Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 2000 Anggota Fatayat-Muslimat Pucakwangi Hadiri Rutinan

2000 Anggota Fatayat-Muslimat Pucakwangi Hadiri Rutinan

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

PUCAKWANGI-Minggu (28/7) pagi Desa Sitimulyo Kecamatan Pucakwangi tiba-tiba menghijau. Ini bukan dikarenakan fenomena alam, namun karena sedikitnya 2000 anggota Fatayat-Muslimat hadir dalam acara rutin pertemuan triwulanan.

Para pemgurus PAC Fatayat Pucakwangi sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Fatayat sebagai pembuka acara

Ketua PAC Fatayat Pucakwangi, Umi Kalsun, S.Pd.I. menyatakan kegiatan triwulan ini merupakan agenda rutin untuk mempererat tali silaturrahim antar Ranting Fatayat-Muslimat se-Kecamatan Pucakwangi. Namun, pertemuan kali ini memang terasa istimewa, sebab ada doorprize untuk peserta yang datang paling awal dan peserta yang tidak pernah absen.

Doorprize ini sengaja kami adakan untuk menambah semangat” ujar Kaslum.

Bukan hanya doorprize, menurut ketua panitia, Siti Fatimah dalam acara tersebut juga menjadi ajang sedekah. Pasalnya, puluhan anak-anak yatim mendapatkan santunan dalam rangkaian agenda itu.

“Ini acara rutin untuk menjalin ukhuwah dan silaturrohim wanita-wanita NU. Tapi kami tambahkan acara santunan yatama (anak-anak yatim) dan ada doorprize-nya biar seru” tandas Fatimah.

Acara tersebut berlangsung hingga pukul 11.30 WIB. Diakhiri dengan pengarahan dari Drs. H. Muhammad Yasin Al Hafidz, Ketua PCNU Pucakwangi dan mauidloh hasanah dari Nyai Hj. Khotimah dari Marogoyoso Pati.

Respon PC Fatayat

Pengurus Cabang Fatayat NU Pati, melalui wakil sekretarisnya, Hariati mengapresiasi positif kegiatan semacam ini. Bahkan Hariati mengimbau agar Fatayat sebagai penggerak wanita muda NU selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan baik keagamaan maupun sosial.

Wanita asal Gunungwungkal ini juga berharap agenda seperti yang ada di Pucakwangi dapat menular ke PAC-PAC lain di Kabupaten Pati. Dengan adanya pertemuan, maka akan terjalin ukhuwah dan tentunya menjadi ajang sosialisasi dan komunikasi yang baik.

“Mudah-mudahan PAC lain menyusul punya acara rutinan. Sehingga kader Fatayat sampai ke tingkat ranting bisa terseteksi. Mana ranting yang aktif, mana yang tidak, sehingga PAC bisa ambil langkah” begitu tandasnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upzis Gunungwungkal dapat Pembinaan dari PC

    Upzis Gunungwungkal dapat Pembinaan dari PC

    • calendar_month Sel, 30 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Monitoring dan Pembinaan Lazisnu Pati kepada Upzis Kecamatan Gunungwungkal yang dipusatkan di rumah K. Faishol, Ketua MWCNU GUNUNGWUNGKAL – Unit Pengumpul Zakat, Infaq, dan Sedekah (Upzis) Nahdlatul Ulama NU-Care Lazisnu Kecamatan Gunungwungkal mendapat giliran safari monitoring dan pembinaan yang dilakukan PC Lazisnu Kabupaten Pati. Selasa (23/11) di kediaman K. Faishol, selaku ketua MWC Kecamatan Gunungwungkal […]

  • Mojo Bersholawat dalam Rangka Sedekah Bumi

    Mojo Bersholawat dalam Rangka Sedekah Bumi

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Pati. Perangkat Desa Mojo berkerjasama dengan Pengurus NU Ranting Mojo Cluwak Pati, Ansor, Banser, Fatayat, Muslimat dan Pemuda Dermo Wongsho mengadakan Sholawat bersama yang bertempat di Balai Desa Mojo,  19/8 kemarin.             “Acara sholawatan bersama di daerah kami memang belum populer akan tetapi kami akan terus berusaha mengadakannya sedikit demi sedikit, ini adalah kali pertama […]

  • Kader GP Ansor dan IPNU Tambakromo Dirikan Patitech Academy

    Kader GP Ansor dan IPNU Tambakromo Dirikan Patitech Academy

    • calendar_month Ming, 31 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

      TAMBAKROMO -Patitech Academy Gelar kegiatan Gen Z Techno Camp, yang berlangsung pada tanggal 5 hingga 30 Desember 2023 di Yayasan Warna Bhakti, Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga mahasiswa. Gen Z Techno Camp merupakan salah […]

  • PC IPNU IPPNU Pati Dukung Pemerintah Bongkar Kawasan LI

    PC IPNU IPPNU Pati Dukung Pemerintah Bongkar Kawasan LI

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Masna Zakiatus Salwa, Ketua PC IPNU Kabupaten Pati PATI – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati mendukung penuh pembongkaran kawasan Lorong Indah (LI) yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati pada Kamis (3/2). Dukungan dan apresiasi ini disampaikan langsung oleh Ketua PC IPNU Pati, Mastna Zakikiyatus Salwa. “Kami PC IPNU IPPNU Pati, badan otonom dari Nahdlatul […]

  • Memandang Indonesia Saat Ini

    Memandang Indonesia Saat Ini

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Pati. Para Dosen Institut Pesantren Mathali’ul Falah guna mempertajam wawasan dan pola pikir agar lebih maju dan berkembang. Maka pada kesempatan kali ini menghadirkan Dr. M. Imdadun Rahmat Ketua LAKSPEDAM NU pusat untuk mendiskusikan isu-isu terkini yang berada di Indonesia,kemarin. Moderatisme adalah masa depan politik Islam Indonesia. Moderatisme dalam politik meniscayakan power sharing (pembagian kekuasaan, […]

  • NU 'Wali Nikah' Budaya - Agama. Photo by Agung Raharja on Unsplash.

    NU ‘Wali Nikah’ Budaya – Agama

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Perkawinan adalah langkah membangun beradaban. Mengawinkan dua sijoli yang berbeda genre hingga latar belakang lingkungan akan menghasilkan generasi melalui proses romantisme dalam naungan gerimis malam-malam yang penuh kenikmatan. Semua karena di dasari cinta. Maka, cinta adalah prinsip nomor dua. Sebab, prinsip pertamanya adalah perbedaan. Kita dilarang menikah dengan sesama jenis, meski […]

expand_less