Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH. MUSLIH, KEMBALI MEMIMPIN MWC.NU MARGOYOSO

KH. MUSLIH, KEMBALI MEMIMPIN MWC.NU MARGOYOSO

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 24 Nov 2014
  • visibility 573
  • comment 0 komentar
Pcnupati.online. Konferensi MWC NU Kec. Margoyoso Kab. Pati periode 2008-2013 baru saja dilaksanakan Hari Jum’at, 21 Nopember 2014 bertempat di Pondok Pesantren Darunnajah Margoyoso Pati. Acara konferensi MWC NU Margoyoso yang rencana awalnya akan dilaksanakan di Gedung MWC.NU Margoyoso yang baru jadi, tetapi mengingat masih terbatasnya fasilitas, maka dipindahkan ke pondok pesantren Darunnajah (Rumah KH. Muslih). Konferensi ini dihadiri oleh Pengurus Cabang NU Kab. Pati antara lain KH. Ali Muhtarom, MH (A’wan Syuriyah PCNU Pati), KH. Ali Munfa’at, M.Pd (Ketua Tanfidziyah PCNU Pati) dan Yusuf Hasyim, S.Ag. M.S.I (Sekretaris PCNU Pati). disamping itu juga dihadiri oleh 17 Ranting dari 22 ranting yang ada di Margoyoso dan pengurus MWC.NU.
Setelah acara pembukaan konferensi, dilanjutkan dengan pembacaan laporan pertanggungjawaban Pengurus MWC NU periode 2008-2013 yang disampaikan oleh ketua Tanfidziyah KH. Muslih bersama dengan Rais Syuriyah KH. Asmu’i Salafi.
Dalam kesempatan LPJ pengurus tersebut, diberikan kesempatan kepada musyawirin untuk mengevaluasi perjalanan kepengurusan periode tahun 2008-2013. Salah satu peserta konferensi H. Samoin, mempertanyakan tentang tidak adanya Tata Tertib konferensi, sehingga konferensi benar-benar menjadi forum legal dan tertinggi di tingat MWC. Dalam laporannya KH. Muslih mengakui masih adanya kekurangan dan kelemahan kepengurusan selama ini, antara lain belum aktifnya seluruh pengurus MWC NU dan ranting-ranting. Disamping itu juga program kerja yang terlaksana secara rutin baru pada program keagamaan seperti bahtsul masail diniyah. Mengakhiri laporannya KH Muslih menyampaikan kepada musyawirin bahwa pada periode yang akan datang harus diperbaiki dan ditingkatkan.
Sebelum agenda pemilihan Rais dan ketua MWC NU Kec. Margoyoso yang dipimpin oleh Pengurus Cabang, Ketua PCNU Pati, KH. Ali Munfa’at, M.Pd menyampaikan bahwa berdasarkan AD ART, konferensi MWC.NU merupakan forum tertinggi yang bertugas untuk mengevaluasi Laporan Pertanggungjawaban pengurus, perumuskan program kerja, perumuskan Rekomendasi, dan pembahasan masalah-masalah keagamaan yang berkembang. oleh karena itu tugas Konferensi MWCNU tidak hanya memilih pengurus baru saja, atau acara rutinan 5 tahun sekali. Nahdlatul Ulama benar-benar harus dikelola dari manajemen jama’ah, dikembangkan menjadi jam’iyyah yang menuntut adanya manajemen organisasi. Selama  ini Nahdlatul Ulama masih banyak dikelola menggunakan sistem Jama’ah, sehingga banyak peran-peran keagamaan, sosial, budaya, pendidikan, dan politik belum bisa dikembangkan secara maksimal.
Sebagai agenda terakhir adalah Pemilihan Rais dan Ketua MWC NU Kec. Margoyoso periode 2014-2019. Berdasarkan kesepakatan musyawirin mengusulkan beberapa nama bakal calon Rais Syuriyah, antara lain : KH. Asmu’i Salafi (Rais Syuriyah MWC lama), KH. Asnawi Rohmat, Lc (Ketua Lazisnu PCNU Pati), KH. Ahmad Suhaili, dan K.  Liwa’uddin (Ketua LBM PCNU Pati). Sesuai persyaratan dalam AD ART maka bakal calon yang rangkap jabatan dengan pengurus harian lembaga/lajnah maka harus memilih salah satunya. Dari 4 bakal calon Rais tersebut yang memenuhi persyaratan ada 2 orang yaitu KH. Asmu’i Salafi dan KH. Suhaili. Namun, KH. Asmu’i Salafi mengundurkan diri dengan alasan sudah 2 periode kepengurusan MWC NU Margoyoso, dan beliau menyerahkan kepada KH. Suhaili sebagai Rais Syuriyah. Akhirnya Calon tunggal tersebut secara musyawarah mufakat ditetapkan sebagai Rais Syuriyah terpilih periode 2014-2019.
Setelah terpilih Rais Syuriyah, acara dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Tanfidziyah MWC.NU. dari hasil penjaringan bakal calon muncul beberapa nama, antara lain : KH. Muslih, KH. Samoin Wage, K. Wafir, dan K. Liwa’uddin, berdasarkan penjaringan bakal calon yang mendapat peringkat 1 dan 2 ditetapkan sebagai calon dan harus mendapat restu dari Rais terpilih. Akhirnya disepakatilah 2 calon ketua tanfidziyah yakni KH. Muslih (Ketua lama) dan KH. Samo’in Wage. Dari hasil pemilihan dan penghitungan suara maka KH. Muslih mendapatkan 10 suara dan KH. Samoin Wage mendapatkan 7 suara, sehingga musyawirin konferensi menetapkan KH. Muslih untuk dipercaya menjabat kembali sebagai ketua Tanfidziyah MWC.NU Kec. Margoyoso Pati periode 2014-2019. Konferensi kemudian menunjuk 9 Tim Mede Formatur untuk melengkapi kepengurusan yang terdiri dari Rais Terpilih, Ketua Terpilih, Mantan Rais, dan 6 orang dari perwakilan peserta sebagai representasi wilayah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bedah Novel CSAN, Penulis : Menulis adalah Pembiasaan

    Bedah Novel CSAN, Penulis : Menulis adalah Pembiasaan

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Perpustakaan siswi Mathali’ul Falah mengadakan bedah novel karya Elin Khanin yang bertajuk Cinta Sang Abdi Ndalem( (CSAN) Jumat(18/10). Ada satu hal yang melatarbelakangi acara ini, yaitu atar belakang penulisan CSAN. Motivasi Elin dalam menulis novel CSAN yaitu akhlak kang/mbak yang mengabdikan dirinya kepada kiainya. Selain itu, keikhlasaan dalam mengabdi juga membuat Elin menyelesaikan novel bergenre […]

  • PC-NU Pati Gelar Rapat Koordinasi Perdana

    PC-NU Pati Gelar Rapat Koordinasi Perdana

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati yang belum lama ini dilantik, pagi ini, Ahad (21/7) mengadakan rapat kordinasi perdana. Acara yang dilaksanakan di aula lantai 2 gedung PCNU ini dihadiri oleh Pengurus Harian Tanfidhiyah, Syuriyah serta ketua dan sekretaris masing-masing Banom dan Lembaga. Situasi rapat koordinasi perdana PC-NU Pati, Minggu (21/7) pagi Dalam sambutan […]

  • PCNU-PATI

    Pengurus Maarif Jateng Lakukan Audit Internal LSP P2

    • calendar_month Jum, 23 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Semarang – Bertempat di SMK Ma’arif NU Kudus, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah melakukan audit internal terhadap LSP P2 Ma’arif Jateng pada Rabu (21/12/2022). “Tujuan pelaksanaan audit ini adalah untuk memastikan supaya lembaga sertifikasi profesi Ma’arif NU Jawa Tengah dikelola secara transparan akuntabel dan memenuhi standar-standar keuangan secara profesional,” demikian disampaikan Ketua […]

  • Harlah NU ke-94 di Madrasah Mazro’atul Ulum

    Harlah NU ke-94 di Madrasah Mazro’atul Ulum

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Wedarijaksa 6/2/2020. Ikatan Siswa – siswi Madrasah Mazro’atul Ulum (ISMU) mengadakan acara memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama yang ke-94 bertempat di Aula Madrasah Mazro’atul Ulum. Acara diikuti mulai dari murid MI, MTs, dan MA. Kegiatan sholawatan dipimpin langsung oleh Ahmad Syukron Ketua Jamaah Bersholawat (Jamber NU) Suwaduk Wedarijaksa, yang juga dulu Ketua IPNU ranting Suwaduk. […]

  • Menengok Vonis Harvey Moeis dan Viralnya Ceramah KH Zainuddin MZ

    Menengok Vonis Harvey Moeis dan Viralnya Ceramah KH Zainuddin MZ

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Oleh: Umar Hanafi Pati – Belakangan ini publik Indonesia gemas dengan vonis terdakwa korupsi tambang timah Bangka Belitung, Harvey Moeis. Edan saja, dengan kerugian negara mencapai Rp 300 triliun, suami aktris cantik Sandra Dewi itu hanya divonis 6,5 tahun penjara. Vonis Harvey Moeis menyayat rasa keadilan masyarakat.  Publik pun membanding-bandingkan dengan vonis kasus pidana lainnya. […]

  • Memecah Kebisuan

    Memecah Kebisuan

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Tulisan berikut ini merupakan liputan hasil kegiatan bedah buku karya Dr. Nur Rofi’ah yang berjudul “Memecah Kebisuan (Agama Mendengar Suara Perempuan Korban Kekerasan Demi Keadilan): Respon NU” (2010). Buku yang memaparkan suara-suara perempuan yang mengalami kekerasan ini menghadirkan narasumber Dr. Nur Rofiah, pembahas Maman Abdurrahman, dan dimoderatori oleh Ulfah Mutiah Hizma. Dalam kegiatan kali ini, […]

expand_less