Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jakenan Bentuk Panitia Hari Santri 2019

Jakenan Bentuk Panitia Hari Santri 2019

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
  • visibility 615
  • comment 0 komentar

JAKENAN – Komponen masyarakat di kecamatan Jakenan, Kamis (26/9/2019) pagi membentuk panitia peringatan Hari Santri Nasional 2019. Dengan prakarsa MWCNU Kecamatan Jakenan, pertemuan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Jakenan itu akhirnya berhasil menyusun kepanitian Hari Santri 2019 yang terdiri atas berbagai komponen di Jakenan.

Pembentukan Panitia Hari Santri Jakenan
Rais dan Ketua MWCNU Jakenan bersama Kapolsek, Danramil, Kepala KUA, dan Sekcam Jakenan dalam pertemuan pembentukan Panitia Hari Santri 2019 tingkat Kecamatan Jakenan. Foto: Munir

Melalui undangannya, hadir dalam rapat pembentukan panitia tersebut para pengurus MWCNU Kecamatan Jakenan dan berbagai badan otonom yang ada di Jakenan. Mulai dari Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor dan Banser, PS Pagar Nusa NU, IPNU, dan IPPNU.

Juga dari setiap madrasah dan sekolah di Jakenan yang meliputi kepala Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, SMPN 1 dan SMPN 2 Jakenan, SMAN Jakenan, SMK Tama Jaya, dan perwakilan KKS SD.

Disamping itu hadir juga perwakilan dari Badan Koordinasi TPQ dan Forum Komunikasi Madrasah Diniyah Takmiliyah (FKDT). Juga dari Paguyupan Kepala Desa dan Koordinator Kaur Kesra. Tidak ketinggalan Sekcam Jakenan, Komandan Koramil, Kepala Polsek, Kepala KUA, dan Puskesmas Jakenan.

Rais Syuriah MWCNU Jakenan, K. Ahmad Suja’i, dalam sambutannya mengharapkan kepanitiaan yang terbentuk nantinya dapat menyelenggarakan peringatan Hari Santri Nasional 2019 dengan baik dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

Senada dengan Rais MWCNU, Sekcam Jakenan yang mewakili Camat yang sedang ada kegiatan luar mengharapkan persiapan yang sebaik-baiknya sehingga kegiatan peringatan akan terlaksana dengan sukses. Baca: Silaturrahim dan Koordinasi PCNU ke Eks Kawedanan Jakenan

Akhirnya dengan dipimpin oleh Ketua MWCNU Kecamatan Jakenan, Aris Sutopo, Panitia Peringatan Hari Santri Tingkat Kecamatan Jakenan disusun bersama.

Ketua Panitia dipercayakan kepada Kharisun, S,Pd,I dari FKDT Jakenan dibantu oleh Wakil Ketua, Elly Setiawan dari MTs. Tarbiyatul Islamiyah Tambahmulyo. Sekretaris dijabat Masykur (Batko TPQ) dengan wakil sekretaris Mahmudah, S,Pd,SD (Fatayat NU). Sedang untuk bendahara panitia dipegang oleh Sutarti (Muslimat NU) dengan wakilnya Taufiq (KUA).

Peringatan Hari Santri tingkat Kecamatan Jakenan akan diisi dengan berbagai kegiatan. Rangkaiannya akan mulai diperingati pada Ahad, 20 Oktober 2019 dengan kegiatan Karnaval dari berbagai komponen dan lembaga di Jakenan. Puncaknya, pada tanggal 22 Oktober pagi akan dilakukan Upacara Bendera yang dipimpin langsung oleh Camat Jakenan. (mun/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Dampingi Takmir Masjid dan Pemdes yang Berpolemik

    PCNU Dampingi Takmir Masjid dan Pemdes yang Berpolemik

    • calendar_month Rab, 4 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

      PATI-Polemik terjadi anatar Pemerintah Desa (Pemdes) dengan takmir Masjid Al-Muhlisin Desa Kedungwinong, kecamatan Sukolilo. Konflik ini dipicu akibat tidak adanya izin dari  Pemerintah Desa (Pemdes) setempat kepada takmir masjid terkait rencana renovasi salah satu makam di sana yang juga melibatkan CSR PLN. Berdasarkan keterangan, Takmir Masjid Al-Muhlisin, Kiai Maswan, renovasi yang dimaksud yakni berupa […]

  • Menolong Orang Termasuk `Udzur Jum`atan

    Menolong Orang Termasuk `Udzur Jum`atan

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 609
    • 0Komentar

    Ilustrasi : Pixabay Seorang laki-laki hendak pergi melaksanakan sholat jum`at, kemudian ditengah jalan ada sebuah kecelakaan. Pertanyaan :Apa lelaki tersebut harus menolong kecelakaan ataukah tidak? Mengingat jikalau ia menolong, maka akan tertinggal sholat jum`at/waktu sholat jum`at akan habis. Akan tetapi jikalau ia tidak segera menolong, kecelakaan tersebut akan merenggut nyawa/sakit parah. ? Jawaban :Wajib menolong, […]

  • Goal, Bupati Deklarasikan Penutupan Tempat-Tempat Prostitusi

    Goal, Bupati Deklarasikan Penutupan Tempat-Tempat Prostitusi

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Bupati Pati, Haryanto sedang menandatangani deklarasi penutupan tempat-tempat prostitusi PATI-Rencana penutupan tempat-tempat prostitusi di Kabupaten Pati menemui titik terang. Rabu (18/8) Ormas-ormas islam, MUI serta FKUB melakukan audiensi dengan Bupati Pati dan Forkompinda.  Hasilnya, dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Pragolo Kantor Bupati Pati tersebut, akhirnya Bupati bersedia menyatakan komitmen dan deklarasi penutupan tempat-tempat prostitusi. […]

  • Photo by Tim Mossholder

    Kodrat dalam Bingkai Gender

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Hari ini jadwal saya menulis. Rasa malas akibat kurang nyamannya perasaan sejak tadi malam membuat saya kurang bersemangat merangkai kata. Jadi mohon dimaklumi jika anda membaca tulisan ini menemui kejanggalan atau kurang terhubung satu kalimat dengan lainnya. Harap bersabar ini bukan ujian. Dan saya ingin menyampaikan terimakasih jika anda berkenan meluangkan […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Modernisasi Bangsa

    • calendar_month Sab, 17 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan terbebesar di Indonesia, bahkan menurut Gus Dur NU adalah sebuah organisasi terbesar di dunia. Sedangkan enurut Greg Fealy (2003), hadirnya NU sebagai organisasi sosial keagamaan yang mendorong lahirnya tatanan kehidupan bernegara yang berkeadaban. Karena karakteristik NU sebagai organisasi Islam tradisional adalah […]

  • Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi<br>

    Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    PATI -Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, terkenal dengan sebutan Desa Wisata Pancasila. Di sana terdapat beberapa agama. Namun dengan kerukunan dan toleransi yang ada, masyarakat bisa hidup berdampingan.  Di sana, ada tiga agama dan satu penghayat kepercayaan yang dipeluk. Yakni, Agama Islam, Kristen, Budha dan Sapto Darmo.  Potret kerukunan di Desa Jrahi terlihat saat […]

expand_less