Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kepala Desa Wonosekar Sah Jadi Ketua Ranting NU

Kepala Desa Wonosekar Sah Jadi Ketua Ranting NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Kabar menggembirakan datang dari Desa Wonosekar, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Pasalnya, Muhammad Zaenuri, Kepala Desa Wonosekar terpilih sebagai Ketua Ranting NU desa tersebut melalui musyawarah ranting beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Nur Kholis, ketua ranting periode sebelumnya, naik sebagai Wakil Ketua MWC-NU Gembong. Sedangkan tampuk kepemimpinan dipegang oleh wakilnya. Namun, dalam pemilihan ketua Ranting NU Desa Wonosekar, nama Zaenuri, disepakati oleh Ro’is Syuriyah, KH. Zaenal Muttaqin sebagai pemimpin NU desa tersebut.

Sebelumnya, ada beberapa nama yang muncul dalam penjaringan kandidat ketua. Namun, hanya satu nama yang direstui mengingat jasa dan perjuangan Zaenuri kepada NU.

“Meski saya punya wewenang untuk menentukan, namun kami tetap diskusikan dengan tim Ahwa yang lain, dan yang disepakati ya pak Zaenuri,” ungkap KH. Zaenal.

Sedangkan, Zaenuri, merasa terkejut dengan penobatan dirinya sebagai ketua Ranting NU di desa yang telah ia pimpin sendiri. Namun ia sanggup dan bersedia, sebab menurutnya, bisa berjuang di NU adalah sebuah kebanggaan meski amanat itu berat.

“Teringat pesan para romo yai, kalau mendapat tugas di NU harus siap, maka insya allah saya siap, tentunya dengan bimbingan para kiai,” tutur dia.

Pro NU

Zaenuri sendiri memang dikenal sebagai kepala desa yang loyal dan dekat dengan NU serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Bahkan program-program Lazisnu di desanya bisa berkembang, salah satunya adalah berkat dukungan penuh dari Zaenuri selaku pimpinan desa.

“Lazisnu Wonosekar bisa berkembang cepat ya salah satunya karena ada dukungan dari desa. Maka sudah pantas bahwa beliau terpilih sebagai ketua NU Ranting Wonosekar,” kata H. Sugiyono, salah satu pengurus Lazisnu setempat.

Sementara atas keterpilihan Zaenuri ini, pihak MWC NU Gembong telahemeriksa AD/ART dan Perkumpulan Peraturan NU dan menyatakan bahwa kepemimpinan Zaenuri di Nahdlatul Ulama adalah sah.

Dalam sambutan pamungkasnya, Zaenuri bertekad untuk menumbuhkembangkan Lazisnu, sebab selain membantu program desa dalam hal kesejahteraan warga, menurut Zaenuri, Lazisnu juga menjadi tiang penyangga dakwah bil haal Nahdlatul Ulama’.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istighoutsah  Pertama di Tahun 2016

    Istighoutsah Pertama di Tahun 2016

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

                Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dengan MWCNU Se Kabupaten Pati mengadakan Istighoutsah ulama dan umaro di Pendopo Kabupaten Pati sekaligus memperingati maulid nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Sifat Nabi Muhammad sebagai bekal membangun pribadi yang berakhlakul karimah.” Kamis 4/2/2016 kemarin. Sebelum acara inti dimulai yaitu mauidloh khasanah dari KH Syarofudin dari Rembang, maka terlebih […]

  • Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Oleh : M. Syafii Pahlevi Menghidupkan spirit berkesenian dan berkebudayaan meniscayakan adanya beberapa unsur pendukung, selain kemampuan praksis personal juga ditopang oleh penerimaan masyarakat pendukungnya. Sehingga hal ini memerlukan beragam gagasan yang saling bersinergi, yang kemudian dikolaborasikan menjadi satu gerakan atau perhelatan yang menyatu. Selain itu, kebutuhan adanya resource atau sumber daya penunjang bagi kegiatan […]

  • RAPIMWIL IPNU JATENG: Aturan Kongres Perlu Tinjauan Ulang

    RAPIMWIL IPNU JATENG: Aturan Kongres Perlu Tinjauan Ulang

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

      Pemalang – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) dengan agenda persiapan menjelang Kongres IPNU yang bertempat di Gedung DPRD Kab. Pemalang (19/03). Forum ini dihadiri oleh Pimpinan Cabang (PC) IPNU Se-Jawa Tengah. Forum ini menghasilkan beberapa ide dan gagasan yang akan diusung oleh kader-kader […]

  • Peradaban Minus Manusia

    Peradaban Minus Manusia

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Pati. Genosida di Palestina adalah bukti terang-benderang betapa manusia tak lagi punya malu untuk memamerkan kebiadabannya. “Tidak hanya kehilangan rasa malu, tapi malah aktif mengembangkan beragam narasi untuk membendung empati publik internasional terhadap korban mereka. Mulai dari narasi tentang hak mempertahankan diri sampai anti-semitisme,” demikian ujar Anis Sholeh Ba’asyin dalam acara Ngaji NgAllah Suluk Maleman […]

  • NU Pati Plus Banom Nyatakan Siap Dukung Pemerintah Tumpas Prostitusi

    NU Pati Plus Banom Nyatakan Siap Dukung Pemerintah Tumpas Prostitusi

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Potongam video pernyataan sikap PCNU Pati dan Banom-Banomnya dalam usaha penutupan bisnis prostitusi di Kabupaten ini.  PATI – Masih hangat dibicarakan berita soal deklarasi penutupan bisnis-bisnis prostitusi yang ada di kabupaten Pati oleh Bupati Haryanto. Pernyataan yang dilaksanakan Rabu (18/8) itu disaksikan oleh banyak pihak, salah satunya adalah NU.  Di kesempatan lain setelah deklarasi tersebut, […]

  • Kiai Karismatik Dari Kajen

    Kiai Karismatik Dari Kajen

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Tokoh Ulama; Orang pertama yang disowani Gus Dur segera setelah dia jadi presiden adalah Almarhum Kiai Abdullah Salam di Kajen, Pati, yang lebih akrab dipanggil Mbah Dullah. Saat mendengar Gus Dur hendak bertandang ke rumahnya, awalnya Mbah Dullah keberatan, sebab saat itu Gus Dur sudah jadi umara (penguasa). Tetapi pada akhirnya Mbah Dullah bilang: “Kalau […]

expand_less