Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kata Guru: Antologi Esai Reflektif Para Pendidik MA Salafiyah Kajen Pati

Kata Guru: Antologi Esai Reflektif Para Pendidik MA Salafiyah Kajen Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
  • visibility 514
  • comment 0 komentar

 

PATI – Profesi guru menyimpan banyak kisah dan refleksi mendalam yang kerap menginspirasi. Melalui buku antologi esai berjudul “Kata Guru”, sebanyak 13 guru MA Salafiyah Kajen Pati mencoba merekam dan membagikan pengalaman serta pemikiran mereka seputar dunia pendidikan dalam 15 esai bernas dan menyentuh.

Buku ini diterbitkan oleh Iniibubudi Publishing dengan nomor ISBN 978-602-70232-8-4, setebal X + 106 halaman. Kata pengantar dalam buku ini ditulis oleh Fakhrurozi, Kepala Subdirektorat Bina Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah (Kasubdit Bina GTK MI MTs) di Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Fakhrurozi mengatakan, dirinya merasa sangat bangga akan tertibnya buku yang merupakan hasil ikhtiar para pendidik guna menyebarkan ilmu yang bermanfaat. Tidak hanya kepada murid namun juga kepada orang tua maupun khalayak luas.

“Saya mengapresiasi bagaimana para guru berbagi ilmu, semangat mencerdaskan dan menumbuhkan generasi dan menjadi agen perubahan yang nyata melalui buku Antologi Esai Guru yang telah diterbitkan,” jelas dia.

Sementara itu Arif Sutoyo yang juga dikenal dengan nama Arif Khilwa, koordinator penyusunan antologi sekaligus salah satu kontributor, menyebutkan bahwa penerbitan buku ini bertujuan untuk membudayakan literasi di kalangan guru. Menurut dia, keberanian menulis adalah langkah awal untuk menghidupkan budaya berpikir kritis dan reflektif, baik bagi guru maupun siswa.

“Semua bisa membaca dan menulis. Namun, tidak semua mau membaca dan tidak semua berani menulis. Melalui buku ini, kami ingin memulai dari diri sendiri untuk berani menuangkan ide menjadi karya, yang pada akhirnya bisa menginspirasi para murid,” ujar Arif, guru sosiologi di MA Salafiyah Kajen, Pati, Sabtu (21/6/2025).

Arif menambahkan, bahwa guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga menjadi pendorong budaya literasi dan pembentuk karakter murid.

“Guru dituntut tidak hanya memotivasi, tetapi juga menginspirasi, termasuk dalam membentuk budaya baca-tulis di lingkungan madrasah,” imbuh Arif yang juga Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Pati ini.

Dari sisi penerbit, Asa Jatmiko menyampaikan bahwa buku “Kata Guru” adalah respons sekaligus kontribusi para guru terhadap dinamika pendidikan saat ini.

“Tantangan dunia pendidikan saat ini menuntut respons aktif dari semua pihak. Perubahan teknologi, hadirnya generasi Z dan Alpha, serta transformasi sistem pendidikan menjadi tanggung jawab besar yang harus dihadapi bersama,” ujar Asa, yang juga dikenal sebagai seniman asal Kudus.

Adapun karya-karya dalam buku ini mencakup beragam isu, mulai dari refleksi peran guru hingga persoalan struktural dalam pendidikan.

Arif Khilwa menulis dua esai: “Guru Tak Hanya Mengajar Namun Menjadi Pilar Masa Depan Bangsa” dan “Peran Tri Pusat dalam Pembentukan Kepribadian dan Karakter Anak Usia Sekolah.

Penulis lainnya meliputi:
1. Abdul Khalim dengan “Ilusi Sekolah Gratis”.
2. Ali Mahmudi, “Paradigma Pendidikan Kita”.
3. Elang Chandra Ermanu, “Fenomena Problematika”.
4. Indraswati, “Ilmu Falak Sebagai Jalan Spiritual Manusia”.
5. Iqlima Ailisa, “Krisis Identitas di Ruang Kelas”.
6. Isyarotuz Zakiyyah, “Membangun Generasi Inovatif Melalui Pendidikan Riset di Madrasah”.
7. Muhammad Haris Ibnu Malik, “Ketidaksiapan Mental Siswa Menghadapi Era Digital dalam Perspektif Sosiologis”.
8. Muhammad Taufiqurrohman, “Hidup Stoic, Pikiran Epic”.
9. Naila Rajiha, “Bahaya Remaja Oversharing di Media Sosial”.
10. Novita Indah Pratiwi, “Dilematika Sistem Pendidikan Digital vs Konvensional”.
11. Nur Hidayah, “Menyeimbangkan Peran sebagai New Mom yang Bekerja”.
12. Widya Lestari, “Madrasah Cantik Tanpa Lipstik: Membangun Karakter dalam Menangkal Degradasi Moral” dan “Sekolah Tanpa Tantangan: Ketika Naik Kelas dan Lulus Menjadi Formalitas.”

Melalui esai-esai reflektif ini, “Kata Guru” menghadirkan suara-suara dari ruang kelas yang sering kali tak terdengar, namun sangat penting dalam membentuk wajah pendidikan Indonesia. (*/angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Ilustrasi (freepik.com)

    Rabiah al-Adawiyah Sang Sufi Pecinta Sejati

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 740
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Rabiah al-Adawiyah adalah seorang sufi wanita yang terkenal dengan kesucian dan kecintaannya kepada Allah. Ia dikenal sebagai seorang sufi yang zuhud dan hanya menghabiskan waktunya untuk beribadah dan bermunajat kepada Allah. Sehingga tidak mengherankan apabila di kemudian hari, ia tumbuh menjadi seorang sufi yang begitu dikenal, disegani, dan dihormati pada masanya. Rabiah al-Adawiyah […]

  • PCNU-PATI

    Komet Miror

    • calendar_month Rab, 4 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Komet Minor sebagai novel keenam dari serial Bumi terbit pada tahun 2019, tak lama setelah Komet–novel sebelum ini–diterbitkan. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa Komet Minor merupakan lanjutan dari novel sebelumnya, yakni Komet, tetapi dalam novel ini petualangan Raib, Ali, dan Seli ditemani oleh Batozar. Bagi yang belum mengenali Batozar, barangkali kalian bisa membaca novel Ceros dan Batozar terlebih dahulu, yakni novel spin-off ke-4 ½ dari serial Bumi. Di novel […]

  • PCNU PATI - Fiqh Sosial Kiai Sahal dan Kesejahteran Umat.

    Fiqh Sosial Kiai Sahal dan Kesejahteran Umat

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Salah satu tujuan utama membentuk masyarakat Islam adalah mensejahterakan masyarakat secara lahir dan batin. Agar tujuan tersebut bisa tercapai, maka harus diikuti dengan langkah-langkah kongkret dalam melakukan pemberdayaan masyarakat yaitu dengan peningkatan kualitas pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan mengubah kultur masyarakat yang berperadaban.Untuk mengubah kultur tersebut diperlukan perangkat-perangkat keilmuan yang peka terhadap persoalan sosial, seperti kemiskinan, […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Menghitung Kredit. Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash.

    Kredit

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Karena untuk menjadi istiqomah itu amat berat. Selalu tepat waktu dalam kondisi apa saja, dimana saja, dengan siapa dan berbuat apa. Jika sudah mengiyakan sepekan sekali harus ada tulisan ya harus di sempatkan. Seperti halnya kemarin-kemarin jika hari kemenangan tinggal kenangan. Setelah sebulan fuul kita terkekang, menahan lapar, menahan dahaga. Tapi belum mampu menahan rasan-rasan […]

  • Pagar Nusa Gabus Raih 9 Emas di  KEJURCAB 2015

    Pagar Nusa Gabus Raih 9 Emas di KEJURCAB 2015

    • calendar_month Jum, 11 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Pada akhir bulan November 2015 kemarin bertempat di SMPN 01 Juwana Pati Pimpinan Cabang Pagar Nusa Pati mengadakan kompetisi Kejuaraan Pencak Silat Cabang antar pelajar SMP/MTs dan SMA/MA/SMK se Kabupaten Pati, acara tersebut hampir di ikuti sebagian besar sekolah yang mempunyai kegiatan ekstra pencak silat.             Dan pada kesempatan ini Pagar Nusa Kecamatan Gabus meraih […]

  • K. Shofii Resmi Pimpin NU Gabus, Programnya Keren!

    K. Shofii Resmi Pimpin NU Gabus, Programnya Keren!

    • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 704
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim (kanan), ketua PCNU Pati memberikan sambutan dalam acara Konferensi MWC NU Gabus, Jumat (18/3) kemarin. GABUS – Sah! MWC NU Kecamatan Gabus resmi ganti pemimpin setelah melakukan konferensi pada Jumat (18/3) kemarin. MWC NU Gabus di bawah kepemimpinan KH. Syaifullah, telah berakhir tahun ini. KH. Moh. Shofii yang menjadi penerus perjuangan pengurus […]

expand_less