Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Harlah Ke-20 Almadina, Wujud Syukur Dua Dekade Mengabdi untuk Pendidikan

Harlah Ke-20 Almadina, Wujud Syukur Dua Dekade Mengabdi untuk Pendidikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
  • visibility 15.975
  • comment 0 komentar

WONOSOBO – Yayasan Almadina Wonosobo memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-20 dengan menggelar kegiatan Almadina On The Road (OTR) di Alun-Alun Wonosobo, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum syukur atas perjalanan dua dekade Almadina dalam berkontribusi membangun pendidikan dan mencetak generasi berkarakter.

Ribuan peserta yang terdiri atas pengurus yayasan, dewan guru, tenaga kependidikan, wali murid, serta siswa-siswi dari berbagai unit pendidikan Almadina turut memeriahkan acara. Semangat kebersamaan tampak sejak peserta mengikuti jalan sehat dari Kampus Almadina menuju Alun-Alun Wonosobo.

Saat ini, Yayasan Almadina telah mengelola berbagai lembaga pendidikan yang tersebar di sejumlah daerah, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, Madrasah Diniyah, hingga Quranic Baby Class. Perkembangan tersebut menjadi bukti kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap lembaga pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan agama dan umum secara seimbang.

Puncak acara ditandai dengan pelepasan 20 ekor burung merpati sebagai simbol perjalanan 20 tahun Almadina dalam mengembangkan pendidikan. Pelepasan dilakukan oleh Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat bersama Ketua Dewan Pembina Yayasan Almadina Dr. KH. Ngarifin Shidiq, M.Pd., Ketua Umum Yayasan Almadina Dr. H. Abdul Madjid, M.Pd., Rektor UNSIQ Jawa Tengah Dr. H. Z. Sukawi, M.A., Ketua LP Ma’arif NU Wonosobo Edi Rohani, M.Pd., serta para kepala satuan pendidikan Almadina.

Ketua Umum Yayasan Almadina, Dr. H. Abdul Madjid, M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Harlah ke-20 dirangkai dengan berbagai kegiatan, antara lain jalan sehat, pembagian rapor siswa PAUD, TK, SD, dan SMP Almadina, santunan anak yatim, pembagian doorprize, serta sarasehan pendidikan.

“Alhamdulillah, selama 20 tahun Almadina terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Dari semangat menjadi lembaga yang unggul, kini Almadina bergerak menuju lembaga yang semakin dicintai dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan yang diberikan Almadina tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak peserta didik sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasi atas kiprah Almadina yang telah konsisten mengabdikan diri dalam dunia pendidikan selama dua dekade.

“Selamat Harlah ke-20 Almadina. Dua puluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Terima kasih kepada para pendiri yayasan, pengurus, para asatidz, wali santri, guru, serta seluruh keluarga besar Almadina yang telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Wonosobo,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa PAUD, TK, SD, dan SMP Almadina yang menerima rapor dan naik kelas.

“Selamat kepada anak-anak Almadina yang hari ini naik kelas dan menerima rapor. Selamat pula atas berbagai prestasi yang telah diraih. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, berakhlak mulia, dan menggapai cita-cita setinggi mungkin,” pesannya.

Bupati turut memberikan apresiasi kepada para ayah yang hadir mendampingi putra-putrinya saat pengambilan rapor. Menurutnya, kehadiran ayah dalam pendidikan anak merupakan bagian penting dalam membangun kedekatan emosional dan penguatan karakter anak.

“Kami sengaja mengeluarkan edaran agar para ayah turut hadir saat pengambilan rapor. Kehadiran ayah penting agar lebih dekat dengan anak dan mengetahui secara langsung perkembangan pendidikan mereka,” ungkapnya.

Afif mengaku bangga karena Almadina kini tumbuh menjadi salah satu lembaga pendidikan swasta yang mendapat tempat di hati masyarakat. Kepercayaan publik terus meningkat karena Almadina mampu menghadirkan pendidikan agama, pembelajaran Al-Qur’an, serta pendidikan umum yang berkualitas dalam satu kesatuan sistem pendidikan.

“Almadina semakin dicintai masyarakat karena mampu memadukan pendidikan agama dan umum secara seimbang. Bahkan banyak orang tua dari luar daerah yang ingin menyekolahkan putra-putrinya di Almadina agar tumbuh menjadi generasi saleh dan salehah yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” katanya.

Melihat perkembangan yang pesat tersebut, Bupati berharap Almadina dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas layanan hingga jenjang yang lebih tinggi.

“Prestasi dan nama baik yang telah diraih harus terus dijaga. Almadina harus semakin maju dan mampu melahirkan generasi berprestasi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, maupun internasional,” tegasnya.

Menurut Bupati, keberhasilan pendidikan tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari lembaga pendidikan, keluarga, pondok pesantren, dunia usaha, hingga masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing guna mencetak generasi masa depan yang unggul dan berkarakter.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb Melihat banyaknya buku dan kitab  yang menampilkan wirid, dzikir maupun doa-doa yang beredar disekitar kita dan kita ingin mengamalkannya tanpa melalui proses ijazah (digurukan) apakah hal itu diperbolehkan mengamalkannya ? Wa’alaikumsalam Wr Wb. Mengamalkan hal tersebut Boleh, apabila orang tersebut mempunyai keahlian dalam hal itu, dan ia juga bisa mendapatkan manfaat namun […]

  • PCNU-PATI

    Ayahku Bukan Pembohong

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Novel yang menceritakan kisah seorang anak yang bernama Dam yang tumbuh dengan segala cerita-cerita ayahnya. Sang ayah sangat suka menceritakan kisah-kisah petualangan yang mengandung nilai-nilai luhur yang terdengar seperti dongeng. Seperti cerita tentang Sang Kapten, Lembah Bukhara, Negeri Penguasa Angin, Si Raja Tidur, dan lain sebagainya. Semenjak kecil, Dam selalu percaya dengan kisah-kisah yang diceritakan […]

  • NKRI Yes, Radikalisme No

    NKRI Yes, Radikalisme No

    • calendar_month Sen, 29 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara Pancasila, yang di dalamnya terdapat multietnik, multiagama, multukultural dan sebagainya. Memang mayoritas pemeluk agama di Indonesia adalah Islam Ahlu as-Sunnah Wa al-Jama’ah (Aswaja) yang memiliki cara berpikir moderat dan menghargai perbedaan. KH. Bisri Musthofa yang biasa di panggil Gus Mus ini memaparkan tentang garis besar Aswaja, Pertama, dalam bidang hukum Islam (Fiqh), […]

  • PCNU-PATI

    MI Al Ma’arif Parakan Kauman ikuti Wisuda Tahfidzil Qur’an

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 657
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-PARAKAN-MI Al Ma’arif Parakan Kauman mewisuda 38  siswa yang telah berhasil menyelesaikan hafalan juz 30  dan juz 29. Dari 38 siswa tersebut 35 siswa diantaranya telah menyelesaikan hafalan juz 30 dan 3 siswa  sdh menyelesaikan hafalan juz 29- 30. Sebelum diwisuda siswa- siswa tersebut telah mengikuti uji publik tahfidz  oleh JQH NU  Kab. Temanggung dan dinyatakan […]

  • Dari Pojok Pati hingga ke Panggung TV - PCNU PATI

    Dari Pojok Pati hingga ke Panggung TV

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Pati – Lolos di panggung semegah AKSI Indosiar masih menjadi kabar yang cukup mengejutkan bagi Alif Silfia Luthfiyah. Pasalnya, dara asal Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati itu menganggap bahwa AKSI berisi orang-orang hebat dari seluruh Indonesia. Ia masih tak menyangka mampu lolos menjadi 24 besar. “Persaingannya sangat ketat. Semua peserta memiliki ciri khas dan dukungan yang […]

  • Patrick Kluivert dalam Botol Kaidah Fikih

    Patrick Kluivert dalam Botol Kaidah Fikih

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.762
    • 0Komentar

      Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Semarak bola Indonesia tengah gundah gulana. Kisah-kisah manis Shin Tae-yong terpaksa harus segera menjadi kenangan. Sedangkan nakhoda baru, Patrick Kluivert datang berlapis tuxedo dan berjalan diatas karpet merah bermerk PSSI dengan penuh kepercayaan diri. Self confident seorang Kluivert jelas nampak saat berhadapan dengan Najwa Shihab dalam sebuah wawancara. Meski sesekali […]

expand_less