Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
  • visibility 318
  • comment 0 komentar
Dukuhseti, NU News. Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi  tanggal 25 Agustus 2019 bersama MWCNU se-Kab Pati dan lembaga-lembaga PCNU maka pada Ahad (8/9/2019) bertempat di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti dilaksanakan acara Silaturahim dan Konsolidasi PCNU bersama MWCNU dan ranting Nahdlatul Ulama se-eks Kawedanan Tayu.
Silaturahim ini merupakan Turba perdana yang rencananya akan dilaksanakan di lima eks-kawedanan. Hadir pada acara Turba ini Rais Syuriyah KH. M. Aniq Muhammadun, Wakil Rais KH. Manhajussidad, M.S.I, Katib Syuriyah KH. Minanurrahman, M.S.I, Ketua Tanfidziyah K.Yusuf Hasyim, M.S.I, Wakil Ketua DR. Jamal Ma’mur, MA, Wakil Ketua sekaligus koordinator wilayah eks Kawedanan Tayu M. Zaim Jaelani, S.Fil.I, Sekretaris Maskan, S.Pd.I, wakil bendahara H. Sunaryo, S.Pd.I dan juga diikuti ketua serta pengurus lembaga-lembaga PCNU Kab Pati.
Dalam sambutannya, ketua MWCNU Kec. Dukuhseti  KH. Fuad Abdillah yang mewakili shohibul bait menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus Cabang yang telah berkenan turun ke MWC-MWC khususnya di eks-kawedanan Tayu. Dengan silaturahim ini H.Fuad berharap agar program-program yang telah dirumuskan oleh PCNU dan lembaga-lembaganya bisa sampai ke pengurus mwc dan ranting.  Beliau juga melaporkan kepada PCNU bahwa warga Nahdlatul Ulama kec. Dukuhseti saat ini sudah membangun gedung pertemuan dan sekretariat sebagai pusat kegiatan MWCNU dan banomnya. Sampai saat ini sudah menghabiskan dana sebesar 350 juta. Tinggal pintu utama yang dipesankan khusus berlambang NU.
Selanjutnya, KH. M. Aniq Muhammadun juga berkenan memberikan pengarahan terkait pentingnya Koordinasi dan Konsolidasi Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Jangan sampai ada pihak-pihak luar yang menguasai masjid-masjid warga Nahdlatul Ulama, sedang pengurus MWC da ranting diam saja. Oleh karenanya beliau berpesan agar seluruh pengurus ikut  ngopeni masjid, mushola, dan lembaga-lembaga keagamaan warga Nahdlatul Ulama di Pati dengan memperkuat amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah.
Senada dengan Kyai Aniq, ketua Tanfidziyah PCNU Pati, K.Yusuf Hasyim, M.S.I yang memimpin langsung Turba Perdana ini juga menyampaikan paparan singkat visi, missi dan  prioritas program PCNU dan lembaga-lembaganya masa khidmat 2019-2024. Pengurus Cabang berkomitmen untuk melaksanakan hasil konfercab dan muskercab I yang mengusung visi “Membangun Kemandirian Jama’ah dan Jam’iyyah NU Pati untuk menyongsong Satu Abad NU Tahun 2026”. Oleh karena itu renstra jangka pendek untuk tahun 2019 adalah memperkuat struktur jamiyyah melalui program Revitalisasi Struktur Nahdlatul Ulama.  Tanpa ada struktur kepengurusan Nahdlatul Ulama di seluruh desa, maka program-program yang telah dirumuskan tidak akan maksimal sampai kepada jama’ah atau warga Nahdlatul Ulama.

Setelah paparan rencana strategis PCNU Kab.Pati lima tahun ke depan, acara Turba dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari pengurus MWCNU dan Ranting Nahdlatul Ulama se-eks kawedanan Tayu yang dipimpin oleh koordinator wilayah Gus Zaim Jaelani. Salah satu perwakilan ranting NU Dukuhseti berharap Turba ini tidak hanya dilaksanakan sekali saja, tapi secara rutin pengurus Cabang turun ke MWCNU dan ranting-ranting. Karena yang di bawah jarang sekali mendapatkan informasi program-program Nahdlatul Ulama kab. Pati, khususnya terkait buku aswaja dan keNUan madrasah LP Ma’arif, Plangisasi LTMNU di masjid-masjid, dan juga masalah penyelesaian tentang tanah wakaf mushola dan masjid serta prosedur pembentukan Lazisnu di ranting-ranting.   Menanggapi pertanyaan dan masukan ini pengurus cabang bersama-sama ketua-ketua Lembaga memohon kepada MWCNU untuk melanjutkan sosialisasi program PCNU ke pengurus ranting dan jama’ah. Setelah Turba ini selesai, seluruh MWC NU juga harus melaksanakan Turba ke desa-desa menata rantingnya dan bannom-banomnya, baik melalui lailatul ijtima’ maupun kegiatan khusus. Apabila dibutuhkan secara khusus, maka MWC juga bisa mengundang pengurus lembaga-lembaga PCNU untuk hadir dan mendampingi MWCNU mengawal program. (Admin/LTN).
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PORSEMA XIII Kabupaten Pekalongan Segera Digelar, Bidik Peringkat 3 Besar Jateng

    PORSEMA XIII Kabupaten Pekalongan Segera Digelar, Bidik Peringkat 3 Besar Jateng

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Pekalongan — Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) ke-13 tingkat Kabupaten Pekalongan siap digelar. Ketua Panitia PORSEMA XIII, Subkhi, menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah rampung menjelang pembukaan yang dijadwalkan pada Rabu pagi, (23/7), di Lapangan Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap. Ketua Panitia Porsema Tingkat Kabupaten Pekalongan, Subkhi, hari ini (Senin) dilaksanakan gladi bersih untuk memastikan kesiapan […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Puasa: Konsepe Ora Ngono!

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.020
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Sore itu ruang tengah rumah terasa hangat oleh aktivitas kecil menjelang berbuka. Istri saya bergegas menyiapkan hidangan sambil sesekali merapikan diri. Ia meraih botol parfum dan menyemprotkannya dengan cukup bersemangat. Namun mungkin karena tergesa, arah semprotannya mengenai bagian yang tidak semestinya.   Anak kami yang sejak tadi memperhatikan tiba-tiba berkomentar […]

  • Misteri Sumur Tua

    Misteri Sumur Tua

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

      Sumur  adalah cerita pendek karya Eka Kurniawan yang mendapatkan nomine Man Booker International Priza pada tahun 2016 dan peraih Prince claus laureate pada tahun 2018. Cerita pendek ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris di antologi Tales of Two Planetsdengan judul “The Well”, diterbitkan oleh Penguin Books pada tahun 2020. Buku ini menceritakan tentang […]

  • Islam Manusia di Zaman Kegalauan

    Islam Manusia di Zaman Kegalauan

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Zaman kita adalah zaman berkelimpahan. Tapi, pada saat yang sama, inilah zaman kegalauan. Kata pujangga kita, Ranggawarsita, inilah zaman kalabendu. Jangankan bagi orang yang hidupnya susah secara ekonomi, bahkan bagi orang-orang yang hidupnya berkecukupan, tekanan hidup makin keras: tuntutan kebutuhan artificial yang terus muncul, beban pekerjaan yang overwhelming, lingkungan hidup yang kurang bersahabat dan cenderung […]

  • Photo by Panatagama

    Pernikahan Kritis Part I

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Jujur, Dek Jila. Kamu udah berzina sama bule Kanada itu?” “Astaghfirullah … Mas, hati-hati kalau ngomong.” “Ah ya, ummi memang benar. Lelaki bule pasti lebih memesona dibanding aku. Aku tahu kamu sakit hati aku menikah lagi. Tapi kamu kan tahu aku terpaksa.” “Mas … tolong jangan telan mentah-mentah fitnah keji itu. […]

  • Ketum GP Ansor Minta Kader Turun ke Desa-Desa

    Ketum GP Ansor Minta Kader Turun ke Desa-Desa

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Addin Jauharuddin meminta seluruh kader Ansor dan Banser untuk turun ke desa-desa. Itu untuk merespon kondisi ekonomi nasional yang sedang tidak baik-baik saja. “Teruslah bergerak dan berjuang melakukan yang terbaik untuk organisasi. Turunlah ke desa-desa, ke masyarakat, bantulah mereka dengan perangkat kita, baik […]

expand_less