Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rakernas FKPT, BNPT Sebut Akan Fokus Public Resilience

Rakernas FKPT, BNPT Sebut Akan Fokus Public Resilience

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 21 Feb 2024
  • visibility 303
  • comment 0 komentar

Jakarta – Bertempat di Hotel Royal Kuningan Jakarta dan Hotel Bidakara Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelaar Rapat Kerja Nasional Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) ke-XI yang diikuti seluruh perwakilan pengurus FKPT se Indonesia di 34 FKPT ditambah FKPT Lebak, dan FKPT Jepara pada 19-22 Februari 2024.

Kepala BNPT Komjen Pol. Prof. Dr. H. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, M.Si., dalam kesempatan itu mengatakan bahwa salama tahun 2023 tidak ada serangan teroris di Indonesia. “Alhamdulillah, sepanjang 2023 tidak ada satupun serangan teroris secara terbuka terjadi di Indonesia atau zero terrorist attack. Namun demikian kita harus tetap waspada, apa yang terjadi kini dan berbagai serangan terbuka hanyalah fenomena yang muncul di atas permukaan dalam sebuah teori gunung es,” jelasnya dalam pembukaan Rakernas ke-XI tersebut.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa evaluasi kinerja penanggulangan terorisme nasional tahun 2023, dan pelaksanaan RAN PE yang sudah masuk di tahun terakhir dengan pencapaian 90,4%. “Renja BNPT tahun 2024 memfokuskan pada upaya membangun daya tahun masyarakat (public resilience) dari ideologi kekerasan, radikal terorisme, melalui public awareness, yang memwujudkan public engagement, dan multistakeholders collaboration,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Plt. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi capaian BNPT selama tahun 2023 karena tidak ada serangan terorisme. “Kami mengapresiasi setinggi-tingginya atas kinerja BNPT dalam upaya penanggulangan terorisme khususnya prestasi Zero Terrorist Attack pada tahun 2023 dan amannya tahapan pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 dari aksi-aksi terorisme,” katanya.

Di sisi lain, Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat Kolonel sus. H. Dr. Harinto., M.Pd, mengatakan bahwa Pengurus FKPT memainkan peran akselerasi informasi, deteksi dini, serta melaksanakan kebijakan dan strategi pencegahan terorisme di masing-masing daerah. “Pengurus FKPT di 34 provinsi dan 2 kabupaten memainkan peran akselerasi informasi, deteksi dini serta melaksanakan kebijakan dan strategi pencegahan terorisme di masing-masing daerah,” katanya.

Pihaknya menambahkan bahwa pencegahan radikalisme dan terorisme bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga seluruh lapisan masyarakat. FKPT berkomitmen untuk terus bekerjasama demi menciptakan lingkungan yang damai untuk semua warga Indonesia. “Dengan tugas dan tujuan mulia tersebut, anggota FKPT diharapkan dapat pula merangkul semua pihak di daerah dengan semangat kebangsaan dalam penanggulangan radikalisme terorisme demi menciptakan lingkungan yang damai,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, hadir juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas, dan sejumlah tamu undangan.

Dalam rangkaian Rakeras FKPT ke-XI tersebut, dilakukan pembagian komisi-komisi, komisi bidang agama, sosial dan budaya, komisi bidang perempuan, anak dan remaja komisi bidang pemuda dan Pendidikan, komisi bidang media massa, hukum dan humas serta bidang penelitian.

Sementara itu, Ketua FKPT Jawa Tengah Prof. Dr. Syamsul Ma’arif mengatakan bahwa Rakernas ini sangat efektif memplanning program-program yang komprehensif dan berkelanjutan, sehingga upaya melakukan mitigasi radikalisme sampai ke akar-akarnya bisa tercapai. “Apalagi selama ini sudah zero attack, berkat kerjasama semua pihak,” katanya.

Meskipun begitu tetap harus waspada dan jangan lengah sedikitpun; karena terorisme pasti juga bermetamorfosis dengan strategi lain; lebih terbuka dan bisa jadi juga merebut hati masyarakat. “Oleh sebab itu, kita perlu terdepan dalam countering violent extremisme and terrorism dengan strategi yang dinamis. Seperti memperkuat gerakan kesadaran masyarakat, meresonansi moderasi, dan program-program dengan pretensi pendidikan dan kebudayaan. Dan tak boleh dilupakan setiap program seharusnya berbasis kerja penelitian yang profesional dan data-data yang akurat,” katanya.

Di sinilah FKPT Jateng mengusulkan dan berharap semoga terealisasi dengan ide  pembuatan Jurnal Ilmiah. “Harapannya agar senantiasa bisa mengupdate setiap masalah dan strategi penyelesaian terkait paham radikalisme dan terorisme berdasarkan penelitian para ahli sekaligus bisa menjadi referensi dunia,” bebernya. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Lena Polishko

    Percaya

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Benar hidup tak semudah langkahkan kaki Kadang berat, kadang letih Suatu hari kan ku ingat hari ini Mampu berdiri, walau tak bisa berlari Ku rasa bebanku terlalu berat Apa ku kuat? Selalu bertanya Apa ku bisa Ada saja masalah yang datang menghadang Esok kan bagaimana ku tak tau apa Hari […]

  • Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual di IPMAFA dalam Peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

    Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual di IPMAFA dalam Peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) IPMAFA bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat Islam (HMPS PMI) IPMAFA menggelar program sosialisasi bertajuk Bimbingan Remaja untuk Pencegahan Kekerasan Seksual. (Jumat, 20/12/24). Program ini merupakan salah satu inisiatif dari tim PKM dosen IPMAFA yang terdiri dari Ibu Umdah […]

  • LAZISNU Pati Akan Adakan Santunan

    LAZISNU Pati Akan Adakan Santunan

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus LAZISNU mengadakan rapat untuk mempersiapkan santunan di bulan ramadhan 8/6 kemarin di kantor NU Pati dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. LAZISNUseperti  orang ketahui sebagai Lembaga Amil Zakat dan Infak yang identik dengan santunan kepada yatama dan dhuhafa’ pada bulan Ramadlan dan Suro. Maka persepsi demikian adalah salah karena banyak dari program LAZISNU […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman “Robohnya Saka Guru Rumah Kami” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (20/12)

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini yaitu Merekontruksi Empat Saka Guru Bangsa

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.277
    • 0Komentar

      Konstruksi rumah joglo yang baku punya ciri khas yakni ditopang empat tiang utama, yang disebut saka guru. Menurut Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, kontruksi rumah tradisional Jawa ini memuat pesan simbolik dari peradaban muslim Jawa yang seharusnya dicermati bersama. Hal menarik itu diungkapkan oleh Anis saat membuka Suluk Maleman yang digelar di Rumah […]

  • Polres Pati Sanika Satyawada Berikan Puluhan Paket Beras di Ponpes Al Akrom Banyuurip

    Polres Pati Sanika Satyawada Berikan Puluhan Paket Beras di Ponpes Al Akrom Banyuurip

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    AKBP Christian Tobing (peci hitam) didampingi pengasuh PP Al Akrom, KH. Imam Al Mukromin (kiri) menyerahkan bantuan beras secara simbolik kepada salah satu santri Ponpes tersebut. MARGOREJO – Sebagai wujud kepedulian dengan sesama, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 Batalyon Sanika Satyawada berikan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19.  Kegiatan dengan tema ‘Berbagi Senyum […]

  • PCNU-PATI Photo by Alberto Bianchini

    Air

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Air adalah penghidupan. Air untuk hidup dan kehidupan. Air adalah elemen penting dalam sebuah hidup dan kehidupan. Sebab dalam tubuh Saya dan Anda hampir separuh lebih terdiri dari air. Bisa dikatakan apabila jika sangat tergantung pada air. Dan air pula dapat menimbulkan anugrah dan musibah. Tinggal bagaimana saya dan Anda bersikap […]

expand_less