Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
  • visibility 278
  • comment 0 komentar
Dukuhseti, NU News. Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi  tanggal 25 Agustus 2019 bersama MWCNU se-Kab Pati dan lembaga-lembaga PCNU maka pada Ahad (8/9/2019) bertempat di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti dilaksanakan acara Silaturahim dan Konsolidasi PCNU bersama MWCNU dan ranting Nahdlatul Ulama se-eks Kawedanan Tayu.
Silaturahim ini merupakan Turba perdana yang rencananya akan dilaksanakan di lima eks-kawedanan. Hadir pada acara Turba ini Rais Syuriyah KH. M. Aniq Muhammadun, Wakil Rais KH. Manhajussidad, M.S.I, Katib Syuriyah KH. Minanurrahman, M.S.I, Ketua Tanfidziyah K.Yusuf Hasyim, M.S.I, Wakil Ketua DR. Jamal Ma’mur, MA, Wakil Ketua sekaligus koordinator wilayah eks Kawedanan Tayu M. Zaim Jaelani, S.Fil.I, Sekretaris Maskan, S.Pd.I, wakil bendahara H. Sunaryo, S.Pd.I dan juga diikuti ketua serta pengurus lembaga-lembaga PCNU Kab Pati.
Dalam sambutannya, ketua MWCNU Kec. Dukuhseti  KH. Fuad Abdillah yang mewakili shohibul bait menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus Cabang yang telah berkenan turun ke MWC-MWC khususnya di eks-kawedanan Tayu. Dengan silaturahim ini H.Fuad berharap agar program-program yang telah dirumuskan oleh PCNU dan lembaga-lembaganya bisa sampai ke pengurus mwc dan ranting.  Beliau juga melaporkan kepada PCNU bahwa warga Nahdlatul Ulama kec. Dukuhseti saat ini sudah membangun gedung pertemuan dan sekretariat sebagai pusat kegiatan MWCNU dan banomnya. Sampai saat ini sudah menghabiskan dana sebesar 350 juta. Tinggal pintu utama yang dipesankan khusus berlambang NU.
Selanjutnya, KH. M. Aniq Muhammadun juga berkenan memberikan pengarahan terkait pentingnya Koordinasi dan Konsolidasi Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Jangan sampai ada pihak-pihak luar yang menguasai masjid-masjid warga Nahdlatul Ulama, sedang pengurus MWC da ranting diam saja. Oleh karenanya beliau berpesan agar seluruh pengurus ikut  ngopeni masjid, mushola, dan lembaga-lembaga keagamaan warga Nahdlatul Ulama di Pati dengan memperkuat amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah.
Senada dengan Kyai Aniq, ketua Tanfidziyah PCNU Pati, K.Yusuf Hasyim, M.S.I yang memimpin langsung Turba Perdana ini juga menyampaikan paparan singkat visi, missi dan  prioritas program PCNU dan lembaga-lembaganya masa khidmat 2019-2024. Pengurus Cabang berkomitmen untuk melaksanakan hasil konfercab dan muskercab I yang mengusung visi “Membangun Kemandirian Jama’ah dan Jam’iyyah NU Pati untuk menyongsong Satu Abad NU Tahun 2026”. Oleh karena itu renstra jangka pendek untuk tahun 2019 adalah memperkuat struktur jamiyyah melalui program Revitalisasi Struktur Nahdlatul Ulama.  Tanpa ada struktur kepengurusan Nahdlatul Ulama di seluruh desa, maka program-program yang telah dirumuskan tidak akan maksimal sampai kepada jama’ah atau warga Nahdlatul Ulama.

Setelah paparan rencana strategis PCNU Kab.Pati lima tahun ke depan, acara Turba dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari pengurus MWCNU dan Ranting Nahdlatul Ulama se-eks kawedanan Tayu yang dipimpin oleh koordinator wilayah Gus Zaim Jaelani. Salah satu perwakilan ranting NU Dukuhseti berharap Turba ini tidak hanya dilaksanakan sekali saja, tapi secara rutin pengurus Cabang turun ke MWCNU dan ranting-ranting. Karena yang di bawah jarang sekali mendapatkan informasi program-program Nahdlatul Ulama kab. Pati, khususnya terkait buku aswaja dan keNUan madrasah LP Ma’arif, Plangisasi LTMNU di masjid-masjid, dan juga masalah penyelesaian tentang tanah wakaf mushola dan masjid serta prosedur pembentukan Lazisnu di ranting-ranting.   Menanggapi pertanyaan dan masukan ini pengurus cabang bersama-sama ketua-ketua Lembaga memohon kepada MWCNU untuk melanjutkan sosialisasi program PCNU ke pengurus ranting dan jama’ah. Setelah Turba ini selesai, seluruh MWC NU juga harus melaksanakan Turba ke desa-desa menata rantingnya dan bannom-banomnya, baik melalui lailatul ijtima’ maupun kegiatan khusus. Apabila dibutuhkan secara khusus, maka MWC juga bisa mengundang pengurus lembaga-lembaga PCNU untuk hadir dan mendampingi MWCNU mengawal program. (Admin/LTN).
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puasa dari Media Sosial

    Puasa dari Media Sosial

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Puasa kok puasa media sosial iki piye maksude leh? Ya, jika dilogikakan, puasa Ramadan itu bermakna luas, makro, bukan mikro. Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Namun, konsumsi media sosial yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan produktivitas kita. […]

  • LPBI NU Gelontorkan 4 Ton Minyak Goreng untuk Warga Miskin

    LPBI NU Pati Gelontorkan 2,5 Ton Minyak Goreng untuk Warga

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati menyelenggarakan aksi bhakti sosial pasar murah. Kegiatan semacam ini sebenarnya telah menjadi agenda rutin LPBI NU Pati. Setidaknya, selama empat tahun terakhir ini, Lembaga NU yang menangani bencana alam ini telah menjalankan misi bagi-bagi sembako. Agenda ini, menurut Imam Rifai, ketua LPBI […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Jihad bil-Medsos Sebagai Media Dakwah.. Unsplash.

    Jihad bil-Medsos Sebagai Media Dakwah

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Jihad menurut syariat Islam adalah berjuang/usaha/ikhtiyar dengan sungguh-sungguh.Jihad dilaksanakan untuk menjalankan misi utama manusia yaitu menegakkan agama Allah atau menjaga agama tetap tegak, dengan cara-cara sesuai dengan garis perjuangan para rasul dan Alquran. Jihad yang dilaksanakan Rasul adalah berdakwah agar manusia meninggalkan kemusrikan dan kembali kepada aturan Allah, menyucikan qalbu, memberikan pengajaran kepada ummat dan […]

  • Mbah Hasyim Mengantar Santrinya ke Kajen

    Mbah Hasyim Mengantar Santrinya ke Kajen

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Siapa sih yang tak kenal Hadratussyaikh Mbah Hasyim Asy’ari, kakek Gus Dur, pendiri NU, dan “sumber” ilmu dari sejumlah kiai besar di Jawa itu? Sudah pasti ada banyak kisah tentang kiai besar ini. Sebagian besar kisah tentang beliau sudah pasti pernah dituturkan, baik oleh para muridnya atau oleh orang-orang lain yang pernah mengenal sosok ini. […]

  • LTN NU Pati Gelar Gerakan Literasi Melawan Radikalisme

    LTN NU Pati Gelar Gerakan Literasi Melawan Radikalisme

    • calendar_month Jum, 9 Jun 2017
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Pati. LTN NU Kabupaten Pati bekerjasama dengan KMPP (Keluarga Mahasiswa Pelajar Pati) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan BEM IPMAFA (Institut Pesantren Mathali’ul Falah) Pati mengadakan kegiatan pelatihan jurnalistik bagi para santri se-Kabupaten Pati. Acara tersebut dilaksanakan di aula Kampus IPMAFA lantai II  Senin (22/05/17) acara tersebut dimulai dari pukul 08.30 WIB itu berakhir pada pukul […]

  • Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf Melantik Rektor UNU Purwokerto

    Dilantik Ketum Gus Yahya, Achmad Iqbal Resmi Jabat Rektor UNU Purwokerto

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    JAKARTA – Achmad Iqbal resmi menjabat Rektor Universitas Nahdaltul Ulama (UNU) Purwokerto. Pelantikann dilaksanakan Kamis (7/4/2022) oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gus Yahya Cholil Staquf di Jakarta. “Alhamdulillah. Mabruk alfu alfi mabruk untuk pelantikan hari ini. Juga istimewa, karena (pelantikan) disiapkan dengan format pelantikan pejabat-pejabat di istana negara,” kata Gus Yahya. Seprti […]

expand_less