Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 7 Nov 2021
  • visibility 254
  • comment 0 komentar
img-20211105-wa0007-6640324
Antusiasme para pemuda peserta Sekolah Inovasi Pangan gelombang kedua di MMH Tayu.

TAYU – Setelah melaksanakan kegiatan Sekolah Inovasi Pangan di Kecamatan Winong (4/11) lalu, PCNU Pati menggandeng Forbil kembali melaksanakan kegiatan serupa di wiliyah Pati utara. Tepatnya, di gedung MTs. MMH Tayu. 

Sama seperti di Winong, agenda tersebut juga diklasifikasi menjadi dua kelas. Bedanya, hanya terletak pada materi. 

“Kelas pertama mengusung tema ‘Manajemen Usaha, Pengemasan dan Marketing Ikan NILA Salin’ dan kelas ke dua dengan tema ‘Manajemen Usaha, Pengemasan dan Pemasaran Hasil Tani Hortikultura” ungkap M. Zaim Jaelani, wakil ketua PCNU Pati. 

Untuk kelas pertama, lanjut pria yang akrab disapa Gus Zaim ini, pihaknya mengundang delegasi dari Fatauat NU, praktisi tambak ikan dan KWT serta Karang Taruna. Semnentara pada kelas ke dua, kursi peserta dipenuhi oleh Kelompok Petani Muda, Fatayat NU, KWT dan Karang Taruna.

Selain Gus Zaim, beberapa tokoh masyarakat juga nampam hadir. Hal ini menjadi suntikan semangat bagi para peserta. 

Beberapa di antaranya, K. Maknun, pengasuh Pesantren Tani Laras Jagad plus pengurus Yayasan Laras Jagad, Bayu Purnomo (Sekwilcam Tayu), Yustam (ketua LPPNU Tayu) dan beberapa tokoh lainnya. Dalam sambutannya, K. Maknun menyambut positif kerja sama ini karena dinilai dapat menarik generasi milenial untuk terjun ke dunia pertanian. 

“Sangat Bagus karena bisa mmenumbuhkan minat dan daya tarik generasi muda/millenials untuk bergerak di bidang pertanian, bisnis pengolahan hasil pertanian dan pemasarannya, yang mana sektor ini sudah mulai ditinggalkan oleh milenials,” tuturnya.

Lebih spesifik, Gus Zaim menimpali statemen ini dengan data faktual di lapangan. Ia mengklaim dengan data yang ia bawa, bahwa mayoritas warga Pati adalah islam dan NU. Sedangkan warga Nahdliyin sebagaian besar adalah petani. Oleh sebab itu, lanjut dia, program-program pemerintah harus menyasar kepada aspek-aspek tersebut. 

“Mayoritas warga Nahdliyyin itu petani, maka selayaknya program2 pemerintah, BUMN dan Pihak2 terkait yang peduli pd Ketahanan dan Inovasi Pangan, untuk bekerjasama dengan NU,  agar tepat sasaran, efektif dan maksimal,” terang dia. 

Gus Zaim menambahkan, bahwa melalui kerjasama ini diharapkan akan lahir praktisi-praktisi teknologi pangan agar sektor pertanian yang menjadi sumber kehidupan sebagaian besar warga tidak lagi menjadi hal yang membosankan.

“Tentunya agar mereka mau membangkitkan geliat sektor pertanian dengan teknologi-teknologi modern dan tentunya menyenangkan, serta yang terpenting agar para pemuda ini sadar betul arti kedaulatan pangan,” ungkapnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ansor Juwana Rutinkan Takhtimul Qur’an untuk Tangkal Radikalisme

    Ansor Juwana Rutinkan Takhtimul Qur’an untuk Tangkal Radikalisme

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    JUWANA-Gerakan Pemuda Ansor menyelenggarakan acara takhtimul qur’an bin nadhor, Sabtu (24/8) malam. Agenda semacam ini telah menjadi kegiatan rutin yang dijalankan empat puluh hari sekali (selapanan). Suasana khidmat dalam acara takhtimul qur’an bin nadhor yang digelar oleh GP Ansor Juwana Sabtu (24/8) malam di Masjid Besar Juwana Berlokasi di Masjid Besar Juwana, hadir beberapa pengurus […]

  • PCNU-PATI

    Mengakhiri Ramadan dengan Husnul Khatimah

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan tahun ini sebentar lagi berakhir. Tinggal menunggu beberapa jam saja. Pertanyaannya, apakah kita tahun ini mengakhiri Ramadan dengan husnul khatimah? Ini bukan istilah untuk orang meninggal saja lo ya. Khusnul khotimah atau khusnul khatimah ini terdiri atas dua kata, yaitu “khusnul” dan “khatimah” yang berarti secara bahasa, meninggal dalam keadaan baik. […]

  • Membaca Perempuan dalam Perspektif Gender - PCNU PATI

    Membaca Perempuan dalam Perspektif Gender

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Berbicara mengenai perempuan, tentunya banyak sekali perspektif yang disematkan kepada-Nya. Mulai dari macak, masak, dan manak. Hal ini tentunya sangat lumrah di kehidupan masyarakat. Selain itu perempuan juga dipandang lemah dan tidak memiliki kekuatan sepertihalnya laki-laki. Sehingga dari situ, perempuan dinilai tidak sepadan dengan laki-lki. Karena dalam kodratnya perempuan memang ditakdirkan sebagai pendamping suami dalam […]

  • PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    PPKM, Muslimat Gembong Hentikan Semua Aktivitas Luring

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Maria Ulfa (tengah), Ketua PAC Muslimat NU Gembong bersama pengurus lainnya (foto : dokumen LTN-NU)  GEMBONG-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menyebabkan banyak rutinitas terhambat. Hal ini pula yang dirasakan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Gembong.  Para kaum ibu yang rutin melaksanakan kegiatan setiap tanggal 12 tersebut terpaksa meliburkan diri karena adanya PPKM. Hal […]

  • Menjaga Kelestarian Budaya Bangsa

    Menjaga Kelestarian Budaya Bangsa

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Kabar NU Pati. Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Kab Pati kembali mengadakan acara Workshop Ketahanan Budaya bekerja sama dengan Lembaga Kajian Ekonomi dan Sosial Masyarakat (LENNSA) Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 21 Desember 2014 dengan mengangkat tema “Menjaga dan Melestarikan Seni dan Budaya sebagai Identitas Bangsa dan Negara”. Acara ini dihadiri oleh berbagai […]

  • PCNU-PATI

    Usai UKT, Pendekar Pagar Nusa Gelar Bersih-Bersih Waduk

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. GEMBONG – Usai melaksakan UKT, para pendekar Pencak Silat NU, Pagar Nusa melakukan aksi bersih waduk, Kamis (29/12). Agenda ini dilaksanakan di kawasan Waduk Seloromo, Gembong.  Andif Prasetyo, Lembaga Wasit dan Juri PC Pagar Nusa Kabupaten Pati yang menemani peserta UKT menegaskan bahwa aksi ini dilaksanakan dalam rangka membentuk karakter anak.  “Setelah UKT, kita […]

expand_less