Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » LAKPESDAM Ajarkan Berkebun di Lahan Sempit

LAKPESDAM Ajarkan Berkebun di Lahan Sempit

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 3 Des 2015
  • visibility 548
  • comment 0 komentar

Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Devisi Litbang telah mengajarkan bagaimana berkebun di lahan sempit serta menggunakan barang-barang bekas sebagai tempat media tanam. Hal ini di lakukan untuk mengurangi sampah.
            “Seandainya semua rumah tangga mau menggunakan plastik bekas minyak goreng atau pun yang lainnya sebagai media tanam, maka tak perlu lagi membeli polibek untuk menawan sayuran seperti sledri, sawi, kangkung, bayam, cabe dan lain sebagainya.”jelas Siswanto Penjab Devisi Litbang Lakpesdam.
            Dalam memperkenalkan berkebun di lahan sempit dan menggunakan media tanam dari bahan-bahan bekas untuk sedikit mengurangi penumpukan sampah yang semakin hari selalu bertambah ruah.
“Kami dari Lakpesdam membuat percontohan di rumah-rumah  pengurus terlebih dahulu hal tersebut di lakukan agar masyarakat sekitar mau meniru dengan apa yang telah ada pembuktian. Untuk kali ini rumahnya Khoirun Niam  di desa Plukaran Gembong Pati, yaitu pengurus Lakpesdam dari Devisi Kajian dan Penerbitan sebagai tempat percontohan, menanam sledri di media tanam dari plastik bekas.”ujar Ratna Andi Irawan Ketua Lakpesdam NU Pati
            Kedepannya masyarakat Pati bisa berkebun sendiri di lahan sempit, hal itu dapat di lakukan di depan rumah atau pun samping rumah. Tidak perlu media tanamnya melainkan dapat menggunakan bahan bekas dari rumah tangga. Dengan demikian kita dapat mengurangi penumpukan sampah dan lagi sedikit mengurangi anggaran dapur, karena sawi, sledri, kangkung, bayam, cabe dapat di petik dari kebun sendiri.
            Siswanto menambahkan dalam waktu dekat ini Lakpesdam akan mengadakan pelatihan tentang menumpuk rupiah dari sampah yaitu sebuah pelatihan yang memberikan pemahaman apabila sampah bisa bernilai ekonomis apabila kita mengetahui cara mengelolanya. (ni)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 731
    • 0Komentar

    Keberadaan KH Gholib di daerah bambu seribu atau Pringsewu, Provinsi Lampung membawa “lampu yang terang”. Begitu H.A Musa Achmad pada tahun 1973 menggambarkannya. Lampu adalah madrasah, penerang anak-anak dengan pendidikan agama Islam. Berikut kisah KH Gholib dalam perjuangan di bidang agama, pendidikan dan sosial yang dituturkan Dr. Dra. Hj. Farida Ariyani, M.Pd, cucu KH Gholib, […]

  • Lewat Lazisnu Pati, Mr. X Berikan Donasi untuk Pengobatan Sugiati

    Lewat Lazisnu Pati, Mr. X Berikan Donasi untuk Pengobatan Sugiati

    • calendar_month Sen, 3 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Agus Arif Mustofa (kiri), Manajer Penyaluran Lazisnu Pati memberikan donasi dari Mr. X kepada keluarga Sugiati, korban kecelakan lalu lintas yang membituhkan penanganan medis.  PATI – PC Lazisnu Pati kembali memberikan bantuan kesehatan kepada Sugiati, warga desa Bleber kecamatan Cluwak Kabupaten Pati, Sabtu (01/01). Sebelumnya pada Minggu (12/12/21) PC Lazisnu Pati dengan berkoordinasi dengan pengurus […]

  • PCNU-PATI Photo by Madrosah Sunnah

    Pesantren dan Pendidikan Karakter Santri

    • calendar_month Sab, 8 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan tempat pendidikan tradisional Islam tertua di Indonesia. Bahkan menurut Nurcholis Madjid dalam bukunya ‘Bilik-Bilik Pesantren’ dijelaskan bahwa pesantren adalah wujud proses perkembangan sistem pendidikan nasional. Ditinjau dari segi historis, pesantren tidak hanya identik dari makna keislaman, tetapi juga mengandung makna keaslian Indonesia (indigenous). Sebab, Lembaga yang […]

  • Relisensi LSP P2 Ma'arif PWNU Jawa Tengah

    Relisensi LSP P2 Ma’arif PWNU Jawa Tengah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.076
    • 0Komentar

      Relisensi LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah merupakan proses penilaian ulang yang dilakukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan bahwa LSP tetap memenuhi standar mutu, tata kelola, dan kompetensi dalam pelaksanaan sertifikasi. Melalui relisensi ini, LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan sertifikasi, meningkatkan profesionalisme asesor, serta […]

  • PCNU - PATI

    Ayat Ayat Cinta

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekadar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al-Azhar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target […]

  • MPLS dan MATSAMA di Sekolah-Madrasah Ma’arif NU Jateng Terintegrasi Makesta

    MPLS dan MATSAMA di Sekolah-Madrasah Ma’arif NU Jateng Terintegrasi Makesta

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 832
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Semarang – Pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi penyusunan kurikulum Masa Orientasi Peserta Didik (MOPDIK) pada Rabu (12/2/2025). Hadir Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani, Koordinator Tim Penyusun Kurikulum MOPDIK Hamidulloh Ibda, Ketua PW IPNU Jawa Tengah M Irfan Khamid, Ketua PW IPPNU Jawa […]

expand_less