Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua Baru Fatayat Sukolilo : Kami Segera Susun Proker

Ketua Baru Fatayat Sukolilo : Kami Segera Susun Proker

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
  • visibility 264
  • comment 0 komentar

SUKOLILO-Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Sukolilo baru saja memiliki hajat besar. Pergeseran kursi kepemimpinan pemudi NU kecamatan paling ujung selatan di Kabupaten Pati ini baru saja usai. Tepat sehari sebelum hari sumpah pemuda, PAC Fatayat NU Sukolilo ganti kepemimpinan. 
Minggu (27/10) pagi, konferensi PAC Muslimat NU Sukolilo menggelar konferensi di Gedung Haji Sukolilo. Eva Nuriyah, yang telah menakhodai organisasi pemudi NU ini selama lima tahun, mengakhiri jabatannya dengan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dihadapan para pengurus PAC dan Ranti Fatayat se Kecamatan Sukolilo.
Proses serah-terima jabatan PAC Fatayat NU Kecamatan Sukolilo, Minggu (27/10)
Paska penerimaan LPJ, pemilihan ketua baru pun dimulai. Dengan arahan dari Alfi Hidayah, S.Pd.I. dan Nur Hidayah, S.Pd.I, delegasi PC Fatayat NU Pati, konferensi berlangsung damai. Terbukti, tidak sampai petang hari, pelaksanaan ritual LPJ dan pemilihan ketua ini telah selesai.
“Pelaksanaannya berlangsung cepat singkat dan tidak terlalu banyak intrik” tutur Alfi Hidayah.
Dengan kesepakatan dari seluruh musyawirin, Mudrikah akhirnya menggantikan posisi Eva Nuriyah sebagai ketua PAC Fatayat NU Sukolilo. Rencananya, dalam waktu dekat Mudrikah akan segera melengkapi kepengurusannya dan menyusun program kerja bersama.
“Secepatnya kami upayakan untuk menyusun proker dan melengkapi pengurus” tuturnya saat ditemui pcnupati.or.id. 
Sementara itu, PC Fatayat NU Pati yang juga hadir, berpesan kepada ketua terbaru agar tidak segan untuk menjalin kerja sama dengan elemen-elemen di luar NU. Seperti halnya pengurus cabang yang senantiasa bersosialisasi dengan beberapa lembaga pemerintahan untuk meningkatkan efektifitas program kerja dan memperbanyak jaringan, PC berharap, hal ini juga dilaksanakan pada tataran PAC.
“PAC Sukolilo sebisa mungkin bersikap terbuka. Jangan menutup diri, jalin kerja sama, bangun jaringan sebanyak-banyaknya, kita kenalkan NU pada yang belum kenal melalui pergerakan kita di Fatayat” tandas Nur Hidayah.

 
Selain itu, PC Fatayat NU Pati juga memberikan arahan terkait dengan keorganisasian. Masih menurut Nur Hidayah, Fatayat pada tingkat PAC dianjurkan untuk membentuk pengurus dari tingkat ranting (desa) sebagai struktur paling domestik dalam Fatayat. Hal ini memang sangat perlu segera dilakukan demi eksistensi organisasi.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Mereduksi Kesakralan Tauhid

    Jangan Mereduksi Kesakralan Tauhid

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Foto : NU online Filsafat mengajari tentang beberapa aliran, salah satunya empirisme. Aliran yang mengandalkan empiris-inderawi atau pengalaman langsung sebagai dasar kebenarannya. Contohnya api diakui kalau panas tatkala indera kita terkena api dan terasa benar-benar panas. Kali ini saya tidak akan membahas filsafat, tetapi tentang bagaimana pandangan empiris itu menjadi bagian penting pengambilan keputusan dan […]

  • Ketua Lazisnu PCNU Pati Siap Sinergikan Kinerja Penguru

    Ketua Lazisnu PCNU Pati Siap Sinergikan Kinerja Pengurus

    • calendar_month Ming, 29 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

      Pcnu.or.id. – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menyelenggarakan Apel Siaga Tanggap Bencana dan Rapat Koordinasil Wilayah (Rakorwil) Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (Lazisnu), pada Sabtu-Ahad (28-29/12/2024) di Asrama Haji Donohudan Boyolali.   Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Kepercayaan, Membangun Kemandirian” ini diikuti oleh Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama […]

  • Merancang Masa Depan Cermelang

    Merancang Masa Depan Cermelang

    • calendar_month Sen, 27 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Rasulullah Saw adalah sebaik-baiknya teladan bagi umat Islam, alangkah hebatnya apabila generasi Islam masa kini bisa menjadikan beliau sebagai teladan dalam setiap jejak langkah dan amal perbuatan. Serta mampu menepis kehadiran idola-idola dari kalangan selebritis masa kini yang lambat laun akan menggeser posisi Rasulullah di hati banyak kalangan muda sebagai sosok panutan suritauladan. Buku ini […]

  • KH. Aniq Muhammadun: Pentingnya Kerjasama Umara Ulama

    KH. Aniq Muhammadun: Pentingnya Kerjasama Umara Ulama

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 300
    • 0Komentar

    PATI – Dalam membina masyarakat perlu adanya kerjasama yang baik antara umara dan ulama. Demikian disampaikan oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pati, KH. M. Aniq Muhammadun, saat memberikan tausyiah dalam acara Gema Pati Bersholawat 2019. Acara Gema Pati Bersholawat 2019 Bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf sendiri digelar di komplek Alun-Alun Pati pada Selasa malam, […]

  • Traninning Keuangan Lazisnu, PWNU Targetkan Kedaulatan Ummat

    Traninning Keuangan Lazisnu, PWNU Targetkan Kedaulatan Ummat

    • calendar_month Ming, 12 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Trainning manajemen Keuangan berbasi Nucos di Hotel Kledung Pass Temanggung TEMANGGUNG –  PC Lazisnu Pati kirim dua delegasi untuk Training Manajemen Keuangan berbasis NUCOS (Nahdlatul Ulama Operating System) yang diselenggarakan oleh PW Lazisnu Jawa Tengah.  Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 Desember 2021 ini mengambil tema Akuntabilitas Keuangan Menuju Amil Profesional. Digelar di Hotel Kledung […]

  • PCNU-PATI Photo by Dmitry Ganin

    Playboy

    • calendar_month Ming, 4 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Oleh: Elin Khanin “Kamu kalau sudah kebelet nikah bilango sama Ummik.” Laki-laki berkulit sawo matang di hadapan Bu nyai Khomsah itu menunduk dalam. Tiba-tiba tak berani menatap sang ibunda. Kontras dengan ekspresi wajahnya saat membenarkan hafalan wanita sepuh itu.  Berkobar-kobar. Pun sebaliknya, ia begitu antusias ketika Bu nyai menyimak dan membenarkan hafalannya. Rutinitas bakda isya’ […]

expand_less