Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ma’arif NU Jateng Gelar Penguatan Moderasi Beragama

Ma’arif NU Jateng Gelar Penguatan Moderasi Beragama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 17 Des 2022
  • visibility 156
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Semarang – Bertempat di Hotel Muria Semarang, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bersama Kementerian Agama RI menggelar sosialisasi moderasi beragama, Sabtu (17/12/2022).

Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut digelar bersama mitra yaitu Kemenag RI. “Sisa kepengurusan kita tinggal enam bulan sampai Juni atau Juli 2023. Maka semua program harus dituntaskan sampai titik darah penghabisan, karena ini adalah amanat,” bebernya.

Dalam kegiatan itu hadir juga Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Muhamad Muzammil, Sekretaris Pokja Penguatan Moderasi Beragama Kemenag RI Dr. H. Imam Safe’i, M.Pd., jajaran pengurus LP. Ma’arif NU PWNU Jateng, dan peserta dari unsur Ketua LP. Ma’arif NU PCNU se Jawa Tengah.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Muhamad Muzammil dalam pengarahannya menyatakan bahwa LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah semakin menunjukkan kualitas dan kuantias berkhidmah dalam bidang pendidikan pada masyarakat di Jawa Tengah, baik di madrasah maupun sekolah.

Moderasi beragama ini adalah program pemerintah yang terus dilakukan. Karena ada kelompok kiri dan kelompok kanan untuk memengaruhi masyarakat kita untuk mengikuti mereka. Tujuannya jelas untuk mendominasi dan memengaruhi masyarakat di bidang pendidikan, politik, sosial, ekonomi bahkan ketahanan bangsa.

“Jika kelompok kiri yang liberal dan kelompok kanan yang radikal kuat, maka akan terjadi konflik. Jika kelompok kiri kuat, kelompok kanan tidak terima, maka sama-sama menjadi masalah. NU sebagai kelompok moderat harus menjadi solusi, karena akan menjadi saksi atas perbuatan manusia,” tegasnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa selain RMI, LP. Ma’arif adalah tulang punggungnya NU. Selain ilmu syariah, umat Islam harus juga belajar sains. “Dalam kehidupan sehari-hari, manusia butuh ilmu untuk menunjang misalnya teknologi, kedokteran, dan lainnya,” bebernya.

“Ini harus kita pelajari terus menerus sampai akhir hayat. Sebagai pendidik pun kita harus menjadi pembelajar sepanjang hayat,” harapnya. (*).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamatkan Kader NU dari Ideologi Radikal

    Selamatkan Kader NU dari Ideologi Radikal

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Pati. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU mengadakan seminar terkait ideologi Radikal, acra bertempat di gedung NU lantai 3 dengan menghadirkan pemateri Dr. Jamal Makmur Asmani, 21/5 kemarin. Dr. Jamal menjelaskan, Kader kader muda NU harus diselamatkan dari bahaya ideologi radikal yang terus menyerang kader bangsa. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, Pertama, mengokohkan paham Aswaja Annahdliyyah […]

  • Safari Sastra Yudhistira Ke-5, Puisi Gugat Politisi

    Safari Sastra Yudhistira Ke-5, Puisi Gugat Politisi

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

      Jakarta, Safari Sastra Yudhistira ke- 5 dengan tema Puisi GUGAT POLITISI berlangsung di Aula Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB.Jassin, Lantai 4, Gedung Panjang Ali Sadikin, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ), Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta, Senin siang (15/1/2024). Pada kesempatan tersebut Penyair Yudhistira ANM Massardi mengajak Rocker Renny Djajoesman dan Yuka Mandiri membaca puisi […]

  • Puasa Mutih dan Patigeni

    Puasa Mutih dan Patigeni

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 2.697
    • 0Komentar

    Seorang kyai memberikan ijazah/amalan yang berupa puasa mutih (makan nasi saja) selama tujuh hari yang diakhiri dengan pati geni (tidak makan dan tidak minum dan tidak tidur) mulai maghrib sampai maghrib yang akan datang. Pertanyaan : Bolehkah amalan tersebut menurut kacamata fiqih ?   Jawaban : Boleh apabila tidak ada niat wishol dan amalan tersebut […]

  • LTN NU PATI DAMPINGI PESANTREN MEMBUAT BLOG

    LTN NU PATI DAMPINGI PESANTREN MEMBUAT BLOG

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Margoyoso- (04/11/15) Pasca Kegiatan Diskusi Jihad Cyber dan pelatihan pembuatan blog di SMK Cordova Margoyoso yang diadakan LTN NU dan Lakpesdam. Tim dari LTN NU Pati melakukan pendampingan terhadap pesantren-pesantren yang serius menindaklanjutinya. Salah satunya adalah pesantren An-Nur Sucen Terangkil, Pesantren Mabdaul Huda Buludana Maroyoso, dan Pesantren Ar-Raudoh Kajen, dan Ponpes Shofa Azzahro Gembong. Menurut […]

  • LAZISNU PATI BERBAGI

    LAZISNU PATI BERBAGI

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2015
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    LAZISNU.Ahad 12 Juli 2015 di gedung PCNU lt, 3  LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama’) Kabupaten Pati untuk yang ketiga kalinya di tahun yang ketiga telah kembali sukses melaksanakan Program Santunan Yatama dan Dhuafa’. Sebanyak 100 orang yang terdiri Yatama dan Dhuafa’. Sebagaimana pada Program Santunan Yatama dan Dhuafa’ tahun sebelumnya program […]

  • wts-jpg-2

    Uang dari Hasil WTS

    • calendar_month Sen, 28 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

       Halal atau tidakkah, seandainya kita diberi sesuatu (uang atau sejenisnya) dari hasil pekerjaan WTS tersebut ?   Jawaban :Tidak halal, karena hal yang diperoleh dengan jalan haram, maka akan tetap haram diserah terimakan.   Referensi : &  As-syarqôwi, vol. 2 hal. 457 &  Mau`idhot al-mu`minîn, vol. 2 hal. 365 &  Fath al-mu`în, hal. 54 […]

expand_less