Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim Farmasi UGM Datangi Perkumpulan Emak-Emak, Ada Apa? 

Tim Farmasi UGM Datangi Perkumpulan Emak-Emak, Ada Apa? 

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
  • visibility 252
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.od. Rutinan Fatayat NU Kabupaten Pati bulan ini sukses diselenggarakan di Balai Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan, Ahad (8/10).

Kehadiran 40 delegasi dari 20 PAC Fatayat NU Se-Kabupaten Pati menjadi indikator solidnya kaum pemudi NU ini. Bukan hanya itu, tuan rumah, PAC Jakenan juga mengirimkan 20 pengurusnya untuk hadir dalam agenda itu. 

Jajaran tokoh masyarakat, baik dari pemerintahan maupun non pemerintahan tak luput dari sorotan kamera. Di antaranya, Ketua MWC NU Jakenan, K. Sutopo dan Sekcam Jakenan, Teguh Sulianto. 

Dalam sambutannya, Teguh menyampaikan beragam hal, terkait masalah meteorologi, seperti kemarau dhasyat yang dialami warga dunia, hingga beragam potensi yang ditimbulkan. 

Sementara, berbeda dengan Teguh, K. Sutopo mengambil tema politik dan Hari Santri dalam sambutannya. 

“Meski dalam tahun-tahun politik ini, kita beda-beda pilihan, tapi saya imbau untuk tetap guyub dan kompak, khususnya dalam (agenda paling dekat) Hari Santri, saya minta Banom-Banom saling kerja sama,” tutur dia. 

Tim Farmasi UGM

Tak mau ketinggalan momen, tim Farmasi UGM yang menjalin kerja sama dengan PC Fatayat NU Pati juga menggelar sosialisasi dalam agenda tersebut. 

Tim yang dipimpin oleh Prof. Dr. Apt. Abdur Rahman itu menyelenggarakan sosialisasi terkait pengelolaan penggunaan obat-obatan. 

Mengusung tema Bijak Mengelola Obat Bagi Keluarga, Tim Farmasi UGM memaparkan tentang pengelolaan beragam obat uang biasa dikonsumsi oleh keluarga Indonesia. Di antaranya, dosis dan waktu yeng tepat dalam mengonsumsi antibiotik, anti nyeri dan penggunaan kontrasepsi 

Ditemui di lokasi lain, Prof. Abdur Rahman menegaskan bahwa misinya membidik ibu-ibu dan pemudi adalah sebagai langkah strategis, mengingat peranan mereka dalam rumah tangga dan juga masyarakat. 

“Saya kira ini langkah strategis, sebab kaum hawa-lah pemegang kendali dalam hal-hal semacam ini (pengelolaan penggunaan obat dalam keluarga). Selain itu, mereka juga memiliki keunggulan yaitu, kecepatan dalam menyebarkan informasi,” terang dia. 

Menanggapi hal ini, Asmonah, Ketua PC Fatayat NU Pati memberikan respon positif. Menurutnya, edukasi semacam ini diperlukan bagi masyarakat awam yang tidak memiliki latar belakang pendidikan kesehatan. 

“Sangat membantu. Saya setuju kalau ibu-ibu adalah dokter dalam keluarga. Anaknya sakit ya ibu yang ngasih obat, bahkan suaminya sakit pun demikian. Jadi sosialisasi dari Farmasi UGM ini sangat berguna sekali,” tandas dia.(lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    SEMARANG-Ikatan Pencak Silat NU yang dikenal dengan Pagar Nusa, dalam perkembangannya telah banyak mengalami perkembangan. Dari yang semula berfungsi sebagai pelindung para ulama, sekarang juga mengarah ke arah prestasi. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pelatih pencak silat Pagar Nusa di Madrasah Salafiyah, Zaenal Abidin. “Dulu para santri-santri jawara silat bertugas untuk menjaga ulama saja, […]

  • Kurban di PB PMII

    Kurban di PB PMII

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Suasana malam takbiran di salah satu sudut Kantor PB PMII JAKARTA-Hari raya Idul Adha menjadi biasanya menjadi momen membahagiakan bagi umat islam. Datangnya pandemi tidak menghalangi keinginan untuk berbagi. Senin (19/7) tiga ekor sapi tampak berdiri gagah di depan kantor PB PMII di Kawasan Senen, Jakarta Pusat. Para pemuda yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam […]

  • Sholatnya Orang yang Berada di Dalam Bus

    Sholatnya Orang yang Berada di Dalam Bus

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

     Pertanyaan : Seseorang yang berada di dalam bus dan waktu sholat akansegera habis.Apakah yang harus dilakukan ? Dikarenakankalau ia turun dari bus untuk melakukan sholat, ia akan ketinggalan bus, sedangkan kalau tetep di dalam bus, ia tidak bisa melakukan sholat. Jawaban :Jika memang seseorang tersebut khawatir ; kalau turun dari bus bisa ketinggalan, maka ia […]

  • Semar dan Agama Kapitayan : Religiusitas Leluhur Nusantara

    Semar dan Agama Kapitayan : Religiusitas Leluhur Nusantara

    • calendar_month Sab, 30 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 721
    • 0Komentar

    Oleh : Aditiya Tri Utami* Ilustrasi Semar Badranaya (sumber : islamindonesia.id) Beragama bagi orang nusantara erat kaitannya dengan ibadah dan ritual mistik. Orang-orang nusantara pra-Hindu meyakini bahwa setelah kematian jiwa aka nada kehidupan yang kekal di alam ruh. Bagi orang jawa kuno, keyakinan ini tidak lain merupakan agama jawa asli. Mereka percaya bahwa jenazah yang […]

  • Inspiratif, Santri Jombang Juara Dua Lomba Kaligrafi Dunia

    Inspiratif, Santri Jombang Juara Dua Lomba Kaligrafi Dunia

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    JOMBANG-Bangga dan penuh semangat. Demikianlah ekspresi yang ditampilkan Zainul Mujib usia dinobatkan sebagai juara dua lomba kaligrafi tingkat dunia. Zainul berhak atas gelar tersebut setelah menyingkirkan 90-an seniman kaligrafi dari penjuru dunia. Zainul Mujib, Santri Denanyar, peraih juara 2 lomba kaligrafi internasional di Berlin, Jerman. (Foto : nu online) Dalam ajang yang digelar di Rumah […]

  • Photo by Jubéo Hernandez

    Ketika Cinta Dipertanyakan

    • calendar_month Ming, 7 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Namaku Gami. Aku tinggal di desa paling utara Kabupaten Gresik. Kota sebelum ibukota jawa timur ini tak lebih besar dan tak kurang maju dari Surabaya. Dari lahir hingga kini sudah beranjak dewasa. Aku punya dua sahabat. Namanya Kristal dan Banu. Mereka juga lahir dan tinggal di sini. Kami bersahabat sejak kecil. […]

expand_less