Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UPZIS MWCNU Tayu Studi Tiru ke Ranting Bae Kudus, Pelajari Pengelolaan Kaleng INUK

UPZIS MWCNU Tayu Studi Tiru ke Ranting Bae Kudus, Pelajari Pengelolaan Kaleng INUK

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
  • visibility 6.906
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) MWCNU Tayu Pati, melaksanakan kegiatan studi tiru ke UPZIS Ranting Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Ahad (4/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Dalam kegiatan itu, rombongan disambut hangat oleh jajaran pengurus UPZIS Ranting Bae bersama pengurus Ranting NU dan Banom NU. Antara lain Muslimat, Fatayat, Ansor, hingga IPNU-IPPNU Ranting Bae.

Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, mengatakan bahwa pihaknya melaksanakan studi tiru di UPZIS Ranting Bae lantaran mempunyai pengelolaan KOIN (Kotak Infak) yang bagus.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar UPZISNU Tayu dalam mendorong penguatan kelembagaan UPZIS di tingkat ranting, sekaligus sarana berbagi praktik baik antar-pengelola UPZIS,” kata dia.

Ia menyampaikan, studi tiru ini bukan sekadar kunjungan silaturrahmi, melainkan forum pembelajaran bersama untuk memperkuat peran UPZIS sebagai instrumen pemberdayaan umat.

“UPZIS ranting merupakan ujung tombak gerakan filantropi NU. Melalui studi tiru ini, kami berharap pengurus ranting mendapatkan gambaran lebih nyata dan berhasil tentang pengelolaan UPZIS yang tertib, amanah, dan berdampak,” tutur dia.

Sementara itu, Ketua UPZIS Ranting Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Anshori, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.

“Harapannya kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan guna mempererat sinergi antar-UPZIS di lingkungan NU,” ucap dia.

Dalam sesi pemaparan, pengurus UPZIS Ranting Bae menyampaikan pengalaman dan strategi pengelolaan Kaleng INUK (Infaq Nahdlatul Ulama) Kudus, mulai dari sistem penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan yang transparan dan akuntabel kepada jemaah.

Kemudian, studi tiru ditutup dengan dialog interaktif dan peninjauan langsung terhadap program-program yang nyata dilakukan di UPZIS Ranting Bae Kudus.

Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat diadaptasi dan dikembangkan oleh UPZIS Ranting di wilayah MWCNU Tayu sesuai dengan karakter dan kebutuhan masyarakat setempat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Imaratul Masjid Butuh Kekompakan

    Imaratul Masjid Butuh Kekompakan

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Pati. Nadhir Masjid mempunyai tugas mempersatukan seluruh warga masyarakat untuk memakmurkan masjid. Nadhir Masjid harus aktif mengadakan rapat untuk menyatukan berbagai pandangan yang tidak sama. Dengan langkah langkah nyata nadhir Masjid insya Allah mampu meramaikan masjid sebagai Baitullah yang harus dimuliakan. Jangan sampai perbedaan dibiarkan karena akan menjadi bola liar yang berbahaya bagi imaratul Masjid […]

  • HARLAH NU KE 89 DIPERINGATI DENGAN BALAP MOTOR LAMBAT DAN PANJAT PINANG

    HARLAH NU KE 89 DIPERINGATI DENGAN BALAP MOTOR LAMBAT DAN PANJAT PINANG

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    IPNU-IPPNU Komisariat MA Tarbiyatul Banin Pekalongan Kec. Winong Kab. Pati,  pada hari Sabtu, 31 Januari 2015 menggelar  tasyakuran hari lahir (Harlah) ke-89 NU di halaman MA Tarbiyatul Banin, (31/1). Perhelatan kali ini mengusung tema “membangkitkan jiwa beragama dengan tetap berjiwa muda.”. Peringatan Harlah NU ke 89 tahun ini, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan antara lain Lomba […]

  • Hukum Menerima Amplop Pilkada

    Hukum Menerima Amplop Pilkada

    • calendar_month Sen, 25 Jun 2018
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Amplop menjelang Pilkada adalah umumul balwa (realitas umum yang sulit dihindari) yang dilarang negara karena mencederai esensi demokrasi, mengharapkan pemimpin dipilih karena integritas dan kapabilitasnya. Namun, bagaimana Pandangan agama, khususnya fiqh ? Saya mengikuti dua forum yang hasilnya berbeda. Pertama, MWCNU Trangkil  mengharamkan menerima amplop itu karena jelas-jelas suap (risywah) diharamkan dalam agama. Suap adalah […]

  • PCNU PATI. Ilustrasi Dakwah Secara Santun dan Damai. Photo by Muhammad Adil on Unsplash.

    Dakwah Secara Santun dan Damai

    • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Dakwah erat kaitannya dengan orang yang berceramah di atas mimbar untuk mengajak mad’u (jama’ah) ke jalan yang lebih baik. Dakwah juga bisa diartikan sebagai seruan dan propaganda. Dalam bahasa aslinya, dakwah mempunyai makna mengajak, memanggil, mengundang, meminta, dan memohon. Karena esensi dakwah adalah mengajak ke jalan Allah dengan bijaksana (bil-hikmah), menasihati dengan baik (bil-mau’idzhatil hasanah), […]

  • city beside body of water during daytime

    Ilusi Kaum Kota: Slow Living di Desa

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Desa memang cenderung lebih unggul dibandingkan kota dalam urusan kualitas udara. Jumlah kendaraan berbahan bakar fosil dan industri makro yang sedikit menjadikan desa tempat yang baik untuk bernapas. Masyarakatnya juga punya kepedulian tinggi dan ramah-ramah. Gedung-gedung belum menjamah sampai ke sana, sehingga view alamnya lebih natural, tanpa solek bangunan tinggi. Nilai […]

  • PCNU-Pati Photo by Spenser Sembrat

    Sombong

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saban ada sesuatu kejadian atau apa yang tersengaja atau tak di sengaja, saya seringkali menerima komentar atas tulisan saya selama ini. Ada yang mengemukakan apabila tulisan parodi yang sedang saya uraikan, banyak yang terindikasi sombong, arogan, sindiran dan kemudian kemudian yang lainnya. Dan pada akhirnya saya kemudian mengevaluasi satu persatu […]

expand_less