Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim Farmasi UGM Datangi Perkumpulan Emak-Emak, Ada Apa? 

Tim Farmasi UGM Datangi Perkumpulan Emak-Emak, Ada Apa? 

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
  • visibility 264
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.od. Rutinan Fatayat NU Kabupaten Pati bulan ini sukses diselenggarakan di Balai Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan, Ahad (8/10).

Kehadiran 40 delegasi dari 20 PAC Fatayat NU Se-Kabupaten Pati menjadi indikator solidnya kaum pemudi NU ini. Bukan hanya itu, tuan rumah, PAC Jakenan juga mengirimkan 20 pengurusnya untuk hadir dalam agenda itu. 

Jajaran tokoh masyarakat, baik dari pemerintahan maupun non pemerintahan tak luput dari sorotan kamera. Di antaranya, Ketua MWC NU Jakenan, K. Sutopo dan Sekcam Jakenan, Teguh Sulianto. 

Dalam sambutannya, Teguh menyampaikan beragam hal, terkait masalah meteorologi, seperti kemarau dhasyat yang dialami warga dunia, hingga beragam potensi yang ditimbulkan. 

Sementara, berbeda dengan Teguh, K. Sutopo mengambil tema politik dan Hari Santri dalam sambutannya. 

“Meski dalam tahun-tahun politik ini, kita beda-beda pilihan, tapi saya imbau untuk tetap guyub dan kompak, khususnya dalam (agenda paling dekat) Hari Santri, saya minta Banom-Banom saling kerja sama,” tutur dia. 

Tim Farmasi UGM

Tak mau ketinggalan momen, tim Farmasi UGM yang menjalin kerja sama dengan PC Fatayat NU Pati juga menggelar sosialisasi dalam agenda tersebut. 

Tim yang dipimpin oleh Prof. Dr. Apt. Abdur Rahman itu menyelenggarakan sosialisasi terkait pengelolaan penggunaan obat-obatan. 

Mengusung tema Bijak Mengelola Obat Bagi Keluarga, Tim Farmasi UGM memaparkan tentang pengelolaan beragam obat uang biasa dikonsumsi oleh keluarga Indonesia. Di antaranya, dosis dan waktu yeng tepat dalam mengonsumsi antibiotik, anti nyeri dan penggunaan kontrasepsi 

Ditemui di lokasi lain, Prof. Abdur Rahman menegaskan bahwa misinya membidik ibu-ibu dan pemudi adalah sebagai langkah strategis, mengingat peranan mereka dalam rumah tangga dan juga masyarakat. 

“Saya kira ini langkah strategis, sebab kaum hawa-lah pemegang kendali dalam hal-hal semacam ini (pengelolaan penggunaan obat dalam keluarga). Selain itu, mereka juga memiliki keunggulan yaitu, kecepatan dalam menyebarkan informasi,” terang dia. 

Menanggapi hal ini, Asmonah, Ketua PC Fatayat NU Pati memberikan respon positif. Menurutnya, edukasi semacam ini diperlukan bagi masyarakat awam yang tidak memiliki latar belakang pendidikan kesehatan. 

“Sangat membantu. Saya setuju kalau ibu-ibu adalah dokter dalam keluarga. Anaknya sakit ya ibu yang ngasih obat, bahkan suaminya sakit pun demikian. Jadi sosialisasi dari Farmasi UGM ini sangat berguna sekali,” tandas dia.(lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MI PIM Mujahidin Bageng Jadi Juara Umum Loksis se-Kecamatan Gembong

    MI PIM Mujahidin Bageng Jadi Juara Umum Loksis se-Kecamatan Gembong

    • calendar_month Rab, 15 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, menjadi juara umum dalam Lomba Kompetensi Siswa (Loksis) tingkat MI se-Kecamatan tahun 2023. Pada kesempatan ini, PIM Mujahidin Bageng juga menjadi tuan rumah penyelenggaraan Loksis tingkat MI Kecamatan Gembong yang dilaksanakan pada Rabu (15/11/2023). Kepala MI PIM Mujahidin Bageng, Sulkhan, mengatakan […]

  • PCNU-PATI

    Bumi

    • calendar_month Jum, 9 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Seli merupakan sahabat sekaligus teman semeja Raib. Suatu hari, seli bertabrakan dengan Ali si Biang kerok, mereka bertengkar dan Raib dapat membereskan pertengkaran kecil itu. Saat pelajaran miss keriting alias miss selena, Raib dan Ali di hukum. Mereka tidak boleh mengikuti pelajaran matematika kala itu karena mereka tidak mengumpulkan tugas. Raib menutup wajahnya dan mengintip […]

  • PT Sukun Santuni 1.000 Anak Yatim di Pati, PCNU Berikan Apresiasi

    PT Sukun Santuni 1.000 Anak Yatim di Pati, PCNU Berikan Apresiasi

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Seribu anak yatim di Kabupaten Pati memadati Gedung Haji Pati, Selasa (26/3/2024). Mereka berbondong-bondong mengikuti santunan yang dibalut dengan buka bersama. Kegiatan ini dalam rangka Santunan 11 Ribu Anak Yatim oleh PT Sukun. Yang mana, di Kabupaten Pati ini PT Sukun bekerja sama dengan Lazismu dan Lazisnu untuk menyukseskan acara ini. Santunan ini […]

  • PCNU-PATI

    Sekolah sebagai Taman

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sekolah, bukanlah dan tak boleh menjadi ‘menara gading’. Begitulah kira-kira maunya seorang filsuf Spanyol, Jose Ortega y Gasset, yang kemudian menjadi ungkapan populer. Orang tahu apa yang dimaksudnya. Sebagai suatu lembaga yang berkaitan erat dengan hajat hidup orang banyak, dengan impian-impian terbaik bagi masa depan mereka, tentu saja, sekolah tak boleh menjadi terasing dan atau […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Jangan Bandingkan Anak

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Apakah kalian pernah merasa dibandingkan dengan saudara sendiri atau anak tetangga? Bagaimana rasanya? Tak perlu dijawab. Cukup kalian simpan rasa itu. Sebab saya juga merasakannya kok. Dibanding-bandingkan dengan pencapaian saudara dan anak tetangga yang bisa itu dan ini, sedangkan kita masih begini-begini saja. Orang tua bahkan paman dan bibi kita, melakukan […]

  • Koin Kemandirian NU

    Koin Kemandirian NU

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    RABU, 31 Januari 2018, Nahdlatul Ulama memeringati Hari Lahir (Harlah) ke-92. Berdiri sejak 31 Januari 1926, kontribusi NU pada bangsa tidak terhitung jumlahnya, baik dalam konteks pembinaan moral, peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, serta internalisasi nasionalisme dan patriotisme. NU berdiri dari tiga embiro gerakan, yaitu Nahdlatul Wathan yang bergerak di bidang nasionalisme (1916), Tashwirul […]

expand_less