Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dua Rumah Dibedah di Mojoagung, Ternyata Ada Campur Tangan IPNU

Dua Rumah Dibedah di Mojoagung, Ternyata Ada Campur Tangan IPNU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 7 Sep 2021
  • visibility 321
  • comment 0 komentar
Penyerahan simbolis bantuan bedah rumahboleh Baznas kepada warga di dampingi Pemerintah Desa Mojoagung dan Pengurus Ranting IPNU setemoay

TRANGKIL – BAZNAS Kabupaten Pati baru saja melakukan kegiatan bedah rumah di Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut terlaksana atas kerjasama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Mojoagung, Baznas dan IPNU Mojoagung.

Bukan hanya turut, para pelajar NU ini juga berperan aktif dalam mensukseskan bedah rumah tersebut. Ketua Ranting IPNU Mojoagung, Bagus Suropto mengatakan,  Sebelum diberi bantuan pihaknya beserta Pemdes mojoagung mendata rumah yang masih memakai bilik bambu atau rumah yang masih sederhana. Kemudian pihaknya mengajukan kepada BAZNAS Kabupaten Pati. 

“Kami kirim foto dan lain sebagai nya lalu menjelang beberapa hari BAZNAS langsung terjun sendiri untuk survei keadaan rumah yang mau di bedah,” jelasnya.

Kepercayaan pemerintah desa terhadap Pelajar NU Mojoagung ini memang sangat beralasan. Pasalnya, selama ini duo IPNU dan IPPNU di desa itu menjadi salah satu pelopor kegiatan sosial masyarakat yang paling aktif di Mojoagung.

Pada program bedah rumah yang masih hangat ini saja, berkat kerja sama antar IPNU-IPPNU dan Pemdes serta BAZNAS, sedikitnya akan ada dua rumah yang dibedah. Di antaranya, rumah milik Heri Warsito RT 03 RW 03 dan Sugiyanto yang berada di RT 01 RW 03.

“Ini adalah kegiatan yang positif dimana memajukan ekonomi yang ada di Mojoagung dan hal ini membuat semangat sosial tinggi di kalangan pelajar NU Mojoagung yang beberapa bulan ini mendapatkan sorotan dari masyarakat dengan semangat yang tinggi di gerakan sosial. Hal ini tidak lepas dari didikan para pembina Pelajar NU mojoagung dan para demisioner yang selalu sport kami,” pungkas Bagus.(lpj IPNU Pati/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • fff-png-2

    Bekerja Menjadi WTS

    • calendar_month Ming, 27 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

      1.       Dizaman sekarang ini banyak sekali yang namanya WTS (wanita tuna susila), diantara alasan wts-wts tersebut adalah  bekerja sebagai WTS guna menghidupi kebutuhan hidup dirinya dan juga keluarganya.   Pertanyaan : a.      Bagaimana hukum menjadi WTS dengan alasan diatas, dan bagaimana jika karena menuruti hawa nafsu ?   Jawaban :Menjadi WTS sudah jelas hukumnya […]

  • Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

    Lagi, Putra Margoyoso Ukir Prestasi di Tingkat Asean

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Miftahul Huda (34), putra asli Margoyoso telah berhasil mengharumkan Indonesia dalam kancah internasional. Bukan hanya Indonesia, ia juga telah berhasil membawa nama baik NU melalui kaligrafi. Dalam ajang Pertandingan Kaligrafi Nusantara (Khat) 2019 yang digelar di Kinabalu, Negeri Sabah, Malaysia tersebut, Huda sukses menyabet gelar juara II dalam kategori Khat Tsuluts dan Nasakh tingkat Asean. […]

  • PCNU-PATI

    PC LAZISNU Pati Bantu Korban Tersengat Listrik

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati memberikan bantuan kepada Kasturi, senin (06/03). Pemberian bantuan tersebut dilaksanakan di Dukuh Karang Malang Ds. Karang Sumber Rt 03 Rw 02 kecamatan Winong Kabupaten Pati, tepatnya dirumah saudara Kasturi. Sebelumnya, Lazisnu Pati mendapatkan informasi bahwa ada salah seorang warga yang membutuhkan bantuan pengobatan. Pihak Lazisnu Pati yang diwakili oleh tim manajerial […]

  • PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga yang hendak jemaah pun menjadi korban. Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Pati Ahmad Shofwan angkat bicara. Menurutnya demo merupakan hak masyarakat. ”Menanggapi tindakan represif tindakan aparat yang sampai mengejar ke masjid agung. Yang pertama, demo itu hak dan sudah diatur dalam undang-undang, bahwa menyampaikan pendapat di muka umum itu boleh. Kemarin demo itu memang legal dan berizin masih batas waktu yang diperbolehkan,” ujar Shofwan, Kamis (14/8/2025). Ia pun menyayangkan tindakan kepolisian yang dinilai terlalu represif. Apalagi pihak kepolisian sampai menembakkan gas air mata ke halaman Masjid Agung Pati. ”Sementara tindakan aparat polisi mengejar para demonstran sampai masjid sangat disayangkan. Karena masjid itu tempat ibadah. Tidak boleh aparat itu represif sampai ke sana. Karena di sana bukan para pendemo. Ada masyarakat yang ingin ibadah,” tutur dia. Tindakan aparat ini membuat sejumlah masyarakat menjadi korban. Bahkan banyak masyarakat yang hendak jamaah, ibu-ibu dan anak-anak terkena imbasnya. ”Apalagi gas air mata itu memang diarahkan ke halaman parkir mobil (masjid) dan juga ke tempat wudlu. Itu saya sayang kan,” ungkap dia. Tak hanya itu, tindakan aparat juga dinilai terlalu berlebihan lantaran juga menembakkan gas air mata di gang-gang permukiman warga.Ia pun berharap kejadian semacam ini tak terjadi lagi. ”Pak Kapolda, Kapolres harus mengevaluasi dan berbenah kejadian tidak terulang lagi. Di gang sampai masyarakat kena. itu tidak boleh. Kalau menangkap pendemo yang rusuh silahkan. Saya pastikan pendemo yang rusuh itu didatangkan dari luar sengaja membikin rusuh. Bukan orang Pati. Orang Pati tidak seperti itu,” tandas dia. Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengaku pihaknya sudah sesuai SOP. Meskipun, banyak ibu hingga anak yang menjadi korban. ”Oke, tentunya protap SOP yang dilakukan oleh pihak kepolisian sudah sesuai. Karena kita dari awal pada saat aksi unjuk rasa yang damai Itu berjalan dengan lancar dan kita menjamin keamanan dari para demonstran,” pungkasnya.

    Gas Air Mata Hantam Area Masjid Agung, LPBHNU Pati: Aparat Jangan Represif

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 529
    • 0Komentar

      PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga […]

  • Peringati Hari Pahlawan, Siswa MAN 1 Pati Tampilkan Drama Kolosal Perjuangan

    Peringati Hari Pahlawan, Siswa MAN 1 Pati Tampilkan Drama Kolosal Perjuangan

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.345
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Momen peringatan Hari Pahlawan 2025, siswa MAN 1 Pati tidak hanya melaksanakan Upacara Bendera, melainkan juga menampilkan drama kolosal perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajah pada Senin, (10/112025). Pemeran drama diikuti sebanyak 70-an siswa-siswi MAN 1 Pati yang merupakan perwakilan seluruh kelas. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan meriah di halaman madrasah dengan […]

  • PCNU - PATI

    KH. Hasyim Asy’ari

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Buku ini menyajikan informasi tentang pemikiran dan perjuangan Kyai Haji Hasyim Asy’ari, termasuk informasi yang selama ini hanya diketahui dan dipahami oleh kalangan santri. Diharapkan pengabdian Kyai Haji Hasyim Asy’ari untuk negeri itu dapat dijadikan teladan dan menginspirasi generasi muda kita untuk lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

expand_less