Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rakernas FKPT, BNPT Sebut Akan Fokus Public Resilience

Rakernas FKPT, BNPT Sebut Akan Fokus Public Resilience

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 21 Feb 2024
  • visibility 421
  • comment 0 komentar

Jakarta – Bertempat di Hotel Royal Kuningan Jakarta dan Hotel Bidakara Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelaar Rapat Kerja Nasional Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) ke-XI yang diikuti seluruh perwakilan pengurus FKPT se Indonesia di 34 FKPT ditambah FKPT Lebak, dan FKPT Jepara pada 19-22 Februari 2024.

Kepala BNPT Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si., dalam kesempatan itu mengatakan bahwa salama tahun 2023 tidak ada serangan teroris di Indonesia. “Alhamdulillah, sepanjang 2023 tidak ada satupun serangan teroris secara terbuka terjadi di Indonesia atau zero terrorist attack. Namun demikian kita harus tetap waspada, apa yang terjadi kini dan berbagai serangan terbuka hanyalah fenomena yang muncul di atas permukaan dalam sebuah teori gunung es,” jelasnya dalam pembukaan Rakernas ke-XI tersebut.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa evaluasi kinerja penanggulangan terorisme nasional tahun 2023, dan pelaksanaan RAN PE yang sudah masuk di tahun terakhir dengan pencapaian 90,4%. “Renja BNPT tahun 2024 memfokuskan pada upaya membangun daya tahun masyarakat (public resilience) dari ideologi kekerasan, radikal terorisme, melalui public awareness, yang memwujudkan public engagement, dan multistakeholders collaboration,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Plt. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi capaian BNPT selama tahun 2023 karena tidak ada serangan terorisme. “Kami mengapresiasi setinggi-tingginya atas kinerja BNPT dalam upaya penanggulangan terorisme khususnya prestasi Zero Terrorist Attack pada tahun 2023 dan amannya tahapan pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 dari aksi-aksi terorisme,” katanya.

Di sisi lain, Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat Kolonel sus. H. Dr. Harinto., M.Pd, mengatakan bahwa Pengurus FKPT memainkan peran akselerasi informasi, deteksi dini, serta melaksanakan kebijakan dan strategi pencegahan terorisme di masing-masing daerah. “Pengurus FKPT di 34 provinsi dan 2 kabupaten memainkan peran akselerasi informasi, deteksi dini serta melaksanakan kebijakan dan strategi pencegahan terorisme di masing-masing daerah,” katanya.

Pihaknya menambahkan bahwa pencegahan radikalisme dan terorisme bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga seluruh lapisan masyarakat. FKPT berkomitmen untuk terus bekerjasama demi menciptakan lingkungan yang damai untuk semua warga Indonesia. “Dengan tugas dan tujuan mulia tersebut, anggota FKPT diharapkan dapat pula merangkul semua pihak di daerah dengan semangat kebangsaan dalam penanggulangan radikalisme terorisme demi menciptakan lingkungan yang damai,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, hadir juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas, dan sejumlah tamu undangan.

Dalam rangkaian Rakeras FKPT ke-XI tersebut, dilakukan pembagian komisi-komisi, komisi bidang agama, sosial dan budaya, komisi bidang perempuan, anak dan remaja komisi bidang pemuda dan Pendidikan, komisi bidang media massa, hukum dan humas serta bidang penelitian.

Sementara itu, Ketua FKPT Jawa Tengah Prof. Dr. Syamsul Ma’arif mengatakan bahwa Rakernas ini sangat efektif memplanning program-program yang komprehensif dan berkelanjutan, sehingga upaya melakukan mitigasi radikalisme sampai ke akar-akarnya bisa tercapai. “Apalagi selama ini sudah zero attack, berkat kerjasama semua pihak,” katanya.

Meskipun begitu tetap harus waspada dan jangan lengah sedikitpun; karena terorisme pasti juga bermetamorfosis dengan strategi lain; lebih terbuka dan bisa jadi juga merebut hati masyarakat. “Oleh sebab itu, kita perlu terdepan dalam countering violent extremisme and terrorism dengan strategi yang dinamis. Seperti memperkuat gerakan kesadaran masyarakat, meresonansi moderasi, dan program-program dengan pretensi pendidikan dan kebudayaan. Dan tak boleh dilupakan setiap program seharusnya berbasis kerja penelitian yang profesional dan data-data yang akurat,” katanya.

Di sinilah FKPT Jateng mengusulkan dan berharap semoga terealisasi dengan ide  pembuatan Jurnal Ilmiah. “Harapannya agar senantiasa bisa mengupdate setiap masalah dan strategi penyelesaian terkait paham radikalisme dan terorisme berdasarkan penelitian para ahli sekaligus bisa menjadi referensi dunia,” bebernya. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ranting NU Ngagel Bagi-Bagi Sembako

    Ranting NU Ngagel Bagi-Bagi Sembako

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Sebanyak 65 paket Sembako berhasil didistribusikan kepada kaum dhuafa. Kegiatan sosial tersebut merupakan salah satu program Pengurus Ranting NU Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti. Kegiatan yang digalang bersama dengan Lazisnu dan beberapa Banom NU itu dilaksanakan pada Selasa (12/4) kemarin. Tujuannya, tak lain adalah untuk menyambung silaturrahim antara ulama dan ummat. “Selain itu juga […]

  • Ketua PCNU Datangi Pelantikan NU di Gembong

    Ketua PCNU Datangi Pelantikan NU di Gembong

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Pengurus MWC NU Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati resmi dilantik Ahad (19/5) malam. Selain pengurus MWC, sebanyak 13 Ranting juga dilantik dalam forum yang sama. Kegiatan yang diselenggarakan di Lapangan Joko Tingkir Gembong ini dihadiri langsung oleh Ketua dan sekretaris PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim dan H. Maskan. Sebagai pamungkas, agenda bertajuk MWC dan […]

  • Rektor UIN Jogja Tebar Inspirasi di IPMAFA

    Rektor UIN Jogja Tebar Inspirasi di IPMAFA

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

      Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al Makin (di atas podium) sedang menebar inspirasi lewat orasi ilmiahnya dalam acara wisuda X Ipmafa Pati. MARGOYOSO – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menggelar wisuda X pada Minggu (12/12) di aula kampus. Sebanyak 163 wisudawan dari tujuh Program Studi yang ada di Ipmafa hadir dan mengikuti prosesi […]

  • Siswa MA Manahijul Huda Sabet Tiga Juara di Ajang Porseni

    Siswa MA Manahijul Huda Sabet Tiga Juara di Ajang Porseni

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Siswa Madrasah Aliyah (MA) Manahijul Huda Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, menorehkan prestasi di ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat kabupaten, yang berlangsung pada Sabtu (14/6/2025) di MAN 1 Pati. Dalam ajang ini, siswa MA Manahijul Huda berhasil meraih juara dalam tiga cabang yang diperlombakan. Antara lain Juara 1 Bulutangkis […]

  • Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Fondasi Penguatan Inklusi dan Bahasa Inggris di Sekolah Ma’arif Jateng

    Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Fondasi Penguatan Inklusi dan Bahasa Inggris di Sekolah Ma’arif Jateng

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.002
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar satu rangkaian kegiatan terpadu yang mencakup Pelatihan Pembelajaran Mendalam Kurikulum Berbasis Cinta (PM KBC) An-Nahdliyyah, Program Pendampingan Bahasa Inggris Berstandar Internasional Pearson, serta penyelesaian Modul Pendidikan Inklusi. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 14–15 Januari 2026, di Hotel Muria, Kota Semarang. […]

  • PCNU - PATI . (Unsplash/Markus Spiske)

    Detik-Detik Kecelakaan di Kamar Hotel

    • calendar_month Ming, 31 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Ruangan dengan puluhan lampu gantung bernuansa remang-remang dan eksotis itu sebenarnya sangat cocok untuk sepasang sejoli yang sedang dimabuk cinta. Namun sayang, seringkali hanya sebagai tempat membuang penat dan pelampiasan stress. Seperti gadis yang saat ini duduk bersama lelaki di sudut bar lounge dekat bartender. Sepintas mereka seperti sepasang kekasih, tapi […]

expand_less