Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 7 Nov 2021
  • visibility 318
  • comment 0 komentar
img-20211105-wa0007-6640324
Antusiasme para pemuda peserta Sekolah Inovasi Pangan gelombang kedua di MMH Tayu.

TAYU – Setelah melaksanakan kegiatan Sekolah Inovasi Pangan di Kecamatan Winong (4/11) lalu, PCNU Pati menggandeng Forbil kembali melaksanakan kegiatan serupa di wiliyah Pati utara. Tepatnya, di gedung MTs. MMH Tayu. 

Sama seperti di Winong, agenda tersebut juga diklasifikasi menjadi dua kelas. Bedanya, hanya terletak pada materi. 

“Kelas pertama mengusung tema ‘Manajemen Usaha, Pengemasan dan Marketing Ikan NILA Salin’ dan kelas ke dua dengan tema ‘Manajemen Usaha, Pengemasan dan Pemasaran Hasil Tani Hortikultura” ungkap M. Zaim Jaelani, wakil ketua PCNU Pati. 

Untuk kelas pertama, lanjut pria yang akrab disapa Gus Zaim ini, pihaknya mengundang delegasi dari Fatauat NU, praktisi tambak ikan dan KWT serta Karang Taruna. Semnentara pada kelas ke dua, kursi peserta dipenuhi oleh Kelompok Petani Muda, Fatayat NU, KWT dan Karang Taruna.

Selain Gus Zaim, beberapa tokoh masyarakat juga nampam hadir. Hal ini menjadi suntikan semangat bagi para peserta. 

Beberapa di antaranya, K. Maknun, pengasuh Pesantren Tani Laras Jagad plus pengurus Yayasan Laras Jagad, Bayu Purnomo (Sekwilcam Tayu), Yustam (ketua LPPNU Tayu) dan beberapa tokoh lainnya. Dalam sambutannya, K. Maknun menyambut positif kerja sama ini karena dinilai dapat menarik generasi milenial untuk terjun ke dunia pertanian. 

“Sangat Bagus karena bisa mmenumbuhkan minat dan daya tarik generasi muda/millenials untuk bergerak di bidang pertanian, bisnis pengolahan hasil pertanian dan pemasarannya, yang mana sektor ini sudah mulai ditinggalkan oleh milenials,” tuturnya.

Lebih spesifik, Gus Zaim menimpali statemen ini dengan data faktual di lapangan. Ia mengklaim dengan data yang ia bawa, bahwa mayoritas warga Pati adalah islam dan NU. Sedangkan warga Nahdliyin sebagaian besar adalah petani. Oleh sebab itu, lanjut dia, program-program pemerintah harus menyasar kepada aspek-aspek tersebut. 

“Mayoritas warga Nahdliyyin itu petani, maka selayaknya program2 pemerintah, BUMN dan Pihak2 terkait yang peduli pd Ketahanan dan Inovasi Pangan, untuk bekerjasama dengan NU,  agar tepat sasaran, efektif dan maksimal,” terang dia. 

Gus Zaim menambahkan, bahwa melalui kerjasama ini diharapkan akan lahir praktisi-praktisi teknologi pangan agar sektor pertanian yang menjadi sumber kehidupan sebagaian besar warga tidak lagi menjadi hal yang membosankan.

“Tentunya agar mereka mau membangkitkan geliat sektor pertanian dengan teknologi-teknologi modern dan tentunya menyenangkan, serta yang terpenting agar para pemuda ini sadar betul arti kedaulatan pangan,” ungkapnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Puasa Bukan Bulan Kapital

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.038
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ibadah yang hanya dipandang kayak dodolan, dagang, untung-rugi, oleh ganjaran pira, kayaknya itu menjadi bentuk riil cara berpikir kita itu kapitalistik. Maksude pimen? Ya, simpelnya kita beribadah hanya mengejar keuntungan pahala saja, tanpa memastikan puasa kita itu sakjane ya agar kita bertakwa dan menuju Allah Swt.   Realitas lain, tiap […]

  • Salafiyah Borong Medali dalam Lomba Silat Nasional

    Salafiyah Borong Medali dalam Lomba Silat Nasional

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Yayasan Salafiyah Kajen, Margoyoso kembali membuat harum nama Kabupaten Pati di kancah Nasional. Setelah 3 Santri MA Salafiyah yang berhasil menyabet 3 medali dalam perhelatan pencak silat Tugu Muda Championship Open National Tournament 2019, kini beredar kabar dua santri MTs dan satu santri MI juga membawa pulang medali dari ajang yang sama. Para peaerta didik […]

  • Ihtival Muwadda’ah Pon Pes Al-Kautsar Putri

    Ihtival Muwadda’ah Pon Pes Al-Kautsar Putri

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Pati. Pondok Pesantren Putri Al-Kautsar menyelenggarkan Ihtival Muwadda’ah Putri dan Khatmil Quran untuk santriwati yang tamat atau hafal Quran tahun ini. Sebanyak 50 santriwati melaksanakan wisuda, 12/05 kemarin. Ibu Nyai Hj. Rabiah al-Adawiyah selaku Pengasuh mengememukakan, setelah hatam al-Qurannya harus sering di baca minimal dalam satu minggu satu hataman. Selain itu Hj. Rabiah juga menceritakan […]

  • IPNU-IPPNU Margoyoso Resmi Dilantik

    IPNU-IPPNU Margoyoso Resmi Dilantik

    • calendar_month Sab, 18 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Proses pelantikan Pengurus Anak Cabang IPNU Margoyoso PATI – Jum’at (17/9) pagi Pelajar NU Kecamatan Margoyoso menggelar pelantikan dan Rakerancab. Kegiatan yang bertempat di Gedung TPQ Baitur Rahman ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 12.30 WIB.  Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, para peserta dan tamu undangan yang datang diwajibkan memakai masker. Bukan […]

  • Ribuan Mustahik di Pati Mendapat Modal Usaha dari Baznas Jateng

    Ribuan Mustahik di Pati Mendapat Modal Usaha dari Baznas Jateng

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sebanyak 3.500 mustahik dari Kabupaten Pati dan Rembang, diberi modal usaha oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah. Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Daroji, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi ZIS dalam meningkatkan taraf hidup mustahik melalui pengembangan usaha produktif. ”ZIS bukan hanya sebatas kewajiban ibadah, tetapi juga solusi […]

  • Konferensi Bersama, MWC NU, PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU Kec Sukolilo

    Konferensi Bersama, MWC NU, PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU Kec Sukolilo

    • calendar_month Sen, 23 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

                Bertepatan dengan tahun baru hijriah 1437 H, 14 Oktober 2015 bertempat di Gedung Haji Sukolilo, telah berlansung acara konferensi bersama pergantian pengurus lama dengan yang baru, acara berlangsung meriah karena yang hadir cukup banyak kurang lebihnya 300 orang terdiri dari peserta konferensi, MWCNU, PAC Muslimat, PAC Fatayat, PAC IPNU/IPPNU. Sedangkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama […]

expand_less