Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mengentaskan Kemiskinan Melalui Potensi Lokal

Mengentaskan Kemiskinan Melalui Potensi Lokal

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 31 Mei 2024
  • visibility 442
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pada bulan Maret 2023, persentase penduduk miskin sebesar 9,36 persen, turun 0,21 persen poin dari September 2022 dan 0,18 persen poin dari Maret 2022. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 adalah 25,90 juta orang, turun 0,46 juta orang dari September 2022 dan 0,26 juta orang dari Maret 2022. Hal ini menunjukkan masih tingginya angka kemiskinan di Indonesia.

Oleh sebab itu, penting sekali untuk memberikan edukasi serta bentuk program wirausaha kepada masyarakat. Dimana tujuan dari wirausaha adalah untuk meminimalisir angka kemiskinan dan pengangguran. Karena tidak semua masyarakat memiliki kemampuan yang sama dan latar pendidikan yang sama, maka wirausaha menjadi alternatif masyarakat untuk terus berproses dalam memerangi angka kemiskinan.

Mengingat kemiskinan sabab tahunya merujuk data BPS mengalami penurunan, tetapi di lapangan prakteknya masih ditemukan ketimpangan sosial, keterbelakangan, pengangguran, dan keterpurukan.

Maka, dalam hal ini penting sekali membuka mindset masyarakat untuk mengenali bentuk potensi yang ada di lingkungan masyarakat. Karena bentuk potensi dari desa ke desa tentunya berbeda-beda, sehingga penting sekali masyarakat untuk mengenali guna diangkat dan dijadikan sebagai bentuk kearifan lokal dan ciri khas produk masyarakat setempat.

Apabila pemerintah dan para pemangku kebijakan untuk membekali masyarakat dalam rangka mengenali potensi local,tentunya masyarakat tidak akan bingung dalam mencari lapangan pekerjaan. Masyarakat tinggal mengelola potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai jual ekonomis.

Dari penjualan yang dihasilkan masyarakat akan berdampak pada pendapatan masyarakat serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, bentuk wirausaha yang mengedepankan produk lokal yang dikelola dengan baik, maka lamban laun produk tersebut akan menjadi ciri khas dari bentuk kearifan lokal masyarakat.

Peran Stakeholder

Adapun untuk bisa merealisasikan bentuk wirausaha melalui kearifan lokal tentunya dibutuhkan banyak peran baik dari pemerintah maupun dari stakeholder. Peran andil ini sangat penting untuk memberikan wawasan pengetahuan kepada masyarakat. Karena tidak semua masyarakat paham akan pentingnya bentuk potensi yang ada di lingkungannya.

Oleh sebab itu, dengan adanya bentuk pendampingan dan pelatihan yang diberikan pemerintah maupun stakeholder kepada masyarakat dengan harapan nilai-nilai kearifan bisa terangkat dan menjadi ciri khas.

Maka, peran andil yang dilakukan oleh pemerintah tentunya sangat membantu masyarakat dalam hal pemetaan potensi lokal dengan harapan masyarakat bisa berdaya, mandiri, dan sejahtera.

Dengan demikian, hadirnya peran pemerintah melalui kegiatan yang mengarah pada pengentasan kemiskinan seperti, adanya program kerajinan batik, menjahit, maupun membuat destinasi desa wisata, tentunya akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Dari situ masyarakat bisa berdaya dan mandiri.

Oleh karena itu, program yang dikelola dengan baik sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat tentunya akan memiliki nilai jual tersendiri di kancah bisnis. Maka, penting sekali merintis sebuah usaha harus dipahami betul potensi yang ada di lingkungan masyarakat. Dengan begitu adanya program yang berbasis potensi local harapannya bisa berjalan secara kontinyu dan memberikan manfaat kepada masyarakat setempat.

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    IPMAFA Bersholawat Dipadati Ribuan Zahir Mania

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    IPMAFA Bersholawat sukses digelar pada Selasa, 23 September 2022 di Halaman Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) dan berhasil menyedot kedatangan Zahir Mania dari Pati dan sekitarnya. Gema bersholawat yang digelar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan Dies Natalis IPMAFA tersebut menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin Bin Segaf Assegaf dan Majelis Az-Zahir dari Pekalongan. Rektor […]

  • Ilustrasi wirausaha pesantren/Foto: dok. IWAPI Bogor Baca artikel detikfinance, "Pesantren Bisa Jadi Andalan Penggerak Ekonomi di Tengah Pandemi" selengkapnya https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5129443/pesantren-bisa-jadi-andalan-penggerak-ekonomi-di-tengah-pandemi. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

    Pesantren dalam Mengentaskan Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pesentren pada umumnya merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang fokus dalam kajian kitab kuning dan Alquran. Karena di dalam pesantren kajian kitab kuning dan Alquran merupakan salah satu unsur yang harus dipenuhi di dalam pesantren. Hal ini sebagaimana ditegaskan Zamakhsyari Dhofier dalam bukunya Tradisi Pesantren. Dijelaskan bahwa beberapa unsur yang harus ada dalam […]

  • PCNU Pati Bentuk  Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa

    PCNU Pati Bentuk Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Warta PCNU, Menindaklanjuti surat edaran dari PBNU tentang Seleksi Relawan Pendamping Pemberdayaan Masyarakat Desa, PCNU Kab. Pati pada hari Jum’at, 20 Maret 2015 mengadakan Sosialisasi dan koordinasi dengan pengurus MWC NU se-Kab. Pati, Pengurus GP. Ansor Se-Kab. Pati dan Pengurus Fatayat NU se-Kab. Pati. Dalam kesempatan itu Rais Syuriyah PCNU Pati, KH. M. Aniq Muhammadun […]

  • PCNU - PATI

    K. Ahmad Rozi Nahkodai MWC NU Pucakwangi

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Pucakwangi – Sah! MWC NU Kecamatan Pucakwangi resmi ganti pemimpin setelah melakukan konferensi pada Ahad (3/7) bertempat di gedung IPHI Pucakwangi beberapa waktu lalu. MWC NU Pucakwangi di bawah kepemimpinan KH. Yasin telah berakhir tahun ini.  Dan  K. Ahmad Rozi yang menjadi penerus perjuangan pengurus sebelumnya memaparkan bahwa pihaknya akan fokus pada tiga poin penting. […]

  • LPM Terma STAI Pati Terbitkan Majalah Tentang Kekerasan Seksual

    LPM Terma STAI Pati Terbitkan Majalah Tentang Kekerasan Seksual

    • calendar_month Sen, 30 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Teropong Mahasiswa (Terma), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati, meluncurkan majalah edisi ke-7 yang membahas tentang kekerasan seksual. Peluncuran Majalah Terma ini digelar bersamaan dengan seminar antikekerasan seksual yang berlangsung di Gedung A STAI Pati, Minggu (29/12/24). Turut hadir dalam acara tersebut, Waka II STAI Pati, Abd Aziz, Pembina […]

  • Pentingnya Mengawal Kader NU Sejak Usia Dini

    Pentingnya Mengawal Kader NU Sejak Usia Dini

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) MTs Bustanul Ulum bersama PAC IPNU Wedarijaksa WEDARIJAKSA-Mengenal NU sejak dini sangat penting apalagi bagi masyarakat sudah berdomisili di tengah-tengah warga yang mayoritas Nahdliyyin. Tentu, mau tidak mau, kesadaran untuk membiasakan diri menjadi NU harus ditanamkan sejak kecil. MTs Bustanul Ulum Wedarijaksa, Pati adalah salah satu lembaga pendidikan yang sadar […]

expand_less