Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
  • visibility 289
  • comment 0 komentar



pcnupati.or.id. – Faham Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja) punya peran penting baik bagi pribadi maupun sosial. Kalimat ini diungkapkan oleh Kiai Sholikhin dalam sambutannya sebagai Ketua MWC NU Gembong dalam acara Triwulan GP Ansor Gembong, Sabtu (5/8) malam.

“Sebagai pribadi, Aswaja penting untuk kelangsungan hidup di akhirat. Dalam lingkup sosial, Aswaja yang berprinsip moderasi dan toleransi tidak mudah menyalah-nyalahkan sehingga bisa meredam konflik,” tandasnya.

Agenda bertajuk ‘Dialog Aswaja: Penguatan Akidah Ahlussunnah wal Jama’ah’ yang digawangi oleh Imam Shomali CS tersebut memang dirasa sangat penting.

“Kami (GP Ansor) mengundang Banom lain untuk terlibat dalam agenda ini. Selain itu kami juga menghadirkan nara sumber yang berkompeten, Ketua LBM NU Gembong. Tujuannya agar semangat berorganisasi diimbangi dengan pengetahuan Aswaja an Nahdliyyah,” terang Imam Shomali, Ketua PAC GP Ansor Gembong.

Sementara, Gus Nanal Ainal Fauz, Ketua LBM NU Gembong yang didapuk sebagai pemateri menyampaikan pentingnya mengikuti langkah ulama’ nusantara.

“Membahas Aswaja an Nahdliyyah membutuhkan waktu yang lama, sebagai mukaddimah, kita ikuti dulu ulama’ di Nusantara,” tuturnya.

Bahkan, untuk mendongkrak semangat para peserta diskusi, kiai muda asal Bermi ini juga membeberkan sejumlah prestasi ulama’ Nusantara di kancah internasional.

“Kitabnya Mbah Hasyim Asy’ari, sampai hari ini masih dikaji di majlisnya Habib Umar bin Hafidh, Yaman. Ada juga ulama’ sekaliber Syaikh Nawawi al Bantani yang karya-karyanya banyak dikaji di luar negeri,” imbuhnya.

Sontak antusiasme peserta meningkat. Para ulama yang selama ini dianggap sebagai kiai domestik, ternyata memiliki andil di jagad islam internasional.

“Banyak wawasan baru tentunya dan saya menagih kepada Gus Nanal dan Kang Imam dan juga pengurus MWC-NU, kalau bisa diskusi begini sering dilakukan,” kata Sulikan, salah satu peserta dari Desa Gembong.

Rencananya, Imam CS akan mengagendakan kegiatan serupa pada Oktober mendatang. Sementara, Gus Nanal dalam kapasitasnya sebagai Ketua LBM NU Gembong juga berinisiatif untuk menggelar diskusi semacam ini dengan lingkup yang lebih luas.(lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bergerak Masif, Fatayat Agendakan Dua Kali Audiensi dalam Sehari

    Bergerak Masif, Fatayat Agendakan Dua Kali Audiensi dalam Sehari

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Cabang Fatayat NU Pati masa khidmat 2019-2024 terus bergerak untuk merealisasikan program kerjanya. Bukan hanya membangun aspek internal, PC Fatayat juga mengagendakan beragam kerjasama dengan lembaga dan instansi eksternal bahkan diluar NU. Seperti lembaga pemerintah dan lembaga-lembaga swasta lainnya. Selasa (20/8) Fatayat mengadendakan dua pertemuan sekaligus. Dua pertemuan tersebut di antaranya mensosialisasikan program kerja […]

  • NU Jangan Jadi Macan Ompong

    NU Jangan Jadi Macan Ompong

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani* KH. Ubaidullah Shodaqah, Rais Syuriyah PWNU Jateng, saat halal bi halal PCNU Pati (Selasa, 24 Mei 2022) di kantor PCNU Pati memberikan warning kepada seluruh elemen NU agar NU jangan menjadi macan ompong. Besar kuantitasnya, tapi tidak mempunyai kualitas kompetitif yang dibanggakan dan dihormati pihak lain. Sudah saatnya NU […]

  • Zakat dan Pengentasan Kemiskinan dalam Perspektif KH. M.A. Sahal Mahfudz

    Zakat dan Pengentasan Kemiskinan dalam Perspektif KH. M.A. Sahal Mahfudz

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Salah satu masalah terbesar masyarakat Indonesia adalah tingginya angka kemiskinan. Sebagai sebuah masalah, kemiskinan perlu di definisikan terlebih dahulu kemudian di cari factor -factor apa saja yang menyebabkan masyarakat menjadi miskin dan bagaimana kemiskinan itu dapat di minimalisir. Boleh jadi kemiskinan terjadi karena kebodohan yang menyebabkan masyarakat tidak mengetahui masalah dan potensi dirinya. Selain masalah kebodohan boleh […]

  • NU dan Wirausaha Masyarakat

    NU dan Wirausaha Masyarakat

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sejak berdirinya tahun 1926, Nahdlatul Ulama menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia. NU mempunyai keunikan tersendiri karena berbasis di pedesaan (urban-based organization), unggul dalam mengembangkan pendidikan Islam tradisional, yaitu pesantren yang tersebar terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimatan Selatan, Sulawesi Selatan dan Mataram. Hal ini menyakinkan kita semua bahwa NU memang organisasi […]

  • SAKO Pramuka Pandu Ma'arif NU Jawa Tengah Gelar Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan

    SAKO Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah Gelar Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.078
    • 0Komentar

      Kota Semarang – Malam hari di bawah langit mendung Bumi Perkemahan Candra Birawa Kwartir Daerah Jawa Tengah, terdengar dengan lantang ketua sangga putra kontingen dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Jepara memimpin penyajian yel-yel. Mereka memasuki kawasan bumi perkemahan dengan semangat dan penuh energi. Gerimis tidak mampu mematahkan semangat para peserta kegiatan Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan, […]

  • Malamatiyyah; Sebuah Pencarian Ridho Ilahi

    Malamatiyyah; Sebuah Pencarian Ridho Ilahi

    • calendar_month Kam, 27 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Pati. Perpustakaan Mutamakkin mengadakan bedah buku Malamatiyyah karya Sahal Japara dengan mendatangkan penulisnya dan sebagai pembanding Mohammad Aniq pemerhati sastra pesantren, Minggu kemarin malam di aula Perpustakaan Mutamakin Kajen Pati.  Ganu Yahya selaku Ketua Perpustakaan menjelaskan, bahwa acara bedah buku kumpulan cerpen ini  diselenggarakan dengan tujuan memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada santri-santri  agar lebih giat […]

expand_less