Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LPP NU : Konsumsi Padi Organik, Cara Sehat Bersahabat dengan Covid

LPP NU : Konsumsi Padi Organik, Cara Sehat Bersahabat dengan Covid

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
  • visibility 350
  • comment 0 komentar

 ‘Kelompok Kadang Tani Sarowotulus’ sedang memamerkan hasil panen padi organik

SEMARANG-Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah mengajak Nahdliyin untuk merubah sikap dalam menghadapi ancaman Covid-19. Dari yang semula acuh terhadap keberadaan wabah ini menjadi peduli dan mengembangkan pola hidup sehat. Selain itu, PWNU juga mengajak warganya untuk berperan aktif dalam memotong mata rantai penyebaran Covid-19 dengan taat  protokol kesehatan.

Sekretaris PWNU Jateng H. Hudallah Ridwan Naim mengatakan, membangun pola hidup sehat dalam arti luas dimulai dengan menjalani pola hidup, pola makan, dan pola jiwa sehat yang dimulai dengan mengkonsumsi produk-produk makanan yang diproses secara organik.

“PWNU Jateng melalui perangkatnya Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) sudah memulai aktivitas produk organik melalui gerakan penanaman padi organik di berbagai daerah di bawah pembinaan ‘Kelompok Kadang Tani Sarowotulus’ PW LPPNU Jateng.

 ‘Kelompok Kadang Tani Sarowotulus’ PW LPPNU Jateng.

Dikatakan, saat ini sudah memasuki masa panen raya. Di antaranya di Kabupaten Blora hasilnya sangat bagus. Secara empiris gerakan tanam padi organik ini membawa dampak positif di antaranya hasil panen berlipat, lingkungan terpelihara, menekan angka kemiskinan masyarakat tani, dan kesehatan masyarakat terpelihara.

“Secara otomatis ini akan meningkatkan imunitas diri yang dapat dikapitalisasi untuk membangun kekuatan dalam menghadapi covid secara mandiri,” tuturnya  di Semarang, Ahad (1/8).
Menurutnya, Nahdliyin perlu  merevolusi diri dengan menghentikan tiupan terompet dan genderang perang melawan covid yang nyaris melumpuhkan aktivitas manusia di muka bumi ini. Dirinya mengajak kepada masyarakat petani Nahdliyin untu mengembangkan produk pertanian organik, karena hasilnya nyata bukan’angin surga’

Disampaikan, sebagai catatan evaluasi penggunaan diksi perang melawan covid-19 yang selama ini didengung-dengungkan sangat menyedot energi diri yang pada ujungnya membangun sikap permusuhan dan kebencian tanpa akhir.

“Karena itulah diksi perang diganti diksi bersahabat dengan covid yang diikuti dengan penguatan gerakan spiritual, membuang rasa permusuhan, dan kebencian, serta menjalani hidup sehat,” ucapnya.

Sekretaris PCNU Blora Yunus mengatakan, di bawah pembinaan Kelompok Kadang Tani Sarowotulus LPPNU Kabupaten Blora, para petani berhasil mengembangkan pola tanam padi organik, produktivitas meningkat tanpa menimbulkan efek negatif lingkungan maupun yang mengkonsumsinya.

“Alhamdulillah, saat ini kami sedang panen raya di 10 titik yang tersebar di lima wilayah kecamatan. Dipastikan pada musim tanam berikutnya jumlah petani yang mengikuti program penanaman padi organik akan bertambah,” pungkasnya.(smsulhuda)

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh Pak kiai, apa hukumnya sholatnya orang yang ketika sujud dia tidak menempelkan jari-jari kakinya pada lantai ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Salah satu rukun sholat adalah sujud,dan sujud itu sendiri mempunyai syarat-syarat  yang harus dipenuhi agar sujud itu bisa sah,bila sujud tidak sah maka sholatnya juga tidak sah,oleh karena itu menjadi sebuah […]

  • PCNU-PATI Photo by Allec Gomes

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Rasa Tak Pernah Tumbuh malam mengurung perasaan yang sudah layu membelenggunya hingga sekarat tidak membiarkannya tumbuh, hanya mendesaknya untuk tetap utuh 15 September 2022 Bayangmu Menghilang terlunta-lunta aku mengejar bayangmu di bawah guyuran hujan dalam cengkaraman pagi yang menggigil tapi kamu terus berlari, meninggalkan jejak dan terhapus akannya 15 Oktober 2022  Lupakan Aku berhenti mengeja […]

  • Sukses Gelar Akreditasi dan Visitasi PAC IPNU IPPNU Tlogowungu

    Sukses Gelar Akreditasi dan Visitasi PAC IPNU IPPNU Tlogowungu

    • calendar_month Jum, 26 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

      Kamis, 25 Februari 2021 PAC IPNU IPPNU Tlogowungu telah melaksanakan akreditasi dan visitasi administrasi pimpinan ranting se- Kecamatan Tlogowungu. Meskipun masih kategori baru, PAC IPNU IPPNU Tlogowungu kini telah mempunyai 9 Ranting dari 15 Desa dan 7 Ranting yang telah ber SP. Saat asesor memanggil nama-nama ranting untuk maju menjalani proses asesmen, terlihat wajah-wajah […]

  • Porsema XII didukung Pemkab Semarang secara Penuh

    Porsema XII didukung Pemkab Semarang secara Penuh

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Dalam rangka menyambut peserta Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII, Bupati Kabupaten Semarang menggelar Welcom Party Porsema XII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah yang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis malam (9/2/2023). Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. M. […]

  • PCNU-PATI Photo by pixel2013

    Tuan Muda Albana

    • calendar_month Ming, 18 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Sepasang mata berbingkai kacamata itu sedikit membeliak ketika menemukan wajah pucat tapi cantik dari jarak yang begitu dekat. “Lepas!” Gadis berhidung mancung itu berteriak dengan suara parau yang berat. “Kalau takut ngapain mau bunuh diri? Sudah gila kamu? Sudah nggak punya iman?” Balas lelaki itu tak kalah emosional. Lelaki bersarung biru […]

  • PCNU - PATI Photo by StockSnap

    Pengantin di Rel Kereta

    • calendar_month Ming, 7 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Oleh: Elin Khanin Sore itu langit Pengapon tampak kelabu. Awan bergulung-gulung di atas sana. Menciptakan suasana kelam dan suram. Sesuram wajah gadis yang berjalan di atas kerikil tajam. Gadis itu tampak lesu, bibirnya pucat, matanya sembab dan sedikit bengkak. Menandakan ia banyak menangis. Mungkin seharian tanpa jeda, atau malah sudah lama ia menanggung kepedihan. Sendirian. […]

expand_less