Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

Kebijakan Nadiem Makarim Belum Sesuai Delapan Indikator Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
  • visibility 245
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Magelang – Bertempat di SMP Ma’arif Grabag, Kabupaten Magelang, Wakil Rektor I Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) perlu terjun ke dunia politik.

“Jadi tidak semuanya harus berkiprah di dunia pendidikan, entah jadi guru, dosen, peneliti, tapi sahabat-sahabati semua perlu ada yang terjun ke dunia politik. Sebab, yang menentukan arah kebijakan pendidikan sangat strategis melalui jalur politik baik eksekutif maupun legislatif,” katanya dalam Sekolah Pendidikan Kritis (SPK) yang digelar oleh PMII Rayon KH. Subuki Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU Temanggung pada Jumat sore (16/6/2023). Kegiatan tersebut terlaksana pada 15-18 Juni 2023 dengan mengusung tema “Menumbuhkan Kesadaran Kritis dan Humanis dalam Dunia Pendidikan”.

“Jika kita merasa baik, ya perlu berpolitik. Karena jangan sampai dunia politik diisi orang-orang yang tidak baik. Sebab, kebijakan pendidikan sangat berkaitan dengan politik,” kata mantan staf ahli DPRD Kota Semarang tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ibda yang juga pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menyampaikan materi ‘Analisis Kritis Kebijakan Pendidikan Indonesia’. “Jika selama ini kita hanya sebagai pihak yang menerapkan kebijakan pendidikan, maka sudah saatnya kita menjadi penentu kebijakan. Entah beberapa tahun lagi, semua itu ada di tangan Anda semua,” ujar Mabinkom PMII Komisariat Trisula INISNU Temanggung tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ibda menyampaikan delapan indikator tata kelola pemerintahan yang baik dalam mengelola, mengatur, membuat dan menerapkan kebijakan pendidikan.

“Menurut United Nation Development Programme (1997), ada delapan indikator atau karakteristik pelaksanaan good governance yang baik, meliputi partisipasi, rule of law, transparansi, responsive, consensus orientation, equity, efisien dan efektif, akuntabilitas dan strategic vision,” kata Direktur Gerakan Literasi Ma’arif PWNU Jawa Tengah tersebut.

Pihaknya juga menegaskan bahwa era kepemimpinan Mendikbudristek Nadiem Makarim belum sepenuhnya sesuai delapan indikator tersebut.

Ibda mencontohkan analisis kritis tentang kebijakan Merdeka Belajar dan RUU Sisdiknas yang sudah dihentikan karena berbagai masalah. Penulis buku Guru Dilarang Mengajar tersebut mencontohkan pada indikator partisipasi, pada kebijakan Merdeka Belajar dan RUU Sisdiknas, Kurikulum Merdeka makbedunduk disahkan, sebelumnya Kurikulum Prototipe. “Misal dalam perumusan RUU Sisdiknas, tidak ada pelibatan pemangku kepentingan seperti LPTK, Dinas Pendidikan, guru, akademisi, siswa, masyarakat luas, organisasi profesi guru PGRI, LP. Ma’arif NU, Dikdasmen Muhammadiyah, kurang dilibatkan,” katanya.

Dijelaskannya, partisipasi pada perumusan RUU sisdiknas ini sudah dilakukan Kemdikbud namun belum dilakukan 100%, Kemdikbud mengklaim bahwa sudah melibatkan publik. Pertanyaannya publik yang mana?
“Kemdikbud melakukan hal yang kontraproduktif dengan membentuk 400 tim bayangan yang tidak dipublikasikan ke publik dan justru Kemdikbud bangga dengan memamerkan hal itu di Forum PBB. Kebijakan seperti inilah yang harus dikawal,” tegas reviewer jurnal internasional Pegem Eğitim ve Öğretim Dergisi (PEGEGOG) tersebut.

Setelah penyampaian materi, pihaknya membuka dialog dan tanya jawab. Selanjutnya semua peserta diminta menganalisis kebijakan pendidikan di level daerah dan pusat dengan pisau analisis delapan konsep tersebut.(*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ilmuan Ilmuan Muslim

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Warisan sains Islam zaman pertengahan yang paling dikenal hingga saat ini adalah sistem angka Arab. Sistem angka yang juga digunakan di negara-negara Barat, mengalahkan sistem angka Yunani. Namun buku ini menunjukkan bahwa sains Islam jauh lebih hebat daripada hanya sistem angka, dan bahkan sangat berpengaruh sehingga menjadi dasar sains Eropa Barat yang muncul belakangan. Al-Khawarizmi, […]

  • UPZIS Pucakwangi Dapat Monitoring dari LAZISNU Pati

    UPZIS Pucakwangi Dapat Monitoring dari LAZISNU Pati

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.572
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pucakwangi mendapat monitoring dari LAZISNU PCNU Pati, Jumat (28/11/2025). Adapun monitoring ini dilakukan dalam rangka mewujudkan LAZISNU menuju lembaga filantropi terkemuka di Kabupaten Pati. Ketua UPZISNU Pucakwangi, Husaini, menekankan pentingnya monitoring dalam pengelolaan keuangan, terutama zakat, infak, dan sedekah […]

  • Afif Imam Anshary Pimpin Ansor Juwana

    Afif Imam Anshary Pimpin Ansor Juwana

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Afif Imam Anshary terpilih menjadi ketua PAC GP Ansor Kec, Juwana. Pemilihan ketua baru ini dilaksanakan melalui Konferensi Anak Cabang Ansor (Konferancab) yang berlangsung sejak Ahad (4/8) pagi. Afif Imam Anshary menggantikan pemimpin lama, H. Muhammad Sutomo. Sebagaimana diberitakan NU Pati sebelumnya, PAC GP Ansor Kecamatan Juwana menggelar Konferensi Anak Cabang Ansor (Konferancab) pada Ahad […]

  • Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

    Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Buku yang bertajuk kisah keseharian di pesantren ini, penulis mencoba memberikan informasi terkait kegiatan yang di lakukan oleh para kaum sarungan. Bisa dikatakan sebagai pembuka jendela kecil pembuka cerita-cerita yang tersimpan pendam di pesantren. (hal vi) Malamatiyyah, istilah ini dipopulerkan pertama kali oleh seorang sufi asal Naisabur Khurasan, yaitu Syaikh Hamdun bin Ahmad al-Qashshar (wafat […]

  • Tepat pada Hari Sumpah Pemuda, DPC Sarbumusi Pati Dilantik

    Tepat pada Hari Sumpah Pemuda, DPC Sarbumusi Pati Dilantik

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Pembacaan deklarasi oleh ketua DPC Sarbumusi Pati PATI – Dewan Pimpinan Cabang Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pati baru saja dilantik bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10) pagi tadi.  Tak hanya pelantikan, kegiatan yang dilangsungkan di Aula PCNU Pati tersebut juga disertai dengan deklarasi. Hal ini dikonfirmasi Husaini Ketua Sarbumusi Cabang Pati.  Menurutnya, […]

  • Peroleh 20 Medali, Kontingen Pati Menempati Urutan Keempat Porsema XIII Jateng

    Peroleh 20 Medali, Kontingen Pati Menempati Urutan Keempat Porsema XIII Jateng

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Kontingen Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menempati urutan keempat dalam Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Jawa Tengah Tahun 2025, yang berlangsung di Kabupaten Wonosobo. Adapun urutan juara diumumkan pada penutupan Porsema XIII di Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo, Sabtu (13/9/2025) pagi. […]

expand_less