Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tim Farmasi UGM Datangi Perkumpulan Emak-Emak, Ada Apa? 

Tim Farmasi UGM Datangi Perkumpulan Emak-Emak, Ada Apa? 

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
  • visibility 216
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.od. Rutinan Fatayat NU Kabupaten Pati bulan ini sukses diselenggarakan di Balai Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan, Ahad (8/10).

Kehadiran 40 delegasi dari 20 PAC Fatayat NU Se-Kabupaten Pati menjadi indikator solidnya kaum pemudi NU ini. Bukan hanya itu, tuan rumah, PAC Jakenan juga mengirimkan 20 pengurusnya untuk hadir dalam agenda itu. 

Jajaran tokoh masyarakat, baik dari pemerintahan maupun non pemerintahan tak luput dari sorotan kamera. Di antaranya, Ketua MWC NU Jakenan, K. Sutopo dan Sekcam Jakenan, Teguh Sulianto. 

Dalam sambutannya, Teguh menyampaikan beragam hal, terkait masalah meteorologi, seperti kemarau dhasyat yang dialami warga dunia, hingga beragam potensi yang ditimbulkan. 

Sementara, berbeda dengan Teguh, K. Sutopo mengambil tema politik dan Hari Santri dalam sambutannya. 

“Meski dalam tahun-tahun politik ini, kita beda-beda pilihan, tapi saya imbau untuk tetap guyub dan kompak, khususnya dalam (agenda paling dekat) Hari Santri, saya minta Banom-Banom saling kerja sama,” tutur dia. 

Tim Farmasi UGM

Tak mau ketinggalan momen, tim Farmasi UGM yang menjalin kerja sama dengan PC Fatayat NU Pati juga menggelar sosialisasi dalam agenda tersebut. 

Tim yang dipimpin oleh Prof. Dr. Apt. Abdur Rahman itu menyelenggarakan sosialisasi terkait pengelolaan penggunaan obat-obatan. 

Mengusung tema Bijak Mengelola Obat Bagi Keluarga, Tim Farmasi UGM memaparkan tentang pengelolaan beragam obat uang biasa dikonsumsi oleh keluarga Indonesia. Di antaranya, dosis dan waktu yeng tepat dalam mengonsumsi antibiotik, anti nyeri dan penggunaan kontrasepsi 

Ditemui di lokasi lain, Prof. Abdur Rahman menegaskan bahwa misinya membidik ibu-ibu dan pemudi adalah sebagai langkah strategis, mengingat peranan mereka dalam rumah tangga dan juga masyarakat. 

“Saya kira ini langkah strategis, sebab kaum hawa-lah pemegang kendali dalam hal-hal semacam ini (pengelolaan penggunaan obat dalam keluarga). Selain itu, mereka juga memiliki keunggulan yaitu, kecepatan dalam menyebarkan informasi,” terang dia. 

Menanggapi hal ini, Asmonah, Ketua PC Fatayat NU Pati memberikan respon positif. Menurutnya, edukasi semacam ini diperlukan bagi masyarakat awam yang tidak memiliki latar belakang pendidikan kesehatan. 

“Sangat membantu. Saya setuju kalau ibu-ibu adalah dokter dalam keluarga. Anaknya sakit ya ibu yang ngasih obat, bahkan suaminya sakit pun demikian. Jadi sosialisasi dari Farmasi UGM ini sangat berguna sekali,” tandas dia.(lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Luke Jones

    Nabi Musa & Seorang Pemuda Fasiq

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Rofiq Dikisahkan pada zaman Nabi Musa A.S , ada seorang pemuda pemuda dari golongan Yahudi. Dia sangat meresahkan masyarakat Yahudi pada waktu itu. Perilaku kejahatannya sudah mashyur di seluruh negeri. Siapapun akan ketakutan apabila disebutkan namanya dan siapapun yang berani mengganggunya, maka tidak akan selamat. Hal itu menyebabkan kekacauan di kalangan umat […]

  • Nahdlatul Ulama dan Amal Jariyah

    Nahdlatul Ulama dan Amal Jariyah

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Nahdlatul Ulama sebagai organisasi sosial keagamaan memiliki kepedulian khusus pada umat Islam, kegiatan sosial banyak dicanangkan dan berbagai kegiatan yang menyentuh dengan Umat, baik ekonomi keumatan sangat dicanangkan. Hal ini memiliki dampak yang sangat luar biasa kepada kemajuan Nahdlatul Ulama selama ini. Program amal jariyah memang sangat bagus dalam persatuan dan kesatuan yang dibangun Nahdlatul […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Bendera Tauhid

    Bendera Tauhid

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Hiruk pikuk di Indonesia terutama melalui media sosial memang luar biasa, terutama kasus bendera yang bertuliskan kalimat tauhid. Terlepas dari tujuan aatau modus seseorang atau kelompok, kita benar benar prihatin terutama ujaran dan kata kata yang tidak berakhlak untuk menyudutkan golongan atau kelompok tertentu. Agama sebagai payung hukum dan akhlak terpuji seakan hilang dan yang […]

  • Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Dalam kosa kata bahasa Indonesia, kata ‘naskah’ digunakan tidak terbatas pada dokumen tulisan tangan semata, melainkan juga mencakup dokumen cetak lainnya. Naskah atau bisa disebut manuskrip biasanya ditulis di atas alas kertas eropa, daluang, ataupun daun lontar, yang berkembang antara abad 17 hingga abad 20 di Nusantara. Manuskrip merupakan satu-satunya media yang digunakan untuk menyimpan […]

  • KH. Samu’in Jadi Ketua MWC-NU Margoyoso

    KH. Samu’in Jadi Ketua MWC-NU Margoyoso

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Para pememandu Konferensi MWC-NU Kecamatan Margoyoso. Dalam hal ini hadir langsung ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim (kedua dari kanan)  memimpin jalannya konferensi MARGOYOSO-Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati sukses menggelar Konferensi Pemilihan Pengurus Baru di Ma’had Aly Pondok Pesantren Maslakul Huda Kajen pada Ahad (16/08/2020) mulai pukul 07.30 […]

  • Kemesraan Bung Karno & Mbah Wahab Hasbullah

    Kemesraan Bung Karno & Mbah Wahab Hasbullah

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

     Strategi Diplomasi Fathul Qarib Setelah beberapa kali diadakan perundingan untuk menyelesaikan Irian Barat dan selalu gagal, Bung Karno menghubungi Kiai Wahab Hasbullah di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Bung Karno menanyakan bagaimana hukum orang-orang Belanda yang masih bercokol di Irian Barat? Kiai Wahab menjawab tegas,”Hukumnya sama dengan orang yang ghasab.” “Apa artinya ghasab, kiai?” Tanya Bung […]

expand_less