Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rakerdin, Gus Rozin Sebut Jangan Ragu-ragu di Ma’arif

Rakerdin, Gus Rozin Sebut Jangan Ragu-ragu di Ma’arif

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
  • visibility 422
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id-Purworejo – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 6 yaitu dengan peserta LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Purworejo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Wonosobo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Banjarnegara, dan LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kebumen, pada Ahad (2/2/2025). Kegiatan ini berlokasi di Wisma Budaya SMAN 7 Purworejo.

Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 305 kepala MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA/SMK, dan puluhan peserta dari unsur tamu undangan, PWNU Jawa Tengah, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, LP. Ma’arif NU PCNU di empat kabupaten, dan Ketua PW IPNU-IPPNU Jawa Tengah. Hadir juga Sekjen LP. Ma’arif PBNU Harianto Ogi, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Dr. Hj. Saidah Sakwan, MA., Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin, Asisten Bupati Purworejo Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Bambang Susilo, dan tamu undangan lain.

Dari Rakerdin putaran pertama, Fakhrudin menyebut bahwa jumlah satuan pendidikan Ma’ari NU terus berkembang. Hal itu terbukti berdasarkan data SIMNU, saat ini bertambah 359 sehingg totala menjadi 4.316 satuan pendidikan.

“Alhamdullillah, secara kuantitas luar biasa. Pekerjaan kita adalah menjaga dan menjamin kualitas satuan pendidikan tersebut. Semoga berkah, penuh rahmat dan hidayah dari Allah Swt. Amin,” kata Fakhrudin..

Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan empat rekomendasi dari forum Rakerdin untuk LP. Ma’arif NU PBNU. Pertama, LP. Ma’arif NU PBNU harus bisa mengawal Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2025 mengatur tentang redistribusi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di sekolah swasta. Peraturan ini mengatur penempatan guru ASN (baik PNS maupun PPPK) ke satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

Kedua, LP. Ma’arif NU PBNU harus mengawal makan siang gratis untuk murid Ma`arif NU Jawa Tengah. Ketiga, LP. Ma’arif NU PBNU mengawal kuota PIP, Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BOP) Provinsi untuk SMK/SMA yang berkeadilan untuk Ma`arif. Keempat, LP. Ma’arif NU PBNU melanjutkan program nasional Porsemanas, Pergamanas, Perwimanas yang sudah lima tahun ini tidak dilanjutkan. “Sejak 2019 sudah tidak ada even Persemanas, Pergamanas, dan Perwimanas, padahal kita di daerah sudah melaksanakan dari cabang hingga wilayah,” kata Fakhrudin.

Sedangkan rekomendasi untuk LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah juga disampaikan dan dirangkum selama Rakerdin. Pertama, LP Ma`arif NU PWNU Jawa Tengah harus melakukan peningkatan SDM Kepala Madrasah/Sekolah tetap dipriorotaskan. Kedua, Diklat guru Ke-NUan menjadi wajib bagi semua kepala satuan pendidikan dan guru Mapel ke-NU-an.

Ketiga, LP. Ma`arif NU PWNU Jateng secara rutin melaksanakan rebranding melalui pendampingan sekolah/madrasah dan membentuk tim inti wilayah. Keempat, peningkatan kualitas layanan buku, batik, dan lainnya lebih tepat waktu. Kelima, membantu penataan ulang dan penyesuaian Ijop satuan pendidikan di Ma`arif. Keenam, layanan uji kompetensi perlu ada skenario subsidi, dan seleksi magang jepangd ilaksanakan di beberapa Zona. “Ini rekomendasi dari delapan titik yang kami rangkum,” kata Fakhrudin.

Asisten Bupati Purworejo Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. Bambang Susilo dalam sambutannya mewakili Bupati Purworejo, mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan selamat datang kepada semua peserta dan mengapresiasi kegiatan tersebut. “Lembaga Pendidikan Ma’arif NU sangat dibutuhkan, guna mewujudkan generasi yang cerdas, berdaya saing, serta menjunjung moralitas yang tinggi. Rakerdin ini menjadi penting sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Ma’arif,” katanya.

Sekjen LP. Ma’arif PBNU Harianto Ogi, Pihaknya akan mengawal semua rekomendasi yang telah disampaikan. “Kemarin kita sudah melakukan rapat kecil dengan LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Barat dan LP. Ma’arif NU PCNU Purwakarta untuk mengkaji kesiapan even-even program nasional,” kata dia.

Pihaknya berharap, semua program-program di Ma’arif NU harus berkolaborasi. “Tidak ada individu bisa bangkit dan sukses tanpa kolaborasi. Maka saya berterima kasih kepada pada mitra yang sudah berkolaborasi, sehingga Ma’arif NU bisa semakin maju dan berkembang ke depan,” tegas pria yang akrab disapa Kanda Ogi.

Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) dalam sambutannya menegaskan bahwa jangan ragu-ragu di Ma’arif. “Karena Ma’arif ini lembaga yang berkah, lembaga yang luar biasa. Ma’arif ini adalah lembaga yang harus kita jaga dan kembangkan bersama-sama,” tegasnya.

Dijelaskannya, bahwa hari ini kita mengakhiri rangkaian Rakerdin dari sembilan zona. “Saya pribadi bisa menghadiri di Zona Kudus dan di Purworejo. Saya melihat, banyak dinamika yang bisa kita kawal. Saya memaknai, Ma’arif itu komanya harus di A yang pertama. Jangan sampai digeser komanya pada A yang kedua, nanti jadinya Maa’rif,” ujarnya.

Indonesia di tahun 2045, kata Gus Rozin, Indonesia katanya akan menyambut Indonesia Emas. “Pekerjaan rumah kita cuma tiga. Pertama SDM. Kedua, SDM, dan Ketiga SDM,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menjadi lembaga yang menjadikan pendidikan maju dan terkemuka selayaknya Mars Ma’arif yang ada petikan “Majulah terus ke muka.”

Kegiatan setelah pembukaan adalah penyerahan kenang-kenangan dan penghargaan kepada pimpinan BAZNAS RI, dan LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Purworejo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Wonosobo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Banjarnegara, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kebumen. Kegiatan setelahnya juga dilanjutkan dengan MoU antara BRCC dengan LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, RMI NU Jawa Tengah, dan LPTNU Jawa Tengah, dan dilanjutkan Rapat Kerja Dinas dengan agenda penyampaikan dan diskusi program-program dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029. (Ibda).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Jodoh Buat Bu Bidan Cantik

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Chapter 1 Lengkap sudah penderitaan Shanaya. Masalah yang datang seperti gulungan ombak yang saling bersusul-susulan menghantam kerikil dan karang-karang. Bertubi-tubi. Hanya surut sebentar lalu pasang lagi. Jika seorang perwira perlu bertahun-tahun meraih pangkat sebagai jenderal dengan bintang empat di kedua bahu baret hijaunya, maka ia hanya butuh sepuluh jam saja. Oh, […]

  • Hak Perempuan dalam Islam

    Hak Perempuan dalam Islam

    • calendar_month Sel, 13 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

      Islam adalah agama rohmatan lil’alamin, semuanya sudah ada tata cara dan ketentuan untuk menjadi panduan kita dalam beragama. Ada banyak aspek yang dibahas didalam Islam, salah satunya mengenai perempuan. Saya mencoba mengulas kitab Assittin Al-Adliyyah semampu saya, dan sesuai dengan pemahaman saya. Dalam kitab tersebut terdiri dari 60 hadist yang bisa menjadi rujukan bagaimana […]

  • Peserta Ma’arif Cilacap Registrasi Pertama Kali di Porsema

    Peserta Ma’arif Cilacap Registrasi Pertama Kali di Porsema

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Semarang – Pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Cilacap datang pertama kali yaitu pukul 04.00 WIB atau sata subuh dan registrasi pertama kali dalam kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII di Kabupaten Semarang, Kamis (9/2/2023). Ketua Panitia Porsema Cilacap Sholikin, mengatakan bahwa LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Cilacap membawa 155 peserta lomba. […]

  • Pelajar NU untuk Bangsa

    Pelajar NU untuk Bangsa

    • calendar_month Jum, 10 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU mengadakan Pendidikan dan Latihan sebagai salah satu faktor penting dalam kehidupan dan jalannya roda regenerasi dalam sebuah Organisasi. Yang mana dalam DIKLAT tersebut terjadinya proses regenerasi dan transfer ilmu pengetahuan serta doktrin awal tentang organisasi. Tidak terkecuali Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) yang merupakan […]

  • Salafiyah Kajen Pati Diproseksi Jadi Model Nasional Green Madrasah

    Salafiyah Kajen Pati Diproseksi Jadi Model Nasional Green Madrasah

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.973
    • 0Komentar

      Pati – Kementerian Agama (Kemenag) mulai memperluas implementasi Green Madrasah sebagai bagian dari transformasi pendidikan Islam berbasis ekoteologi di Indonesia. Madrasah Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, dijajaki menjadi salah satu model percontohan nasional untuk penguatan pendidikan ramah lingkungan. Hal ini diungkapkan Kasubdit Fasilitasi Profesi Guru, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kemenag Fakhurrozi dalam pelatihan […]

  • PAC IPNU IPPNU Dukuhseti Didorong Segera Gelar Konferancab

    PAC IPNU IPPNU Dukuhseti Didorong Segera Gelar Konferancab

    • calendar_month Ming, 9 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU ) Dukuhseti gelar acara buka bersama dan Musyawarah Pra Konferensi Anak Cabang (Konferancab) pada Sabtu (8/4/2023). Kegiatan ini berlangsung di Gedung MWC NU Dukuhseti. Hadir dalam kesempatan itu, Pembina IPNU dan Ketua PC IPNU Kabupaten Pati. Ketua PAC […]

expand_less