Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Diklat GLM, Dosen UIN Sebut AI Hanya Asisten Peneliti

Diklat GLM, Dosen UIN Sebut AI Hanya Asisten Peneliti

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
  • visibility 482
  • comment 0 komentar

Semarang – Dosen UIN Walisongo dan Editor in Chief Journal of Integrated Elementary Education Dr. Hamdan Husein Batubara menyampaikan bahwa terdapat jenis-jenis kecerdasan buatan atau AI yang bisa digunakan untuk penulisan artikel ilmiah. Hal itu diungkapkan dalam Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 3 Gerakan Literasi Karya Tulis Ilmiah pada Selasa (12/11/2024) melalui Zoom Meeting.

Menurut Hamdan, AI hanya sekadar alat dan asisten dalam penelitian atau penulisan. “AI adalah alat untuk memudahkan kita dalam menulis artikel ilmiah. Namanya alat, tidak seratus persen benar. Kenapa kok bisa salah? Karena bisa jadi data yang didapat salah, dan tidak bisa membaca kondisi, dan bergantung perintah yang kita ajukan,” beber Hamdan dalam materi bertajuk Strategi Penulisan Artikel Ilmiah dengan AI di Jurnal Ilmiah.

Dikatakan Hamdan, bahwa artikel adalah tulisan ringkas yang ditulis sesuai kode etik ilmiah. Sedangkan jurnal ilmiah adalah majalah yang menerbitkan artikel ilmiah secara berkala setelah melalui proses penelahaan dan penilaian mendalam oleh editor dan reviewer. “Sebelum menggunakan AI, kita harus mengetahui struktur artikel ilmiah ketika mau menulis artikel ilmiah,” beber dia.

Dipaparkannya, menulis ilmiah memerlukan kemampuan seni berargumentasi, penggunaan teknologi digital, dan pemahaman terhadap etika ilmiah. “Pemanfaatan teknologi digital (termasuk AI) secara optimal dapat membuat proses penulisan karya ilmiah menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien,” lanjut dia.

Hamdan juga membeberkan enam ragam AI untuk membantu penulisan artikel. Pertama, untuk pencarian ide dan judul artikel bisa menggunakan ChatGPT dan Gemini AI.

Kedua, pencarian literatur ilmiah dan penulisannya yaitu SciSpace, Elicit, Perplexity, dan ChatGPT.

Ketiga, pengembangan instrument dan analisis data yaitu Gemini AI, Google Formulir, Zoom, dan Julius.ai.

Keempat, penulisan pembahasan dan parafrasa yaitu Scispace, Quillbot, dan ChatGPT.

Kelima, penulisan simpulan, abstrak, dan penerjemahan yaitu ChatGPT dan Deepl.

Keenam, cek tata bahasa, pemeriksaan kemiripan, dan deteksi AI dengan Grammarly, Turnitin, dan SciSpace.

Kegiatan itu dibuka resmi oleh Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani. Pihaknya menyampaikan bahwa hasil asesmen kompetensi guru di madrasah Kemenag RI, tingkat literasi yang memenuhi kompetensi guru mahir masih memprihantikan.

Sementara itu, narasumber kedua, Koordinator GLM Plus Dr. Hamidulloh Ibda menyampaikan bahwa struktur naskah artikel ilmiah berbeda-beda. Dalam kesempatan itu, reviewer 29 jurnal internasional terindeks Scopus itu membeberkan struktur karya ilmiah remaja (KIR), karya ilmiah guru, karya ilmiah kepala sekolah dan madrasah, karya best practice guru, kepala sekolah dan madrasah, struktur naskah karya tugas akhir (DIII, S1, S2, S3), dan struktur naskah artikel ilmiah.

Pihaknya menegaskan, bahwa dalam menulis artikel ilmiah baik itu siswa, guru, kepala madrasah dan kepala sekolah, pengawas, bahkan dosen pun, harus menguasai metode riset. “Metodologi riset dalam artikel jurnal adalah jantung dari sebuah penelitian. Poin ini menjadi bagian yang menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan, mulai dari perencanaan hingga pengumpulan dan analisis data. Dengan kata lain, metodologi adalah resep yang diikuti oleh peneliti untuk mencapai hasil penelitiannya,” beber dia.

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi, dan tanya jawab. Kegiatan GLM Part 3 tersebut merupakan bagian dari GLM Plus selama tiga bulan yang dilaksanakan dari bulan 29 Oktober 2024 sampai 24 Desember 2024. (HI)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Genghis Khan (dok. Artstation/@Thahn Tuan)

    Genghis Khan dan Rajawalinya

    • calendar_month Sen, 26 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Gengis Khan, seorang raja bengis dan kejam dari Mongolia, mempunyai burung Rajawali. Suatu ketika burung Rajawalinya menumpahkan cawan yang berisi air yang hendak diminum Gengis Khan. Ketika cawan itu diisi kembali, pada saat itu pula Rajawali menumpahkannya. Gengis Khan kesal bukan main. Sekali lagi menumpahkan air yang hendak diminumnya, Rajawalinya […]

  • PCNU-PATI

    Muncul Gerakan Dukungan Calon Bupati Pati dari Kalangan NU, Ini Kata ketua PCNU

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Pcnupati.or id – Menjelang Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Pati 2024, muncul gerakan dukungan terhadap Calon Bupati maupun Wakil Bupati dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Gerakan ini bertagar “2024 Wayahe Wong NU Mimpin Pati”. Rokib Ismail, inisiator gerakan tersebut mengatakan, sudah saatnya Kabupaten Pati ini dipimpin oleh warga Nahdliyin.   “Sudah saatnya Pati dipimpin oleh orang NU. […]

  • PCNU-PATI

    Moderasi Beragama

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Dalam bahasa Inggris, kata moderation sering digunakan dalam pengertian average (rata-rata), core (inti), standard (baku), atau non-aligned (tidak berpihak). Secara umum, moderat berarti mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan, moral, dan watak, baik ketika memperlakukan orang lain sebagai individu, maupun ketika berhadapan dengan institusi negara. Sedangkan dalam bahasa Arab, moderasi dikenal dengan kata wasath atau wasathiyah, yang memiliki padananmakna dengan kata tawassuth (tengah-tengah), i’tidal (adil), dan tawazun (berimbang). Orang yang menerapkan prinsip wasathiyah bisa disebut wasith.

  • PCNU - PATI

    Benturan NU- PKI

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Benturan NU-PKI 1948-1965” langsung ada rasa ketertarikan untuk segera membacanya. Namun pada akhirnya banyak rasa kekecewaan pada buku tersebut. Kekecewaan pertama yang muncul adalah buku tersebut hanya setebal 200-an halaman. Saya sebenarnya mengharapkan isi buku lebih tebal sehingga dapat saya baca lebih lama dari ‘menikmati secangkir kopi’. Bukan tanpa alasan, karena untuk peristiwa serumit itu […]

  • Siswa Salafiyah Lakukan Rukyah di Pantai Kartini

    Siswa Salafiyah Lakukan Rukyah di Pantai Kartini

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    PATI-Puluhan Santri Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen melakukan praktek rukyah secara langsung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam penguasaan ilmu falak. Diharapkan, dengan pengalaman itu, para peserta didik mampu mempelajari tentang perbintangan, penanggalan dan perhitungan tahun, seperti mempelajari penentuan masuknya awal bulan Hijriah. Dalam prakteknya, para siswa kelas XII jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial […]

  • PCNU-PATI Photo by Kevin Yudhistira Alloni

    Ziarah Ke Yerusalem

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Muslim yang mampu di setiap negara berbondong-bondong pergi ke Mekah untuk melaksanakan ibadah haji, sebagai pelaksanaan rukun Islam yang kelima. Tentu, banyak kalangan muslim bercita-cita bisa berhaji ke tanah suci itu. Tak terkecuali kedua orangtua saya. Pada suatu ketika saat pulang kampung, saya bincang-bincang dengan mereka. Dari pembicaraannya, saya tahu […]

expand_less