Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Mbah Syahid Kemadu, Kiai Alhamdulillah

Mbah Syahid Kemadu, Kiai Alhamdulillah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 22 Mar 2022
  • visibility 368
  • comment 0 komentar

 

Kiai pada umumnya dipersepsikan sebagai seseorang yang memiliki wawasan pengetahuan di bidang agama. Persepsi ini tak ayal diberikan masyarakat, karena sumbangsih dan kontribusinya di lingkungan masyarakat dalam berdakwah maupun saat membimbing masyarakat dalam kajian sosial-keagamaan. Sehingga labeling kiai secara tidak langsung disematkan kepada seseorang yang unggul dalam ilmu keagamaan. 

Sebagai orang yang dipersepsikan demikian, seorang kiai selalu berhati-hati dalam mengambil tindakan dan fatwa dalam berdakwah. Karena ucapan dan tindak lakunya akan ditiru masyarakat awam yang masih minim dalam pengetahuan agama. Maka, persepsi kiai tidak semua orang bisa mendapatkannya hanya bermodalkan dalil saja, akan tetapi penghormatan dan penyematan kiai yang diberikan masyarakat tidak lain karena sumbangsih dan wawasan keilmuan agama yang memadai dalam memecahkan problematika sosial di lingkungan masyarakat.

Sepertihalnya manusia biasa, kiai juga memiliki sifat humoris, jenaka, tawadlu, ‘alim, dan rendah hati dalam kehidupan sehari-harinya. Di sisi lain kiai juga terkadang memiliki sifat kekanak-kanakan. Bahkan untuk menghibur dirinya maupun santrinya, kiai tidak lepas dengan sifat humornya. Karena dengan humor rasa lelah, penat, dan depresi akan hilang. Maka humor di lingkungan pesantren merupakan oase untuk menghidupkan ghirah santri dalam belajar.

Kiai seperti ini biasanya tipikal kiai yang sudah terbiasa dalam berdakwah dan mengisi sebuah pengajian di berbagai tempat. Sehingga selera humor tidak ketinggalan untuk disampaikan kepada masyarakat dengan maksud dan tujuan agar suasana bisa cair dan tidak membosankan. 

Akan tetapi beda lagi dengan KH. Ahmad Syahid bin Solihun Kemadu, Sulang, Rembang, Jawa Tengah. Mbah Syahid Kemadu panggilan akrab beliau, memang terkenal dengan julukan Kiai Alhamdulillah. Julukan Kiai Alhamdulillah ini tidak lepas dari kebiasaan beliau kapan pun dan di mana pun beliau selalu melafalkan kalimat zikir “Alhamdulillah”.  Sehingga apa pun yang terjadi ya Alhamdulillah.

Di mana kalimat ini sebagaimana diceritakan oleh KH. A. Mustofa Bisri atau yang lebih akrab dipanggil dengan Gus Mus, menceritakan, bahwa “ Suatu ketika ada rombongan para kiai yang berkunjung ke Semarang untuk menghadiri suatu acara. Di sepanjang perjalanan, menjelang masuk kota Demak para kiai melewati kawasan sungai  yang dilabeli masyarakat dengan istilah “kamar mandi terpanjang di dunia”.

Kawasan yang berada di jalan Demak-Semarang memang terbentang sungai yang panjang, bahkan saban harinya digunakan penduduk untuk segala macam keperluan mulai dari mandi, cuci, kakus, dan mancing. Sehingga tak ayal apabila ada pengendara yang melintasi jalan Demak-Semarang melihat pemandangan bidadari sedang mandi menghiasi di sepanjang kamar mandi terpanjang di dunia tersebut.   

Oleh sebab itu, melihat pemandangan yang terbentang di jalan Demak-Semarang. Ada seorang kiai tiba-tiba berteriak Astaghfirullah. Dan kiai yang lain juga penasarn ingin melihat apa yang sebenarnya terjadi dan menyebabkan salah satu kiai yang ada dalam rombongan tersebut menyebut bacaan zikir yang penuh dengan nada tinggi dan mengundang penasaran kiai lainnya.

Dan kiai yang ada dalam rombongan tersebut penasaran ingin melihat apa yang terjadi. Maka dilihatlah sungai  itu, ada adegan buka-bukaan ada bidadari yang sedang mandi di sungai. Sehingga semua kiai mengucapkan lafal zikir yang beragam mulai Astaghfirullah, Masya Allah dan ada juga yang menyebut Innalillah.

Akan tetapi, ada satu kiai yang melafalkan bacaan yang berbeda dengan kiai lainnya, lafal Alhamdulillah selalu melekat pada diri Mbah Syahid Kemadu. Melihat adegan yang membuat gempar semua rombongan kiai tadi. Beliau tetap mengucapkan “Alhamdulillah”. Sehingga dari situ, label Kiai Alhamdulillah disematkan kepada Mbah Syahid hingga akhir hayatnya. . (Siswanto, Perintis Taman Baca ABATA Trikoyo)

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Warga NU Pati Berangkat ke Surakarta, Ikuti Jalan Sehat Porseni Nahdlatul Ulama

    Ratusan Warga NU Pati Berangkat ke Surakarta, Ikuti Jalan Sehat Porseni Nahdlatul Ulama 

    • calendar_month Sab, 21 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – SURAKARTA – 500-an warga Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati berangkat menuju Surakarta, Sabtu (21/1/2023) malam.   Keberangkatan mereka ke Surakarta untuk mengikuti kegiatan Jalan Sehat Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) NU tingkat Nasional 2023. Kegiatan itu juga merupakan rangkaian acara menuju 1 Abad NU. Presiden Joko Widodo dan jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga bakal […]

  • Penuh Khidmah Acara Naharul Ijtima’ di Kec Gembong

    Penuh Khidmah Acara Naharul Ijtima’ di Kec Gembong

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Kabar NU Pati: Naharul Ijtima’ PCNU Kabupaten Pati pada hari Jumat tanggal 27 Februari 2015 berlangsung di Kecamatan Gembong. Sebagai tuan rumah MWC NU Gembong memilih Masjid Besar Baitul Muttaqin Kecamatan Gembong sebagai tempat berlangsungnya kegiatan. Hampir seluruh Pengurus MWC NU serta Pengurus Ranting se-Kecamatan hadir, seperti KH. Ahmad Jaelani, Kyai Sholikhin, Kyai Nur Hasyim. […]

  • PWNU Intruksikan Shalat Gaib untuk Gus Baqoh

    PWNU Intruksikan Shalat Gaib untuk Gus Baqoh

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    SEMARANG-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengeluarkan Surat bernomor PW.11/228/C/VIII/2019. Surat tersebut meruapak inteuksi untuk melaksanakan sholat ghaib dan tahlil atas wafatnya salah satu ulama Jawa Tengah, KH. Baqoh Arifin Abdul Chamid Kajoran, Magelang. Surat intruksi shalat ghaib untuk Gus Baqoh yang diterbitkan oleh PWNU Jawa Tengah KH. Baqoh Arifin Abdul Chamid atau yang […]

  • PCNU-PATI

    GP Ansor Adalah Agen Perdamaian

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- WONOSOBO- Pengasuh Pondok Pesantren Al Huda Doglo, Boyolali, Gus Aunullah A’la Al Habib mengutarakan bahwa GP Ansor adalah Agen Perdamaian. Oleh karena itu, pemuda Ansor harus mampu menahan diri untuk tetap fokus pada tujuan meski acapkali diterpa isu dan fitnah pihak-pihak yang ingin memprovokasi. Pernyataan tersebut disampaikan Gus Aun saat menjadi narasumber dalam talkshow […]

  • 13 PRNU se-Kecamatan Gembong Adakan Musyawarah Ranting secara Marathon

    13 PRNU se-Kecamatan Gembong Adakan Musyawarah Ranting secara Marathon

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – MWCNU Gembong, melalui ketuanya, K. Sholikhin menegaskan bahwa dirinya berupaya untuk benar-benar menertibkan NU di Kecamatan Gembong sesuai aturan yang ada. “Kita punya AD/ART dan Perkumpulan Peraturan NU. Itu yang kami jadikan referensi utama,” tandasnya kepada pcnupati.or.id, Ahad (29/10). Keseriusan ini, diwujudkan melalui penataan organisasi mulai tingkat ranting NU. Bahkan, lanjut Kiai Sholikhin, […]

  • PCNU-PATI

    Jodoh Buat Bu Bidan Cantik

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Chapter 1 Lengkap sudah penderitaan Shanaya. Masalah yang datang seperti gulungan ombak yang saling bersusul-susulan menghantam kerikil dan karang-karang. Bertubi-tubi. Hanya surut sebentar lalu pasang lagi. Jika seorang perwira perlu bertahun-tahun meraih pangkat sebagai jenderal dengan bintang empat di kedua bahu baret hijaunya, maka ia hanya butuh sepuluh jam saja. Oh, […]

expand_less