Perkuat Lingkungan Ramah Santri, RMI NU Gelar ‘Sambang Pesantren’ di Pati
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 17.311
- comment 0 komentar

Perkuat Lingkungan Ramah Santri, RMI NU Gelar 'Sambang Pesantren' di Pati
PATI — Upaya memperkuat keharmonisan dan keamanan di lingkungan pesantren terus digalakkan. Pengrus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) dan SAKA Pesantren, bekerja sama dengan PWNU Jawa Tengah serta PCNU Kabupaten Pati, sukses menggelar kegiatan Sambang Pesantren dengan mengusung tema “Pesantrenku Aman”, Ahad (2/8/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh RMI PWNU Jawa Tengah dan RMI PCNU Kabupaten Pati ini berpusat di Pondok Pesantren Madinatul Qur’an, Winong, Kabupaten Pati. Program ini dirancang khusus untuk memperkuat sinergi antara pengasuh, pengurus, dan seluruh elemen pesantren dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga aman, kondusif, dan berdaya saing tinggi.
Sebanyak 450 peserta yang terdiri dari kiai, pengasuh, pembimbing asrama, hingga pengurus pesantren se-Kabupaten Pati antusias mengikuti jalannya acara. Rangkaian kegiatan dikemas secara komprehensif, dimulai dari Halaqah Pengasuh Pesantren sebagai ruang diskusi strategis para pimpinan pondok, dilanjutkan dengan Pelatihan Musyrif/Musyrifah untuk membekali para pengasuh asrama dengan keterampilan pendampingan santri yang tepat.
Tak hanya itu, peserta juga dibekali materi dalam Halaqah Madin NU guna memperkuat posisi Madrasah Diniyah dalam sistem pendidikan pesantren, serta Halaqah Media dan Digdaya Pesantren yang membuka wawasan pemanfaatan teknologi digital di era modern. Acara kemudian dipungkasi dengan Halaqah Pengurus RMI PWNU – RMI PCNU sebagai ajang evaluasi dan pemantapan koordinasi keorganisasian.
Ketua RMI NU Kabupaten Pati, KH Muhammad Liwaudin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme dan partisipasi aktif dari seluruh perwakilan pesantren yang hadir. Kehadiran para delegasi ini dinilainya sebagai bukti nyata kuatnya ukhuwah dan komitmen kolektif dalam memajukan kualitas pendidikan pesantren.
”Melalui kegiatan ini, kami berharap sinergi antarpesantren di bawah naungan Nahdlatul Ulama semakin erat. Dengan begitu, kita mampu melahirkan lembaga pendidikan yang senantiasa aman, unggul, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar KH. Muhammad Liwaudin.
Ia juga menambahkan harapan agar ikhtiar bersama ini mendapatkan keberkahan dan ridha dari Allah SWT, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menciptakan iklim pesantren yang aman dan nyaman bagi seluruh santri.
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar