Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 7 Nov 2021
  • visibility 313
  • comment 0 komentar
img-20211105-wa0007-6640324
Antusiasme para pemuda peserta Sekolah Inovasi Pangan gelombang kedua di MMH Tayu.

TAYU – Setelah melaksanakan kegiatan Sekolah Inovasi Pangan di Kecamatan Winong (4/11) lalu, PCNU Pati menggandeng Forbil kembali melaksanakan kegiatan serupa di wiliyah Pati utara. Tepatnya, di gedung MTs. MMH Tayu. 

Sama seperti di Winong, agenda tersebut juga diklasifikasi menjadi dua kelas. Bedanya, hanya terletak pada materi. 

“Kelas pertama mengusung tema ‘Manajemen Usaha, Pengemasan dan Marketing Ikan NILA Salin’ dan kelas ke dua dengan tema ‘Manajemen Usaha, Pengemasan dan Pemasaran Hasil Tani Hortikultura” ungkap M. Zaim Jaelani, wakil ketua PCNU Pati. 

Untuk kelas pertama, lanjut pria yang akrab disapa Gus Zaim ini, pihaknya mengundang delegasi dari Fatauat NU, praktisi tambak ikan dan KWT serta Karang Taruna. Semnentara pada kelas ke dua, kursi peserta dipenuhi oleh Kelompok Petani Muda, Fatayat NU, KWT dan Karang Taruna.

Selain Gus Zaim, beberapa tokoh masyarakat juga nampam hadir. Hal ini menjadi suntikan semangat bagi para peserta. 

Beberapa di antaranya, K. Maknun, pengasuh Pesantren Tani Laras Jagad plus pengurus Yayasan Laras Jagad, Bayu Purnomo (Sekwilcam Tayu), Yustam (ketua LPPNU Tayu) dan beberapa tokoh lainnya. Dalam sambutannya, K. Maknun menyambut positif kerja sama ini karena dinilai dapat menarik generasi milenial untuk terjun ke dunia pertanian. 

“Sangat Bagus karena bisa mmenumbuhkan minat dan daya tarik generasi muda/millenials untuk bergerak di bidang pertanian, bisnis pengolahan hasil pertanian dan pemasarannya, yang mana sektor ini sudah mulai ditinggalkan oleh milenials,” tuturnya.

Lebih spesifik, Gus Zaim menimpali statemen ini dengan data faktual di lapangan. Ia mengklaim dengan data yang ia bawa, bahwa mayoritas warga Pati adalah islam dan NU. Sedangkan warga Nahdliyin sebagaian besar adalah petani. Oleh sebab itu, lanjut dia, program-program pemerintah harus menyasar kepada aspek-aspek tersebut. 

“Mayoritas warga Nahdliyyin itu petani, maka selayaknya program2 pemerintah, BUMN dan Pihak2 terkait yang peduli pd Ketahanan dan Inovasi Pangan, untuk bekerjasama dengan NU,  agar tepat sasaran, efektif dan maksimal,” terang dia. 

Gus Zaim menambahkan, bahwa melalui kerjasama ini diharapkan akan lahir praktisi-praktisi teknologi pangan agar sektor pertanian yang menjadi sumber kehidupan sebagaian besar warga tidak lagi menjadi hal yang membosankan.

“Tentunya agar mereka mau membangkitkan geliat sektor pertanian dengan teknologi-teknologi modern dan tentunya menyenangkan, serta yang terpenting agar para pemuda ini sadar betul arti kedaulatan pangan,” ungkapnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Kompetensi, Ma’arif NU Calon Gelar Asesmen Calon Asesor LP Ma`arif NU Jateng Gelar Pelatihan dan Asesmen Calon Asesor Kompetensi

    Perkuat Kompetensi, Ma’arif NU Calon Gelar Asesmen Calon Asesor LP Ma`arif NU Jateng Gelar Pelatihan dan Asesmen Calon Asesor Kompetensi

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

      Semarang – Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P2 Ma`arif menggelar kegiatan Pelatihan Asesor Kompetensi dan Asesmen Calon Asesor (ACA) LSP P2 Ma`arif NU Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung selama lima hari tersebut dilaksanakan pada 1-5 November di Hotel Muria Semarang. Hadir dalam pembukaan kegiatan, Sekretrais PWNU Jawa Tengah KH […]

  • Gandeng Gusdurian Prawoto, LPBINU Salurkan Ratusan Paket Sembako Kepada Warga

    Gandeng Gusdurian Prawoto, LPBINU Salurkan Ratusan Paket Sembako Kepada Warga

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    SUKOLILO – Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-76, LPBI NU Kabupaten Pati bekerja sama dengan Komunitas GUSDURIAN Peduli Posko Prawoto menyerahkan ratusan paket sembako dan bantuan kesehatan kepada warga yang membutuhkan. Program tersebut merupakan kelanjutan dari program-program bantuan sebelumnya bagi masyarakat yang terdampak covid-19. Imam Rifai selaku ketua LPBI NU Kabupaten Pati, bahwa penyerahan bantuan ini […]

  • BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaksanakan rangkaian kegiatan Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme di Jawa Tengah. Poin penting dalam Monitoring tersebut salah satunya adalah wacana pendirian FKPT mandiri di kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Letkol (Sus) Dr. Harianto, […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren dan Pengembangan Ekonomi Umat

    • calendar_month Sab, 14 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan sebuah lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang konsen dalam bidang keagamaan. Pesantren juga bisa diartikan sebagai sebuah ‘institusi budaya’ yang lahir atas prakarsa dan inisiatif tokoh masyarakat yang bersifat otonom. Sejak awal berdirinya, pesantren merupakan potensi strategis yang ada di tengah-tengah kehidupan sosial masyarakat. Karena mayoritas pesantren […]

  • Menebar Dakwah Lewat Kisah

    Menebar Dakwah Lewat Kisah

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Berdakwah paling efektif, mengena disukai kebanyakan masyarakat umum adalah dengan menggunakan metode bercerita, sebab pada dasarnya  setiap orang suka bercerita dan suka mendengarkan cerita. Oleh sebab itu, di dalam kitab suci, cerita menjadi unsur yang menonjol, kalau tidak dikatakan dominan. Tidaklah mengherankan jika cerita menjadi gaya penyampaian ajaran agama yang barangkali paling menarik, bahkan mungkin […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Literasi Digital Bulan Ramadan

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.869
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda Masih pentingkah literasi digital saat bulan Ramadan? Ya, penting lah. Jawaban singkat ini saya jawab sendiri dari pertanyaan yang saya buat sendiri. Meski bulan suci Ramadan selalu datang membawa jeda, koma, waktu rehat sejenak, atau sebutan lain. Apa maksudnya? Jeda dari tradisi makan dan tradisi minum, dari marah, dari kesibukan dunia, […]

expand_less