Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua Ma’arif Jateng: Alhamdulillah, Dana Bos Madrasah Urung Dipangkas

Ketua Ma’arif Jateng: Alhamdulillah, Dana Bos Madrasah Urung Dipangkas

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
  • visibility 388
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id-Semarang – Ketua Ma’arif Jateng, Fakhrudin Karmani menyatakan, dana BOS Madrasah tidak jadi dipotong. “Alhamdulillah, Juknis sudah keluar, BOS tidak jadi dipotong!” tegasnya saat penutupan Diklat Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah, di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Jumat (14/3/2025).

Untuk diketahui, sebelumnya beredar surat dari Kementerian Agama, tentang tindak lanjut efisiensi rekonstruksi belanja Ditjen Pendidikan Islam tahun anggaran 2025, salah satunya berisi pemangkasan dana BOS,

Dalam surat dijelaskan, besaran dana BOS jauh lebih sedikit dari sebelumnya, yakni 500 ribu rupiah per siswa per tahun, sedangkan MTs 600 ribu rupiah, dan MA 700 ribu rupiah per siswa per tahun.

Fakhruddin menjelaskan, pihaknya juga telah bergerak secara birokratis, merespon rencana penurunan besaran dana BOS.

“Sebelumnya kami telah mengirim surat ke Kemenag dan Ma’arif,” tukasnya.

Di hadapan 236 kepala madrasah peserta Diklat tersebut, pihaknya mengaku lebih memilih menyuarakan aspirasi Madrasah se Jawa Tengah secara birokratif, cara itu dipandangnya lebih efektif.

“Bergerak diluar adalah cara terakhir, apabila secara birokratif tidak berhasil,” ungkapnya.

Fakhruddin juga menyinggung urgensi dana BOS, khususnya bagi madrasah yang tak memiliki sumber dana lain, “dana bos adalah penghidupan, terutama sekolah madrasah yang kecil,” imbuhnya.

Komitmen kerjasama dengan Balai Diklat Keagamaan Semarang

Fakhruddin menyatakan komitmennya untuk terus bekerjasama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang.

Menurutnya, kerjasama dengan BDK Semarang tak berhenti di tahun ini saja, tapi berlanjut pada tahun-tahun selanjutnya

Selepas kegiatan Diklat penguatan kompetensi kepala madrasah, sambung Fakhruddin, dalam waktu dekat akan dilaksanakan pelatihan bagi pustakawan madrasah.

“Bulan April nanti akan ada Diklat pustakawan di BDK,” sambungnya.

Selanjutnya Fakhruddin berpesan kepada peserta Diklat, agar benar-benar menerapkan apa yang didapatkan dari Widyaiswara BDK selama pelatihan.

Pihaknya juga mengajak 236 peserta yang terdiri dari 30 Kamar MA, 126 Kamad MI, dan 80 kepala MTs itu untuk adaptif dengan keadaan termasuk perubahan kurikulum.

“Belum sempat kurikulum merdeka, sudah deep learning, namun apapun kurikulum kita, hasil peserta didik yang menentukan kita sendiri,” ungkapnya menyemangati.

Kamad menurutnya harus senantiasa membuat inovasi, agar proses pendidikan di madrasah berhasil.

Diklat kamad Madrasah yang berlangsung lima hari, Senin hingga Jumat (10 hingga 14 Maret 2025) diakhiri dengan penyerahan sertifikat kelulusan, dan ditutup oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Diklat Keagamaan Semarang, Hj. Siti Nur Maunah, S.H.I, M.Si.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Apa Dengan Tawasul

    Ada Apa Dengan Tawasul

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Apa itu tawasul dan ada apa dengan tawasul? Sehingga tradisi tawasul yang mendarah daging bagi nahdliyin ini kerap dicap sebagai syirik oleh sebagian pihak. Simak opini dan penjelasan K. Ahmad Suja’i, berikut ini. Salah satu hobi kaum sarungan (santri) adalah ziarah ke para Aulia baik yang masih sugeng maupun yang sudah wafat, inilah salah satu […]

  • Puasa dari Godaan Hiburan

    Puasa dari Godaan Hiburan

    • calendar_month Ming, 9 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Bulan Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga saat yang tepat untuk membersihkan hati, pikiran, dan kebiasaan sehari-hari. Salah satu fenomena modern yang kini banyak menyita waktu dan perhatian adalah kecanduan game online. Para santri, mahasiswa, hingga masyarakat umum, banyak yang terjerumus dalam dunia virtual hingga lupa […]

  • Ketua FKPT Jateng: Jurnalisme Pengawasan Perkuat Demokrasi Sehat

    Ketua FKPT Jateng: Jurnalisme Pengawasan Perkuat Demokrasi Sehat

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Ungaran – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Semarang melibatkan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah dalam penguatan jurnalisme pengawasan melalui Pelatihan Jurnalistik Pengawasan Pemilu pada Selasa (20/5/2025). Kegiatan itu bertempat di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Semarang yang dihadiri puluhan peserta. Meskipun tahapan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 yang telah terlaksana, namun […]

  • Aturan

    Aturan

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Dimana pun tempatnya disitu ada aturan yang menjadi dasar dan pedoman dalam melaksanakan dan mencapai tujuannya. Apabila kita datang atau diundang masuk kedalam ruang yang terikat aturan, bukankah sebaiknya kita mematuhi dan turut serta melaksanakan aturan tersebut untuk mencapai tujuan bersama. Bagaimana jadinya jika kita sebagai orang asing datang dan masuk […]

  • PCNU PATI. Fatayat NU Ranting Desa Tanjungrejo, Mengadakan Pelatihan Sabun Herbal Susu

    Fatayat NU Ranting Desa Tanjungrejo, Mengadakan Pelatihan Sabun Herbal Susu

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pimpinan Ranting Fatayat NU desa Tanjungrejo kecamatan Margoyoso, mengadakan kegiatan rutinan sekaligus pelatihan pembuatan sabun herbal susu Whitening, Jumat, 10/6 kemarin. “Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama satu hari, hal ini adalah tindak lanjut dari kegiatan beberapa waktu lalu yang telah di adakan oleh pimpinan cabang Fatayat NU Pati,”jelas Nining Ketua Pimpinan Fayatat NU […]

  • Pengakuan Hak-Hak Perempuan

    Pengakuan Hak-Hak Perempuan

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikhah* Kehidupan pra Islam membatasi bahkan mendiskriminasi para perempuan. Bahkan ia diperlakukan tidak manusiawi, seperti ketika bayi perempuan lahir maka banyak yang menguburnya hidup-hidup dengan alasan menganggap perempuan lemah tidak mampu berkontribusi dalam perang.  Ada juga yang beranggapan jika membiarkannya hidup maka nanti akan merepotkan saja. Hadist dari Ibnu Abbas RA ia bercerita: […]

expand_less