Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rakerdin, Gus Rozin Sebut Jangan Ragu-ragu di Ma’arif

Rakerdin, Gus Rozin Sebut Jangan Ragu-ragu di Ma’arif

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
  • visibility 499
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id-Purworejo – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 6 yaitu dengan peserta LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Purworejo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Wonosobo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Banjarnegara, dan LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kebumen, pada Ahad (2/2/2025). Kegiatan ini berlokasi di Wisma Budaya SMAN 7 Purworejo.

Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 305 kepala MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA/SMK, dan puluhan peserta dari unsur tamu undangan, PWNU Jawa Tengah, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, LP. Ma’arif NU PCNU di empat kabupaten, dan Ketua PW IPNU-IPPNU Jawa Tengah. Hadir juga Sekjen LP. Ma’arif PBNU Harianto Ogi, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Dr. Hj. Saidah Sakwan, MA., Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin, Asisten Bupati Purworejo Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Bambang Susilo, dan tamu undangan lain.

Dari Rakerdin putaran pertama, Fakhrudin menyebut bahwa jumlah satuan pendidikan Ma’ari NU terus berkembang. Hal itu terbukti berdasarkan data SIMNU, saat ini bertambah 359 sehingg totala menjadi 4.316 satuan pendidikan.

“Alhamdullillah, secara kuantitas luar biasa. Pekerjaan kita adalah menjaga dan menjamin kualitas satuan pendidikan tersebut. Semoga berkah, penuh rahmat dan hidayah dari Allah Swt. Amin,” kata Fakhrudin..

Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan empat rekomendasi dari forum Rakerdin untuk LP. Ma’arif NU PBNU. Pertama, LP. Ma’arif NU PBNU harus bisa mengawal Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2025 mengatur tentang redistribusi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di sekolah swasta. Peraturan ini mengatur penempatan guru ASN (baik PNS maupun PPPK) ke satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

Kedua, LP. Ma’arif NU PBNU harus mengawal makan siang gratis untuk murid Ma`arif NU Jawa Tengah. Ketiga, LP. Ma’arif NU PBNU mengawal kuota PIP, Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BOP) Provinsi untuk SMK/SMA yang berkeadilan untuk Ma`arif. Keempat, LP. Ma’arif NU PBNU melanjutkan program nasional Porsemanas, Pergamanas, Perwimanas yang sudah lima tahun ini tidak dilanjutkan. “Sejak 2019 sudah tidak ada even Persemanas, Pergamanas, dan Perwimanas, padahal kita di daerah sudah melaksanakan dari cabang hingga wilayah,” kata Fakhrudin.

Sedangkan rekomendasi untuk LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah juga disampaikan dan dirangkum selama Rakerdin. Pertama, LP Ma`arif NU PWNU Jawa Tengah harus melakukan peningkatan SDM Kepala Madrasah/Sekolah tetap dipriorotaskan. Kedua, Diklat guru Ke-NUan menjadi wajib bagi semua kepala satuan pendidikan dan guru Mapel ke-NU-an.

Ketiga, LP. Ma`arif NU PWNU Jateng secara rutin melaksanakan rebranding melalui pendampingan sekolah/madrasah dan membentuk tim inti wilayah. Keempat, peningkatan kualitas layanan buku, batik, dan lainnya lebih tepat waktu. Kelima, membantu penataan ulang dan penyesuaian Ijop satuan pendidikan di Ma`arif. Keenam, layanan uji kompetensi perlu ada skenario subsidi, dan seleksi magang jepangd ilaksanakan di beberapa Zona. “Ini rekomendasi dari delapan titik yang kami rangkum,” kata Fakhrudin.

Asisten Bupati Purworejo Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Bambang Susilo dalam sambutannya mewakili Bupati Purworejo, mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan selamat datang kepada semua peserta dan mengapresiasi kegiatan tersebut. “Lembaga Pendidikan Ma’arif NU sangat dibutuhkan, guna mewujudkan generasi yang cerdas, berdaya saing, serta menjunjung moralitas yang tinggi. Rakerdin ini menjadi penting sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Ma’arif,” katanya.

Sekjen LP. Ma’arif PBNU Harianto Ogi, Pihaknya akan mengawal semua rekomendasi yang telah disampaikan. “Kemarin kita sudah melakukan rapat kecil dengan LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Barat dan LP. Ma’arif NU PCNU Purwakarta untuk mengkaji kesiapan even-even program nasional,” kata dia.

Pihaknya berharap, semua program-program di Ma’arif NU harus berkolaborasi. “Tidak ada individu bisa bangkit dan sukses tanpa kolaborasi. Maka saya berterima kasih kepada pada mitra yang sudah berkolaborasi, sehingga Ma’arif NU bisa semakin maju dan berkembang ke depan,” tegas pria yang akrab disapa Kanda Ogi.

Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) dalam sambutannya menegaskan bahwa jangan ragu-ragu di Ma’arif. “Karena Ma’arif ini lembaga yang berkah, lembaga yang luar biasa. Ma’arif ini adalah lembaga yang harus kita jaga dan kembangkan bersama-sama,” tegasnya.

Dijelaskannya, bahwa hari ini kita mengakhiri rangkaian Rakerdin dari sembilan zona. “Saya pribadi bisa menghadiri di Zona Kudus dan di Purworejo. Saya melihat, banyak dinamika yang bisa kita kawal. Saya memaknai, Ma’arif itu komanya harus di A yang pertama. Jangan sampai digeser komanya pada A yang kedua, nanti jadinya Maa’rif,” ujarnya.

Indonesia di tahun 2045, kata Gus Rozin, Indonesia katanya akan menyambut Indonesia Emas. “Pekerjaan rumah kita cuma tiga. Pertama SDM. Kedua, SDM, dan Ketiga SDM,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menjadi lembaga yang menjadikan pendidikan maju dan terkemuka selayaknya Mars Ma’arif yang ada petikan “Majulah terus ke muka.”

Kegiatan setelah pembukaan adalah penyerahan kenang-kenangan dan penghargaan kepada pimpinan BAZNAS RI, dan LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Purworejo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Wonosobo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Banjarnegara, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kebumen. Kegiatan setelahnya juga dilanjutkan dengan MoU antara BRCC dengan LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, RMI NU Jawa Tengah, dan LPTNU Jawa Tengah, dan dilanjutkan Rapat Kerja Dinas dengan agenda penyampaikan dan diskusi program-program dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029. (Ibda).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wejangan Ketua PCNU Pati untuk Pagar Nusa

    Wejangan Ketua PCNU Pati untuk Pagar Nusa

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Jumat (3/1) merupakan hari ulang tahun Ikatan Pencak Silat NU, Pagar Nusa (PN). Hari ini, PN berusia 39 tahun sejak didirikan. Menanggapi Hari Ulang Tahun (HUT) Pagar Nusa tahun ini, Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim mengimbau kepada kader-kader PN agar serius dalam berkhidmat di Banom NU yang bergerak di bidang seni bela […]

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 19 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Pilu Kutatap pilu dua matamu merah-tertahan di antara dua muara hati memekik perih : runtuh bersama kisah sedihmu 1 Maret 2023 Sembunyi dalam Luka Banyak luka menyelami hidupmu menempuh jarak panjang menghadapi kisahmu dengan iringan tawa: yang ternyata duka bersembunyi dalam ramainya isi kepala dan bertahan dalam balutan kepura-puraan luar biasa, bahkan aku tak sanggup […]

  • Kupas PAUD Inklusif Jawa Tengah, Dosen INISNU Temanggung Yuni Setya Hartati Sukses Pertahankan Disertasi di UIN Sunan Kalijaga

    Kupas PAUD Inklusif Jawa Tengah, Dosen INISNU Temanggung Yuni Setya Hartati Sukses Pertahankan Disertasi di UIN Sunan Kalijaga

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.045
    • 0Komentar

      YOGYAKARTA – Program Studi S3 Studi Islam Konsentrasi Pendidikan Anak Usia Dini Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta menggelar sidang promosi doktor pada Rabu pagi, 18 Februari 2026. Sidang yang berlangsung di lantai 1 Gedung Pascasarjana tersebut menghadirkan promovenda dosen sekaligus Kaprodi S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah […]

  • Sunarni, pedagang bakso asal Bumirejo Pati, saat mempraktikkan cara membuat bakso dalam pelatihan yang diinisiasi PR Fatayat NU Bumirejo, Ahad (17/5/2026) malam. (Foto: Istimewa)

    Gelar Pelatihan Bikin Bakso, Fatayat NU Bumirejo Dorong Lahirnya UMKM untuk Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle Musthofa Asrori
    • visibility 14.367
    • 0Komentar

      Pati, NU Online Pimpinan Ranting Fatayat Nahdlatul Ulama Bumirejo, Margorejo, Pati, Jawa Tengah, menginisiasi pelatihan pembuatan bakso bagi anggota Fatayat setempat sebagai upaya meningkatkan kreativitas sekaligus mendorong lahirnya pelaku UMKM baru di desa tersebut. Kegiatan yang diikuti sekitar 30 peserta itu digelar pada Ahad (17/5/2026) malam. Ketua PR Fatayat NU Bumirejo, Fitriya Dwi Noor […]

  • PCNU-PATI

    Galakkan Zakat Pertanian 

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Jamal Makmur Salah satu sektor zakat yang harus digalakkan adalah zakat pertanian. Mayoritas masyarakat Indonesia adalah petani, sehingga potensi zakat pertanian sangat besar. Ironis, potensi besar belum digarap secara serius. Praktisi lembaga filantropi Islam harus sejak dini menggalakkan potensi zakat sektor ini untuk kemaslahatan bangsa Indonesia, khususnya program pemberdayaan ekonomi. MWCNU Trangkil memulai […]

  • Memburu Lailatul Qodar. Photo by Kym MacKinnon on Unsplash.

    Memburu Lailatul Qodar

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Ramadhan merupakan bulan istimewa yang dilengkapi fitur canggih, lailatul qadr. Satu malam pada lailatul qadr, bernilai setara atau bahkan lebih dari seribu bulan. Artinya–menurut sebagian ulama–shalat satu rakaat pada malam ini, berpeluang memdapat jackpot keutamaan shalat satu rakaat selama seribu bulan atau 83 tahun penuh. Hanya saja, Allah tidak memberi bocoran […]

expand_less