Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Siapkan Program Kerja, FKPT Jateng Gelar Rapat Koordinasi

Siapkan Program Kerja, FKPT Jateng Gelar Rapat Koordinasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
  • visibility 848
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di Ruang Rapat lt. 2 Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi perdana pada Kamis sore (17/4/2025).

Dalam sambutannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa sejak ditetapkan oleh tim formatur pada 26 Juli 2024 lalu, kepengurusan FKPT Jawa Tengah periode 2025-2027 telah dibentuk dan akan dilantik pada 22-24 April 2025 mendatang di Jakarta oleh BNPT RI. “Selain program mandatori dari BNPT, pada rapat koordinasi ini kita akan kaji program mandiri nonmandatori dari lima bidang yang ada,” kata Ibda dalam rapat yang dimoderatori Sekretaris FKPT Jawa Tengah Rahmad Winarto.

Selain itu, Ibda mengatakan pula bahwa program nonmandatori sangat urgen dalam rangka menyukseskan kesiapsiagaan nasional, kontra narasi dan deradikalisasi. “Meski pendanaan agak sedikit terkendala oleh kebijakan nasional yaitu efisiensi, namun justru ini harus melahirkan banyak inovasi dan kreativitas tiap bidang untuk bermitra, bersinergi, berkolaborasi dengan semua elemen sesuai model multihelix atau pentahelix,” jelas doktor lulusan UNY tersebut.

Pihaknya menegaskan, bahwa pencegahan terorisme hakikatnya menjadi tugas bersama. “Jadi harus bersinergi, meski secara struktural BNPT RI membentuk FKPT di tiap provinsi. Tapi tugas mencegah radikalisme dan terorisme itu ya tugas semua elemen dari keluarga, masyarakat, tokoh agama, sampai pejabat,” kata dosen Inisnu Temanggung tersebut.

Pada sesi pembahasan program kerja, disampaikan masing-masing bidang dari Bidang Agama, Sosial-Ekonomi, dan Budaya, Bidang Media Massa, Hukum, dan Humas, Bidang Pemuda dan Pendidikan, Bidang Perempuan dan Anak, Bidang Pengkajian dan Penelitian.

Sementara itu, Ketua Bidang Bidang Agama, Sosial-Ekonomi, dan Budaya FKPT Jateng R. Andi Irawan menyampaikan bahwa pencegahan terorisme merupakan langkah besar dan panjang. “Jadi tidak cukup jika sebatas kegiatan seremonial dan lomba, tapi harus mengakar dalam pendidikan,” tegas dia.

Oleh karena itu, pihaknya menggagas urgensi penguatan kurikulum pendidikan antiterorisme dan antiradikalisme dalam pendidikan dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.

Dalam kesempatan itu, disampaikan Ketua FKPT Jateng Dr. Hamidulloh Ibda bahwa jajaran pengurus dan satgas terdiri atas Ketua, Sekretaris, Bendahara, lima orang Ketua Bidang, dan tiga satgas yaitu satgas administrasi, satgas keuangan dan satgas IT.

“Setelah Rakernas nanti, kita akan tindaklanjuti kegiatan ini dengan langkah strategis untuk menyukseskan program mandatori dan nonmandatori,” katanya.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Bendahara FKPT Jateng Siti Maemunah, Ketua Bidang Media Massa, Hukum dan Humas Khoirun Niam, Ketua Bidang Pengkajian dan Penelitian Ahmad Rouf, satgas administrasi Yoga Dian Kusuma, satgas keuangan Tri Kusumawati, dan satgas IT Haidar Al-Praditya. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • QUO VADIS PENDIDIKAN NAHDLATUL ‘ULAMA; Membaca Problematika Pesantren dan Madrasah

    QUO VADIS PENDIDIKAN NAHDLATUL ‘ULAMA; Membaca Problematika Pesantren dan Madrasah

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdhatul Ulama (NU) sesungguhnya memiliki peran yang sangat signifikan dalam proses perkembangan pendidikan terutama pendidikan Islam. Pada dasarnya sejarah pergerakan NU itu sendiri merupakan gerakan pendidikan di seluruh Indonesia.[1]Banyaknya lembaga-lembaga pendidikan seperti pesantren, majlis ta’lim, diniyah atau madrasah yang menjadi basis kultural NU dapat menjadi indikasi gerakan […]

  • Program GLM Plus Ma’arif Jateng Diteliti Mahasiswa UIN Walisongo

    Program GLM Plus Ma’arif Jateng Diteliti Mahasiswa UIN Walisongo

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14.198
    • 0Komentar

    SEMARANG – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus yang digagas LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menjadi objek penelitian mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Penelitian tersebut dilakukan dalam rangka penyusunan skripsi mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang. Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menjadi narasumber utama dalam […]

  • Hukum Mengubur Ari-Ari

    Hukum Mengubur Ari-Ari

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Assalamu ‘alaikum Wr Wb Saya mau tanya Sudah menjadi tradisi di indonesia khususnya di pulau jawa, bahwa setiapada orang melahirkan, maka mereka [keluarganya] mengubur ari-ari si bayi, di samping atau didepan rumahnya, apa sebenarnya hukum mengubur ari-ari tersebut, mohon penjelasannya. Terima kasih. Wa’alaikum salam Wr Wb Ari-ari yang dalam bahasa arab disebut al-masyimahterdapat dua macam, […]

  • Awali puasa dengan puasa

    Takbiran: Suara Tak Bersuara

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 869
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Selama ini, budaya takbiran, takbir keliling di malam hari Lebaran Idulfitri selalu menggema. Namun, teknologi menggesernya. Jika dulu takbirannya adalah suara manusia, anak-anak, ibu dan bapak, kini digantikan dengan suara sound system, bahkan takbiran koplo dengan versi DJ. Ini kan Namanya “suara tak bersuara”. Rodo angel iki. Tradisi takbiran menyambut Lebaran Idulfitri […]

  • Menuju Amil Lazisnu yang Profesional dan Kreatif

    Menuju Amil Lazisnu yang Profesional dan Kreatif

    • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

      KH MA Sahal Mahfudh (Mbah Sahal) dikenal berhasil dalam mengembangkan zakat, infaq serta sedekah yang berhasil membangun ekonomi warga Kajen, Pati dan sekitarnya. Hal itu menjadi salah satu alasan dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pati, Jawa Tengah untuk menyelenggarakan pelatihan Madrasah Amil pada Ahad (1/11).     “Keberhasilan Mbah […]

  • PCNU-PATI

    Unforgattable

    • calendar_month Jum, 12 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Ini kisah dari sang waktu tentang mereka yang menunggu. Cerita seorang perempuan yang bersembunyi di balik halaman buku dan seorang lelaki yang siluetnya membentuk mimpi di liku tidur sang perempuan. Ditemani krat-krat berisi botol vintage wine yang berdebu, aroma rasa yang menguar dari cairan anggur di dalam gelas, derit kayu di rumah usang, dan lembar […]

expand_less