Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
  • visibility 444
  • comment 0 komentar

 

Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, masyarakat Indonesia sangat antusias dalam menyambut bulan suci Ramadan. Sehingga, tak heran banyak tradisi yang muncul di bulan Ramadan.

Masing-masing daerah di Indonesia punya tradisinya masing-masing dalam menyambut Ramadan. Salah satunya di Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, yang memiliki Tradisi Tadarus Keliling atau yang lebih dikenal “Tadarling”.

Ketua Ikatan Jamaah Masjid Warosatul Ambiya’ (Ijma’) Desa Asempapan M. Aqib Abdul Jalil mengatakan Tradisi Tadarling sudah ada lebih dari 20 tahun lalu. Hingga kini masih tetus dilestarikan dan diadakan setiap bulan Ramadan.

“Sempat terhenti saat pandemi Covid-19, karena dilarang mengadakan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang. Namun setelah pandemi mereda Tadarling kembali diadakan lagi,” katanya, Selasa (26/3/2024).

Aqib menjelaskan bahwa Tadarling adalah kegiatan di mana Masjid dan Musala se-Desa Asempapan mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti tadarus bersama di Musala atau Masjid sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

“Terdapat 13 Musala dan dua Masjid yang akan ditempati oleh perwakilan masing-masing Musala dan Masjid secara bergantian. Pada Ramadan kali ini dimulai pada malam 4 Ramadan dan berakhir pada malam ke 20 Ramadan,” katanya.

Menurutnya, tradisi ini sangat penting untuk terus dipertahankan sebagai bagian dari kaderisasi pemuda Islam di Desa Asempapan. Apalagi, mengingat era digital sekarang yang dinilai makin memprihatinkan, karena dapat merusak akhlak para generasi penerus Islam.

“Kegiatan ini merupakan ajang silaturrahmi antarpemuda sekaligus syiar Islam yang harus ditanamkan pada genenasi sekarang yang akan menjadi pemimpin di masa depan. Sekaligus harapannya menjadi kegiatan penyeimbang terhadap pengaruh pemakaian gadjet pada anak-anak zaman sekarang,” paparnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat Desa Asempapan, sehingga tradisi ini masih bisa terus bertahan hingga sekarang.

“Harapan besar tentunya dari kegiatan Tadarling ini, para kader Musala dan Masjid di Desa Asempapan akan menjadi kader Islami yang mampu mengaplikasikan ajaran-ajaran Islam yang diawali dengan cinta akan al-Quran dengan mambaca atau tadarus al-Qur’an. Bahkan kegiatan yang dinilai positif ini, mampu menjadi inspirasi bagi desa-desa di sekitarnya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Miftahus Salam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Dalam Mihrab Cinta

    • calendar_month Ming, 13 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Syamsul, pemuda 20 tahun-an yang bertekad menuntut ilmu di sebuah pesantren di Kediri, meninggalkan kehidupannya yang cukup nyaman. Di pesantren tersebut, ia bertemu dengan Zizi, putri pemilik pesantren yang pernah ditolongnya. Suatu ketika, Syamsul terusir dari pesantren karena dituduh mencuri akibat fitnah sahabatnya sendiri, Burhan. Keluarganya sendiri pun tidak mempercayainya. Hal ini membuat Syamsul akhirnya […]

  • Dilantik, PAC IPNU IPPNU Trangkil Terbitkan Dua Progam Unggulan

    Dilantik, PAC IPNU IPPNU Trangkil Terbitkan Dua Progam Unggulan

    • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Prosesi potong tumpeng usail pelantikan PAC IPNU-IPPNU Trangkil TRANGKIL – PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Trangkil sukses menggelar Pelantikan XIII dan Rapat Kerja di Perpustakaan PAC setempat, Desa Kertomulyo, Jum’at (8/10). Selain pelantikan, dalam kesempatan tersebut, PAC IPNU-IPPNU Trangkil juga menerbitkan dua program unggulan. Pelantikan tersebut dihadiri oleh Camat Kecamatan Trangkil, MWC NU Trangkil, PC IPNU-IPPNU Kabupaten […]

  • Mengenang Jejak Kyai Sahal

    Mengenang Jejak Kyai Sahal

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Pati, Ada seorang Nahdliyyin tulen yang berjasa bagi NU. Dia seorang pemikir, mastur (tertutup), tidak banyak yang tahu. Dialah dokter Fahmi Dja’far Saifuddin. Dekan sebuah fakultas ternama di Universitas Indonesia inilah yang meramal Kiai Sahal bakal jadi Rais Aam dan Gus Dur jadi presiden pada tahun 2000.Putra sulung KH Saifuddin Zuhri ini tidak meramal berdasar hitungan weton atau klenik. Akan […]

  • IPNU-IPPNU Pagerharjo Gelar Pelatihan Public Speaking

    IPNU-IPPNU Pagerharjo Gelar Pelatihan Public Speaking

    • calendar_month Kam, 16 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Pembukaan patihan public speaking untuk mengasah bakat berbicara di depan umum. Kegiatan ini dihelat oleh Pimpinan Ranti IPNU-IPPNU Pagerharjo, Wedarijaksa. WEDARIJAKSA – Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pagerharjo, Wedarijaksa telah menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Public Speaking, Sabtu, (11/12). Kegiatan yang dimulai pada pukul  13.00 WIB hingga 16.30 WIB ini dipusatkan di Surau Lisung Al-Khijaz dan […]

  • Ulama Suu' dan Suu' Saja. Photo by Anna Jahn on Unsplash.

    Ulama Suu’ dan Suu’ Saja

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Di dunia ini, banyak sekali kisah ulama suu’ (ulama jahat). Sebut saja Barseso, ulama ribuan santri yang kepincut wedok-an akibat percaya ahli dzikir yang sebenarnya adalah syaithon. Atau Bal’am, seorang alim nan selalu kabul doanya, namun ia rela mengusik perjuangan Nabi Musa dan Harun AS akibat takut digantung Raja Balqa, musuh […]

  • NU Ranting Kajen Gelar Khitan Massal

    NU Ranting Kajen Gelar Khitan Massal

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Puluhan anak mengikuti khitan massal di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Senin (27/1/2025). Khitan massal ini digelar oleh Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Kajen dalam rangka peringatan Isra Miraj Nabi Muhamad SAW dan Hari Lahir (Harlah) ke-102 NU. Anak-anak ini tampak antusias mengikuti sunatan massal. Sebelum dikhitan, mereka diarak keliling desa menggunakan […]

expand_less