Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
  • visibility 470
  • comment 0 komentar

 

Jepara – Festival Muria Raya ke-5 sukses digelar di Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (17/8/2025). Festival ini seolah-olah merayakan panen kopi dengan memainkan musik batu.

Sebuah panggung yang terbuat dari anyaman bambu berdiri indah di Petilasan Mbah Robyong. Beberapa seniman dari berbagai daerah hilir mudik mementaskan karya-karyanya.

Seni tari seperti dari Sanggar Pandu Gabus Pati yang menyuguhkan Tari Mina Tani, seniman dari Desa Menawan Kudus yang menyuguhkan Tari Sendang Widodaren hingga kesenian musik membuat penonton terkesima.

Sejumlah tumpukan batu ditata sedemikian rupa. Beberapa penonton juga tampak membawa batu. Dengan intruksi seseorang konduktor, batu-batu itu dipukul. Terciptalah musik yang indah dan harmonis.

Sejumlah warga dan pengunjung dari berbagai daerah pun tampak asyik menikmati musik itu. Hawa sejuk salah satu desa tertinggi Jepara itu tak terasa dengan suguhan hangat para seniman.

”Asyik bisa melihat berbagai penampilan kesenian berkualitas dengan gratis. Ini juga nostalgia lagu-lagu Jawa untuk anak-anak yang sempat dinyanyikan salah satu penampil. Keren,” kata salah satu pengunjung dari Kabupaten Pati Diyah.

Para pengunjung pun tampak puas. Mereka berharap Festival Muria Raya kembali digelar pada tahun-tahun mendatang.

Ketua Festival Muria Raya, Brian Trinanda K. Adi menjelaskan pihaknya mengusung tema ’Wiwitan Tresno Kawitan’ dalam acara yang digelar sejak Sabtu (16/8/2025) hingga Minggu (17/8/2025). Tema ini diadopsi dari tradisi Wiwitan Kopi atau tradisi awal penen kopi warga Desa Tempur.

”Ini diambil karena untuk merespon tradisi duplak yang punya tradisi Wiwitan Kopi mereka tumpengan dan menyuguhkan kopi gratis,” ujar Brian.

Selain itu, tema ini diambil sebagai penanda bahwa Festival Muria Raya tahun ini menjadi yang pertama kali digelar di luar Pati. Setelah empat kali selalu digelar di wilayah Kabupaten Pati.

”Wiwitan Tresno Kawitan ini juga bermakna munculnya permulaan warna-warna cinta. Agar kita lebih erat lagi berhubungan dengan Jepara maupun Kudus. Semoga nanti tepok gelang tidak hanya dinikmati warga Pati atau Jepara tapi juga Kudus,” tandas dia.

Pada tahun depan, Festival Muria Raya rencananya digelar di Desa Menawan, Kabupaten Kudus. Pihaknya pun bakal berusaha menggelar Festival Muria Raya setiap tahunnya.

”Kemarin Kepala Desa Menawan ikut ke sini membawa kesenian yang terinspirasi Sendang Widodaren. Yang spesial tadi ada kesenian musik batu berkolaborasi dengan Gempor Santosa dari ISBI Bandung, Memen Khoirul Selamat desertasi S3 soal musik batu kamudian In Hoause Composer kita, Mas Agung,” tandas dia

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kualitas Pendidik, LP Ma’arif PCNU Pati Gandeng STT Pati dalam Ma’arif English Community

    Tingkatkan Kualitas Pendidik, LP Ma’arif PCNU Pati Gandeng STT Pati dalam Ma’arif English Community

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.808
    • 0Komentar

      ​pcnupati. or.id – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif PCNU Kabupaten Pati resmi meluncurkan program Ma’arif English Community (MEC) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekolah Tinggi Teknik (STT) Pati. Kegiatan yang berfokus pada peningkatan kualitas pengajaran guru Bahasa Inggris di lingkungan Madrasah dan Sekolah Ma’arif se-Kabupaten Pati ini digelar pada Sabtu, (3/1/2026) pagi di […]

  • PCNU - PATI

    Berbagi di Bulan Muharram

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Pati- Beberapa UPZIS MWC NU yang ada di Kabupaten Pati serentak menggelar kegiatan santunan Yatim Piatu dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam 1444 H, Ahad (7/8). Diantaranya UPZIS MWC Gabus, UPZIS MWC Gunungwungkal, UPZIS MWC Dukuhseti, dan UPZIS MWC Sukolilo. “Bulan Muharram adalah hari rayanya anak yatim. Maka kami bermaksud membahagiakan mereka dengan menyayangi serta […]

  • Photo by Boglárka Salamon

    Dampingi Anak-Anak

    • calendar_month Jum, 13 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Satu bulan belakangan ini banyak sekali berita tentang anak-anak yang mengalami kejadian buruk. Melansir banyak berita mengabarkan bahwa seorang siswa salah satu Madrasah Aliyah kota Demak membacok gurunya. Sedangkan di Kabupaten Cilacap dua orang siswa SMP menjadi tersangka kasus penganiayaan kepada sesama temannya sendiri yang sempat viral di jagat maya. Dan […]

  • Masjid Sebagai Center of Literasi. Photo by Dhru J on Unsplash.

    Masjid Sebagai Center of Literasi

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Setiap kali mendengar kata “masjid”, biasanya nalar pikir kita langsung tertuju pada sebentuk bangunan yang mempunyai ciri khas tersendiri dengan mihrab yang menonjol ke depan dan kubah yang menjulang tinggi ke atas. Sebuah bangunan unik yang menjadi salah satu ciri utama dan pertama Islam sekaligus sebagai wahana penggodokan umatnya. Selain itu, masjid juga […]

  • LP Ma’arif NU Jateng dan Pearson Dampingi Madrasah Menuju Standar Global

    LP Ma’arif NU Jateng dan Pearson Dampingi Madrasah Menuju Standar Global

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.817
    • 0Komentar

    BATANG — LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bersama tim MPM-Pearson melakukan pendampingan Program Madrasah Berstandar Global di MI Islamiyah Surodadi, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2026). Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya memantau progres sekaligus memastikan implementasi program berjalan sesuai target. Pendampingan secara luring berlangsung selama dua hari, 12–13 Agustus 2026. Selain di MI Islamiyah Surodadi […]

  • MTs Tarbiyatul Banin Winong Rayakan Harlah ke-60 Yayasan

    MTs Tarbiyatul Banin Winong Rayakan Harlah ke-60 Yayasan

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tarbiyatul Banin, salah satu lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Tarbiyatul Banin, merayakan hari lahir (Harlah) ke-60 dengan meriah. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 1.500 peserta yang terdiri dari siswa, guru, serta tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk DPRD Pati, Kementerian Agama Kabupaten Pati, Camat Winong, dan perwakilan […]

expand_less