Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PC IPNU Harapkan Ketua Terpilih Lanjutkan Program, Termasuk Perbanyak Ranting dan Komisariat

PC IPNU Harapkan Ketua Terpilih Lanjutkan Program, Termasuk Perbanyak Ranting dan Komisariat

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
  • visibility 728
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Pati Periode 2019-2023 akhirnya memasuki masa purna.

Ketua PC IPNU Pati, Matsna Zakiyyatus Salwa mengucapkan terima kasih kepada segenap pengurus yang telah membersamai dan berjuang hingga akhir periode.

Ia juga meminta maaf jika selama memimpin PC IPNU Pati banyak terdapat kekurangan.

“Suatu pelajaran hidup yang sangat berharga mendapatkan amanah dari semua pelajar NU Pati. Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Jadikan evaluasi dari setiap periode untuk penyemangat dalam melaksanakan program kerja yang efektif dan efisien,” ucapnya di sela-sela Konferensi PC IPNU IPPNU Pati XIV di SMK Al-Falah Winong, Ahad (17/9/2023).

Ia pun berharap kepada Ketua IPNU Pati terpilih dapat melanjutkan program-program dari periode sebelumnya yang sudah terbangun dan tertata rapi.

“Jika memang ada program yang harus diperbarui, jangan sampai menggugurkan program yang telah bagus dilaksanakan,” katanya.

Menurutnya, masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pada periode depan. Termasuk memperbanyak Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU di Kabupaten Pati.

“Di Pati ada sekitar 400 desa, sementara kita baru ada 200-an ranting. Ini tentunya tugas PC IPNU ke depan sangat luar biasa. Terus kita belum melaksanakan Lakut. Ini kami harapkan dapat dilaksanakan di periode selanjutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Matsna juga berharap IPNU IPPNU ke depan dapat menjadi organisasi terfavorit di kalangan pelajar. (lam/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Penguatan SDM IPNU-IPPNU, Tim KKN IPMAFA Desa Pasucen Adakan Pelatihan MC

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Tim KKN IPMAFA Desa Pasucen mengadakan kegiatan pelatihan MC dengan menggandeng IPNU dan IPPNU dari ranting pasucen dan dukuh wonokerto. Kegiatan yang diadakan di Masjid Sirojul Anam ini merupakan salah satu rangkaian program Tim KKN di pilar sosial-keagamaan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan SDM IPNU-IPPNU di bidang master of ceremony(MC). Materi yang disampaikan dalam acara […]

  • Gelar Puncak Acara Resepsi Hari Santri, PWNU Jateng Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkada 2024

    Gelar Puncak Acara Resepsi Hari Santri, PWNU Jateng Ajak Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkada 2024

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Semarang – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah akan menggelar Puncak Acara Resepsi Hari Santri yang terdiri dari Jalan Sehat Santri Jawa Tengah, Bazar Kreatif Santri Jawa Tengah, Seminar Kreatif ekonomi, dan berbagai pelatihan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional PWNU Jawa Tengah 2024 dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya […]

  • Teken MoU, INISNU dan UniSHAMS Malaysia Langsung Gelar Seminar Konfoerensi Internasional Pcnupati.or.id Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan ini dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Seminar Konferensi Internasional bertajuk “Multiculturalism and Religious Moderation: The Perspective of Islamic Studies in Indonesia and Malaysia”, yang digelar pada Kamis, 28 Agustus 2025 di UniSHAMS, Malaysia. Sedangkan tema yang dibawakan UniSHAMS adalah "Pengajian Islam di Nusantara: Cabaran dan Harapan" yang menjadi tindaklanjut konkret pelaksanaan MoU tersebut. MoU ini merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian program Pancadharma Internasional INISNU Temanggung yang diselenggarakan di tiga negara: Singapura, Malaysia, dan Thailand. Rektor INISNU Temanggung, Dr. Muh. Baehaqi, M.M., menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret dalam memperluas jaringan kerja sama global, khususnya dalam pengembangan studi Islam yang moderat dan berbasis pada nilai-nilai multikulturalisme. Konferensi yang mengiringi momen MoU ini menghadirkan Prof. Madya Dr. Mukhamad Hadi Musolin Subagio, Dekan Kulliyyah Usuluddin, Sains Al-Qur’an & Bahasa Arab UniSHAMS Malaysia, serta Dr. Eny Rahmawati, M.Pd., Dosen Magister Pendidikan Agama Islam INISNU Temanggung, sebagai pembicara utama. Selain itu, sejumlah dosen dan mahasiswa Magister INISNU Temanggung juga turut menjadi presenter, antara lain Dr. Fatmawati Sungkawaningrum, M.S.I. (Dosen Magister Hukum Keluarga Islam INISNU Temanggung), Khailani Khumairoh, Laila Salma, Muhamad Wahid Afiudin dan Agus Akhmat Yani (Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam INISNU Temanggung). Ketua Panitia Pancadharma Internasional, Dr. Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya simbolik, melainkan akan ditindaklanjuti dengan program nyata seperti pertukaran pelajar, joint research, dan publikasi ilmiah bersama. “Melalui MoU ini, kami ingin membangun kolaborasi berkelanjutan dengan UniSHAMS, sebagai mitra strategis dalam membentuk generasi cendekiawan Muslim yang moderat dan mampu bersaing di level global,” ujarnya. Dekan Kulliyyah of Usuluddin, Quranic Sciences and Arabic Language (KUBRA), Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia Prof Madya Hadi Musolin Subagio mengatakan bahwa Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia adalah kampus hak milik pemerintah Provinsi Kedah, Malaysia. "Sejarahnya, pada tahun 1994 mengadaman kerjasama dengan Universitas Al Azhar. Salah satu programnya dulu adalah belajar 3 tahun di Malaysia dan 1 tahun di Mesir," jelasnya. Profesor asal Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia itu menambahkan bahwa pengembangan UniSHAMS 80 persen meminjam dari Al-Azhar, dan sampai saat ini ada 30 persen dosen masih native bahasa Arab Mesir. Selain penandatanganan MoU, seminar konferensi internasional, kegiatan di sana juga dilakukan visiting class antara dosen dan mahasiswa. "Silakan nanti masuk kelas untuk bertukar ilmu dan pengalaman," lanjutnya. Pihaknya juga menambahkan bahwa di UniSHAMS ada lima fakultas dari diploma sampai doktoral. Naib Canselor Pembangunan, Penyelidikan dan Inovasi UniSHAMS Malaysia Prof. Dr. Ahmad Rozelan Bin Yunus menyambut baik kedatangan enam perguruan tinggi dari Indonesia tersebut, yaitu INISNU Temanggung, IAI An Nawawi Purworejo, STAINU Purworejo, STAI Al Anwar Sarang, STAI Al Kamal Sarang, dan Ma'had Aly KH. Maemun Zubair Sarang. "Di sini, rata-rata yang datang adalah kampus yang fokus pada pengkajian Islam, nanti ke depan bisa bekerja sama dari urusan akademik, penyelidikan karena hampir semua yang datang di sini serumpun dengan pengkajian Islam," katanya. Prof Rozelan juga mengatakan bahwa singkatan KUBRA adalah Kulliyyah of Usuluddin, Quranic Sciences and Arabic Language. "Karena namanya panjang disingkat KUBRA," tegas dia. Penandatanganan MoU itu dilakukan di sela-sela Seminar Konferensi Internasional berpusat di Perpustakaan UniSHAMS. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama serta sejumlah perguruan tinggi mitra, sebagai wujud sinergi dalam membangun peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Teken MoU, INISNU dan UniSHAMS Malaysia Langsung Gelar Seminar Konfoerensi Internasional Pcnupati.or.id Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan ini dilaksanakan bertepatan dengan […]

  • Konfercab, Mastna-Melisa Nakhoda Baru Pelajar NU Pati

    Konfercab, Mastna-Melisa Nakhoda Baru Pelajar NU Pati

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

      Perwakilan PW IPNU Jateng sedang melakukan penghitungan suara bakal calon ketua IPNU-IPPNU Pati PATI – Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Kabupaten Pati ke XIII mengahasilkan Mastna Zakiyatus Salwa dan Melisa Yusrina sebagai Ketua IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut diadakan di Pendopo Desa […]

  • Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Kedai Nuk Inuk di Gerit Cluwak Tawarkan Konsep 'Kopi, Buku, Makan Enak'

    Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Kedai Nuk Inuk di Gerit Cluwak Tawarkan Konsep ‘Kopi, Buku, Makan Enak’

    • calendar_month Ming, 5 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Aroma kopi yang harum menyeruak di antara pilar-pilar kayu sebuah rumah tua di Desa Gerit, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Di sudut ruangan, sebuah radio kuno dan mesin ketik ditata apik, memberikan kesan vintage rustic yang kuat. Di sinilah Mirza (38), anggota Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Pati, menyemai mimpi […]

  • Mbah Syahid Kemadu,  Kiai Alhamdulillah

    Mbah Syahid Kemadu, Kiai Alhamdulillah

    • calendar_month Sel, 22 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 885
    • 0Komentar

      Kiai pada umumnya dipersepsikan sebagai seseorang yang memiliki wawasan pengetahuan di bidang agama. Persepsi ini tak ayal diberikan masyarakat, karena sumbangsih dan kontribusinya di lingkungan masyarakat dalam berdakwah maupun saat membimbing masyarakat dalam kajian sosial-keagamaan. Sehingga labeling kiai secara tidak langsung disematkan kepada seseorang yang unggul dalam ilmu keagamaan.  Sebagai orang yang dipersepsikan demikian, […]

expand_less