Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Ger Gerran Bersama Gus Dur

Ger Gerran Bersama Gus Dur

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
  • visibility 441
  • comment 0 komentar

 

“Biarkan dunia politik ribut, humor terus berlanjut”. Demikianlah kira-kira prinsip yang dipegang oleh KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Mantan Ketua Umum PBNU (1984-1999) yang juga menjadi presiden RI yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001, memang terkenal dengan gaya khasnya yang nyeleneh dan humoris.

Dari sifat nyeleneh dan humor-humor yang dilontarkan Gus Dur, bagi sebagian orang yang berfikir pragmatis, manakala menganggap humor-humor dan tindakan yang dilakukan oleh Gus Dur merupakan lelucon yang tidak lucu, bahkan menjengkelkan. Hal inilah menurut sebagian orang yang sejak awal tidak menyukai kepribadian Gus Dur. Akan tetapi, pada umumnya orang melihat Gus Dur merupakan sosok yang mengayomi dan humoris bagi siapa pun. 

Sedangkan bagi umat Nahdlatul Ulama (NU), sosok Gus Dur merupakan “Sang pamomong”. Yakni, figur yang memiliki watak mengayomi, membimbing, serta memperteguh kasih sayang atas sesama, tanpa membeda-bedakan latar belakangnya. Oleh karena itu, sikap yang diperlihatkan Gus Dur kepada para pejabat, bahkan kepada presiden sekalipun, tidak beda dengan sikap yang diberikannya kepada wong cilik. Hal inilah yang membedakan Gus Dur dengan pemimpin lain dalam memberlakukan tamunya, sehingga masyarakat (wong cilik) menilai Gus Dur adalah sosok yang mengayomi semua orang.

Gus Dur, sebagaimana umumnya merupakan manusia biasa yang sama dengan kita, tetapi yang membedakan adalah pada keluasan samudra keilmuan dan seabrek humor yang dia miliki. Sehingga membuat banyak orang tertawa terpingkal-pingkal setiap mendengarkan humor yang dikeluarkan Gus Dur. Oleh karena itu, setiap humor yang dilontarkan Gus Dur membuat suasana yang awalnya tegang, menjadi cair, teduh, dan kembali normal. Salah satu humor yang dilontar oleh Gus Dur adalah saat mengikuti acara Kick Andy, di mana saat itu Gus Dur mengapresiasi sekaligus mengkritik Presiden Soeharto. Kira-kira seperti ini “Pak Harto itu jasanya luar biasa terhadap bangsa Indonesia, tetapi dosanya pun luar biasa,” sontak penonton yang awalnya tegang dibuat terpingkal-pingkal dan tertawa lepas, grrr….”. Inilah salah satu bentuk kehebatan Gus Dur melalui  humornya yang cerdas dan jenaka yang membuat seisi studio menjadi cair dan tertawa lepas.  

Sebagaimana dalam buku menghidupkan Gus Dur juga disebutkan bahwa “dalam situasi apa pun, dalam pertemuan dengan siapa pun, Gus Dur bisa rileks menceritakan lelucon dan membuat pendengarnya tertawa.”

Di sebuah konferensi di Doha, Qatar, ketika terjadi perdebatan antara dua kepala negara tentang sebuah klausul-apakah klausul itu perlu dimaksukkan ke dalam deklarasi atau cukup disepakati dan tidak perlu dimasukkan ke dalam deklarasi- Gus Dur mengeluarkan pendapatnya;

“Ini sebetulnya diskusi sepele, ini soal bungkus dan isi. Kesepakatan kita adalah isi, deklarasi itu adalah bungkusnya. Sebetulnya dalam banyak hal, isi lebih penting daripada bungkus. Contohnya, bra. Isinya lebih penting daripadanya bungkusnya.”

Semua orang yang ada di situ, semuanya tertawa. Mereka tidak menduga lelucon tentang bra akan muncul dari presiden. Sehingga situasi menjadi cair dan kondusif. Begitulah cara Gus Dur dalam menetralisir situasi saat mengalami kekakuan dan ketegangan, sehingga bisa mencair. 

Humor bagi semua orang seperti Gus Dur dan para kiai di pesantren, merupakan bagian dari kearifan lokal yang khas memiliki karakteristik tersendiri. Di dalam pesantren misalnya, humor merupakan cara kiai untuk mensiasati suasana agar tidak monoton, sumpek, dan tegang. Karena, seperti yang kita ketahui, para kiai di pesantren setiap harinya menghabiskan waktunya untuk mengajar (membalah) kitab kuning di depan santri, juga hampir setiap hari pula mengisi pengajian-pengajian di masyarakat, sehingga membuat kiai secara tenaga terkuras maupun kelelahan yang tiada tanding. Maka, humor menjadi oase sekaligus obat untuk menghilangkan kepenatan dari rutinitas sehari-hari, sekaligus juga untuk menghibur santri dan masyarakat untuk senantiasa menyukai pelajaran kitab kuning dan bentuk pengajian lainnya.

Oleh karena itu, sebagaimana kita ketahui, humor-humor cerdas dan jenaka yang dikemukakan Gus Dur, pada dasarnya adalah serius. Dan kita pun yakin, bahwa Gus dur pada dasarnya adalah seorang guru bangsa yang serius dalam memikirkan nasib bangsa ini. Bukahkan serius pun membutuhkan sikap yang santai? Dengan inilah barangkali, kesumpekan bangsa ini akan segera terobati dan teratasi. Oleh karena itu: “Marilah, mari kita tertawa bersama guru bangsa kita,InsyaAllah Indonesia akan semakin aman. Grrr…” (Siswanto, Penulis Lepas)

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natalius Pigai Sambang PBNU, Bicarakan Pusat Studi HAM

    Natalius Pigai Sambang PBNU, Bicarakan Pusat Studi HAM

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai berkunjung ke kantor PBNU, Selasa (14/1). Ditemui Ketua Umum (Ketum) PBNU dan beberapa pengurus lainnya, Pigai dan PBNU memyepakati sebuah kerja sama. Bersama PBNU, Kementerian HAM berencana membangun pusat studi HAM. Gagasan ini, nantinya akan diwujudkan melalui perguruan-perguruan tinggi di bawah naungan organisasi islam terbesar […]

  • MTs Al Fattah Feat PC IPNU-IPPNU Adakan Pelatihan Jurnalistik

    MTs Al Fattah Feat PC IPNU-IPPNU Adakan Pelatihan Jurnalistik

    • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Suasana sesi pelatihan jurnalistik di MTs. Al Fattah Juwana JUWANA – MTs Al Fattah Juwana menggelar pelatihan jurnalistik pada Senin-Selasa (4-5/10). Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi para santri. Sejumlah materi yang disampaikan dalam pelatihan ini, diantaranya, dasar-dasar jurnalistik, teknik menulis yang baik dan jenis-jenis karya tulis. Selain itu juga diberikan kesempatan untuk praktek […]

  • Padepokan Songgo Buono Gasmi Adakan UKT

    Padepokan Songgo Buono Gasmi Adakan UKT

    • calendar_month Ming, 29 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Padepokan Pencak Silat Songgo Buono Gasmi mengadakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT). Kegiatan ini digelar Sabtu (28/12) malam. Sedikitnya 75 pendekar mengikuti UKT. Semuanya merupakan pendekar Pencak Silat NU Pagar Nusa.  Para peserta UKT Padepokan Songgo Buono Gasmi berpose usai pengambilan sabuk. Joko Buwono, pimpinan padepokan menegaskan bahwa kegiatan tersebut secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kualitas […]

  • PCNU-PATI

    300 Juta Dari Lazisnu Pati untuk Palestina

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Perwakilan Pengurus Cabang Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Kabupaten Pati menyerahkan donasi kepada pihak Lazisnu PWNU Jawa Tengah secara simbolik pada selasa (28/11). Serah terima tersebut berlangsung dalam acara Rakerwil (Rapat Koordinasi Wilayah) yang dilaksanakan di INISNU Temanggung. Secara simbolik donasi tersebut telah diterima oleh KH. Ubaidillah Shodaqoh selaku Rois Syuriyah PWNU Jawa Tengah. Wakil […]

  • Sambut Putusan MK, Ketua LP Ma'arif NU Jateng: MBG Tidak Boleh "Membajak" Hak Operasional Sekolah

    Sambut Putusan MK, Ketua LP Ma’arif NU Jateng: MBG Tidak Boleh “Membajak” Hak Operasional Sekolah

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.440
    • 0Komentar

    SEMARANG — Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari porsi wajib (mandatory spending) anggaran pendidikan sebesar 20% mendapat sambutan positif dari kalangan pengelola pendidikan swasta. Langkah ini dinilai sebagai angin segar sekaligus upaya nyata penyelamatan anggaran pendidikan nasional agar tidak “terpangkas” oleh program di luar sektor pembelajaran. Dalam […]

  • Takbiran Bocah jadi Tradisi Sambut Lebaran Qurban di Tapen

    Takbiran Bocah jadi Tradisi Sambut Lebaran Qurban di Tapen

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Banyak cara untuk memeriahkan malam takbiran Idul Adhha 1444 H. Salah satunya adalah pawai takbir keliling. Kegiatan ini pula yang diselenggarakan oleh Ikatan Remaja Masjid Baitussalam dan MI Miftahul Huda, Tapen, Kertomulyo Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati. Bukan sekadar takbir keliling, namun pihak penyelenggara mengadakan agenda ini khusus diikuti oleh anak-anak. Hal ini disampaikan […]

expand_less