Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kata Guru: Antologi Esai Reflektif Para Pendidik MA Salafiyah Kajen Pati

Kata Guru: Antologi Esai Reflektif Para Pendidik MA Salafiyah Kajen Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
  • visibility 333
  • comment 0 komentar

 

PATI – Profesi guru menyimpan banyak kisah dan refleksi mendalam yang kerap menginspirasi. Melalui buku antologi esai berjudul “Kata Guru”, sebanyak 13 guru MA Salafiyah Kajen Pati mencoba merekam dan membagikan pengalaman serta pemikiran mereka seputar dunia pendidikan dalam 15 esai bernas dan menyentuh.

Buku ini diterbitkan oleh Iniibubudi Publishing dengan nomor ISBN 978-602-70232-8-4, setebal X + 106 halaman. Kata pengantar dalam buku ini ditulis oleh Fakhrurozi, Kepala Subdirektorat Bina Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah (Kasubdit Bina GTK MI MTs) di Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Fakhrurozi mengatakan, dirinya merasa sangat bangga akan tertibnya buku yang merupakan hasil ikhtiar para pendidik guna menyebarkan ilmu yang bermanfaat. Tidak hanya kepada murid namun juga kepada orang tua maupun khalayak luas.

“Saya mengapresiasi bagaimana para guru berbagi ilmu, semangat mencerdaskan dan menumbuhkan generasi dan menjadi agen perubahan yang nyata melalui buku Antologi Esai Guru yang telah diterbitkan,” jelas dia.

Sementara itu Arif Sutoyo yang juga dikenal dengan nama Arif Khilwa, koordinator penyusunan antologi sekaligus salah satu kontributor, menyebutkan bahwa penerbitan buku ini bertujuan untuk membudayakan literasi di kalangan guru. Menurut dia, keberanian menulis adalah langkah awal untuk menghidupkan budaya berpikir kritis dan reflektif, baik bagi guru maupun siswa.

“Semua bisa membaca dan menulis. Namun, tidak semua mau membaca dan tidak semua berani menulis. Melalui buku ini, kami ingin memulai dari diri sendiri untuk berani menuangkan ide menjadi karya, yang pada akhirnya bisa menginspirasi para murid,” ujar Arif, guru sosiologi di MA Salafiyah Kajen, Pati, Sabtu (21/6/2025).

Arif menambahkan, bahwa guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga menjadi pendorong budaya literasi dan pembentuk karakter murid.

“Guru dituntut tidak hanya memotivasi, tetapi juga menginspirasi, termasuk dalam membentuk budaya baca-tulis di lingkungan madrasah,” imbuh Arif yang juga Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Pati ini.

Dari sisi penerbit, Asa Jatmiko menyampaikan bahwa buku “Kata Guru” adalah respons sekaligus kontribusi para guru terhadap dinamika pendidikan saat ini.

“Tantangan dunia pendidikan saat ini menuntut respons aktif dari semua pihak. Perubahan teknologi, hadirnya generasi Z dan Alpha, serta transformasi sistem pendidikan menjadi tanggung jawab besar yang harus dihadapi bersama,” ujar Asa, yang juga dikenal sebagai seniman asal Kudus.

Adapun karya-karya dalam buku ini mencakup beragam isu, mulai dari refleksi peran guru hingga persoalan struktural dalam pendidikan.

Arif Khilwa menulis dua esai: “Guru Tak Hanya Mengajar Namun Menjadi Pilar Masa Depan Bangsa” dan “Peran Tri Pusat dalam Pembentukan Kepribadian dan Karakter Anak Usia Sekolah.

Penulis lainnya meliputi:
1. Abdul Khalim dengan “Ilusi Sekolah Gratis”.
2. Ali Mahmudi, “Paradigma Pendidikan Kita”.
3. Elang Chandra Ermanu, “Fenomena Problematika”.
4. Indraswati, “Ilmu Falak Sebagai Jalan Spiritual Manusia”.
5. Iqlima Ailisa, “Krisis Identitas di Ruang Kelas”.
6. Isyarotuz Zakiyyah, “Membangun Generasi Inovatif Melalui Pendidikan Riset di Madrasah”.
7. Muhammad Haris Ibnu Malik, “Ketidaksiapan Mental Siswa Menghadapi Era Digital dalam Perspektif Sosiologis”.
8. Muhammad Taufiqurrohman, “Hidup Stoic, Pikiran Epic”.
9. Naila Rajiha, “Bahaya Remaja Oversharing di Media Sosial”.
10. Novita Indah Pratiwi, “Dilematika Sistem Pendidikan Digital vs Konvensional”.
11. Nur Hidayah, “Menyeimbangkan Peran sebagai New Mom yang Bekerja”.
12. Widya Lestari, “Madrasah Cantik Tanpa Lipstik: Membangun Karakter dalam Menangkal Degradasi Moral” dan “Sekolah Tanpa Tantangan: Ketika Naik Kelas dan Lulus Menjadi Formalitas.”

Melalui esai-esai reflektif ini, “Kata Guru” menghadirkan suara-suara dari ruang kelas yang sering kali tak terdengar, namun sangat penting dalam membentuk wajah pendidikan Indonesia. (*/angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Islam Ukhuwah Sebagai Ikhtiar Membangun Kesalehan Sosial

    • calendar_month Sab, 2 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Manusia pada dasarnya adalah satu, tidak ada perbedaan satu sama lain, yang ada adalah hanyalah variasi dari kesatuannya. Namun sayangnya, manusia kini terpilah ke dalam banyak kelompok suku, kelompok, ras, etnik, adat-istiadat, agama, dan negara. Agama yang semula berniat menyatukan manusia yang telah terpilah dalam suku dan nafsu di bawah satu Tuhan […]

  • Relisensi LSP P2 Ma'arif PWNU Jawa Tengah

    Relisensi LSP P2 Ma’arif PWNU Jawa Tengah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.793
    • 0Komentar

      Relisensi LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah merupakan proses penilaian ulang yang dilakukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan bahwa LSP tetap memenuhi standar mutu, tata kelola, dan kompetensi dalam pelaksanaan sertifikasi. Melalui relisensi ini, LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan sertifikasi, meningkatkan profesionalisme asesor, serta […]

  • Muludan Bersama Mbak-Mbak Desa Ketanggan, PAC Fatayat Beri Dorongan

    Muludan Bersama Mbak-Mbak Desa Ketanggan, PAC Fatayat Beri Dorongan

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    GEMBONG – Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Ketanggan, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (14/10) pagi tadi. Kegiatan ini dilaksanakan di Musholla Dukuh Kuwaren, Desa Ketanggan. Dalam agenda tersebut, duo ketua-wakil PAC Fatayat NU Gembong, Munfarichah danYeni Munifah hadir dari awal sampai akhir acara. Munfarichah atau Cika, memberikan sambutan yang […]

  • PCNU-PATI

    Bumi

    • calendar_month Jum, 9 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Seli merupakan sahabat sekaligus teman semeja Raib. Suatu hari, seli bertabrakan dengan Ali si Biang kerok, mereka bertengkar dan Raib dapat membereskan pertengkaran kecil itu. Saat pelajaran miss keriting alias miss selena, Raib dan Ali di hukum. Mereka tidak boleh mengikuti pelajaran matematika kala itu karena mereka tidak mengumpulkan tugas. Raib menutup wajahnya dan mengintip […]

  • Photo by Jason Yuen

    Keterwakilan Perempuan

    • calendar_month Jum, 16 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pada waktu itu saya bersama teman-teman berkunjung kerumah seorang sejarawan Pati. Disana kami tak hanya bertamu, melainkan diskusi soal sejarah Kabupaten Pati dan Jawa pada umumnya. Kami juga sempat berbincang soal tokoh-tokoh perempuan zaman dulu yang banyak dikaburkan oleh sejarah. Padahal perjuangan para perempuan zaman dahulu tak kalah hebat dengan perjuangan […]

  • NU PEDULI Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan di Gempolsari, Kec. Gabus

    NU PEDULI Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan di Gempolsari, Kec. Gabus

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.689
    • 0Komentar

      NU Peduli Kabupaten Pati resmi mendirikan Posko Kesehatan di Desa Gempolsari, Kecamatan Gabus, sebagai upaya membantu masyarakat terdampak banjir. Pembukaan posko dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di ruko Posko MWCNU Gabus, Desa Gempolsari. Peresmian Posko Kesehatan dilakukan langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Posko […]

expand_less