Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
  • visibility 306
  • comment 0 komentar
Dukuhseti, NU News. Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi  tanggal 25 Agustus 2019 bersama MWCNU se-Kab Pati dan lembaga-lembaga PCNU maka pada Ahad (8/9/2019) bertempat di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti dilaksanakan acara Silaturahim dan Konsolidasi PCNU bersama MWCNU dan ranting Nahdlatul Ulama se-eks Kawedanan Tayu.
Silaturahim ini merupakan Turba perdana yang rencananya akan dilaksanakan di lima eks-kawedanan. Hadir pada acara Turba ini Rais Syuriyah KH. M. Aniq Muhammadun, Wakil Rais KH. Manhajussidad, M.S.I, Katib Syuriyah KH. Minanurrahman, M.S.I, Ketua Tanfidziyah K.Yusuf Hasyim, M.S.I, Wakil Ketua DR. Jamal Ma’mur, MA, Wakil Ketua sekaligus koordinator wilayah eks Kawedanan Tayu M. Zaim Jaelani, S.Fil.I, Sekretaris Maskan, S.Pd.I, wakil bendahara H. Sunaryo, S.Pd.I dan juga diikuti ketua serta pengurus lembaga-lembaga PCNU Kab Pati.
Dalam sambutannya, ketua MWCNU Kec. Dukuhseti  KH. Fuad Abdillah yang mewakili shohibul bait menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus Cabang yang telah berkenan turun ke MWC-MWC khususnya di eks-kawedanan Tayu. Dengan silaturahim ini H.Fuad berharap agar program-program yang telah dirumuskan oleh PCNU dan lembaga-lembaganya bisa sampai ke pengurus mwc dan ranting.  Beliau juga melaporkan kepada PCNU bahwa warga Nahdlatul Ulama kec. Dukuhseti saat ini sudah membangun gedung pertemuan dan sekretariat sebagai pusat kegiatan MWCNU dan banomnya. Sampai saat ini sudah menghabiskan dana sebesar 350 juta. Tinggal pintu utama yang dipesankan khusus berlambang NU.
Selanjutnya, KH. M. Aniq Muhammadun juga berkenan memberikan pengarahan terkait pentingnya Koordinasi dan Konsolidasi Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Jangan sampai ada pihak-pihak luar yang menguasai masjid-masjid warga Nahdlatul Ulama, sedang pengurus MWC da ranting diam saja. Oleh karenanya beliau berpesan agar seluruh pengurus ikut  ngopeni masjid, mushola, dan lembaga-lembaga keagamaan warga Nahdlatul Ulama di Pati dengan memperkuat amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah.
Senada dengan Kyai Aniq, ketua Tanfidziyah PCNU Pati, K.Yusuf Hasyim, M.S.I yang memimpin langsung Turba Perdana ini juga menyampaikan paparan singkat visi, missi dan  prioritas program PCNU dan lembaga-lembaganya masa khidmat 2019-2024. Pengurus Cabang berkomitmen untuk melaksanakan hasil konfercab dan muskercab I yang mengusung visi “Membangun Kemandirian Jama’ah dan Jam’iyyah NU Pati untuk menyongsong Satu Abad NU Tahun 2026”. Oleh karena itu renstra jangka pendek untuk tahun 2019 adalah memperkuat struktur jamiyyah melalui program Revitalisasi Struktur Nahdlatul Ulama.  Tanpa ada struktur kepengurusan Nahdlatul Ulama di seluruh desa, maka program-program yang telah dirumuskan tidak akan maksimal sampai kepada jama’ah atau warga Nahdlatul Ulama.

Setelah paparan rencana strategis PCNU Kab.Pati lima tahun ke depan, acara Turba dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari pengurus MWCNU dan Ranting Nahdlatul Ulama se-eks kawedanan Tayu yang dipimpin oleh koordinator wilayah Gus Zaim Jaelani. Salah satu perwakilan ranting NU Dukuhseti berharap Turba ini tidak hanya dilaksanakan sekali saja, tapi secara rutin pengurus Cabang turun ke MWCNU dan ranting-ranting. Karena yang di bawah jarang sekali mendapatkan informasi program-program Nahdlatul Ulama kab. Pati, khususnya terkait buku aswaja dan keNUan madrasah LP Ma’arif, Plangisasi LTMNU di masjid-masjid, dan juga masalah penyelesaian tentang tanah wakaf mushola dan masjid serta prosedur pembentukan Lazisnu di ranting-ranting.   Menanggapi pertanyaan dan masukan ini pengurus cabang bersama-sama ketua-ketua Lembaga memohon kepada MWCNU untuk melanjutkan sosialisasi program PCNU ke pengurus ranting dan jama’ah. Setelah Turba ini selesai, seluruh MWC NU juga harus melaksanakan Turba ke desa-desa menata rantingnya dan bannom-banomnya, baik melalui lailatul ijtima’ maupun kegiatan khusus. Apabila dibutuhkan secara khusus, maka MWC juga bisa mengundang pengurus lembaga-lembaga PCNU untuk hadir dan mendampingi MWCNU mengawal program. (Admin/LTN).
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumbang Kurungan untuk Ikut Atasi Corona

    Sumbang Kurungan untuk Ikut Atasi Corona

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Kurungan burung sumbangan Imam Muslih untuk warga terdampak corona PATI-Unik, begitu kata yang muncul pertama kali saat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Joyo Kesumo Pati menerima kiriman tak lazim. Bingkisan tersebut berupa sebuah kurungan burung berukuran 30 cm × 50 cm. Benda tersebut merupakan pemberian dari seorang pengrajin kurungan burung asal Desa Ranggah Metaraman […]

  • Indonesia Tetap Merdeka, Meski Rakyat Sengsara

    Indonesia Tetap Merdeka, Meski Rakyat Sengsara

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Baru bulan lalu kita tertawa bahagia merayakan hari kemerdekaan, hari merdeka, nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia, Merdeka, Sekali merdeka tetap merdeka, Kita tetap setia tetap sedia, sepenggal lirik dari lagu Coklat. Dan bulan lalu kita merayakan Kemerdekaan yang ke 77 tahun, beraneka ragam, bermacam macam perlombaan di hadirkan […]

  • PCNU-PATI

    Cukuplah Kematian Sebagai Nasihat!

    • calendar_month Sel, 27 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

     “Mati Spektakuler” memuat kisah dan serpihan refleksi hidup. Efek yang dirasakan ketika membaca buku tersebut adalah merinding, takut dan sedih. Bukan karena takut akan kematian, melainkan takut akan amal ibadah yang belum mencukupi untuk terhindar dari api neraka dan belum pantas menjadi penghuni surga. Buku ini menjelaskan dengan detail, gamblang dan mampu menggetarkan perasaan “membuka” […]

  • Utamakan Etikabilitas Ketimbang Elektabilitas

    Utamakan Etikabilitas Ketimbang Elektabilitas

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id- Membincang moral atau etika memang saat ini menjadi perhatian bersama. Banyak sekali kasus dimedia massa yang berdedar berkaitan dengan degradasi moral anak bangsa ini. Salah satu kasus amoral yang sempat viral pertengahan februari lalu misalnya. Dimana terdapat 4 pelajar yang yang berasal dari salah satu sekolah di Kabupaten Grobogan, melakukan rudapaksa terhadap siswi […]

  • Antisipasi Banjir, LPBI-NU Ajak Warga Ikuti Sosialisasi Biopori

    Antisipasi Banjir, LPBI-NU Ajak Warga Ikuti Sosialisasi Biopori

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    PATI-Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI-NU) Kabupaten Pati memiliki cara tersendiri untuk mengantisipasi musim penghujan ini. Edi Fitrianto, salah satu staf di LPBINU Pati menyatakan bahwa di musim hujan, potensi bencana semakin besar. Oleh sebab itu, perlu diadakan tindakan preventif serta respon yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Flyer Sosialisasi Biopori yang […]

  • Tanda tangani MoU dengan Tiga Kampus China

    Tanda tangani MoU dengan Tiga Kampus China

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id-Jakarta – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mengikuti Konferensi Kerjasama dengan tiga Kampus China di Hotel Ciputra Jakarta pada Ahad (23/02/2025). kegiatan difasilitasi oleh BRCC Indonesia, dengan dihadiri oleh perwakilan dari Kemendikdasmen, Direktur BRCC Global, LP Ma’arif NU PBNU, LP Ma’arif NU PWNU DKI Jakarta dan beberapa Sekolah Menengah Atas di Jakarta. BRCC […]

expand_less