Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa IAIN Kudus PPL Plus ‘Mondok’ di PPSA

Mahasiswa IAIN Kudus PPL Plus ‘Mondok’ di PPSA

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
  • visibility 294
  • comment 0 komentar
Para santri PPSA antusias menyimak pemaparan materi dari mahasiswa PPL IAIN Kudus 

GEMBONG-Ada yang berbeda dengan Praktik Pengalaman Laangan (PPL) IAIN Kudus di MTs. Al Ma’arif Gembong. Pasalnya, mahasiswa yang menjalani PPL di madrasah ini sekaligus ‘mondok’ di Pones Shofa Az Zahro’ Gembong. 

Sebanyak 12 mahasiswi dan mahasiswa IAIN Kudus menjadikan Ponpes Asuhan KH. Imam Shofwan ini sebagai tempat tinggal selama menjalani PPL. Bukan hanya bermuqim, mereka juga melaksanakan tugas lain, seperti membantu pengajaran dan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan ala mahasiswa lainnya. 

Minggu (8/8) malam tadi, mereka menyelenggarakan mini seminar bertajuk ubudiyah. Pesertanya tentu santri-santri muqim Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA). 

Ahmad Ghufron dan Siti Maghfiroh, pemateri dalam agenda tersebut cukup lega dengan hasil mini seminar ini. Pasalnya, menurut mereka, para santri cukup antusias. 

“Santri cukup antusias, buktinya pada sesi tanya jawab, mereka juga banyak mengajukan pertanyaan. Intinya ada feedback lah,” ungkap Ghufron.

Bukan hanya seminar, rencananya anak-anak muda dari IAIN Kudus ini juga akan menyelenggarakan lomba khusus santri Shofa Az Zahro’. Rencananya kompetisi ini akan akan dilangsungkan dalam waktu dekat ini. 

“Insya allah kami akan menyelenggarakan lomba untuk memeringati tahun baru hijriyah dan hari kemerdekaan,” lanjut Ghufron. 

Pada kesempatan lain, Gus Faiz Aminuddin, putra pengasuh pondok mengapresiasi penuh langkah ini. Ia menyebut, dengan bermukim di pondok, para mahasiswa PPL memilikineran ganda. 

“Tugas kuliahnya dapat, PPL di MTs, plus dapat tambahan barokah dengan mengabdi di pondok,” terangnya. 

Namun sayangnya, kegiatan ini tidak berlangsung lama. Akhir Agustus nanti, ke dua belas mahasiswa tersebut akan pamit undur diri dari Ponpes Shofa Az Zahro sejurus berakhirnya tugas PPL dari kampus mereka. 

“Seru sih, tai sayangnya cuma sebentar saja. Banyak pengalaman kami daapt dari kakak-kakak PPL,” ungkap Farhan Mubarok, santri Pponpes Shofa Az Zahro’.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PCNU Dukung Agenda Pengesahan Pelatih Pagar Nusa

    Ketua PCNU Dukung Agenda Pengesahan Pelatih Pagar Nusa

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    WINONG-Silaturrahim merupakan salah satu kebiasaan yang identik dengan umat islam khususnya warga NU. Tak terkecuali, para pendekar Pagar Nusa (PN) Pati yang selalu membudayakan kunjungan. Rabu (11/9) malam, rombongan Pengurus Cabang PN mengunjungi kediaman ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim, M.S.i. di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Rombongan yang dipimpin langsung oleh ketua Pagar Nusa pati, […]

  • Di Luar Dugaan! Ambulan NU Berikan 122 Layanan Sepanjang 2024

    Di Luar Dugaan! Ambulan NU Berikan 122 Layanan Sepanjang 2024

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Pati merilis laporan penggunaan layanan kesehatan mobil Ambulan tahun 2024, Rabu (1/1).   Pada data tersebut, sedikitnya ada 122 layanan ambulan dijalankan oleh Lazisnu. Dari junlah itu, sebanyak 41 layanan di lakukan di dalam kota dan 81 lainnya di luar kota.   […]

  • Perempuan Memposisikan Diri

    Perempuan Memposisikan Diri

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

     Oleh : Aditiya Tri Utami Islam memberikan tuntunan yang tegas bahwa semua manusia, tanpa membedakan perempuan dan laki-laki diciptakan untuk sebuah misi yang amat penting sebagai khalifah fil ardh (pemimpin untuk mengelola kehidupan dibumi), paling tidak pemimpin untuk dirinya sendiri. Karena itu, perempuan dan laki-laki diharapkan bekerjasama, bahu membahu, bergotong royong mewujudkan masyarakat yang damai, […]

  • Momen Kemerdekaan, PCNU : Tanpa Ulama NU Mungkin Indonesia belum Merdeka

    Momen Kemerdekaan, PCNU : Tanpa Ulama NU Mungkin Indonesia belum Merdeka

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati dalam diskusi Kebangsaan bersama mahasiswa KKN Gembira IPMAFA PATI-17 Agustus 76 tahun silam, proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan. Pembacaan naskah keramat ini menjadi simbol kemerdekaan Indonesia.  Masyarakat era milenial, tidak merasakan beratnya perjuangan kala itu. Maka, K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati, mengajak warga Indonesia untuk merenungi jasa-jasa pahlawan, khususnya […]

  • PCNU-PATI

    Istri Stroke, Suami Kecelakaan, Lazisnu Turun Tangan

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id -TAMBAKROMO – PC Lazisnu Pati bersama dengan UPZIS MWC Tambakromo menyalurkan bantuan untuk Dimin, warga desa Kedalingan RT 05 RW 02, Tambakromo, Kabupaten Pati. Diatribusi bantuan ini dilaksanakan pada Senin (26/12) lalu.  Dimin tinggal bersama anak dan istrinya yang menderita stroke sejak 1,5 tahun lalu. Sebagai tulang punggung keluarga, dirinya sehari-hari berjualan pentol keliling […]

  • PCNU-PATI

    Mbah Reban

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Oleh: Annisa Barokatus Mbah Reban adalah seorang ulama yang lahir di Desa Tambahmulyo Dukuh Tambak Kapas sekitar tahun 1944 M pada hari Rabu dan meninggal pada hari Rabu pula di rumah beliau Desa Tambahmulyo, pada tanggal 15 Jumadil Ula 1431 H pada usia 65 tahun. Nama Mbah Reban diambil dari hari lahirnya yaitu Rabu. Mbah […]

expand_less