Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing

RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
  • visibility 428
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id- Semarang, 12 Maret 2025 – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas pesantren dalam menghadapi era digital. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Pelatihan Digital Marketing bagi pengelola Humas dan IT pondok pesantren se-Jawa Tengah. Acara yang digelar di SMK Negeri Jawa Tengah ini berlangsung selama tiga hari, dari Rabu hingga Jumat, 12-14 Maret 2025. Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan pemasaran digital guna memperluas jangkauan pesantren dalam dunia usaha dan dakwah.

Acara ini diikuti oleh 120 peserta yang merupakan delegasi lebih dari 60 pondok pesantren dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Setiap pesantren mengirimkan dua perwakilan yang bertanggung jawab dalam pengelolaan Humas dan IT. Pesantren-pesantren yang berpartisipasi umumnya memiliki produk unggulan yang telah dikembangkan, baik dalam bidang kuliner, kerajinan tangan, maupun produk berbasis herbal. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mereka dapat mengoptimalkan strategi pemasaran digital agar produknya semakin dikenal luas.

KH. Ahmad Fadlullah Turmudzi, Ketua RMI PWNU Jawa Tengah, menegaskan bahwa pesantren tidak boleh tertinggal dalam perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang pemasaran digital. “Pesantren harus mampu beradaptasi. Jangan sampai potensi ekonomi dan keilmuan yang besar di dalamnya terhambat hanya karena kurangnya pemahaman tentang pemasaran digital,” ujarnya. Ia juga menyoroti pentingnya inovasi dalam mengemas produk pesantren agar lebih menarik di pasar.

Lebih lanjut, KH. Ahmad Fadlullah menjelaskan bahwa RMI PWNU Jawa Tengah telah banyak menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat peran pesantren di masyarakat. “Kami telah memiliki banyak MoU dengan lembaga lain, termasuk BAZNAS. Selain digital marketing, kami juga mengadakan pelatihan tata boga dan pengembangan usaha mikro berbasis pesantren. Semua ini demi kemandirian pesantren ke depan,” imbuhnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Bambang, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang yang mewakili Wali Kota Semarang, menyampaikan bahwa keterampilan digital marketing merupakan langkah strategis dalam menghadapi ekonomi digital. “Digital marketing bukan hanya soal promosi, tetapi juga membangun jejaring dan wawasan bisnis. Kami berharap pesantren dapat memanfaatkannya secara optimal,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, M.Yusuf yang merupakan perwakilan dari Wakil Gubernur Jawa Tengah juga menegaskan bahwa digitalisasi pemasaran dapat menjadi solusi bagi UMKM pesantren untuk berkembang. “UMKM pesantren memiliki potensi besar. Jika dikombinasikan dengan digital marketing, maka akan semakin mudah bersaing di pasar global,” ungkapnya.

Ketua BAZNAS Jawa Tengah, Kyai Daroji, yang turut hadir dan membuka ceremonial dalam acara ini juga menambahkan bahwa pemasaran digital dapat membantu santri dalam mengelola usahanya secara mandiri. “Harapannya, para santri tidak lagi hanya mengandalkan proposal untuk pemasaran, tetapi bisa menggunakan strategi digital yang lebih efektif. Namun, jangan lupa, ketika sukses nanti, zakatnya tetap harus ditunaikan,” pesannya.

Salah satu peserta pelatihan, Azmi Jahir dari Pondok Pesantren Al-Islah Kebagusan Ampelgading Pemalang, menyampaikan antusiasmenya dalam mengikuti kegiatan ini. “Kami punya produk olahan madu dan herbal yang sudah berjalan beberapa tahun, tapi masih terkendala dalam pemasaran. Dengan pelatihan ini, kami akan lebih paham bagaimana memanfaatkan media digital untuk menjangkau lebih banyak pelanggan,” ujarnya.

Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal bagi pesantren di Jawa Tengah untuk lebih mandiri dan berkembang di era digital. Dengan ilmu yang diperoleh, pengelola Humas dan IT pesantren dapat mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif, memperkuat branding produk pesantren, serta memperluas jaringan bisnis dan dakwah melalui teknologi digital.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Ilustrasi Perempuan Dalam Tradisi Pesantren. Photo by Mufid Majnun on Usnplash.

    Perempuan dalam Tradisi Pesantren

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Tradisi pesantren selama ini yang kita kenal mempunyai kehidupan yang diwarnai dengan norma-norma ajaran Islam. Di mana ajaran Islam ini menekankan pada sikap patuh dan tawadlu’ kepada pengasuh pesantren (kiai). Seperti yang dijelaskan oleh Zamakhsyari Dhofir dalam bukunya, Tradisi Pesantren, sikap patuh dan tawadlu’ ini bisa terbentuk. Hal ini tidak lepas setiap harinya di lingkngan […]

  • LTMNU Pati Data Ulang Masjid dan Mushola se Kabupaten

    LTMNU Pati Data Ulang Masjid dan Mushola se Kabupaten

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kabupaten Pati, akan melakukan pendataan ulang masjid dan mushola yang terdapat di seluruh Kabupatenb Pati. Hal ini menjadi salah satu keputusan penting yang disepakati dalam rapat koordinasi antara LTMNU Kabupaten dengan LTMNU Kecamatan (MWC NU) se-Kabupaten Pati. Rapat koordinasi LTMNU tersebut digelar siang ini (Ahad, 21/07) di Gedung Islamic […]

  • PCNU-PATI

    Amaliyah NU dan Dalilnya

    • calendar_month Sel, 20 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Satu lagi buku perihal Hujjah Amaliyah Nahdliyiah muncul dan beredar untuk umat yang memerlukannya. Kalau dikumpulkan dan dihitung, selama kurun waktu tidak sampai 10 tahun terakhir, telah ditulis dan terbit hampir seratusan buku sejenis, dengan judul dan penulis yang berbeda-beda.Rasanya buku seperti ini tidak akan muncul kalau tidak ada orang ahli jidal yang menggugat-gugat keabsahan […]

  • PMII Joyo Kesumo Ziarahi Makam-Makam Auliya’

    PMII Joyo Kesumo Ziarahi Makam-Makam Auliya’

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 524
    • 0Komentar

    PATI-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo Pati melakukan tour religi tiga wali di Pati dan sekitarnya. Kegiatan ini berlangsung dari Hari Minggu (28/7) siang hingga malam. Belasan pengurus Komsat Joyo Kesumo membelah panasnya siang dan dinginnya malam untuk mengingat jasa para auliya’. Para Pengurus PMII Komsat Joyo Kesumo saat melaukan ziarah di makam […]

  • Pertama Kali di Magelang, Seleksi Nasional Magang ke Jepang IM Japan-Kemnaker Gandeng LP Ma’arif NU, Diikuti 125 Peserta

    Pertama Kali di Magelang, Seleksi Nasional Magang ke Jepang IM Japan-Kemnaker Gandeng LP Ma’arif NU, Diikuti 125 Peserta

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.348
    • 0Komentar

    Magelang, 20 April 2026 – LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah resmi membuka Seleksi Nasional Magang ke Jepang hasil kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan International Manpower Japan (IM Japan). Pembukaan digelar di Gedung PCNU Kabupaten Magelang, Senin (20/4/2026) pukul 10.00 WIB dan menjadi gelaran perdana yang diselenggarakan di Magelang. Program magang ini menyasar siswa […]

  • Lailatul Ijtima’ NU Wedarijaksa Berbuah Manis

    Lailatul Ijtima’ NU Wedarijaksa Berbuah Manis

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Pelaksanaan lailatul ijtima’ MWC NU Wedarijaksa PATI – Senin (30/8) kemarin, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Wedarijaksa menggelar Lailatul Ijtima’ pertama setelah masa PPKM, walaupun masa darurat tetap mengadakan pertemuan. Ketua Tanfidziyah NU Wedarijaksa, Kiai Nabhan Ulinnuha mengatakan lailatul ijtima digelar untuk konsolidasi antar pengurus dan antar Banom NU.  “Ini lailatul ijtima kembali digelar setelah […]

expand_less