Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » NU dan Bupati Bicarakan Kesiapan Pesantren Sambut New Normal

NU dan Bupati Bicarakan Kesiapan Pesantren Sambut New Normal

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2020
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
Rapat terbatas PCNU, RMI-NU, Bupati Pati dan gugus tugas covid-19 di rumah dinas Bupati Pati. 

PATI-PCNU bersama PC RMI-NU (Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama’) Kabupaten Pati dan perwakilan pengelola pesantren berkoordinasi dengan Bupati Pati dan gugus tugas covid-19 terkait kesiapan new normal. Pertemuan terbatas ini dilakukan Jumat (5/6) pagi di rumah dinas Bupati Pati.

Koordinasi ini mengerucut pada kesiapan pesantren yang ada di Pati dalam menghadapi new normal. RMI-NU sebagai lembaga yang menaungi pesantren-pesantren di bawah NU menyatakan perlu adanya konsolidasi dengan pemerintah untuk menyambut para santri yang kembali ke pesantren.

KH. Liwauddin, M.Pd. ketua PC RMI-NU Pati menegaskan bahwa sedikitnya ada 220 pesantren di Kabupaten Pati. Sementara dari jumlah tersebut dihuni oleh lebih dari 25.000 orang santri dari berbagai daerah.

“Permasalahnnya bukan pada kuantitas, tapi lebih pada kesiapan pesantren dalam menerapkan protokol kesehatan ketika menerima santrinya kembali.” Ungkap KH. Liwauddin kepada Bupati dan PCNU Pati.

KH. Liwauddin juga menyinggung masalah kebersihan, serta problem lain yang kemungkinan sulit dikendalikan. Ia memisalkan soal social distancing dan physical distancing yang menurutnya akan sulit dikondisikan.

“Santri-santri ini juga berasal dari berbagai daerah yang tidak menutup kemungkinan dari zona merah.” Lanjutnya.

Demi menjaga situasi tetap kondusif, hal-hal semacam ini, menurut RMI-NU perlu dibicarakan lebih lanjut dengan pemerintah kabupaten. Sementara itu, Bupati Pati, H. Haryanto, S.H., M.M., M.Si. juga menyikapi serius persoalan ini.

“Kalaupun santri melakukan rapid test dari daerah masing-masing dan terbukti negatif, itu juga belum bisa digunakan sebagai acuan. Soalnya di banyak kasus, rapid-nya negatif, tapi swab test nya positif.” Tutur Haryanto.

Menurutnya, jangan sampai kembalinya santri ke masing-masing pesantren menambah data penyebaran covid-19 di Kabupaten Pati. Dengan dalih ini, pihaknya berjanji akan mengadakan rapat tindak lanjut bersama Forkopimda, gugus tugas covid-19, PCNU dan RMI-NU.

“Secepatnya akan kami adakan rapat bersama untuk membahas solusinya.” Pungkasnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Harlah NU ke-94 Kebangkitan Kaum Muda NU

    Refleksi Harlah NU ke-94 Kebangkitan Kaum Muda NU

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Harlah NU ke-94 adalah momentum strategis untuk membangkitkan spirit kaum muda NU. Sejak dipimpin Gus Dur pada tahun 1984, eskalasi pergerakan kaum muda NU mengagumkan. Gus Dur berhasil mengorbitkan kader-kader muda untuk tampil sebagai pemimpin dan aktivis NU masa depan yang kreatif, inovatif, progresif, dan kompetitif. Pencerahan pemikiran dan aksi-aksi kontroversial Gus Dur mampu membangkitkan […]

  • PCNU-PATI

    Ramadan: Bulan Tata-tata

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda*  Iki arep ning omahe mbahe, awakmu wes tata-tata durung, Nduk? Ya, saya ingat almarhum mertua saya ketika tanya kepada istriku. “Ini mau pergi ke rumah si mbah, kamu sudah siap-siap belum, Nduk?” Ya, begitu artinya. Kata “tata” sesuai KBBI (2024) berarti aturan, hukum, kaidah, susunan, cara menyusun, sistem. Kalau dalam bahasa Jawa, […]

  • Konferensi MWCNU Pati Menggunakan AHWA

    Konferensi MWCNU Pati Menggunakan AHWA

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sabtu 12 September 2015 kemarin MWCNU (Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) mengadakan konferensi MWNU Pati yang bertempat di Gedung Majlis Ta’lim Perguji (Depan Masjid Baitul Qodir Puri Pati). Konsep Ahlul Hali Wal ‘Aqdi yang diperdebatkan di Muktamar NU Jombang ketika di praktekkan di tingkat MWC NU ternyata tidak ada masalah. Justru terlihat sangat santun dan […]

  • MPLS dan MATSAMA di Sekolah-Madrasah Ma’arif NU Jateng Terintegrasi Makesta

    MPLS dan MATSAMA di Sekolah-Madrasah Ma’arif NU Jateng Terintegrasi Makesta

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Semarang – Pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi penyusunan kurikulum Masa Orientasi Peserta Didik (MOPDIK) pada Rabu (12/2/2025). Hadir Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani, Koordinator Tim Penyusun Kurikulum MOPDIK Hamidulloh Ibda, Ketua PW IPNU Jawa Tengah M Irfan Khamid, Ketua PW IPPNU Jawa […]

  • PCNU PATI - PKD GP Ansor Margoyoso Diikuti Kalangan Akademisi

    PKD GP Ansor Margoyoso Diikuti Kalangan Akademisi

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    MARGOYOSO – Pelatihan Kepemimpinan sudah menjadi hal pokok bagi setiap organisasi. Tak terkecuali, sayap pemuda NU, Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Jumat (12/8) pagi, PAC GP Ansor Kecamatan Margoyoso baru saja melangsungkan agenda pembukaan PKD (Pelatihan Kepemimpinan dasar). Kegiatan yang rencanannya berlangsung sampai Minggu (14/8) tersebut, digelar di Kampus Institut Pesantren Matholi’ul Falah (Ipmafa), Margoyoso. Dalam […]

  • Rais Syuriah NU Pati: Penanganan Jenazah Covid-19 Harus Sesuai Syariat Islam

    Rais Syuriah NU Pati: Penanganan Jenazah Covid-19 Harus Sesuai Syariat Islam

    • calendar_month Kam, 19 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

      Pati. Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Jawa Tengah KH Aniq Muhammadun mengatakan bahwa saat ini pengelolaan manajemen penanganan jenazah Covid-19 masih perlu diperhatikan sehingga bisa ditangani sesuai dengan syariat Islam.       Ia menyampaikan hal ini pada kegiatan rutinan Istighotsah dan Pembacaan Ratibul Haddad bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang […]

expand_less