Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lagi, KMPP Yogyakarta Lakukan Gebrakan di Bidang Sosial

Lagi, KMPP Yogyakarta Lakukan Gebrakan di Bidang Sosial

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
  • visibility 815
  • comment 0 komentar
Susur Sungai Silugonggo Desa Kedungpancing, Juwana oleh para mahasiswa yang tergabung dalan KMPP Yogyakarta. Langkah ini merupakan babak awal Program Bina Desa KMPP Yogyakarta tahun 2021

PATI – Para mahasiswa yang tergabung dalan KMPP (Keluarga Pelajar-Mahasiswa Pati) Yogyakarta kembali menggelar aksi sosial. Mengambil tema besar Bina Desa KMPP Yogyakarta Tahun 2021, dengan tajuk utama ‘Lentera Hilir Silugonggo’, para punggawa mahasiswa Pati tersebut mencoba mengisi waktu disela kuliah daring dengan kegiatan yang bermanfaat. 

“Situasi seperti ini cukup menguntungkan bagi Ormada (Organisasi Mahasiswa Daerah) untuk lebih banyak berkegiatan di kampung halaman,” ungkap Rizal Hendra Pratama, ketua KMPP Yogyakarta.

Rizal menambahkan bahwa peluang berkontribusi untuk daerah asal sangat terbuka dalam kondisi seperti ini. Oleh sebab itu, iapun mengajak para mahasiswa khususnya anggota KMPP untuk bergerak mengabdi kepada kampung halaman. 

Program Bina Desa Tahun 2021 yang digagas oleh arek-arek KMPP Yogyakarta kali ini dilaksanakan di Desa Kedungpancing, Kecamatan Juwana. Umpan lambung ini disambut baik oleh pemerintah desa setempat. 

Didik Nawardi, Kepala Desa Kedungpancing memaparkan bahwa dirinya sangat bersyukur mendapatkan mitra para mahasiswa Jogja tersebut. Pasalnya, untuk mengelola hilir Sungai Silugonggo yang melewati Desa Kedung Pancing menjadi sesuatu yang memiliki nilai tawar, pihak desa merasa sangat kesulitan. 

“Kami memang membutuhkan bantuan SDM untuk mengembangkan Desa Kedungpancing yang wilayahnya kecil dan SDM kami terbatas dalam segala aspek. Dengan adanya Bina Desa ini semoga menjadi awal yang baik,” tegas Didik. 

Keseriusan pihak desa terlihat dengan memasukkan program ini ke dalam rencana anggaran belanja dari dana desa. Sebab, di samping kekurangan SDM untuk mengelola hilir sungai, pemerintah desa juga memerlukan SDM untuk mengoptimalkan dana desa. 

Dengan alasan tersebut, hadirnya KMPP Yogyakarta memiliki peran yang sangat krusial dalam dua aspek. Pertama, mengembangkan SDM pengelola hilir sungai, sekaligus membangun SDM untuk mengoptimalkan dana desa. 

“Kami sangat berterima kasih sudah ketiban sampur menjadi mitra Bina Desa KMPP Yogyakarta,” ungkap Didik di Kantor Kepala Desa Kedungpancing, Sabtu (18/9) lalu dalan acara pembukaan program ini.

Para mahasiswa aktivis KMPP Yogyakarta sedabg berpose bersama Kepala Desa Kedungpancing di kantor balai desa setempat.

Dua Jenis Pembinaan

Terdapat dua macam kegiatan Bina Desa yaitu sinkronik dan asinkronik. Kegiatan Bina Desa secara sinkronik dilaksanakan mulai tanggal 18 September 2021 sampai 11 Oktober 2021. 

Agenda sinkronik lebih banyak berupa riset pengembangan wisata, pelatihan desain dan branding, suka ria bina desa, dan pelatihan pengolahan ikan. 

Riset pengembangan wisata dilakukan untuk memperoleh data yang akan digunakan sebagai acuan dalam mengembangkan Wisata Susur Sungai Silugonggo yang selama ini sudah berjalan. Hal ini untuk menambah daya tarik wisata yang sudah dikembangkan secara ciamik oleh Pemdes Kedungpancing dibawah naungan Bumdes. 

Dalam riset ini didatangkan berbagai responden sukarelawan yang diperoleh melalui penyebaran pamflet, responden diminta datang ke lokasi wisata untuk menikmati sajian wisata yang ada, kemudian mengisi kuisioner. 

Sedikitnya, ada 30 responden yang berhasil dikumpulkan dalam acara riset pengembangan wisata yang dilaksanakan pada 19 September 2021. Harapan dari riset ini adalah pengembangan wisata susur sungai yang menyesuaikan kebutuhan terkini masyarakat, namun tetap terencana dengan matang. 

Salah satu tahap awal yang dilakukan adalah membangun fondasi dari hasil riset sebagai acuan untuk pengembangan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Hal ini, disampaikan oleg Rizal, telah sesuai dengan misi Bina Desa KMPP Yogyakarta untuk mengembangkan Kedungpancing sebagai Desa Wisata yang edukatif. 

“Klop sekali dengan misi Bina Desa yang kami gagas,” ungkapnya. 

Kegiatan selanjutnya adalah pelatihan Desain dan Branding serta Suka Ria Bina Desa. Desain dan Branding lebih difokuskan untuk karang taruna ‘Putra Samudra’ Desa Kedungpancing. Hal ini didasarkan atas asumsi bahwa kaum muda desa harus memiliki peran aktif dalam Branding desanya sendiri. 

Branding yang difokuskan pada Bina Desa ini adalah tentang fotografi dan Sosial media sebagai sarana utama dalam membranding Desa Kedungpancing baik wisata, maupun produk UMKM yang nantinya akan coba dibangun melalui pelatihan pengolahan ikan. 

Sementara, suka ria bina Desa adalah kegiatan hiburan yang berupa lomba anak–anak untuk melepas kejenuhan di tengah belajar dari rumah dan sebagai wahana interaksi antara pihak panitia Bina Desa dengan anak-anak Kedungpancing. Dua kegiatan ini akan dilaksanakan secara bersama pada 25 September mendatang. 

Kegiatan terakhir secara sinkronik adalah pelatihan pengolahan ikan. Meskipun tampaknya Desa Kedungpancing banyak menghasilkan tangkapan ikan, nyatanya masih mengalami kendala dalam mengembangkan pengolahan ikan.

Permasalahan utamanya adalah bahan baku ikan tertentu yang hanya ada pada saat musim tertentu. Dengan bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan sebagai pemberi materi dan ibu-ibu PKK Kedungpancing, bekal branding dan desain yang sudah diberikan kepada Karang Taruna, serta pendampingan dari KMPP Yogyakarta diharapkan dapat menumbuhkan sektor UMKM Desa Kedungpancing sebagai persiapan untuk memunculkan daya tarik wisata baru disamping susur sungai. 

Sedangkan untuk mengakali masalah musim, diupayakan pengolahan ikan tidak disandarkan pada ikan-ikan tertentu saja, melainkan diperbanyak variasi ikan yang diolah. 

Sementara kegiatan asinkronik adalah kegiatan evaluasi bersama pihak Desa yang terlibat, pendampingan, dan monitoring yang akan dilakukan mulai terhitung semenjak selesainya kegiatan sinkronik sampai enam bulan mendatang. 

Harapan ke depan adalah Bina Desa KMPP Yogyakarta dapat terus berlanjut di Kedungpancing. Hal ini didasarkan atas pemahaman dibutuhkan waktu yang panjang untuk sampai pada misi menjadi Desa Wisata Edukatif ideal, sehingga masih dibutuhkan Bina Desa lanjutan untuk melanjutkan yang dilakukan sekarang.(rizal/karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    Atlas Wali Songo

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Dalam keserbaterbatasan segala hal, alhamdulillah buku ATLAS WALI SONGO dengan pendekatan multidisiplin: historis; arkeologi; aetiologis; etno-historis, dan kajian budaya dapat terselesaikan. Isi buku ini sangat membumi dengan proses sinkretisasi-asimilatif dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Fakta mencengangkan di buku ini adalah bahwa kerajaan Islam pertama di Jawa bukanlah Kerajaan Demak (abad 15), melainkan Kerajaan Lumajang yang […]

  • Photo by KE ATLAS

    Menulis Sebagai Support System

    • calendar_month Sen, 11 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Dalam berbagai fase hidup, baik saat menghadapi kesulitan maupun kebahagiaan, keberadaan support system ini terasa sangat berharga. Salah satu bentuk dukungan yang sering terlupakan, namun memiliki dampak yang tidak ternilai, adalah menulis. Bagi saya, menulis bukan hanya sekadar mengatur kata-kata dalam kalimat. Lebih dari itu, menulis adalah perjalanan mendalam menjelajahi sudut-sudut […]

  • Harlah LP Ma’arif, PCNU : Kontribusinya Sangat Besar

    Harlah LP Ma’arif, PCNU : Kontribusinya Sangat Besar

    • calendar_month Ming, 19 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    PATI – Hari ini, Minggu (19/9) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU tepat berusia 92 tahun. Dalam usia yang tak lagi muda, Lembaga di bawah naungan ormas islam terbesar di dunia ia telah banyak menghasilkan karya nyata di dunia pendidikan.  Hanya saja, harapan demi harapan masih digantungkan kepada LP Ma’arif dalam memajukan pendidikan. Menurut K. Yusif Hasyim, […]

  • PCNU-PATI

    Kepala MTs Sultan Agung Apresiasi Porsema Tahun Ini

    • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Prosema (Pekan Olah Raga dan Seni Ma’arif) tingkat Kabupaten Pati yang dilaksanakan pada Ahad hingga Senin (13-14/11) ini. Ada beberapa cabang yang dilombakan, di antaranya, lari jarak jauh, lari jarak pendek, bola voly, MTQ, puisi religi, pidato Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Karaoke Qasidah Modern, tenis meja dan bulu tangkis.  “Harapan kami, Porsema […]

  • Sudah Saatnya MWCNU Batangan  Lebih Maju

    Sudah Saatnya MWCNU Batangan Lebih Maju

    • calendar_month Sen, 7 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Sabtu, (28/11/15) kemarin MWNU Kec Batangan mengadakan konferensi yang bertempat di MA Tarbiyatul Islamiyah Lengkong Batangan, turut hadir dalam acara tersebut para Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama, Muslimat, Fatayat, Muspika, Polsek, Dandim serta para tamu undangan. “Sudah waktunya reorganisasi ini di lakukan dan di gantikan yang muda, lebih berwawasan luas dan lebih semangat dalam memimpin, saya […]

  • PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 938
    • 0Komentar

    KH. Aniq Muhammadun, salah satu kiai asal Pati yang namanya masuk dalam jajaran Syuriyah PBNU.  JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hari ini, Rabu (12/1) meluncurkan daftar nama pengurus baru era kepemimpinan KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Surat bernomor  01/A.II.04/01/2022 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Besar NU tersebut memperlihatkan nama-nama tokoh yang akan […]

expand_less