
Dalam laporan kegiatan, Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kota Pekalongan, Muhammad Subkhan, menyampaikan bahwa SMK Syafi’i Akrom dipercaya menjadi tuan rumah seleksi nasional ini sebagai bentuk komitmen lembaga pendidikan NU dalam mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja global.
Wakil Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Hidayatun, memberikan apresiasi kepada Kemnaker RI, IM Japan, dan Dinperinaker Kota Pekalongan atas sinergi yang telah terjalin.
“Tetap semangat kepada semua peserta. Ini adalah satu dari jutaan langkah kalian menuju kesuksesan di masa depan,” pesannya.
IM Japan: Fokus pada Etos Kerja
Sambutan dari perwakilan IM Japan Indonesia, Mr. Nakamura Yusuke, disampaikan dalam bahasa Jepang dan diterjemahkan oleh Agus Pamuji.
Ia menegaskan bahwa tujuan program ini tidak hanya memberangkatkan peserta ke Jepang, tetapi juga menanamkan etos kerja Jepang di tempat kerja.
“Sejak keberangkatan, peserta akan mendapatkan banyak dukungan dari perusahaan di Jepang. Ada tanggung jawab besar. Jangan hanya berpikir ingin diberi, tetapi berpikirlah apa yang bisa Anda berikan,” ujarnya.
Mr. Nakamura juga menginformasikan bahwa mulai tahun depan, program IM Japan akan berganti nama menjadi Program Ikusei Shurou. Teknis program baru tersebut akan diinformasikan lebih lanjut.
“Kami berharap banyak yang lulus dan kembali ke daerah untuk memajukan daerahnya masing-masing,” tambahnya.
Dukungan Penuh Kemnaker RI
Dalam arahan sekaligus membuka acara, Irfan Yaqub, selaku perwakilan Direktorat Bina Lavongan Kemnaker RI, menyampaikan dukungan penuh pemerintah terhadap program magang ke Jepang.
“Semoga calon peserta dapat dinyatakan lulus dan mengikuti pelatihan tahap 1 dan tahap 2 sehingga bisa berangkat ke Jepang. Kami ucapkan terima kasih kepada IM Japan,” katanya.
Ia berharap melalui program ini akan lahir generasi Indonesia yang rajin, disiplin, dan terampil untuk menuju Indonesia yang lebih baik, sekaligus menjaga hubungan baik antara Indonesia dan Jepang.
Seleksi ini menjadi salah satu upaya nyata dalam menyiapkan tenaga kerja muda Indonesia yang berdaya saing internasional melalui kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan mitra dari Jepang. (*)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar