Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Selamat Menghadapi Hal Baru

Selamat Menghadapi Hal Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
  • visibility 372
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Euforia pergantian tahun telah usai. Kini saya dan anda kembali menjalankan rutinitas seperti biasanya. Bangun pagi lalu berangkat bekerja lalu pulang untuk istirahat dimalam hari. Sebetulnya tak ada hal yang baru dan istimewa, bukan. Namun mengapa momentum dan euforia tahun baru tampaknya selalu dipandang sebagai hal yang sakral dalam menyongsong pencapaian-pencapaian yang telah direncanakan.

Sebelum saya berceloteh panjang lebar, izinkanlah saya mengucapkan selamat melanjutkan perjalanan hidup untuk anda sekalian. Selamat karena telah berhasil melewati tahun 2024 dan sekarang berada diawal tahun 2025. Tentu aktivitas yang dijalani sama dengan tahun sebelumnya. Meski begitu selalu ada pembelajaran untuk dijadikan pertimbangan dalam memutuskan suatu hal pada tahun yang sedang berjalan ini.

Momen tahun baru banyak dimanfaatkan sebagian besar orang untuk menulis dan merangkai keinginan-keinginan untuk segera tercapai di tahun ini. Pada masa yang serba cepat dan instan seperti ini, diharapkan mampu memenuhi segala hasrat dan keinginan tersebut. Ada yang ingin segera melepas status singgelnya, ada yang ingin segera meraih jabatan teratas, ada yang ingin segera memiliki harta dan kekayaan tak terbatas, atau ada juga yang ingin segera menjadi orang terkenal tanpa mempertimbangkan kapasitas dirinya.

Selain melihat berbagai keinginan tersebut dari sisi materi, tak ayal disisi yang lain pun tampak diharapkan untuk segera terwujud. Ingin menjadi orang yang paling pemaaf, ingin menjadi orang yang tekun beribadah, atau juga ingin menjadi seorang pendakwah yang merangkul banyak jamaah. Semuanya ingin segera terwujud pada tahun ini sebelum tiba pada pergantian tahun yang akan datang.

Saya pribadi melihat hal semacam ini merasa lelah dan prihatin. Semuanya bekerja keras siang dan malam serta menghalalkan segala cara untuk segera mencapai keinginan yang diidamkan. Bahkan saling sikut satu sama lain, tak perduli siapa dan bagaimana etika yang seharusnya dijalankan.

Ahh jangan-jangan ini hanya fikiran saya yang terlalu negatif. Sedangkan kenyataannya bukan seperti itu. Tapi ya tidak menutup kemungkinan juga hal-hal diatas sebetulnya sudah terjadi ditengah kita.

Menurut data WHO, prevalensi gangguan mental di Indonesia mencapai 9,8% pada tahun 2021, dengan angka depresi mencapai 6,6%. Salah satu faktor kesehatan mental adalah stres. Beban kerja yang tinggi, masalah keuangan, dan situasi sosial yang tidak kondusif dapat memicu stres yang berlebihan. Dan hal dasar yang mempengaruhi hal ini adalah rendahnya kemampuan diri dalam mengontrol keinginan-keinginan yang muncul ditengah arus cepat globalisasi seperti saat ini.

Maka apa yang seharusnya dilakukan?

Pertanyaan itu hanya masing-masing yang mampu menjawabnya. Saya yakin pada setiap kita memiliki garis batasan apapun yang kita lakukan. Toh kebutuhan setiap orang berbeda. Persamaannya adalah tolak ukur dalam menjalani perjalanan hidup ini, yaitu tidak merugikan dan menyakiti orang lain.

Tentu memiliki keinginan itu diperbolehkan. Bahkan sangat dianjurkan untuk melanjutkan perjalanan hidup ini. Tetapi mbok ya keinginan itu diimbangi dengan kualitas dan kapasitas diri. Jangan buru-buru dan jangan terlalu memaksa dengan berbagai segala cara yang jahat.

Tampaknya saya terlalu bertele-tele tanpa memberikan solusi yang konkrit yaa. Sebab saya sendiri masih dalam proses belajar untuk menikmati dan menjalani hidup ini dengan apa adanya. Sedang pula belajar menerima bagaimana dan apa yang telah diberikan Tuhan.

Mengakhiri tulisan ini, saya ingin mengingatkan bahwa ada pepatah jawa, alon penting kelakon. Pelan asal sampai tujuan. Selamat tahun baru. Terimakasih sudah membaca.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAPIMWIL IPNU JATENG: Aturan Kongres Perlu Tinjauan Ulang

    RAPIMWIL IPNU JATENG: Aturan Kongres Perlu Tinjauan Ulang

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

      Pemalang โ€“ Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) dengan agenda persiapan menjelang Kongres IPNU yang bertempat di Gedung DPRD Kab. Pemalang (19/03). Forum ini dihadiri oleh Pimpinan Cabang (PC) IPNU Se-Jawa Tengah. Forum ini menghasilkan beberapa ide dan gagasan yang akan diusung oleh kader-kader […]

  • PCNU-PATI

    Nahdlatul Ulama dan Islam di Indonesia

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 416
    • 0Komentar

    NU merupakan organisasi sosial keagamaan yg unik. Didirikan oleh ulama pesantren tahun 1926 di Surabaya. Memiliki jaringan struktur kelembagaan Organisasi Ulama,kedudukan mereka dalam NU sangat penting. Tetapi peran mereka sebagai pemimpin yg berpengaruh pada komunitas mereka sendiri telah membentuk pranata lain, sehingga keberadaan mereka di dalam NU juga mewakili “kepentingan” pranata mereka. Akibatnya struktur itupun […]

  • 1500 Muslimat NU Pati Rayakan Harlah Ke 78

    1500 Muslimat NU Pati Rayakan Harlah Ke 78

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pati menyelenggarakan Istighotsah dan Khotmil Qur’an bil Ghoib pada selasa (09/07) di Gedung Muslimat NU Pati. Kegiatan ini dimaksudkan dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah 1446 H dan Harlah Muslimat NU ke-78 serta menyambut kedatangan jama’ah haji Kabupaten Pati tahun 2024. Rangkaian acara dalam kegiatan ini dimulai pukul 06.00 […]

  • Mahasiswa KKN Undang Guru Se-Kecamatan Gembong Ikuti Workshop

    Mahasiswa KKN Undang Guru Se-Kecamatan Gembong Ikuti Workshop

    • calendar_month Sab, 13 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    H. Suwarno (tengah), Pengawas Madrasah tengah mensimulasikan penggunaan media elektronik, smartphone untuk menunjang media pembelajaran didampingi moderator, Maulana Luthfi Karim (kiri) dan pemateri kedua, Suroningsih.  GEMBONG – KKN Terintegrasi 2021 Stai Pati yang melaksanakan tugasnya di MI Hidayatul Islam (MHI) Gembomg kembali melakukan gebrakan. Bertempag di Gedung MHI, Kamis (11/11) lalu, enam punggawa mahasiswa Stai […]

  • Ma’arif NU Jateng akan Gelar Istighotsah Bersama Habib Umar Muthohar

    Ma’arif NU Jateng akan Gelar Istighotsah Bersama Habib Umar Muthohar

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 350
    • 0Komentar

    R. Andi Irawan, ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Tengah SEMARANG-LP Ma’arif NU Jawa Tengah menampakkan kepeduliaannya terhadap penyebaran Covid-19 yang belum juga reda. Salah satunya adalah melalui istighotsah dan doa bersama.  Rencananya, Sabtu (17/7) mendatang, Lembaga NU yang membidangi pendidikan tersebut akan melaksanakan istighotsah secara virtual.  Jika tidak ada halangan, kegiatan yang disiarkan melalui […]

  • Launchig & Bedah Buku Infografis Masjid Kajen

    Launchig & Bedah Buku Infografis Masjid Kajen

    • calendar_month Sen, 16 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Pati. Perpustakaan Mutamakkin Kajen Pati mengadakan bedah buku Buku Infografis Masjid Kajen karya M. Zuli Rizal acara bertempat di gedung perputakaan Mutamakkin Kajen Pati, 10/10 kemarin. Dalam kesempatan ini penulis bercerita tentang mengenai latar belakang dan tujuan penciptaan karya Buku Infografis Masjid Kajen bersama para santri dan pelajar Kajen. โ€œ Melalui buku ini, kami mewedar […]

expand_less