Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH. MUSLIH, KEMBALI MEMIMPIN MWC.NU MARGOYOSO

KH. MUSLIH, KEMBALI MEMIMPIN MWC.NU MARGOYOSO

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 24 Nov 2014
  • visibility 487
  • comment 0 komentar
Pcnupati.online. Konferensi MWC NU Kec. Margoyoso Kab. Pati periode 2008-2013 baru saja dilaksanakan Hari Jum’at, 21 Nopember 2014 bertempat di Pondok Pesantren Darunnajah Margoyoso Pati. Acara konferensi MWC NU Margoyoso yang rencana awalnya akan dilaksanakan di Gedung MWC.NU Margoyoso yang baru jadi, tetapi mengingat masih terbatasnya fasilitas, maka dipindahkan ke pondok pesantren Darunnajah (Rumah KH. Muslih). Konferensi ini dihadiri oleh Pengurus Cabang NU Kab. Pati antara lain KH. Ali Muhtarom, MH (A’wan Syuriyah PCNU Pati), KH. Ali Munfa’at, M.Pd (Ketua Tanfidziyah PCNU Pati) dan Yusuf Hasyim, S.Ag. M.S.I (Sekretaris PCNU Pati). disamping itu juga dihadiri oleh 17 Ranting dari 22 ranting yang ada di Margoyoso dan pengurus MWC.NU.
Setelah acara pembukaan konferensi, dilanjutkan dengan pembacaan laporan pertanggungjawaban Pengurus MWC NU periode 2008-2013 yang disampaikan oleh ketua Tanfidziyah KH. Muslih bersama dengan Rais Syuriyah KH. Asmu’i Salafi.
Dalam kesempatan LPJ pengurus tersebut, diberikan kesempatan kepada musyawirin untuk mengevaluasi perjalanan kepengurusan periode tahun 2008-2013. Salah satu peserta konferensi H. Samoin, mempertanyakan tentang tidak adanya Tata Tertib konferensi, sehingga konferensi benar-benar menjadi forum legal dan tertinggi di tingat MWC. Dalam laporannya KH. Muslih mengakui masih adanya kekurangan dan kelemahan kepengurusan selama ini, antara lain belum aktifnya seluruh pengurus MWC NU dan ranting-ranting. Disamping itu juga program kerja yang terlaksana secara rutin baru pada program keagamaan seperti bahtsul masail diniyah. Mengakhiri laporannya KH Muslih menyampaikan kepada musyawirin bahwa pada periode yang akan datang harus diperbaiki dan ditingkatkan.
Sebelum agenda pemilihan Rais dan ketua MWC NU Kec. Margoyoso yang dipimpin oleh Pengurus Cabang, Ketua PCNU Pati, KH. Ali Munfa’at, M.Pd menyampaikan bahwa berdasarkan AD ART, konferensi MWC.NU merupakan forum tertinggi yang bertugas untuk mengevaluasi Laporan Pertanggungjawaban pengurus, perumuskan program kerja, perumuskan Rekomendasi, dan pembahasan masalah-masalah keagamaan yang berkembang. oleh karena itu tugas Konferensi MWCNU tidak hanya memilih pengurus baru saja, atau acara rutinan 5 tahun sekali. Nahdlatul Ulama benar-benar harus dikelola dari manajemen jama’ah, dikembangkan menjadi jam’iyyah yang menuntut adanya manajemen organisasi. Selama  ini Nahdlatul Ulama masih banyak dikelola menggunakan sistem Jama’ah, sehingga banyak peran-peran keagamaan, sosial, budaya, pendidikan, dan politik belum bisa dikembangkan secara maksimal.
Sebagai agenda terakhir adalah Pemilihan Rais dan Ketua MWC NU Kec. Margoyoso periode 2014-2019. Berdasarkan kesepakatan musyawirin mengusulkan beberapa nama bakal calon Rais Syuriyah, antara lain : KH. Asmu’i Salafi (Rais Syuriyah MWC lama), KH. Asnawi Rohmat, Lc (Ketua Lazisnu PCNU Pati), KH. Ahmad Suhaili, dan K.  Liwa’uddin (Ketua LBM PCNU Pati). Sesuai persyaratan dalam AD ART maka bakal calon yang rangkap jabatan dengan pengurus harian lembaga/lajnah maka harus memilih salah satunya. Dari 4 bakal calon Rais tersebut yang memenuhi persyaratan ada 2 orang yaitu KH. Asmu’i Salafi dan KH. Suhaili. Namun, KH. Asmu’i Salafi mengundurkan diri dengan alasan sudah 2 periode kepengurusan MWC NU Margoyoso, dan beliau menyerahkan kepada KH. Suhaili sebagai Rais Syuriyah. Akhirnya Calon tunggal tersebut secara musyawarah mufakat ditetapkan sebagai Rais Syuriyah terpilih periode 2014-2019.
Setelah terpilih Rais Syuriyah, acara dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Tanfidziyah MWC.NU. dari hasil penjaringan bakal calon muncul beberapa nama, antara lain : KH. Muslih, KH. Samoin Wage, K. Wafir, dan K. Liwa’uddin, berdasarkan penjaringan bakal calon yang mendapat peringkat 1 dan 2 ditetapkan sebagai calon dan harus mendapat restu dari Rais terpilih. Akhirnya disepakatilah 2 calon ketua tanfidziyah yakni KH. Muslih (Ketua lama) dan KH. Samo’in Wage. Dari hasil pemilihan dan penghitungan suara maka KH. Muslih mendapatkan 10 suara dan KH. Samoin Wage mendapatkan 7 suara, sehingga musyawirin konferensi menetapkan KH. Muslih untuk dipercaya menjabat kembali sebagai ketua Tanfidziyah MWC.NU Kec. Margoyoso Pati periode 2014-2019. Konferensi kemudian menunjuk 9 Tim Mede Formatur untuk melengkapi kepengurusan yang terdiri dari Rais Terpilih, Ketua Terpilih, Mantan Rais, dan 6 orang dari perwakilan peserta sebagai representasi wilayah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikamba Gabus Buka Bulan Maulid dengan Az Zahir

    Ikamba Gabus Buka Bulan Maulid dengan Az Zahir

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    GABUS-Ikamba atau Ikatan Alumni Madrasah Abadiyah Gabus membuka bulan Robi’ul Awwal 1441 H. dengan cara yang istimewa. Organisasi alumnu yang dipunggawai oleh Suwarto sebagai ketua Ikamba menhadirkan Sholawat Az Zahir pada penghujung Bulan Shafar (27/10) kemarin. Habib Ali Zainal Abidin (pegang mic) dan Az Zahir saat tampil di Madrasah Abadiyah Gabus bersama Ikamba (foto : […]

  • Ganjar Pranowo Buka Muskerwil PWNU

    Ganjar Pranowo Buka Muskerwil PWNU

    • calendar_month Kam, 10 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan sambutannya dalam Pembukaan Muskerwil PWNU Jateng SEMARANG – Gubernur Ganjar Pranowo, hadir dalam acara pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Jawa Tengah. Kamis (10/2) di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Selain Ganjar, acara tersebut juga dihafiri oleh para ulama NU se-Jateng dan beberapa tokoh lain seperti Pangdam, Kapolda dan […]

  • Wejangan Ketua PCNU Pati untuk Pagar Nusa

    Wejangan Ketua PCNU Pati untuk Pagar Nusa

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 565
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Jumat (3/1) merupakan hari ulang tahun Ikatan Pencak Silat NU, Pagar Nusa (PN). Hari ini, PN berusia 39 tahun sejak didirikan. Menanggapi Hari Ulang Tahun (HUT) Pagar Nusa tahun ini, Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim mengimbau kepada kader-kader PN agar serius dalam berkhidmat di Banom NU yang bergerak di bidang seni bela […]

  • Puasa; Balas Dendam saat Berbuka. Photo by Ali Inay on Unsplash.

    Puasa; Balas Dendam Ketika Berbuka

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At MajhaSepekan saya dan Anda menjalani ibadah puasa. Pun telah banyak permintaan berbuka bersama dari teman kerja, kolega bisnis atau pun dari lainnya. Dan hanya untuk makan saja saya dan Anda harus bersama-sama. Jadi teringat pepatah Jawa makan tak makan yang penting kumpul. Bisa jadi ini yang dimaksud dengan pepatah itu. Kemarin […]

  • NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.898
    • 0Komentar

      Ramadan tentu bukanlah sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum besar untuk melakukan muhasabah atau introspeksi total. Di tengah hiruk-pikuk dunia modern, muncul sebuah fenomena yang memprihatinkan: menjadikan agama sebagai “mesin cuci”. Kalimat satir itu diungkapkan oleh budayawan Anis Sholeh Ba’asyin saat membuka Suluk Maleman pada Sabtu (21/2). Dia menyebut dengan beribadah, seringkali seseorang sudah […]

  • PCNU-PATI

    Paradigma Kaum Terdindas

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Dalam memahami islam bukanlah dengan mengeluh dan meratap. Kita membahas penderitaan demi adanya suatu kesadaran akan penderitaan itu. Ajaran yang kita yakini yaitu islam harus menjadi landasan kerja, kegiatan, pemikiran. Memahami islam ada beberapa cara menurut Dr. Ali Syari’ati yaitu, Mengenal Allah atau islam dengan membandingkan dengan sesembahan lainnya, Kitab suci Al-Quran dengan kitab-kitab lainnya, […]

expand_less