Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Inilah Capaian Prestasi Sakomanu PWNU Jateng 2018-2023

Inilah Capaian Prestasi Sakomanu PWNU Jateng 2018-2023

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
  • visibility 436
  • comment 0 komentar

Semarang – Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2018-2023 menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II di Hotel Muria Semarang, Sabtu (26/10/2024). Musda II Sakomanu LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tersebut mengusung tema “Merawat Wawasan, Membangun Martabat”.

Dalam laporannya, Ketua Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2018-2023 Kak H. Shobirin mengatakan bahwa periode kepengurusan di bawah kepemimpinannya, mendapat sejumlah capaian prestasi. “Kami telah berhasil mendapatkan Juara Umum Pergamanas tahun 2019. Selain itu juga menggelar Kemah Kebangsaan, Karang Pamitran Pembina Pramuka Ma’arif se Jawa Tengah, Kursus Pembina Mahir Lanjutan (KML) terintegrasi PKPNU, Kemah Prestasi (PERSIMANU) I Jawa Tengah, penyusunan SKU terintegrasi Aswaja, dan lainnya,” beber Kak Shobirin.

Pihaknya berharap, Musda II ini bisa memilih Ketua Sakomanu Jawa Tengah yang baru untuk membenahi sejumlah pekerjaan rumah yang belum selesai, dan melakukan percepatan program untuk memaksimalkan Gerakan Pramuka dari sisi kelembagaan, program, sumber daya manusia, maupun penguatan karakter Aswaja.

Dalam sambutannya, Ketua Mabisako Ma’arif NU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani mengatakan bahwa Musyawarah Daerah atau Musda ke II Sakomanu Jawa Tengah merupakan salah satu kegiatan penting dari organisasi di tingkat daerah dan merupakan forum untuk pertanggungjawaban organisasi. “Pemilihan dan penetapan kepengurusan organisasi juga sangat penting, termasuk juga dalam penetapan rencana organisasi yang akan dirancang untuk 5 tahun yang akan datang. Oleh karena itu, Saya berharap semoga musyawarah hari ini, kakak-kakak dapat memanfaatkan momentum ini, sebagai bentuk pengabdian kita kepada generasi muda agar tercipta generasi muda Nahdliyin yang tangguh, mandiri dan berkarakter untuk bekal masa depannya,” katanya.

Tentunya, lanjut dia, menjadi tugas berat kakak-kakak peserta MUSDA II ini dalam menyusun rencana kerja dan program kerja serta pengurus Sakomanu Jawa Tengah periode 2024-2029 yang akan datang ini nantinya agar Sakomanu Jawa Tengah dapat menjalankan dan melaksanakan programnya dengan baik.

“Kami berharap program-program Sakomanu Jawa Tengah kedepanya dapat membantu pemerintah dalam mengatasi serta berusaha mencegah kaum muda untuk terlibat dalam masalah-masalah yang tidak diharapkan oleh Gerakan Pramuka, khususnya Sakomanu Jawa Tengah dapat selalu tampil terdepan, sehingga anggota Pramuka di Satuan Komunitas Ma’arif lebih dikenal di masyarakat dengan kegiatan dan program-program yang berkualitas dan menarik.

Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Si., mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan selamat atas pelaksanaan Musda Sako Pramuka Ma’arif NU Jateng.

“Dalam kesempatan itu, saya ingin mengapresiasi seluruh kiprah dan aktivitas Sako Pramuka Ma’arif NU selama lima tahun pada periode sebelumnya. Dalam catatan kami, ada prestasi-prestasi yang menonjol yang telah ditorehkan Sako Pramuka Ma’arif NU. Tidak semata-mata Juara dalam kegiatan lomba, tapi aktivitas-aktivitas kepdulian terhadap sesama, kegiatan sosial, dan kegiatan lingkungan. Mohon maaf tidak saya sebutkan satu-persatu, tapi semua pasti mengakui bagaimana kiprah Sako Pramuka Ma’arif NU dalam melakukan inovasi dan konsistensi kegiatan kepramukaan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Jenderal Sako Pandu Ma’arif NU Nasional, Kak Soleh Abwa mengatakan Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) resmi berubah menjadi Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU atau biasa disebut dengan Pandu Ma’arif NU. Hal ini tentu membawa konsekuensi nomenklatur Sakomanu harus berubah nama menjadi Satuan Komunitas Pandu Ma’arif NU. Hal itu berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) 2024  Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulamadi Hotel Yuan Garden, Jakarta Pusat, pada Kamis (19/9/2024) lalu.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa terdapat perbedaan mendasar Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU dengan Satuan Komunitas yang lain. “Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU apa bedanya dengan Sako yang lain? Jadi kalau Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU harus berkiblat pada Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah,” beber dia dalam pembukaan.

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua Sakomanu PWNU Jawa Tengah Kak H. Shobirin dan jajaran pengurus Sakomanu PWNU Jawa Tengah periode 2018-2023 dan perwakilan pengurus Sakomanu PCNU Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan berikutnya dalam rangkaian Musda II Sakomanu Jawa Tengah. (Ibda).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma'arif NU Jateng dan Kanwil Kemenag Jateng Jalin Kerjasama

    LP Ma’arif NU Jateng dan Kanwil Kemenag Jateng Jalin Kerjasama

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 630
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Rombongan pengurus Lembaga Pendidikan Ma`arif (LPM) NU PWNU Jawa Tengah diterima audiensi oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Saiful Mujab pada Jumat (10/1/2025). Dengan didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Pendma) H. Ahmad Faridi serta Kepala Bagian Tata Usaha H. Wahid Arbani, pertemuan dilaksanakan di ruang kerja Kanwil Kemenag Jawa Tengah. […]

  • Presiden Pecinta Sholawat Berikan Sembako ke Dapur Umum NU Peduli Pati

    Presiden Pecinta Sholawat Berikan Sembako ke Dapur Umum NU Peduli Pati

    • calendar_month Ming, 4 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Presiden Pecinta Sholawat, Muh Zen, berikan sembako ke dapur umum NU Peduli Pati, yang berada di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Sabtu (3/12/2022) siang. Muh Zen memberikan sembako berupa beras, minyak goreng dan lainnya. Sembako itu ia salurkan untuk membantu para relawan NU Peduli Pati dalam menyupali makanan untuk korban banjir.  […]

  • Porsema XIII Wonosobo Siap Digelar, Gubernur Jateng Beri Dukungan Penuh

    Porsema XIII Wonosobo Siap Digelar, Gubernur Jateng Beri Dukungan Penuh

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 588
    • 0Komentar

    SEMARANG – Dalam rangka mematangkan persiapan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII tingkat Jawa Tengah, Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Senin (11/8/2025) di Kantor Gubernur Jawa Tengah. Audiensi ini juga dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Ketua LP […]

  • Pelajar Hari Ini Adalah Pelajar Masa Depan

    Pelajar Hari Ini Adalah Pelajar Masa Depan

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 714
    • 0Komentar

    Warta Lakpesdam NU-  Rabu 18 Maret 2015 Madrasah Miftahul Huda Tayu  mengadakan bedah jurnal “Khittah” LAKPESDAM NU Pati. Dalam kesempatan ini yang di bahas  adalah salah satu tulisan yang berada di Jurnal tersebut yaitu pergaulan bebas yang meyebabkan penyakit HIV Aids dan tentang dunia literasi. Pada kesempatan kali ini dari pengurus Lakpesdam yang datang sekaligus […]

  • wts-jpg-2

    Uang dari Hasil WTS

    • calendar_month Sen, 28 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

       Halal atau tidakkah, seandainya kita diberi sesuatu (uang atau sejenisnya) dari hasil pekerjaan WTS tersebut ?   Jawaban :Tidak halal, karena hal yang diperoleh dengan jalan haram, maka akan tetap haram diserah terimakan.   Referensi : &  As-syarqôwi, vol. 2 hal. 457 &  Mau`idhot al-mu`minîn, vol. 2 hal. 365 &  Fath al-mu`în, hal. 54 […]

  • Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

    Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Juliono dan anggur-anggur hasil budi dayanya PATI – Berbagai cara ditempuh masyarakat Kabupaten Pati untuk bertahan hidup di masa pandemi ini. Tak terkecuali Juliono (25), pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi yang memilih banting setir dari pekeja proyek bangunan menjadi pembudidaya tanaman anggur.  Pria yang merupakan anggota Barisan Ansor Sebaguna (Banser) sekaligus staf Lembaga Amil […]

expand_less