Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Zakat sebagai Alternatif Pemberdayaan Umat

Zakat sebagai Alternatif Pemberdayaan Umat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 20 Jan 2024
  • visibility 458
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagain dari hasil usahamu yang baik-baik dan Sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan mengalihkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya dan Maha Terpuji (QS Al-Baqaroh 2:267).

Zakat pada dasarnya merupakan bentuk ibadah yang sudah tidak asing lagi bagi umat Muslim. Karena zakat sendiri merupakan salah satu rukun Islam, sehingga bagi umat Muslim bagi yang mampu wajib mengeluarkan zakat baik zakat profesi dan lebih-lebih adalah zakat fitrah. Namun mengenai zakat profesi, kiranya bisa dikatakan sebagai sesuatu yang masih aneh di telinga umat Muslim.

Bisa jadi istilah ini kalah popular dengan dua bentuk zakat sebelumnya, yakni zakat fitrah yang biasa dilakukan umat Islam ketika menjelang Idul Fitri dan zakat mal yaitu zakat yang difungsikan untuk mensucikan atau membersihkan harta kekayaan.

Meskipun kalah popular, bentuk zakat profesi memiliki kontribusi yang signifikan dalampengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat. khususnya di Indonesia, bukan mustahil kalau zakat profesi ini bisa diwujudkan, negara ini akan jauh lebih maju. Bayangkan saja, umat Muslim yang ada di Indonesia adalah kaum mayoritas dan terbesar di dunia.

Kalau saja setengahnya dari jumlah tersebut memiliki prfesi jelas, artinya yang menghasilkan dan bisa mencukupi diri dan keluarganya, serta mampu menyisihkan sebagain kecil hartanya untuk berbagi dengan orang yang membutuhkannya. Maka, pemerataan kesejahteraan umat bukan sesuatu yang sulit. Dan tentunya kemajuan umat pun akan terjadi di mana-mana.

Namun dari jumlah yang mayoritas itu, kenyataannya umat Muslim masih menjadi minoritas, terutama dalam hal perekonomian. Hal ini menurut hemat penulis ada tiga hal penting yang menjadi penghambat. Pertama, masih terdapat rendahnya kesadaran untuk zakat profesi. Kedua, strategi penyaluran dan pengelolaan zakat profesi yang dinilai masih kurang professional dan proporsional. Ketiga, masih terdapat rendahnya pengetahuan dan informasi terkait dengan macam-macam zakat baik zakat profesi maupun zakat lainnya.

Oleh karena itu, penting sekali memberikan pemahaman dan manfaat zakat kepada para orang yang mampu dan kepada maqsyarakat. Karena tanpa dibeikan pemahaman dan pentingnya pemberian zakat yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan, tentunya akan berdampak sia-sia dan tidak memberikan edukasi kepada masyarakat.

Maka dalam hal ini, mengutip dari Kiai Sahal Mahfudh melalui fiqh sosial, bahwa memberikan zakat tidak harus berbentuk uang, melainkan beliau menekankan pada nilai produktifitasnya kepada masyarakat.

Dalam hal ini, Kiai Sahal memberikan contoh zakat bisa berbentuk barang atau benda yang benar-benar memberikan dampak signifikan kepada masyarakat yang sifatnya kontinyu. Sehingga dari pemberian tersebut, masyarakat akan lebih sejahtera dan berdaya.

Dengan demikian, zakat profesi kalau benar-benar dikelola dengan baik dan sesuai alurnya, tentunya banyak sekali masyarakat yang akan mendapatkan manfaatnya. Misalnya dalam hal ini pemberian zakat digunakan untuk wirausaha, entrepenership, dan bentuk usaha lainnya yang memberikan nilai tambah saban harinya.

Oleh karena itu, zakat profesi selain bisa menjadi win-win solution dalam mengentaskan angka kemiskinan di Indonesia. Dan juga bisa membuka lapangan pekerjaan di Indonesia serta bisa mensejahterakan masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Organisasi Thoriqoh Mahasiswa Gelar Maulid di Gedung DPD DIY

    Organisasi Thoriqoh Mahasiswa Gelar Maulid di Gedung DPD DIY

    • calendar_month Kam, 9 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Ketua DPD DIY, Gus Hilmy menyatakan dukungannya kepada organisasi MATAN YOGYAKARTA – Mahasiswa Ahli Thoriqoh al Mu’tabaroh an Nahdliyyah (MATAN) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta menggelar acara perkenalan di Gedung DPD DIY, Senin (6/12). Hal ini ditujukan agar anggota mereka yang baru bergabung semakin mendalami organisasi buatan Maulana Habib Luthfi Bin Yahya ini.  Dalam agenda […]

  • PCNU-PATI

    MA Walisongo Pecangaan Bekali Siswa Wawasan Studi Lanjut

    • calendar_month Sen, 22 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara – Madrasah Aliyah (MA) Walisongo Pecangaan Jepara membekali peserta didik kelas XII dengan wawasan studi lanjut dan jenjang karir yang berlangsung di Laboratorium Multimedia, Ahad (21/1). Hadir dalam kegiatan Kepala MA Walisongo Ainun Najib, Direktur Eksekutif Yayasan Walisongo Adib Khoiruz Zaman, dan narasumber alumnus UGM Achmad Widiatmoko. Juga 37 peserta didik jurusan IPA […]

  • PCNU - PATI Photo by allybally4b

    Perjalanan Ke Utara

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Senja adalah waktu paling di tunggu. Selain pulang ke rumah, tentu ada waktu untuk rehat dan menikmati secangkir kopi. Sebelum kembali menjalani rutinitas harian dengan keluarga. Kedai Kopi adalah tempat tenang sekaligus asyik untuk sekadar melepas penat. Di Kedai kadang sendirian, sering pula dengan perempuan yang saya sayangi; Laberre Coffe menjadi langganan saat ini. Di […]

  • Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

    Unik! Ditengah Ramadhan, Pelajar NU Margoyoso Gelar Ngaji Budaya

    • calendar_month Sen, 25 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kecamatan Margoyoso menggelar Gebyar Ramadan dan Workshop Kebudayaan. “Ngaji Budaya” bersama sejarawan muda Pati ini bertempat di Aula Serbaguna Kecamatan Margoyoso, Minggu (24/4/2022) Puluhan delegasi dari pimpinan ranting sekecamatan Margoyoso memadati lokasi dengan penuh antusias. Acara tersebut diisi […]

  • Gelar Puncak Acara Resepsi Hari Santri, PWNU Jateng Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkada 2024

    Gelar Puncak Acara Resepsi Hari Santri, PWNU Jateng Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkada 2024

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Semarang – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah akan menggelar Puncak Acara Resepsi Hari Santri yang terdiri dari Jalan Sehat Santri Jawa Tengah, Bazar Kreatif Santri Jawa Tengah, Seminar Kreatif ekonomi, dan berbagai pelatihan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional PWNU Jawa Tengah 2024 dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya […]

  • Perkuat SMK Ma'arif dengan Rapat Koordinasi MKKS SMK Ma'arif Jateng

    Perkuat SMK Ma’arif dengan Rapat Koordinasi MKKS SMK Ma’arif Jateng

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 873
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id- Tegal – Dengan tujuan memperkuat koordinasi antara SMK Ma’arif se-Jawa Tengah dan evaluasi program, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mengadakan Rapat Koordinasi MKKS SMK Ma’arif NU Jateng di SMK NU Entrepreneur 01 Lebaksiu Kabupaten Tegal pada hari Sabtu (08/02/25). Kegiatan diikuti oleh 18 Pengurus MKKS SMK Ma’arif Kabupaten/Kota yang sudah […]

expand_less