Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing

RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
  • visibility 179
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id- Semarang, 12 Maret 2025 – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas pesantren dalam menghadapi era digital. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Pelatihan Digital Marketing bagi pengelola Humas dan IT pondok pesantren se-Jawa Tengah. Acara yang digelar di SMK Negeri Jawa Tengah ini berlangsung selama tiga hari, dari Rabu hingga Jumat, 12-14 Maret 2025. Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan pemasaran digital guna memperluas jangkauan pesantren dalam dunia usaha dan dakwah.

Acara ini diikuti oleh 120 peserta yang merupakan delegasi lebih dari 60 pondok pesantren dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Setiap pesantren mengirimkan dua perwakilan yang bertanggung jawab dalam pengelolaan Humas dan IT. Pesantren-pesantren yang berpartisipasi umumnya memiliki produk unggulan yang telah dikembangkan, baik dalam bidang kuliner, kerajinan tangan, maupun produk berbasis herbal. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mereka dapat mengoptimalkan strategi pemasaran digital agar produknya semakin dikenal luas.

KH. Ahmad Fadlullah Turmudzi, Ketua RMI PWNU Jawa Tengah, menegaskan bahwa pesantren tidak boleh tertinggal dalam perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang pemasaran digital. “Pesantren harus mampu beradaptasi. Jangan sampai potensi ekonomi dan keilmuan yang besar di dalamnya terhambat hanya karena kurangnya pemahaman tentang pemasaran digital,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya inovasi dalam mengemas produk pesantren agar lebih menarik di pasar.

Lebih lanjut, KH. Ahmad Fadlullah menjelaskan bahwa RMI PWNU Jawa Tengah telah banyak menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat peran pesantren di masyarakat. “Kami telah memiliki banyak MoU dengan lembaga lain, termasuk BAZNAS. Selain digital marketing, kami juga mengadakan pelatihan tata boga dan pengembangan usaha mikro berbasis pesantren. Semua ini demi kemandirian pesantren ke depan,” imbuhnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Bambang, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang yang mewakili Wali Kota Semarang, menyampaikan bahwa keterampilan digital marketing merupakan langkah strategis dalam menghadapi ekonomi digital. “Digital marketing bukan hanya soal promosi, tetapi juga membangun jejaring dan wawasan bisnis. Kami berharap pesantren dapat memanfaatkannya secara optimal,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, M.Yusuf yang merupakan perwakilan dari Wakil Gubernur Jawa Tengah juga menegaskan bahwa digitalisasi pemasaran dapat menjadi solusi bagi UMKM pesantren untuk berkembang. “UMKM pesantren memiliki potensi besar. Jika dikombinasikan dengan digital marketing, maka akan semakin mudah bersaing di pasar global,” ungkapnya.

Ketua BAZNAS Jawa Tengah, Kyai Daroji, yang turut hadir dan membuka ceremonial dalam acara ini juga menambahkan bahwa pemasaran digital dapat membantu santri dalam mengelola usahanya secara mandiri. “Harapannya, para santri tidak lagi hanya mengandalkan proposal untuk pemasaran, tetapi bisa menggunakan strategi digital yang lebih efektif. Namun, jangan lupa, ketika sukses nanti, zakatnya tetap harus ditunaikan,” pesannya.

Salah satu peserta pelatihan, Azmi Jahir dari Pondok Pesantren Al-Islah Kebagusan Ampelgading Pemalang, menyampaikan antusiasmenya dalam mengikuti kegiatan ini. “Kami punya produk olahan madu dan herbal yang sudah berjalan beberapa tahun, tapi masih terkendala dalam pemasaran. Dengan pelatihan ini, kami akan lebih paham bagaimana memanfaatkan media digital untuk menjangkau lebih banyak pelanggan,” ujarnya.

Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal bagi pesantren di Jawa Tengah untuk lebih mandiri dan berkembang di era digital. Dengan ilmu yang diperoleh, pengelola Humas dan IT pesantren dapat mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif, memperkuat branding produk pesantren, serta memperluas jaringan bisnis dan dakwah melalui teknologi digital.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • white and blue paper on pink surface

    Kirim Doa Sebuah Emot Icon: Antara Simbol dan Makna

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

      Perkembangan teknologi dalam era komunikasi digital yang serba cepat, pesan-pesan singkat, simbol, dan emoticon menjadi bagian tak terpisahkan dari cara manusia berinteraksi. Salah satu fenomena menarik yang berkembang belakangan ini adalah penggunaan ikon doa seperti contoh seringkali disertai tulisan “Al-Fatihah” atau emoji tangan berdoa — sebagai bentuk simpati dan empati di WhatsApp, terutama saat […]

  • Bulan Depan Pagar Nusa Pati Adakan Kejuaraan Antar Sekolah

    Bulan Depan Pagar Nusa Pati Adakan Kejuaraan Antar Sekolah

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    PATI-Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa Pati mengumumkan akan menghelat kejuaraan pencak silat antar sekolah. Rencananya, kompetisi tersebut akan digelar di Kecamatan Gabus tanggal 2 sampai dengan 22 September 2019. Kader-kader pencak silat Pagar Nusa sedang ‘memamerkan’ prestasi mereka (sumber gambar : dokumen LTN NU) Andif, panitia kegiatan tersebut mengajak agar semua sekolah, khususnya madrasah […]

  • PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga yang hendak jemaah pun menjadi korban. Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Pati Ahmad Shofwan angkat bicara. Menurutnya demo merupakan hak masyarakat. ”Menanggapi tindakan represif tindakan aparat yang sampai mengejar ke masjid agung. Yang pertama, demo itu hak dan sudah diatur dalam undang-undang, bahwa menyampaikan pendapat di muka umum itu boleh. Kemarin demo itu memang legal dan berizin masih batas waktu yang diperbolehkan,” ujar Shofwan, Kamis (14/8/2025). Ia pun menyayangkan tindakan kepolisian yang dinilai terlalu represif. Apalagi pihak kepolisian sampai menembakkan gas air mata ke halaman Masjid Agung Pati. ”Sementara tindakan aparat polisi mengejar para demonstran sampai masjid sangat disayangkan. Karena masjid itu tempat ibadah. Tidak boleh aparat itu represif sampai ke sana. Karena di sana bukan para pendemo. Ada masyarakat yang ingin ibadah,” tutur dia. Tindakan aparat ini membuat sejumlah masyarakat menjadi korban. Bahkan banyak masyarakat yang hendak jamaah, ibu-ibu dan anak-anak terkena imbasnya. ”Apalagi gas air mata itu memang diarahkan ke halaman parkir mobil (masjid) dan juga ke tempat wudlu. Itu saya sayang kan,” ungkap dia. Tak hanya itu, tindakan aparat juga dinilai terlalu berlebihan lantaran juga menembakkan gas air mata di gang-gang permukiman warga.Ia pun berharap kejadian semacam ini tak terjadi lagi. ”Pak Kapolda, Kapolres harus mengevaluasi dan berbenah kejadian tidak terulang lagi. Di gang sampai masyarakat kena. itu tidak boleh. Kalau menangkap pendemo yang rusuh silahkan. Saya pastikan pendemo yang rusuh itu didatangkan dari luar sengaja membikin rusuh. Bukan orang Pati. Orang Pati tidak seperti itu,” tandas dia. Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengaku pihaknya sudah sesuai SOP. Meskipun, banyak ibu hingga anak yang menjadi korban. ”Oke, tentunya protap SOP yang dilakukan oleh pihak kepolisian sudah sesuai. Karena kita dari awal pada saat aksi unjuk rasa yang damai Itu berjalan dengan lancar dan kita menjamin keamanan dari para demonstran,” pungkasnya.

    Gas Air Mata Hantam Area Masjid Agung, LPBHNU Pati: Aparat Jangan Represif

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

      PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga […]

  • LAZISNU Pati Gelar Reboisasi Pegunungan Kendeng untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

    LAZISNU Pati Gelar Reboisasi Pegunungan Kendeng untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pati menggelar kegiatan Reboisasi Pegunungan Kendeng 2025 sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Reboisasi ini berlangsung di wilayah Desa Pakis, Kecamatan Tambakromo, Ahad (19/10/2025). Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai elemen lembaga dan komunitas sosial di Pati, termasuk LPPNU Pati, Peduli Kendeng […]

  • Mahabbah dan Ittiba’

    Mahabbah dan Ittiba’

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

      الحمد لله رب العالمين الودود الذي يتودد إلى خلقه برحمته، والشكر لله رب العالمين الذي أوجد الكائنات بحكمته، وأشهد أن لا إله الله وحده لا شريك له، لا ينفعه ظمأ الظمئانين ولا جوع الجائعين لكن من ظميء لله يوماً كان حق على الله أن يسقيه في يوم ظمئه، ومن جاع لله تعالى يوماً كان […]

  • LAZISNU PATI AKAN KEMBANGKAN PROGRAM NUPRENEUR

    LAZISNU PATI AKAN KEMBANGKAN PROGRAM NUPRENEUR

    • calendar_month Sab, 21 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    LAZISNU yang selama ini orang ketahui sebagai Lembaga Amil Zakat dan Infak yang identik dengan santunan kepada yatama dan dhuhafa’ pada bulan Ramadlan dan Suro. Maka persepsi demikian adalah salah karena banyak dari program LAZISNU yang mengangkat kemiskinan dengan memberikan modal usaha dan sebagainya.             “LAZISNU kedepannya akan mengembangkan program NUpreneur yaitu modal usaha yang […]

expand_less