Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua Baru Fatayat Sukolilo : Kami Segera Susun Proker

Ketua Baru Fatayat Sukolilo : Kami Segera Susun Proker

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
  • visibility 293
  • comment 0 komentar

SUKOLILO-Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Sukolilo baru saja memiliki hajat besar. Pergeseran kursi kepemimpinan pemudi NU kecamatan paling ujung selatan di Kabupaten Pati ini baru saja usai. Tepat sehari sebelum hari sumpah pemuda, PAC Fatayat NU Sukolilo ganti kepemimpinan. 
Minggu (27/10) pagi, konferensi PAC Muslimat NU Sukolilo menggelar konferensi di Gedung Haji Sukolilo. Eva Nuriyah, yang telah menakhodai organisasi pemudi NU ini selama lima tahun, mengakhiri jabatannya dengan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dihadapan para pengurus PAC dan Ranti Fatayat se Kecamatan Sukolilo.
Proses serah-terima jabatan PAC Fatayat NU Kecamatan Sukolilo, Minggu (27/10)
Paska penerimaan LPJ, pemilihan ketua baru pun dimulai. Dengan arahan dari Alfi Hidayah, S.Pd.I. dan Nur Hidayah, S.Pd.I, delegasi PC Fatayat NU Pati, konferensi berlangsung damai. Terbukti, tidak sampai petang hari, pelaksanaan ritual LPJ dan pemilihan ketua ini telah selesai.
“Pelaksanaannya berlangsung cepat singkat dan tidak terlalu banyak intrik” tutur Alfi Hidayah.
Dengan kesepakatan dari seluruh musyawirin, Mudrikah akhirnya menggantikan posisi Eva Nuriyah sebagai ketua PAC Fatayat NU Sukolilo. Rencananya, dalam waktu dekat Mudrikah akan segera melengkapi kepengurusannya dan menyusun program kerja bersama.
“Secepatnya kami upayakan untuk menyusun proker dan melengkapi pengurus” tuturnya saat ditemui pcnupati.or.id. 
Sementara itu, PC Fatayat NU Pati yang juga hadir, berpesan kepada ketua terbaru agar tidak segan untuk menjalin kerja sama dengan elemen-elemen di luar NU. Seperti halnya pengurus cabang yang senantiasa bersosialisasi dengan beberapa lembaga pemerintahan untuk meningkatkan efektifitas program kerja dan memperbanyak jaringan, PC berharap, hal ini juga dilaksanakan pada tataran PAC.
“PAC Sukolilo sebisa mungkin bersikap terbuka. Jangan menutup diri, jalin kerja sama, bangun jaringan sebanyak-banyaknya, kita kenalkan NU pada yang belum kenal melalui pergerakan kita di Fatayat” tandas Nur Hidayah.

 
Selain itu, PC Fatayat NU Pati juga memberikan arahan terkait dengan keorganisasian. Masih menurut Nur Hidayah, Fatayat pada tingkat PAC dianjurkan untuk membentuk pengurus dari tingkat ranting (desa) sebagai struktur paling domestik dalam Fatayat. Hal ini memang sangat perlu segera dilakukan demi eksistensi organisasi.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Hj. Nafisah Sahal Mahfudh: Ulama Perempuan Progresif 

    • calendar_month Sab, 19 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Indonesia berduka, khususnya Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Salah satu putra terbaiknya menghadap Sang Khaliq. Beliau adalah Ibu Nyai Hj. Nafisah Sahal Mahfudh, istri Rais ‘Am Syuriyah PBNU, KH. MA. Sahal Mahfudh. Warga NU dan bangsa Indonesia sangat berduka karena kehilangan sosok ulama perempuan yang memberikan kontribusi besar dalam membangun bangsa, baik di […]

  • Lima Hari Sekolah di Pati Resmi Dibatalkan, PCNU Bergembira

    Lima Hari Sekolah di Pati Resmi Dibatalkan, PCNU Bergembira

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

      PCNUPati.or.id, Pati – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati resmi membatalkan kebijakan lima hari sekolah, Jumat (8/8/2025). Alasan pembatalan kebijakan yang telah berjalan sebulan ini pun terungkap saat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati menyerahkan SK ke PCNU Pati. Keputusan ini tertuang dalam surat keputusan (SK) perihal penyesuaian hari sekolah dan penguatan karakter anak melalui kegiatan […]

  • Berdayakan Sastra Sampai Ke Tingkat Sekolah Dasar

    Berdayakan Sastra Sampai Ke Tingkat Sekolah Dasar

    • calendar_month Sab, 16 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jakarta, Minggu, 10/12/2023 Perkembangan dan berbagai aktivitas kegiatan sastra ke depan-terutama sambut tahun 2024 mendatang- akan dapat ‘ditularkan’ kepada generasi muda milenial, bahkan ke tingkat siswa dan siswi sekolah dasar (SD). Demikian permintaan langsung  H.Firmansyah, S.Pd,M.Pd, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta ketika membuka acara GEBYAR SENJA BERPUISI yang terakhir tahun 2023 […]

  • NU Winong Sebarkan 1094 Vaksin

    NU Winong Sebarkan 1094 Vaksin

    • calendar_month Kam, 30 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Suasana kegiatan ‘Serbuan 1000 Vaksin Covid-19’ di gedung MWC NU Winong WINONG – Mengusung tema ‘Serbuan 1000 Vaksin Covid-19’, MWC-NU Winong Berbakti menyelenggarakan aksi vaksinasi Covid di Gedung MWC setempat. Menggandeng DPD Hipakad Provinsi Jawa Tengah, kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari.  “Mulai Selasa, 28 sampai hari ini, Kamis, 30 September,” ungkap Dhofir Maqoshid, ketua […]

  • Ribuan Warga Pati Bersholawat Bersama Habib Syech

    Ribuan Warga Pati Bersholawat Bersama Habib Syech

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    PATI – Ribuan warga Pati dan sekitarnya memadati komplek Alun-Alun Kota Pati bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Sebagaimana diberitakan oleh NU Pati sebelumnya, tanggal 3 September 2019 ini Pemda Pati menggelar acara Gema Pati Bersholawat 2019. Seperti diperkirakan sebelumnya, acara ini mampu menyedot ribuan warga Pati dan sekitarnya. Baca: 3 September Habib Syech […]

  • Fenomena FOMO Ramadan

    Fenomena FOMO Ramadan

    • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda*   Apa to sakjane FOMO kuwi? Fear of Missing Out atau FOMO pada intinya perasaan cemas ketinggalan pengalaman atau aktivitas tertentu yang sering muncul saat Rmadan. Fenomena Ramadan intinya perasaan cemas atau takut ketinggalan momen-momen berharga selama bulan Ramadan. Fenomena ini seringkali dipicu oleh media sosial, ya Facebook, Instagram, TikTok, X, di […]

expand_less