Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Keluarga NU Dzikir Bersama

Ribuan Keluarga NU Dzikir Bersama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 4 Apr 2020
  • visibility 191
  • comment 0 komentar
Hariati (kanan) bersama keluarga kecilnya sedang mengamalkan ijazah dari PCNU Pati untuk menangkal covid 19

PATI-Ribuan Keluarga NU di Pati serentak membaca sholawat nariyah malam ini, Sabtu (4/4). Hal ini sejalan dengan intruksi PCNU Pati terkait usaha lahiriyah melawan covid 19 yang kini sedang merebak.

Tujuannya bukan hanya membebaskan corona dari Kabupaten Pati, namun juga dari Indonesia. Harapan mulia ini digagas dan diinisiasi oleh PCNU Pati sejak beberapa minggu sebelumnya.

Hasilnya pun di luar dugaan. Respon dari warga nahdliyin sangat positif. beberapa warga NU mengajak keluarganya untuk turut menjalankan upaya ini.

Salah satu yang tidak ingin ketinggalan adalah Hariati, kader Fatayat NU. Ia beserta suami dan anaknya menyempatkan diri untuk berdoa bagi negeri.

“Ada intruksi Fatayat dan PCNU untuk berdoa di rumah. Saya langsung bilang suami dan kita jalankan. Saya share juga di grup-grup WA medsos lain.” Tuturnya.

Beda cerita dengan Syaifullah, warga nahdliyyin asal Gembong yang juga melakukan doa bersama dengan keluarga barunya. Dirinya mengaku mendapat informasi ini dari story WA seorang teman yang juga aktif di NU Kecamatan Gembong.

“Saya buka WA habis maghrib, dan saya ajak istri saya. Tiba-tiba mertua saya juga ikut gabung.” Ungkapnya.

Hariati dan Syaiful adalah dua dari ribuan keluarga NU yang melakukan doa bersama dari rumah. Di luar sana, banyak juga kader NU yang melakukan doa dengan rekan, teman ngopi dan saudara lainnya.

Antusiasme warga sangat baik dengan imbauan ini. Seperti dikatakan Syaiful, yang mengajak serta istri dan mertuanya, ia mengaku ada peningkatan gairah NU dalam dirinya ketika melafalkan doa-doa yang telah disebarkan melalui temannya tersebut.

“Selain untuk mengusir wabah, saya merasa gairah NU saya tumbuh lagi. Kami sangat terharu. Doa-doa, sholawat yang kami baca sangat menyentuh hati kami.” Lanjut Syaiful.

PCNU berharap dengan adanya dzikir masal #dirumahaja dapat membantu Indonesia agar terbebas dari vorus corona. Selain itu, Pengurus Cabang juga merasa doa seperti ini perlu dilakukan dalam rangka menyambung silaturrohim antar warga NU.

“Biasanya hampir setiap hari bertemu dengan teman-teman di NU. Tapi karena virus, terpaksa harus menahan rindu dulu. Berkat doa bersama #dirumahaja ini, kami malah seperti dipertemukan dengan seluruh warga NU (bukan hanya pengurus NU) dalam satu frekuensi, meskipun berbeds lokasi.” Tegas K. Yisuf Hasyim, ketua PCNU Pati.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 90 Santri Lirboyo Diberangkatkan PCNU Pati

    90 Santri Lirboyo Diberangkatkan PCNU Pati

    • calendar_month Sab, 14 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 90 santri Lirboyo yang berasal dari Kabupaten Pati kembali ke pondok pesantren, Jumat (13/5/2022) pagi. Puluhan santri itu diberangkatkan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati. Ketua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, mengatakan, pihaknya secara rutin memfasilitasi para santri, baik  berhubungan dengan pemberangkatan maupun kepulangan. “Termasuk kegiatan-kegiatan yang terkait dengan santri yang lain […]

  • Akhir Kepengurusan, LP. Ma'arif Berikan Ma'arif NU Jateng Awards

    Akhir Kepengurusan, LP. Ma’arif Berikan Ma’arif NU Jateng Awards

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

      Semarang – Bertempat di Hotel Muria Semarang, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah 2018-2023 memberikan penghargaan kepada Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten/Kota dalam kegiatan Ma’arif NU Jateng Awards pada Sabtu (9/3/2024). Hadir Ketua dan jajaran pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dan pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten/Kota se […]

  • Muhammad Hasyim Santri Pejuang Kemerdekaan

    Muhammad Hasyim Santri Pejuang Kemerdekaan

    • calendar_month Kam, 26 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sebagai santri yang juga putra kiyai, masyarakat biasa memanggil dengan sebutan Gus Hasyim, nama lengkap beliau adalah Muhammad Hasyim putra Mbah Mahfudh Salam Kajen (w-1944)lahir di Kajen pada tahun 1929 M. Beliau adalah putra kedua dari enam bersaudara yaitu : 1.    Hj.  Muzayyanah, istri KH Mansyur Lasem  (ibu dari Gus Qoyyum) 2.    Muhammad Hasyim 3.    […]

  • Supervisor KemenSos RI Lakukan Visitasi Akreditasi di LKSA Darul Hadlanah

    Supervisor KemenSos RI Lakukan Visitasi Akreditasi di LKSA Darul Hadlanah

    • calendar_month Sab, 21 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Pati – Supervisor dari jakarta, yaitu Bapak Harimurtejo disambut oleh sejumlah pengurus LKSA Darul Hadlanah YKM NU Pati dalam rangka pelaksanaan visitasi akreditasi LKSA. Kehadiran supervisor tersebut merupakan tindak lanjut dari pengajuan akreditasi yang telah diajukan empat bulan lalu. Kedatangannya didampingi oleh ketua forum Kudus dan ketua forum Pati.Visitasi ini merupakan tahap kedua setelah visitasi […]

  • PCNU - PATI Photo by Wasa Crispbread

    Sekali Tersakiti; Setelah itu, Berhenti

    • calendar_month Rab, 10 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Kemarin malam saat sedang menikmati secangkir teh, sebagai pengantar istirahat malam saya mendapatkan pesan di Whatsapp dari orang yang saya sayangi. Singkat padat dan terkendali. “Mas kejadian tadi buat tulisan buat hari Rabu ya,” Saya langsung mengiyakan saja permintaanya; sedangkan tulisan dengan judul Dari Rumah Ke Rumah akan saya publish pada […]

  • Photo by Jubéo Hernandez

    Ketika Cinta Dipertanyakan

    • calendar_month Ming, 7 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Namaku Gami. Aku tinggal di desa paling utara Kabupaten Gresik. Kota sebelum ibukota jawa timur ini tak lebih besar dan tak kurang maju dari Surabaya. Dari lahir hingga kini sudah beranjak dewasa. Aku punya dua sahabat. Namanya Kristal dan Banu. Mereka juga lahir dan tinggal di sini. Kami bersahabat sejak kecil. […]

expand_less