Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Keluarga NU Dzikir Bersama

Ribuan Keluarga NU Dzikir Bersama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 4 Apr 2020
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
Hariati (kanan) bersama keluarga kecilnya sedang mengamalkan ijazah dari PCNU Pati untuk menangkal covid 19

PATI-Ribuan Keluarga NU di Pati serentak membaca sholawat nariyah malam ini, Sabtu (4/4). Hal ini sejalan dengan intruksi PCNU Pati terkait usaha lahiriyah melawan covid 19 yang kini sedang merebak.

Tujuannya bukan hanya membebaskan corona dari Kabupaten Pati, namun juga dari Indonesia. Harapan mulia ini digagas dan diinisiasi oleh PCNU Pati sejak beberapa minggu sebelumnya.

Hasilnya pun di luar dugaan. Respon dari warga nahdliyin sangat positif. beberapa warga NU mengajak keluarganya untuk turut menjalankan upaya ini.

Salah satu yang tidak ingin ketinggalan adalah Hariati, kader Fatayat NU. Ia beserta suami dan anaknya menyempatkan diri untuk berdoa bagi negeri.

“Ada intruksi Fatayat dan PCNU untuk berdoa di rumah. Saya langsung bilang suami dan kita jalankan. Saya share juga di grup-grup WA medsos lain.” Tuturnya.

Beda cerita dengan Syaifullah, warga nahdliyyin asal Gembong yang juga melakukan doa bersama dengan keluarga barunya. Dirinya mengaku mendapat informasi ini dari story WA seorang teman yang juga aktif di NU Kecamatan Gembong.

“Saya buka WA habis maghrib, dan saya ajak istri saya. Tiba-tiba mertua saya juga ikut gabung.” Ungkapnya.

Hariati dan Syaiful adalah dua dari ribuan keluarga NU yang melakukan doa bersama dari rumah. Di luar sana, banyak juga kader NU yang melakukan doa dengan rekan, teman ngopi dan saudara lainnya.

Antusiasme warga sangat baik dengan imbauan ini. Seperti dikatakan Syaiful, yang mengajak serta istri dan mertuanya, ia mengaku ada peningkatan gairah NU dalam dirinya ketika melafalkan doa-doa yang telah disebarkan melalui temannya tersebut.

“Selain untuk mengusir wabah, saya merasa gairah NU saya tumbuh lagi. Kami sangat terharu. Doa-doa, sholawat yang kami baca sangat menyentuh hati kami.” Lanjut Syaiful.

PCNU berharap dengan adanya dzikir masal #dirumahaja dapat membantu Indonesia agar terbebas dari vorus corona. Selain itu, Pengurus Cabang juga merasa doa seperti ini perlu dilakukan dalam rangka menyambung silaturrohim antar warga NU.

“Biasanya hampir setiap hari bertemu dengan teman-teman di NU. Tapi karena virus, terpaksa harus menahan rindu dulu. Berkat doa bersama #dirumahaja ini, kami malah seperti dipertemukan dengan seluruh warga NU (bukan hanya pengurus NU) dalam satu frekuensi, meskipun berbeds lokasi.” Tegas K. Yisuf Hasyim, ketua PCNU Pati.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Kisah Pencuri Sajadah Mbah Dullah Salam - PCNU PATI, Photo by Thirdman on Pexels

    Kisah Pencuri Sajadah Mbah Dullah Salam

    • calendar_month Kam, 7 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    KH. Abdullah Zain Salam merupakan sosok kiai kharismatik yang terkenal ‘alim dan memiliki sifat dermawan kepada siapa pun. Sehingga banyak tamu dari segala penjuru daerah yang setiap harinya berdatangan ke ndalem (rumah) beliau untuk mendapatkan barokah atau sekedar bersilaturahim. Mereka meyakini kalau doa beliau mujarab dan dikabulkan Allah.  Di samping itu, Mbah Dullah panggilan akrabnya […]

  • PCNU-PATI

    Beragama dan Bernegara Harus Menyenangkan

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Temanggung – KH. Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) mengatakan bahwa beragama dan bernegara harus menyenangkan. Sebab, kalau tidak menyenangkan maka ada yang salah dalam beragama dan bernegara seorang. “Pada hakikatnya, agama lahir sebagai solusi bukan sebagai problem,” kata Gus Miftah dalam Talk Show Bersama Gus Miftah bertajuk ‘Orasi Kebangsaan Beragama Berbangsa yang Happy dan […]

  • Twibon Harlah NU ke 96 PC Fatayat NU Kab. Pati

    Twibon Harlah NU ke 96 PC Fatayat NU Kab. Pati

    • calendar_month Ming, 30 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

       1. Klik Link https://twb.nz/twibonsharlahnu98 2. Klik Pilih Foto    Pilih Foto yang sesuai 3. Atur Foto dengan cara menyentuh foto dan klik Pungkas     Atur foto untuk menemukan lokasi foto yang sesuai 4. Klik Unduh untuk mendowload hasil twibons    Klik unduh untuk mendowload hasil Foto yang sudah menjadi Twibonze 5. Twibons sudah jadi

  • Dapat Air Bersih dari PCNU, Warga : Kami Sangat Terbantu

    Dapat Air Bersih dari PCNU, Warga : Kami Sangat Terbantu

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    WINONG-Delapan truk tangki berisi air bersih kembali diterjunkan oleh PCNU Pati. Kali ini, ada tiga kecamatan yang menjadi target pendistribusian air bersih, Jumat (20/9). Desa Sidomukti, Kecamatan Jaken, Desa Sarimulyo dan Kropak, Kecamatan Winong serta Desa Sembatur Agung Kecamatan Jakenan menjadi sasaran pendistribusian air beraih siang tadi. Keempat desa di tiga kecamatan tersebut memperoleh bantuan […]

  • Tips Terapi Hati

    Tips Terapi Hati

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Judul : Revive Your HeartPenulis : Nauman Ali KhanCetak II : Sep 2018Penerbit : MizaniaHal : 160Peresensi : Niam At Majha Hati dalam tubuh manusia adalah komponen terpenting; segumpal daging yang mampu mempengaruhi segala bentuk tingkah laku manusia, sebab hari manusia adalah komponen vital dalam menjalankan tugas manusia di bumi yaitu sebagai kholifah fi ard. […]

  • PCNU - PATI

    IPNU Pati Pertanyakan Wacana Pemangkasan Usia

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris PC IPNU Pati, Mohammad Hafidz menilai wacana pemangkasan umur membuat membuat kaget kader Pelajar NU di seluruh Indonesia. Menurutnya, jika peremajaan usia ditetapkan sampai ke Pusat bakal menimbulkan ketidakpercayaan kader terhadap Pusat. Pasalnya, usia maksimal 24 tahun dinilai belum siap untuk menahkodai Pimpinan Pusat. “Tentunya kalau pemangkasan umur itu di serentakkan sampai […]

expand_less