Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Siapkan Program Kerja, FKPT Jateng Gelar Rapat Koordinasi

Siapkan Program Kerja, FKPT Jateng Gelar Rapat Koordinasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
  • visibility 679
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di Ruang Rapat lt. 2 Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi perdana pada Kamis sore (17/4/2025).

Dalam sambutannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa sejak ditetapkan oleh tim formatur pada 26 Juli 2024 lalu, kepengurusan FKPT Jawa Tengah periode 2025-2027 telah dibentuk dan akan dilantik pada 22-24 April 2025 mendatang di Jakarta oleh BNPT RI. “Selain program mandatori dari BNPT, pada rapat koordinasi ini kita akan kaji program mandiri nonmandatori dari lima bidang yang ada,” kata Ibda dalam rapat yang dimoderatori Sekretaris FKPT Jawa Tengah Rahmad Winarto.

Selain itu, Ibda mengatakan pula bahwa program nonmandatori sangat urgen dalam rangka menyukseskan kesiapsiagaan nasional, kontra narasi dan deradikalisasi. “Meski pendanaan agak sedikit terkendala oleh kebijakan nasional yaitu efisiensi, namun justru ini harus melahirkan banyak inovasi dan kreativitas tiap bidang untuk bermitra, bersinergi, berkolaborasi dengan semua elemen sesuai model multihelix atau pentahelix,” jelas doktor lulusan UNY tersebut.

Pihaknya menegaskan, bahwa pencegahan terorisme hakikatnya menjadi tugas bersama. “Jadi harus bersinergi, meski secara struktural BNPT RI membentuk FKPT di tiap provinsi. Tapi tugas mencegah radikalisme dan terorisme itu ya tugas semua elemen dari keluarga, masyarakat, tokoh agama, sampai pejabat,” kata dosen Inisnu Temanggung tersebut.

Pada sesi pembahasan program kerja, disampaikan masing-masing bidang dari Bidang Agama, Sosial-Ekonomi, dan Budaya, Bidang Media Massa, Hukum, dan Humas, Bidang Pemuda dan Pendidikan, Bidang Perempuan dan Anak, Bidang Pengkajian dan Penelitian.

Sementara itu, Ketua Bidang Bidang Agama, Sosial-Ekonomi, dan Budaya FKPT Jateng R. Andi Irawan menyampaikan bahwa pencegahan terorisme merupakan langkah besar dan panjang. “Jadi tidak cukup jika sebatas kegiatan seremonial dan lomba, tapi harus mengakar dalam pendidikan,” tegas dia.

Oleh karena itu, pihaknya menggagas urgensi penguatan kurikulum pendidikan antiterorisme dan antiradikalisme dalam pendidikan dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.

Dalam kesempatan itu, disampaikan Ketua FKPT Jateng Dr. Hamidulloh Ibda bahwa jajaran pengurus dan satgas terdiri atas Ketua, Sekretaris, Bendahara, lima orang Ketua Bidang, dan tiga satgas yaitu satgas administrasi, satgas keuangan dan satgas IT.

“Setelah Rakernas nanti, kita akan tindaklanjuti kegiatan ini dengan langkah strategis untuk menyukseskan program mandatori dan nonmandatori,” katanya.

Dalam kesempatan itu, hadir pula Bendahara FKPT Jateng Siti Maemunah, Ketua Bidang Media Massa, Hukum dan Humas Khoirun Niam, Ketua Bidang Pengkajian dan Penelitian Ahmad Rouf, satgas administrasi Yoga Dian Kusuma, satgas keuangan Tri Kusumawati, dan satgas IT Haidar Al-Praditya. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cek Fakta! Video Viral Jemaah Salat Disodok Tongkat Bukan di Pati

    Cek Fakta! Video Viral Jemaah Salat Disodok Tongkat Bukan di Pati

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.106
    • 0Komentar

      PATI – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, menanggapi beredarnya video viral yang menunjukkan aksi tidak terpuji sekelompok anak-anak dan remaja saat pelaksanaan ibadah salat di masjid. ​Dalam video tersebut, tampak sejumlah remaja menyodok jemaah yang sedang bersujud menggunakan tongkat. Mirisnya, imam salat pun tak luput dari aksi jahil tersebut. ​Video […]

  • Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Almaghfurlah KH Ahmad Suyuthi merupakan sosok kiai yang alim tetapi rendah hati. Kontribusinya dalam forum Sidang Syuriah Bulanan di pendopo maqbaroh Syeikh KH Ahmad Mutamakkin Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, diakui para ulama dan tokoh masyarakat. Khususnya ketika PCNU dipimpin oleh sahabat karibnya, KH Suyuthi Abdul Qodir, Pendiri Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan.Katib Syuriah KH Abdul […]

  • PCNU- PATI Photo by geralt

    “Wuih Kompak Amat”

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami Cerita lucu ini berawal ketika menjelang Isya beberapa warga bergegas ke masjid untuk azan. Belum lagi sampai masjid terlihat seorang pemuda dengan tampang klimis dan dihiasi jenggot sedang menyapu di lantai masjid. Azan dimulai, jamaah pun berdatangan dan siap mendirikan shalat Isya berjamaah. Sang pemuda yang tadi menyapu segera saja […]

  • PCNU - PATI Ilustrasi (freepik.com)

    Rabiah al-Adawiyah Sang Sufi Pecinta Sejati

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Rabiah al-Adawiyah adalah seorang sufi wanita yang terkenal dengan kesucian dan kecintaannya kepada Allah. Ia dikenal sebagai seorang sufi yang zuhud dan hanya menghabiskan waktunya untuk beribadah dan bermunajat kepada Allah. Sehingga tidak mengherankan apabila di kemudian hari, ia tumbuh menjadi seorang sufi yang begitu dikenal, disegani, dan dihormati pada masanya. Rabiah al-Adawiyah […]

  • Era VUCA dan BANI, Ini Kompetensi Plus Versi Hamidulloh Ibda yang Wajib Dikuasai Guru MI/SD

    Era VUCA dan BANI, Ini Kompetensi Plus Versi Hamidulloh Ibda yang Wajib Dikuasai Guru MI/SD

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 14.092
    • 0Komentar

    SEMARANG — Era disrupsi digital yang bergerak begitu cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Mahasiswa sebagai calon pendidik tidak lagi bisa mengandalkan cara-cara konvensional jika ingin bertahan dan relevan di masa depan. Menanggapi tantangan besar ini, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Walisongo Semarang menggelar Seminar Karier Pendidikan bertajuk “Merancangkan […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Sekarang ini sudah umum atau biasa dikalangan masyarakat, apabila ada pengajian yang diisi oleh seorang muballigh, sebelum ia sampai ke tempat untuk berceramah, maka akan disambut dan diiringi dengan bacaan : طلع البدر علينا من ثنيات الوداع وجب الشكر علينا ما دعا لله داع dengan tujuan penghormatan terhadap muballigh tersebut. Padahal dalam […]

expand_less