Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Mudik: Rindu Bapak

Mudik: Rindu Bapak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
  • visibility 435
  • comment 0 komentar

Oleh Hamidulloh Ibda*

Tahun 2025 ini, pemudik turun. Berdasarkan hasil survei (Neraca.co.id, 24/3/2025) yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan hingga akademisi yang menyatakan jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan 146,48 juta orang atau sekitar 52 persen dari penduduk Indonesia, turun 24 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta pemudik.

Meski prediksi angka pemudik turun, namun jumlah 146,48 juta itu bukan sedikit. Sekali lagi: bukan sedikit. Jika ingat mudik, sebenarnya saya selalu ingat bapak yang sudah empat kali Lebaran Idulfitri terakhir sudah tak lagi memimpin salat ied di musala.

Gemuruh takbir menggema di penjuru negeri, menandai datangnya Hari Raya Idulfitri. Jutaan umat Islam berbondong-bondong mudik, kembali ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan sanak saudara. Di tengah riuhnya perjalanan, hatiku  diliputi kerinduan yang mendalam.

Bukan sekadar rindu kampung halaman, tetapi rindu pada sosok ayah tercinta, Ngalimun, yang telah berpulang pada 18 Juni 2020. Setiap sudut rumah, setiap jalan yang dilalui, menyimpan kenangan indah bersama sang ayah.

Dulu, Bapak selalu menyambut kami di depan pintu rumah dengan senyum hangatnya. Saya selalu mengenang dengan mata berkaca-kaca. Beliau selalu menerima zakat di malam Lebaran, dan tak pernah lupa memberikan nasihat-nasihat bijak.

Sejak 2020 hingga tahun ini, suasana Lebaran terasa berbeda. Motor yang biasa dinaiki untuk ziarah ke kuburan Mbah, kini terbalik karena beliau lah yang saya ziarahi.

Suara takbir yang dulu selalu diucapkan bersama kini hanya tinggal kenangan. Namun, kenangan indah tentang Bapak tetap hidup dalam hatiku dan keluarga.

Meskipun Bapak sudah tiada, kami akan terus menjaga tradisi Lebaran yang telah beliau ajarkan. Kami akan terus mendoakan Bapak, dan berharap beliau tenang di sisi Allah SWT.

Mudik kali ini bukan hanya tentang kembali ke kampung halaman, tetapi juga tentang merajut kembali kenangan bersama Bapak. Setiap langkah yang diambil, setiap senyum yang diberikan, adalah wujud cinta dan kerinduan kepada sosok ayah yang tak tergantikan.

Bagi saya dan keluarga, Lebaran adalah momen untuk merayakan kebersamaan, mengenang sosok Bapak, dan memanjatkan doa agar beliau ditempatkan di surga-Nya.

kenangan indah bersama Bapak pun selalu kuingat. Bapak selalu mengajarkan kami untuk saling menyayangi dan menghormati. Beliau adalah sosok yang sabar, penyayang, dan selalu menginspirasi kami. Setiap Lebaran, Bapak selalu memberikan nasihat-nasihat bijak tentang kehidupan. Beliau adalah pahlawan bagi kami, dan kami akan selalu merindukannya.

Rindu Bapak

Lebaran selalu identik dengan mudik, sebuah tradisi tahunan yang mempertemukan keluarga dalam suka cita. Namun, bagi sebagian orang, mudik juga membawa nuansa haru, terutama bagi mereka yang telah kehilangan sosok ayah. Rindu itu kian menyesakkan, terlebih ketika menyadari bahwa rumah yang dulu penuh tawa kini terasa hening tanpa kehadiran beliau.

Bapak, Ngalimun, telah berpulang pada 18 Juni 2020. Sejak saat itu, setiap perjalanan mudik tak lagi sama. Tidak ada lagi sosok yang menyambut di depan rumah dengan senyum khasnya, tidak ada lagi tangan hangat yang menepuk bahu dengan penuh kasih sayang. Hanya kenangan yang tersisa, menjadi pengobat rindu yang tak terbalaskan.

Mudik kali ini bukan sekadar perjalanan fisik menuju kampung halaman, tetapi juga perjalanan hati untuk mengenang kembali jejak kebaikan Bapak. Setiap sudut rumah menyimpan kenangan, dari kursi tempat beliau biasa duduk, hingga ruang keluarga tempat kami berkumpul dalam kehangatan.

Lebaran adalah momentum kebersamaan, tetapi bagi mereka yang telah kehilangan, Lebaran juga menjadi pengingat bahwa waktu tak bisa diputar kembali. Namun, doa-doa tetap mengalir, berharap bahwa Bapak tenang di alam sana, bahwa rindu ini kelak akan terbayarkan dalam pertemuan abadi di kehidupan berikutnya.

Mudik kali ini bukan sekadar pulang ke rumah, tetapi juga pulang ke dalam kenangan. Sebab, sejauh apa pun perjalanan ini, hati tetap kembali kepada sosok yang selalu dirindukan: Bapak.

Meski jalan Tayu-Puncel rusak parah, nggronjal kabeh, namu saya tetap mudik, dan mendoakan Bapak di makamnya. Alfatihah…

*Dr. Hamidulloh Ibda, penulis lahir di Pati, dosen dan Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung (2021-2025), Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah (2024-2029), reviewer 31 Jurnal Internasional terindeks Scopus, Editor Frontiers in Education terindeks Scopus Q1 (2023-sekarang), dan dapat dikunjungi di website Hamidullohibda.com.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Dukung Penuh Proker Fatayat

    Bupati Dukung Penuh Proker Fatayat

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Cabang Fatayat Pati melakukan kunjungan ke kantor Bupati Pati, Senin (12/8) siang. Fatayat mendelegasikan sepuluh orang koordinator bidang untuk bertemu dengan Bupati. Pertemuan yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut menghasilkan beberapa agenda. Foto bersama Pengurus Harian Cabang Fatayat Pati bersama Bupati Pati.  “Kami terus berupaya membangun komunikasi dan kerja sama dengan siapa saja, […]

  • Kepala MTs Tarbiyatul Banin : IPNU-IPPNU Gerbang Utama Masuk NU

    Kepala MTs Tarbiyatul Banin : IPNU-IPPNU Gerbang Utama Masuk NU

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim menyampaikan pemgarahan kepada ketua baru IPNU-IPPNU MTs Tarbiyatul Banin Winong plus calon pengurusnya WINONG – Agenda rutin tahunan kembali digelar di MTs Tarbiyatul Banin Madrasah Tahfidz dan Sains Winong Pati. kegiatan yang diadakan pada Minggu (23/1) tersebut merupakan perhelatan akbar pemilihan ketua IPNU-IPPNU Komisariat MTs Tarbiyatul Banin.  Semua peserta didik MTs Tarbiyatul […]

  • Menggali Potensi Lokal

    Menggali Potensi Lokal

    • calendar_month Jum, 28 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Juwana mengadakan Konferensi, hal tersebut di lakukan sesuai dengan ketentuan dalam organisasi Nahdlatul Ulama apabila sudah berakhir masa jabatan maka akan di lakukan reorganisasi. bertempat di Kantor MWCNU Juwana Jl. Juwana Tayu Km 2 Dukutalit Juwana, akhir-akhir ini. Setelah Ketua Siswoyo memberikan laporan pertanggung jawaban perjalanan […]

  • Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

    Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Pati. Serangkaian acara kegiatan Konferensi Cabang IPNU dan IPPNU salah satunya yaitu bedah buku bertajuk Pendidikan Karakter Berbasis Tradisi Pesantren, dengan menghadirkan dua narasumber Abdullah Hamid Pengurus IPNU Wilayah Jawa Tengah dan Farid Abbad Sekretari Lakpesdam NU Pati, 29/4 kemarin. Sudah tak diragukan lagi bahwa pesantren memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan. Apalagi dilihat secara […]

  • PCNU - PATI

    Buku Pintar Aswaja

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Didalam “Buku Pintar Aswaja” ini, Penulis membahas 21 pertanyaan terkait Ahlus Sunnah Wal Jamaah (ASWAJA) yang masih banyak dipertanyakan dikalangan umat islam indonesia. Islam yang masuk ke wilayah nusantara adalah islam yang menganut paham Aswaja. Sampai hari ini, paham Aswaja masih bertahan dengan kokoh yang bersikap tengah-tengah di kalangan umat islam tanpa bermaksud menyalahkan paham […]

  • Lazisnu Pati, Sosialisasikan ‘Koin Nusantara’ ke Muslimat Bulumanis Kidul

    Lazisnu Pati, Sosialisasikan ‘Koin Nusantara’ ke Muslimat Bulumanis Kidul

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Pati. Lazisnu PCNU Kabupaten Pati, hari ini (Ahad, 14/07) melakukan sosialisasi “Koin Nusantara” kepada anggota Muslimat Ranting Desa Bulumanis Kidul, Margoyoso. Kegiatan yang diselenggarakan di aula Pondok Pesantren Al Hamidiyah ini berlangsung atas kerjasama antara Lazisnu PCNU Pati dengan MWC NU dan Muslimat NU Kecamatan Margoyoso. Koin Nusantara merupakan gerakan sukarela untuk menyisihkan uang-uang recehan […]

expand_less