Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Ger Gerran Bersama Gus Dur

Ger Gerran Bersama Gus Dur

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
  • visibility 406
  • comment 0 komentar

 

“Biarkan dunia politik ribut, humor terus berlanjut”. Demikianlah kira-kira prinsip yang dipegang oleh KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Mantan Ketua Umum PBNU (1984-1999) yang juga menjadi presiden RI yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001, memang terkenal dengan gaya khasnya yang nyeleneh dan humoris.

Dari sifat nyeleneh dan humor-humor yang dilontarkan Gus Dur, bagi sebagian orang yang berfikir pragmatis, manakala menganggap humor-humor dan tindakan yang dilakukan oleh Gus Dur merupakan lelucon yang tidak lucu, bahkan menjengkelkan. Hal inilah menurut sebagian orang yang sejak awal tidak menyukai kepribadian Gus Dur. Akan tetapi, pada umumnya orang melihat Gus Dur merupakan sosok yang mengayomi dan humoris bagi siapa pun. 

Sedangkan bagi umat Nahdlatul Ulama (NU), sosok Gus Dur merupakan “Sang pamomong”. Yakni, figur yang memiliki watak mengayomi, membimbing, serta memperteguh kasih sayang atas sesama, tanpa membeda-bedakan latar belakangnya. Oleh karena itu, sikap yang diperlihatkan Gus Dur kepada para pejabat, bahkan kepada presiden sekalipun, tidak beda dengan sikap yang diberikannya kepada wong cilik. Hal inilah yang membedakan Gus Dur dengan pemimpin lain dalam memberlakukan tamunya, sehingga masyarakat (wong cilik) menilai Gus Dur adalah sosok yang mengayomi semua orang.

Gus Dur, sebagaimana umumnya merupakan manusia biasa yang sama dengan kita, tetapi yang membedakan adalah pada keluasan samudra keilmuan dan seabrek humor yang dia miliki. Sehingga membuat banyak orang tertawa terpingkal-pingkal setiap mendengarkan humor yang dikeluarkan Gus Dur. Oleh karena itu, setiap humor yang dilontarkan Gus Dur membuat suasana yang awalnya tegang, menjadi cair, teduh, dan kembali normal. Salah satu humor yang dilontar oleh Gus Dur adalah saat mengikuti acara Kick Andy, di mana saat itu Gus Dur mengapresiasi sekaligus mengkritik Presiden Soeharto. Kira-kira seperti ini “Pak Harto itu jasanya luar biasa terhadap bangsa Indonesia, tetapi dosanya pun luar biasa,” sontak penonton yang awalnya tegang dibuat terpingkal-pingkal dan tertawa lepas, grrr….”. Inilah salah satu bentuk kehebatan Gus Dur melalui  humornya yang cerdas dan jenaka yang membuat seisi studio menjadi cair dan tertawa lepas.  

Sebagaimana dalam buku menghidupkan Gus Dur juga disebutkan bahwa “dalam situasi apa pun, dalam pertemuan dengan siapa pun, Gus Dur bisa rileks menceritakan lelucon dan membuat pendengarnya tertawa.”

Di sebuah konferensi di Doha, Qatar, ketika terjadi perdebatan antara dua kepala negara tentang sebuah klausul-apakah klausul itu perlu dimaksukkan ke dalam deklarasi atau cukup disepakati dan tidak perlu dimasukkan ke dalam deklarasi- Gus Dur mengeluarkan pendapatnya;

Ini sebetulnya diskusi sepele, ini soal bungkus dan isi. Kesepakatan kita adalah isi, deklarasi itu adalah bungkusnya. Sebetulnya dalam banyak hal, isi lebih penting daripada bungkus. Contohnya, bra. Isinya lebih penting daripadanya bungkusnya.”

Semua orang yang ada di situ, semuanya tertawa. Mereka tidak menduga lelucon tentang bra akan muncul dari presiden. Sehingga situasi menjadi cair dan kondusif. Begitulah cara Gus Dur dalam menetralisir situasi saat mengalami kekakuan dan ketegangan, sehingga bisa mencair. 

Humor bagi semua orang seperti Gus Dur dan para kiai di pesantren, merupakan bagian dari kearifan lokal yang khas memiliki karakteristik tersendiri. Di dalam pesantren misalnya, humor merupakan cara kiai untuk mensiasati suasana agar tidak monoton, sumpek, dan tegang. Karena, seperti yang kita ketahui, para kiai di pesantren setiap harinya menghabiskan waktunya untuk mengajar (membalah) kitab kuning di depan santri, juga hampir setiap hari pula mengisi pengajian-pengajian di masyarakat, sehingga membuat kiai secara tenaga terkuras maupun kelelahan yang tiada tanding. Maka, humor menjadi oase sekaligus obat untuk menghilangkan kepenatan dari rutinitas sehari-hari, sekaligus juga untuk menghibur santri dan masyarakat untuk senantiasa menyukai pelajaran kitab kuning dan bentuk pengajian lainnya.

Oleh karena itu, sebagaimana kita ketahui, humor-humor cerdas dan jenaka yang dikemukakan Gus Dur, pada dasarnya adalah serius. Dan kita pun yakin, bahwa Gus dur pada dasarnya adalah seorang guru bangsa yang serius dalam memikirkan nasib bangsa ini. Bukahkan serius pun membutuhkan sikap yang santai? Dengan inilah barangkali, kesumpekan bangsa ini akan segera terobati dan teratasi. Oleh karena itu: “Marilah, mari kita tertawa bersama guru bangsa kita,InsyaAllah Indonesia akan semakin aman. Grrr…(Siswanto, Penulis Lepas)

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Penerima Beasiswa Kuliah Lazisnu Pati Jalani Tes Wawancara

    Calon Penerima Beasiswa Kuliah Lazisnu Pati Jalani Tes Wawancara

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

      Para calon penerima beasiswa Lazisnu Pati sedanf menjalani tes wawancara di Kantor Cabang NU Pati. PATI- PC Lazisnu Kabupaten Pati menyelenggarakan tes seleksi wawancara kepada peserta calon penerima beasiswa kuliah S1 di gedung PCNU Kabupaten Pati, Jumat (10/09). Koordinator program Teguh Santoso mengatakan kegiatan ini merupakan lanjutan dari tahap sebelumnya setelah dilakukannya tahap seleksi […]

  • ‎Naharul Ijtima', Awali Harlah NU ke-100 Masehi di Temanggung

    ‎Naharul Ijtima’, Awali Harlah NU ke-100 Masehi di Temanggung

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.051
    • 0Komentar

    ‎ ‎Temanggung – Bertempat di aula KBIHU Babussalam NU Temanggung, Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Temanggung menggelar Naharul Ijtima’ bertajuk “Ngawiji Kinabekten, Mituhu Ing Kapesten” pada Selasa (27/1/2026). ‎ ‎Selain jajaran PCNU, kegiatan itu diikuti ratusan peserta dari unsur MWC NU, Lembaga dan Badan Otonom PCNU Kabupaten Temanggung, BPP INISNU, INISNU Temanggung, […]

  • PCNU-PATI

    Muallaf Dapat Bantuan Dari Lazisnu Pati

    • calendar_month Rab, 30 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-PC Lazisnu Pati kembali menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada warga Desa Mojo Kecamatan Cluwak, Selasa (29/08).  Sebelumnya pihak Lazisnu Pati mendapat informasi tersebut dari salah satu pengurus Lazisnu MWC Cluwak yang mengabarkan bahwa salah satu warganya sangat membutuhkan pertolongan untuk kebutuhan sehari-hari.  Syaiful Huda selaku manajer fundrising PC Lazisnu Pati, mengatakan bahwa dirinya dan […]

  • Meski Padat, Pengurus Ma'arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    Meski Padat, Pengurus Ma’arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Wonosobo – Di tengah padatnya agenda Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo, pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jateng tetap menyempatkan diri menggelar Bincang Pendidikan yang membahas perkembangan Satuan Komunitas (Sakoma) Ma’arif NU dan persiapan Kemah Internasional untuk Perdamaian dan Kemanusiaan di Eagle Hotel Wonosobo pada Kamis (11/9/2025). […]

  • PCNU-PATI

    Situation Report Kejadian Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Pati berdasarkan informasi dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Pati SITUATION REPORT KEJADIAN BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI WILAYAH JAWA TENGAH 30 November 2022 Dilaporkan kejadian Banjir, Angin Kencang dan Longsor di wilayah Provinsi Jawa Tengah pada 2 Desember 2022 sebagai berikut: 1.   BANJIR KABUPATEN PATI UPDATE PER 2 Desember 2022 PUKUL 10.00 WIB 30 November […]

  • PCNU-PATI

    PD PGMI Jateng-DIY Kaji Tugas Akhir Skripsi dan Nonskripsi

    • calendar_month Sel, 23 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Yogyakarta – Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Koordinator Wilayah VIII Jawa Tengah dan DIY menggelar Diskusi Pendidikan bertajuk “Tugas Akhir: Skripsi atau Nonskripsi? (Kebijakan, Implementasi, Kelebihan dan Kekurangan)” dengan narasumber dosen PGMI FITK UIN Walisongo Semarang, Hj. Zulaikhah, M.Ag., M.Pd., pada Selasa (23/4/2024) secara daring. Dalam kesempatan itu, Ketua PD PGMI Korwil […]

expand_less