Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mengenang KH. Asmu’i Sadzali, Sakit Pun Ngotot Datangi Acara NU

Mengenang KH. Asmu’i Sadzali, Sakit Pun Ngotot Datangi Acara NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
  • visibility 459
  • comment 0 komentar

PATI – Bagi warga NU kabupaten Pati, khidmat KH. Asmu’i Sadzali kepada Nahdlatul Ulama tidak ada yang berani menyangsikan. Baik ketika masih menjadi pengurus aktif di PCNU Pati maupun ketika sudah menjadi musytasar, semangat, perjuangan, dan pengabdiannya kepada NU tidak pernah berubah. Bahkan saat sedang sakit sekalipun.

KH. Asmu'i Sadzali

Sebagaimana diberitakan NU Pati sebelumnya, KH. Asmu’i Sadzali, ulama sepuh asal Juwana meninggal dunia, Selasa, 24 September 2019 pukul 21.50 WIB setelah sempat dirawat di rumah sakit Budi Agung Juwana. Baca: KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

Tokoh NU asal kota Juwana ini tercatat sebagai Musytasyar di jajaran kepengurusan PCNU Kabupaten Pati. Bahkan pada masa khidmat 2008-2013, Mbah Mu’i (sapaan KH. Asmu’i Sadzali) menjabat sebagai Rais Syuriah PCNU Kab. Pati.

Ketokohan KH. Asmu’i Sadzali dalam Nahdlatul Ulama tidak perlu diragukan lagi. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pati, Yusuf Hasyim, S.Ag, M.S., perjuangan dan pengabdian beliau kepada Nahdlatul Ulama sungguh luar biasa.

Kiai Yusuf bercerita, suatu ketika saat KH. Asmu’i Sadzali sudah sepuh dan menjabat sebagai musytasyar, PCNU Kab. Pati menyelenggarakan acara Silaturahim Daerah Kader Penggerak NU Pati dan Ijazahan Kubro. Saat itu, Yusuf Hasyim bersama panitia lainnya sowan ke kediaman beliau untuk memintakan ijazah yang akan diberikan kepada peserta kegiatan.

Tim Panitia tidak hanya diberikan ijazah belaka. Justru KH. Asmu’i Sadzali bersikeras untuk hadir dan memberikan ijazah secara langsung kepada peserta kegiatan. Padahal saat itu beliau sedang sakit dan harus berada di atas kursi roda.

“Kenangan terakhir saat ada acara Silaturahim Daerah Kader Penggerak NU Pati dan Ijazahan Kubro, saya dan pengurus sowan untuk meminta ijazah dari beliau,” cerita Yusuf Hasyim. “Tidak hanya diberi ijazahan tapi justru beliau yang saat itu sakit dan berada di kursi roda ngotot ingin langsung hadir sendiri mengijazahkan kepada para kader NU.”

Masih menurut Yusuf Hasyim, kenangan tersebut menjadi sebuah keteladanan baginya dan warga nahdliyyin lainnya. Sebuah perjuangan dan pengabdian yang luar biasa. Kisah dari KH. Asmu’i Sadzali ini hendaknya bisa menjadi motivasi, terutama bagi generasi muda NU untuk tidak pernah ragu dalam berkhidmat di ja’iyah Nahdlatul Ulama.

Karena itu, seluruh jajaran pengurus dan warga NU Kabupaten Pati, merasa sangat kehilangan atas wafatnya KH. Asmu’i Sadzali. Seorang pejuang NU yang memiliki komitmen tinggi terhadap jam’iyyah dan jama’ah. (munir/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hukum Mengusap Tangan Setelah Berdoa

    Hukum Mengusap Tangan Setelah Berdoa

    • calendar_month Sen, 26 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 841
    • 0Komentar

    Pertanyaan : Ada salah satu praktik orang – orang ketika berdoa mereka mengangkat kedua tangan dan setelah selesai, mereka mengusapkannya ke wajah. akan tetapi setelah doa qunut di saat sholat subuh mengapa ada yang mengusapkan tanganya ke wajah dan ada yang tidak, mohon dijelaskan cara yang benar itu bagaimana ?   Jawaban :Setelah berdo`a dianjurkan […]

  • Jejak Ulama: Panduan Hidup untuk Kebaikan Umat

    Teladani Ulama

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.229
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.* “Ulama adalah sumber nilai, ilmu, dan etika yang harus diteladani dalam mengarungi kehidupan ini”, demikian tegas Jamal Ma’mur Asmani, dalam seminar “Cara Menulis Produktif” yang diadakan oleh santri-santri Putri Pondok Pesantren Al-Hikmah Kajen Pati pada hari jum’at, 31 Oktober 2025 di Aula Lantai 2. Acara ini diadakan dalam […]

  • Anjuran dan Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

    Anjuran dan Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Jumat, 8 Dzulhijjah (9/8) dan Sabtu, 9 Dzulhijjah (10/8) umat islam di dunia diisunnahkan untuk berpuasa tarwiyah dan arofah. Dua puasa sunah Tarwiyah dan Arafah sangat dianjurkan bagi umat muslim agar dapat turut merasakan nikmatnya seperti yang dirasakan oleh para jama’ah haji. Di bulan terakhir penanggalan Hijriyyah ini, umat muslim melaksanakan agenda besar yaitu ibadah […]

  • Majelis Masyayikh: Pesantren Bagian Sistem Pendidikan Nasional, Negara Harus Menanggung Pembiayaannya

    Majelis Masyayikh: Pesantren Bagian Sistem Pendidikan Nasional, Negara Harus Menanggung Pembiayaannya

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.668
    • 0Komentar

    Jakarta— Perdebatan mengenai pendanaan pesantren kembali mengemuka dalam sidang pengujian Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren di Mahkamah Konstitusi. Dalam keterangannya sebagai Pihak Terkait pada Perkara Nomor 75/PUU-XXIV/2026 tanggal 3 Juni 2026, Majelis Masyayikh menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban konstitusional untuk membiayai pendidikan pesantren karena pesantren merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Majelis […]

  • LTN NU PATI DAMPINGI PESANTREN MEMBUAT BLOG

    LTN NU PATI DAMPINGI PESANTREN MEMBUAT BLOG

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Margoyoso- (04/11/15) Pasca Kegiatan Diskusi Jihad Cyber dan pelatihan pembuatan blog di SMK Cordova Margoyoso yang diadakan LTN NU dan Lakpesdam. Tim dari LTN NU Pati melakukan pendampingan terhadap pesantren-pesantren yang serius menindaklanjutinya. Salah satunya adalah pesantren An-Nur Sucen Terangkil, Pesantren Mabdaul Huda Buludana Maroyoso, dan Pesantren Ar-Raudoh Kajen, dan Ponpes Shofa Azzahro Gembong. Menurut […]

  • A blurry image of a flower on a purple background

    (b)Untung

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Ada sebagian orang yang berprinsip dengan melalukan apa saja harus diperhitungkan; semuanya yang dilakukan dan dijalani harus ternominalkan. Sebab geraknya penuh perhitungan seperti halnya rumus fisika ada gaya dan tekanan, pada sejatinya ketika banyak gaya maka tekanan semakin kencang dan keras. Seperti yang dikemukakan seorang kawan jika untuk bertahan hidup […]

expand_less