Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
  • visibility 427
  • comment 0 komentar



pcnupati.or.id. – Faham Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja) punya peran penting baik bagi pribadi maupun sosial. Kalimat ini diungkapkan oleh Kiai Sholikhin dalam sambutannya sebagai Ketua MWC NU Gembong dalam acara Triwulan GP Ansor Gembong, Sabtu (5/8) malam.

“Sebagai pribadi, Aswaja penting untuk kelangsungan hidup di akhirat. Dalam lingkup sosial, Aswaja yang berprinsip moderasi dan toleransi tidak mudah menyalah-nyalahkan sehingga bisa meredam konflik,” tandasnya.

Agenda bertajuk ‘Dialog Aswaja: Penguatan Akidah Ahlussunnah wal Jama’ah’ yang digawangi oleh Imam Shomali CS tersebut memang dirasa sangat penting.

“Kami (GP Ansor) mengundang Banom lain untuk terlibat dalam agenda ini. Selain itu kami juga menghadirkan nara sumber yang berkompeten, Ketua LBM NU Gembong. Tujuannya agar semangat berorganisasi diimbangi dengan pengetahuan Aswaja an Nahdliyyah,” terang Imam Shomali, Ketua PAC GP Ansor Gembong.

Sementara, Gus Nanal Ainal Fauz, Ketua LBM NU Gembong yang didapuk sebagai pemateri menyampaikan pentingnya mengikuti langkah ulama’ nusantara.

“Membahas Aswaja an Nahdliyyah membutuhkan waktu yang lama, sebagai mukaddimah, kita ikuti dulu ulama’ di Nusantara,” tuturnya.

Bahkan, untuk mendongkrak semangat para peserta diskusi, kiai muda asal Bermi ini juga membeberkan sejumlah prestasi ulama’ Nusantara di kancah internasional.

“Kitabnya Mbah Hasyim Asy’ari, sampai hari ini masih dikaji di majlisnya Habib Umar bin Hafidh, Yaman. Ada juga ulama’ sekaliber Syaikh Nawawi al Bantani yang karya-karyanya banyak dikaji di luar negeri,” imbuhnya.

Sontak antusiasme peserta meningkat. Para ulama yang selama ini dianggap sebagai kiai domestik, ternyata memiliki andil di jagad islam internasional.

“Banyak wawasan baru tentunya dan saya menagih kepada Gus Nanal dan Kang Imam dan juga pengurus MWC-NU, kalau bisa diskusi begini sering dilakukan,” kata Sulikan, salah satu peserta dari Desa Gembong.

Rencananya, Imam CS akan mengagendakan kegiatan serupa pada Oktober mendatang. Sementara, Gus Nanal dalam kapasitasnya sebagai Ketua LBM NU Gembong juga berinisiatif untuk menggelar diskusi semacam ini dengan lingkup yang lebih luas.(lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potret praktik konseling pelajar, buah kerjasama IPNU-IPPNU Medani dan Posyandu remaja

    Gandeng Posyandu Remaja, IPNU IPPNU Medani Dirikan Lembaga Konseling

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    CLUWAK – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PR IPNU IPPNU) Desa Medani, Kecamatan Cluwak mendirikan Lembaga Konseling Pelajar Putri (LKPP). Dalam pelaksanaannya, LKPP PR IPNU IPPNU Medani bakal menggandeng Posyandu Remaja (Posrem) desa setempat. Pendirian ini awalnya diinisiasi oleh Evi Lutfia Nur Jannah, Demisioner Ketua IPPNU Medani periode pertama, sekaligus […]

  • Pelajar Berkolaborasi, Mandiri dan Berkarya

    Pelajar Berkolaborasi, Mandiri dan Berkarya

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Oleh : Miftah Iam*   Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PC IPNU-IPPNU) Kabupaten Pati periode 2021-2023 telah resmi dilantik. Semua pengurus disumpah dan mengucapkan janji untuk menjalankan amanah organisasi. Hal ini menandakan dimulainya perjuangan selama satu periode. Mengusung tema “Pelajar Berkolaborasi, Mandiri dan Berkarya”. Tema ini tidak hanya sebatas omong kosong […]

  • PCNU-PATI

    Pedagogi Ramadan

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Beragam sebutan untuk bulan Ramadan. Mulai dari Ramadhan Syahrul Mubarak (Ramadan bulan penuh berkah), Ramadhan Syahrul Adhim (Ramadan bulan agung), Ramadhan Syahrul Maghfiroh (Ramadan bulan penuh ampunan), Ramadhan Syahrul Quran (Ramadan bulan Al-Quran karena bulan Nuzulul Quran), dan sebutan lain. Bagi saya, yang paling berkesan selain sebutan-sebutan atau fungsi-fungsi di atas adalah […]

  • 63 Orang Dilantik sebagai Panwascam, Salah Satunya Sekretaris PCNU

    63 Orang Dilantik sebagai Panwascam, Salah Satunya Sekretaris PCNU

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Badan Pengawas Pemilu baru saja melaksanakan Pelantikan dan Pembekalan Anggota Panwaslu Kecamatan Pemilu Serentak 2024. Kegiatan ini dilangsungkan pada Jum’at (28/10) pukul 08.00 s.d 17.00 di Hotel New Merdeka Pati. Total, ada 63 Panwascam yang dilantik pada hari itu. Proses seleksi untuk menyaring ke enam puluh tiga nama tersebut berlangsung cukup ketat. Sedikitnya, […]

  • Kali ini Suluk Maleman membahas Kedholiman Mencipta Kegelapan

    Kali ini Suluk Maleman membahas Kedholiman Mencipta Kegelapan

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Ngaji NgAllah Suluk Maleman kembali digelar di rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (15/3) malam, dengan mengangkat tema “Menyibak Kegelapan” sebagai bahan renungan bersama. Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin menyebut dalam Qur’an dijelaskan bahwa Allah mengeluarkan orang-orang mukmin dari kegelapan menuju cahaya. “Manusia memiliki kemampuan untuk membaca realitas karena diberi alat baca […]

  • PCNU-PATI

    Biografi KH. M. Aniq Muhammadun, Rois Syuriah NU Kab Pati

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 776
    • 0Komentar

    KELAHIRAN KH. Aniq Muhammadun atau yang kerap disapa dengan panggilan KH. Aniq lahir pada 30 Desember 1952 di Pondohan, Tayu, Pati. Beliau merupakan putra ketujuh dari sepuluh bersaudar, dari pasangan KH. Muhammadun dengan Nyai Nafisatun. KELUARGA KH. Aniq Muhammadun melepas masa lajangya dengan menikahi Nyai Hj. Salamah (Sarang) pada sekitar tahun 1982. PENDIDIKAN KH. Aniq […]

expand_less