Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
  • visibility 324
  • comment 0 komentar



pcnupati.or.id. – Faham Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja) punya peran penting baik bagi pribadi maupun sosial. Kalimat ini diungkapkan oleh Kiai Sholikhin dalam sambutannya sebagai Ketua MWC NU Gembong dalam acara Triwulan GP Ansor Gembong, Sabtu (5/8) malam.

“Sebagai pribadi, Aswaja penting untuk kelangsungan hidup di akhirat. Dalam lingkup sosial, Aswaja yang berprinsip moderasi dan toleransi tidak mudah menyalah-nyalahkan sehingga bisa meredam konflik,” tandasnya.

Agenda bertajuk ‘Dialog Aswaja: Penguatan Akidah Ahlussunnah wal Jama’ah’ yang digawangi oleh Imam Shomali CS tersebut memang dirasa sangat penting.

“Kami (GP Ansor) mengundang Banom lain untuk terlibat dalam agenda ini. Selain itu kami juga menghadirkan nara sumber yang berkompeten, Ketua LBM NU Gembong. Tujuannya agar semangat berorganisasi diimbangi dengan pengetahuan Aswaja an Nahdliyyah,” terang Imam Shomali, Ketua PAC GP Ansor Gembong.

Sementara, Gus Nanal Ainal Fauz, Ketua LBM NU Gembong yang didapuk sebagai pemateri menyampaikan pentingnya mengikuti langkah ulama’ nusantara.

“Membahas Aswaja an Nahdliyyah membutuhkan waktu yang lama, sebagai mukaddimah, kita ikuti dulu ulama’ di Nusantara,” tuturnya.

Bahkan, untuk mendongkrak semangat para peserta diskusi, kiai muda asal Bermi ini juga membeberkan sejumlah prestasi ulama’ Nusantara di kancah internasional.

“Kitabnya Mbah Hasyim Asy’ari, sampai hari ini masih dikaji di majlisnya Habib Umar bin Hafidh, Yaman. Ada juga ulama’ sekaliber Syaikh Nawawi al Bantani yang karya-karyanya banyak dikaji di luar negeri,” imbuhnya.

Sontak antusiasme peserta meningkat. Para ulama yang selama ini dianggap sebagai kiai domestik, ternyata memiliki andil di jagad islam internasional.

“Banyak wawasan baru tentunya dan saya menagih kepada Gus Nanal dan Kang Imam dan juga pengurus MWC-NU, kalau bisa diskusi begini sering dilakukan,” kata Sulikan, salah satu peserta dari Desa Gembong.

Rencananya, Imam CS akan mengagendakan kegiatan serupa pada Oktober mendatang. Sementara, Gus Nanal dalam kapasitasnya sebagai Ketua LBM NU Gembong juga berinisiatif untuk menggelar diskusi semacam ini dengan lingkup yang lebih luas.(lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haul KH. Muhammad Karim, Pakar Sejarah : Santri Jangan Minder

    Haul KH. Muhammad Karim, Pakar Sejarah : Santri Jangan Minder

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati sedang menyampaikan materi dalam Talk Show Ilmiah dalam rangka memperingati haul ke-37 KH. Muhammad Karim GEMBONG – Rangkaian Haul KH. Muhammad Karim ke-37 yang berlangsung sejak Kamis (14/10) akhirnya pungkas Minggu (24/10) pagi kemarin di aula Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong, Pati. Penutupan haul diisi dengan talk show […]

  • PCNU-PATI

    Puasa setelah Puasa

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Kebanyakan orang memandang, memahami, menginterpretasi bahwa puasa ya hanya puasa Ramadan. Ya, benar kalau itu puasa wajib sebagai bagian dari rukun Islam. Namun, sebenarnya banyak puasa setelah puasa, puasa di atas puasa, puasa pasca puasa. Realitasnya, setelah bulan Ramadan yang penuh berkah berlalu, umat muslim di seluruh dunia seringkali berpikir tentang bagaimana […]

  • MAN 1 Pati memperoleh Predikat *Sekolah / Madrasah Teraktif Literasi 2024*

    MAN 1 Pati memperoleh Predikat *Sekolah / Madrasah Teraktif Literasi 2024*

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dalam ajang Festival Literasi tingkat Kabupaten Pati tahun 2024, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati memperoleh predikat sebagai Sekolah/ Madrasah  teraktif Literasi. Penghargaan diserahkan oleh Perwakilan dari Pemerintah Daerah Kab Pati di Pendopo Kantor Bupati Pati pada Sabtu, (4/1/2025). Dalam ajang yang diikuti hampir seluruh sekolah madrasah  di Pati tersebut, MAN 1 Pati […]

  • GP Ansor Gagas Agenda-Agenda Besar

    GP Ansor Gagas Agenda-Agenda Besar

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang Ansor Kabupaten Pati menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Senin (2/9). Ada beberapa agenda yang dibahas dalam rakor tersebut. Diantaranya adalah koordinasi Selametan Bumi Pesantenan, Pembaretan seribu Banser, istighotsah kubro dan khotmil qur’an bil ghoib sebanyak seratus khataman. “Banyak program kerja yang harus kita selesaikan. Ada proker jangka pendek dan jangka panjang. Dan […]

  • PCNU-PATI

    Edukasi Pendidikan Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pendidikan pada dasarnya adalah usaha untuk membentuk watak dan perilaku secara sistematis, terarah, dan terencana. Pendidikan juga berarti usaha untuk membangun masyarakat baik mengenai perekonomian, kemasyarakatan, kesehatan dan lingkungan. Dengan demikian spektrum pendidikan sangat luas artinya, tidak hanya berkutat dalam lingkungan perkuliahan, bangku sekolah, pesantren melainkan juga bisa di sanggar dan di ruang […]

  • PCNU-PATI

    Islam Kemodernan dan Keindonesiaan

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Banyak sekali tokoh-tokoh agama kita yang sangat alergi dengan modernisasi karena dipelopori oleh orang-orang Barat. Cak Nur, dalam buku tersebut, membedakan kemodrenan dengan budaya yang datang dari Barat (Westenisasi). Baginya, kemodernan itu sesuatu yang harus diterima karena dia tidak bertentangan dengan Islam. Kemodernan adalah suatu kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, di mana apabila kemajuan ini […]

expand_less