Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
  • visibility 369
  • comment 0 komentar



pcnupati.or.id. – Faham Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja) punya peran penting baik bagi pribadi maupun sosial. Kalimat ini diungkapkan oleh Kiai Sholikhin dalam sambutannya sebagai Ketua MWC NU Gembong dalam acara Triwulan GP Ansor Gembong, Sabtu (5/8) malam.

“Sebagai pribadi, Aswaja penting untuk kelangsungan hidup di akhirat. Dalam lingkup sosial, Aswaja yang berprinsip moderasi dan toleransi tidak mudah menyalah-nyalahkan sehingga bisa meredam konflik,” tandasnya.

Agenda bertajuk ‘Dialog Aswaja: Penguatan Akidah Ahlussunnah wal Jama’ah’ yang digawangi oleh Imam Shomali CS tersebut memang dirasa sangat penting.

“Kami (GP Ansor) mengundang Banom lain untuk terlibat dalam agenda ini. Selain itu kami juga menghadirkan nara sumber yang berkompeten, Ketua LBM NU Gembong. Tujuannya agar semangat berorganisasi diimbangi dengan pengetahuan Aswaja an Nahdliyyah,” terang Imam Shomali, Ketua PAC GP Ansor Gembong.

Sementara, Gus Nanal Ainal Fauz, Ketua LBM NU Gembong yang didapuk sebagai pemateri menyampaikan pentingnya mengikuti langkah ulama’ nusantara.

“Membahas Aswaja an Nahdliyyah membutuhkan waktu yang lama, sebagai mukaddimah, kita ikuti dulu ulama’ di Nusantara,” tuturnya.

Bahkan, untuk mendongkrak semangat para peserta diskusi, kiai muda asal Bermi ini juga membeberkan sejumlah prestasi ulama’ Nusantara di kancah internasional.

“Kitabnya Mbah Hasyim Asy’ari, sampai hari ini masih dikaji di majlisnya Habib Umar bin Hafidh, Yaman. Ada juga ulama’ sekaliber Syaikh Nawawi al Bantani yang karya-karyanya banyak dikaji di luar negeri,” imbuhnya.

Sontak antusiasme peserta meningkat. Para ulama yang selama ini dianggap sebagai kiai domestik, ternyata memiliki andil di jagad islam internasional.

“Banyak wawasan baru tentunya dan saya menagih kepada Gus Nanal dan Kang Imam dan juga pengurus MWC-NU, kalau bisa diskusi begini sering dilakukan,” kata Sulikan, salah satu peserta dari Desa Gembong.

Rencananya, Imam CS akan mengagendakan kegiatan serupa pada Oktober mendatang. Sementara, Gus Nanal dalam kapasitasnya sebagai Ketua LBM NU Gembong juga berinisiatif untuk menggelar diskusi semacam ini dengan lingkup yang lebih luas.(lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Bulumanis Kidul yang Kebanjiran

    Siswa MA Salafiyah Kajen Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Bulumanis Kidul yang Kebanjiran

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.796
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Puluhan siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, turun langsung membantu membersihkan rumah dan lingkungan warga Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, yang terdampak banjir. Aksi gotong royong ini menjadi wujud kepedulian pelajar terhadap masyarakat yang mengalami bencana banjir. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Ahad (11/1/2026) dengan pendampingan beberapa guru. Para siswa […]

  • PMII Pati Rayakan Maulid Plus Hari Santri

    PMII Pati Rayakan Maulid Plus Hari Santri

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Para personel Rebana Obor Sholawat sedang melantunkan syair-syair selawat kepada Nabi Muhammad SAW. GEMBONG – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PC PMII ) Kabupaten Pati menggelar Talkshow peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri 2021. Kegiatan ini digelar di Pondok Pesantren Shofa Az-Zahro Gembong. Acara yang berlangsung Ahad (24/10) sore ini. Dengan mengusung tema ‘Implementasi […]

  • PCNU-PATI

    Menuju Pesantren Hijau

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Dalam hal ini NU sangat perihatin dengan status Indonesia sebagai negara terbesar kedua di dunia penghasil limbah plastik setelah China. Setiap hari Indonesia menghasilkan sekitar 130.000 ton sampah plastik. Tidak sedikit pula sumber-sumber air bersih yang tercemar oleh limbah beracun pabrik-pabrik.NU mendorong semua pihak melakukan upaya yang lebih keras untuk menekan dan mengendalikan laju pencemaran […]

  • Penutupan, Ma’arif NU Kudus Juara Umum Porsema XIII 2025

    Penutupan, Ma’arif NU Kudus Juara Umum Porsema XIII 2025

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Kontingen LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kudus akhirnya resmi dinobatkan sebagai Juara Umum Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Tahun 2025. Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Panitia Penyelenggara Porsema XIII Nomor: 137/PJ.W.11/IX/2025, yang diumumkan pada penutupan Porsema XIII di Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Sabtu […]

  • Foto: Pemberangkatan calon jemaah haji di halaman Pendapa Kabupaten Pati.

    Enam Calon Jemaah Asal Pati Gagal Berangkat, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Foto: Pemberangkatan calon jemaah haji di halaman Pendapa Kabupaten Pati.   Pcnupati.or.id, Pati – Sebanyak enam calon jemaah haji asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah gagal berangkat pada tahun 2025 ini. Penyebabnya, keenam calon jemaah tersebut mengalami sakit hingga akhirnya mengundurkan diri. Plh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati Abdul Hamid menjelaskan, keenam calon jemaah […]

  • Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    PATI-Ancaman radikalisme dalam beragama sudah kian nyata. Setidaknya inilah yang disampaikan oleh Muhammad Sahlan dalam sebuaj artikel yang diterbitkan oleh nu online. Indikasinya adalah banyaknya generasi muda yang mulai terpapar faham-faham fundamentalisme beragama. Parahnya, mereka bukan dari kalangan minim pendidikan, tapi justru para mahasiswa di perguruan tinggi yang lumayan mentereng di Indonesia. Artikel bejudul Radikalisme […]

expand_less