Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rakerdin, Gus Rozin Sebut Jangan Ragu-ragu di Ma’arif

Rakerdin, Gus Rozin Sebut Jangan Ragu-ragu di Ma’arif

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
  • visibility 460
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id-Purworejo – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 6 yaitu dengan peserta LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Purworejo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Wonosobo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Banjarnegara, dan LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kebumen, pada Ahad (2/2/2025). Kegiatan ini berlokasi di Wisma Budaya SMAN 7 Purworejo.

Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 305 kepala MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA/SMK, dan puluhan peserta dari unsur tamu undangan, PWNU Jawa Tengah, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, LP. Ma’arif NU PCNU di empat kabupaten, dan Ketua PW IPNU-IPPNU Jawa Tengah. Hadir juga Sekjen LP. Ma’arif PBNU Harianto Ogi, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Dr. Hj. Saidah Sakwan, MA., Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin, Asisten Bupati Purworejo Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Bambang Susilo, dan tamu undangan lain.

Dari Rakerdin putaran pertama, Fakhrudin menyebut bahwa jumlah satuan pendidikan Ma’ari NU terus berkembang. Hal itu terbukti berdasarkan data SIMNU, saat ini bertambah 359 sehingg totala menjadi 4.316 satuan pendidikan.

“Alhamdullillah, secara kuantitas luar biasa. Pekerjaan kita adalah menjaga dan menjamin kualitas satuan pendidikan tersebut. Semoga berkah, penuh rahmat dan hidayah dari Allah Swt. Amin,” kata Fakhrudin..

Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan empat rekomendasi dari forum Rakerdin untuk LP. Ma’arif NU PBNU. Pertama, LP. Ma’arif NU PBNU harus bisa mengawal Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2025 mengatur tentang redistribusi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di sekolah swasta. Peraturan ini mengatur penempatan guru ASN (baik PNS maupun PPPK) ke satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

Kedua, LP. Ma’arif NU PBNU harus mengawal makan siang gratis untuk murid Ma`arif NU Jawa Tengah. Ketiga, LP. Ma’arif NU PBNU mengawal kuota PIP, Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BOP) Provinsi untuk SMK/SMA yang berkeadilan untuk Ma`arif. Keempat, LP. Ma’arif NU PBNU melanjutkan program nasional Porsemanas, Pergamanas, Perwimanas yang sudah lima tahun ini tidak dilanjutkan. “Sejak 2019 sudah tidak ada even Persemanas, Pergamanas, dan Perwimanas, padahal kita di daerah sudah melaksanakan dari cabang hingga wilayah,” kata Fakhrudin.

Sedangkan rekomendasi untuk LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah juga disampaikan dan dirangkum selama Rakerdin. Pertama, LP Ma`arif NU PWNU Jawa Tengah harus melakukan peningkatan SDM Kepala Madrasah/Sekolah tetap dipriorotaskan. Kedua, Diklat guru Ke-NUan menjadi wajib bagi semua kepala satuan pendidikan dan guru Mapel ke-NU-an.

Ketiga, LP. Ma`arif NU PWNU Jateng secara rutin melaksanakan rebranding melalui pendampingan sekolah/madrasah dan membentuk tim inti wilayah. Keempat, peningkatan kualitas layanan buku, batik, dan lainnya lebih tepat waktu. Kelima, membantu penataan ulang dan penyesuaian Ijop satuan pendidikan di Ma`arif. Keenam, layanan uji kompetensi perlu ada skenario subsidi, dan seleksi magang jepangd ilaksanakan di beberapa Zona. “Ini rekomendasi dari delapan titik yang kami rangkum,” kata Fakhrudin.

Asisten Bupati Purworejo Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Bambang Susilo dalam sambutannya mewakili Bupati Purworejo, mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan selamat datang kepada semua peserta dan mengapresiasi kegiatan tersebut. “Lembaga Pendidikan Ma’arif NU sangat dibutuhkan, guna mewujudkan generasi yang cerdas, berdaya saing, serta menjunjung moralitas yang tinggi. Rakerdin ini menjadi penting sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Ma’arif,” katanya.

Sekjen LP. Ma’arif PBNU Harianto Ogi, Pihaknya akan mengawal semua rekomendasi yang telah disampaikan. “Kemarin kita sudah melakukan rapat kecil dengan LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Barat dan LP. Ma’arif NU PCNU Purwakarta untuk mengkaji kesiapan even-even program nasional,” kata dia.

Pihaknya berharap, semua program-program di Ma’arif NU harus berkolaborasi. “Tidak ada individu bisa bangkit dan sukses tanpa kolaborasi. Maka saya berterima kasih kepada pada mitra yang sudah berkolaborasi, sehingga Ma’arif NU bisa semakin maju dan berkembang ke depan,” tegas pria yang akrab disapa Kanda Ogi.

Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) dalam sambutannya menegaskan bahwa jangan ragu-ragu di Ma’arif. “Karena Ma’arif ini lembaga yang berkah, lembaga yang luar biasa. Ma’arif ini adalah lembaga yang harus kita jaga dan kembangkan bersama-sama,” tegasnya.

Dijelaskannya, bahwa hari ini kita mengakhiri rangkaian Rakerdin dari sembilan zona. “Saya pribadi bisa menghadiri di Zona Kudus dan di Purworejo. Saya melihat, banyak dinamika yang bisa kita kawal. Saya memaknai, Ma’arif itu komanya harus di A yang pertama. Jangan sampai digeser komanya pada A yang kedua, nanti jadinya Maa’rif,” ujarnya.

Indonesia di tahun 2045, kata Gus Rozin, Indonesia katanya akan menyambut Indonesia Emas. “Pekerjaan rumah kita cuma tiga. Pertama SDM. Kedua, SDM, dan Ketiga SDM,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menjadi lembaga yang menjadikan pendidikan maju dan terkemuka selayaknya Mars Ma’arif yang ada petikan “Majulah terus ke muka.”

Kegiatan setelah pembukaan adalah penyerahan kenang-kenangan dan penghargaan kepada pimpinan BAZNAS RI, dan LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Purworejo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Wonosobo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Banjarnegara, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kebumen. Kegiatan setelahnya juga dilanjutkan dengan MoU antara BRCC dengan LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, RMI NU Jawa Tengah, dan LPTNU Jawa Tengah, dan dilanjutkan Rapat Kerja Dinas dengan agenda penyampaikan dan diskusi program-program dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029. (Ibda).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ma'arif Brebes Gelar Pelatihan Branding dan Publikasi

    Ma’arif Brebes Gelar Pelatihan Branding dan Publikasi

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

      Brebes – Hari ini selama dua hari mulai tanggal 22 -23 Nopember , kegiatan yang diselenggarakan oleh LP Maarip NU Kabupaten Brebes bertempat di Gedung NU Brebes. Suatu kegiatan yang menarik yang berjudul Pelatihan Branding ,Publikasi dan Pengelolaan Website , Pelatihan ini bukan hanya diikuti oleh para guru, kepala sekolah, siswa bahkan pengawas sekolah […]

  • PCNU Pati Bantah Dukung Mutlak Lima Hari Sekolah

    Opsional Lima atau Enam Hari Sekolah Kewenangan Mutlak Satpen.

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati membantah mendukung atau menolak secara mutlak penerapan lima hari sekolah. ’’PCNU Kabupaten Pati tidak menolak atau mendukung secara mutlak kebijakan 5 Hari Sekolah, karena disamping mekanismenya sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan, juga berharap tidak terjadi cacat prosedur dalam kebijakan-kebijakan yang ditempuh oleh Pemerintah Daerah,” ujar […]

  • Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    Mengelola Energi Kreatif Pegiat Lesbumi Dalam Berkesenian dan Berkebudayaan

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 661
    • 0Komentar

    Oleh : M. Syafii Pahlevi Menghidupkan spirit berkesenian dan berkebudayaan meniscayakan adanya beberapa unsur pendukung, selain kemampuan praksis personal juga ditopang oleh penerimaan masyarakat pendukungnya. Sehingga hal ini memerlukan beragam gagasan yang saling bersinergi, yang kemudian dikolaborasikan menjadi satu gerakan atau perhelatan yang menyatu. Selain itu, kebutuhan adanya resource atau sumber daya penunjang bagi kegiatan […]

  • white and blue paper on pink surface

    Kirim Doa Sebuah Emot Icon: Antara Simbol dan Makna

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 898
    • 0Komentar

      Perkembangan teknologi dalam era komunikasi digital yang serba cepat, pesan-pesan singkat, simbol, dan emoticon menjadi bagian tak terpisahkan dari cara manusia berinteraksi. Salah satu fenomena menarik yang berkembang belakangan ini adalah penggunaan ikon doa seperti contoh seringkali disertai tulisan “Al-Fatihah” atau emoji tangan berdoa — sebagai bentuk simpati dan empati di WhatsApp, terutama saat […]

  • NU dan Peran Sosial-Keagamaan

    NU dan Peran Sosial-Keagamaan

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 885
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kenyataan sosial yang semakin berkembang pesat, Nahdlatul Ulama (NU) perlu berperan secara efektif dan optimal dalam menjalankan berbagai fungsinya. Sebagai organisasi yang memiliki sejarah panjang dan pengaruh besar di Indonesia, NU harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang sudah terbentuk. Globalisasi yang […]

  • Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

    Jama’ah Kolo Kolo Sebar Masker Gratis

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Salah satu anggota Jama’ah KoloKolo membagi masker kepada Jamaah Sholat Jumat di Masjid Jami’ Baitul Muttaqin, Gembong GEMBONG-Banyaknya Masjid yang menghentikan sementara praktik sholat jumat membuat sebagian warga resah. Pemberhentian sementara ini adalah untuk mencegah persebaran wabah virus corona atau covid 19. Berdasarkan intruksi PWNU Jawa Tengah, daerah yang masih merupakan zona kuning, tetap diharuskan […]

expand_less