Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen Inisnu Bagikan Tips Metodologi Riset Penulisan Artikel Jurnal Scopus

Dosen Inisnu Bagikan Tips Metodologi Riset Penulisan Artikel Jurnal Scopus

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Semarang – Bertempat di Gedung N, Journal Corner Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo mengadakan Workshop Substansi Artikel Jurnal bertajuk Metodologi Penelitian dengan menghadirkan narasumber dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda pada Rabu (18/9/2024).

Ketua Jurnal Corner FITK UIN Walisongo Daviq Rizal melaporkan bahwa kegiatan itu dalam rangka peningkatan kompetensi pengelola jurnal di lingkungan FITK dari aspek metodologi penelitian. “Ke depan akan kami undang juga pengelola jurnal yang sudah sukses menaikkan indeksasi jurnal ke Scopus,” katanya.
Daviq juga mengatakan bahwa peserta dalam kesempatan itu adalah dosen, mahasiswa dan pengelola jurnal di FITK UIN Walisongo Semarang dengan tujuan agar pemahaman tentang metodologi riset semakin kuat dan komprehensif. “Ke depan akan kita perbanyak editor dan author internasional untuk peningkatan mutu jurnal sebelum kita submit ke Scopus,” papar dia.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Universitas Islam Negeri Walisongo Prof. Dr. Mahfud Junaedi,.M.Ag., mengatakan bahwa selama ini sudah banyak dosen FITK yang menulis artikel di jurnal internasional terindeks Scopus. Pihaknya juga mengatakan bahwa anggaran untuk jurnal di lingkungan FITK sangat besar karena tiap tahun lebih dari Rp. 100 juta untuk peningkatan mutu jurnal. “Saya dorong ke depan, jurnal-jurnal di FITK untuk naik akreditasi ke Sinta 2 semua bahkan ke Scopus,” katanya.
Guru Besar Filsafat Pendidikan Islam itu juga menegaskan, bahwa pekerjaan menjadi editor jurnal adalah pekerjaan berat. “Jenengan semua adalah dewa, dalam arti bekerja keras untuk peningkatan mutu jurnal di FITK termasuk harus menguasai metodologi penelitian,” katanya.

Pihaknya mengatakan jurnal-jurnal di FITK yang sudah terindeks Sinta 2 adalah Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, Vision: Journal for Language and Foreign Language Learning, dan Journal of Integrated Elementary Education (JIEEd). Sedangkan yang dalam proses akreditasi adalah Jawda: Journal of Islamic Education Management, Journal of Early Childhood and Character Education, Research Journal on Teacher Professional Development, Alsina : Journal of Arabic Studies.

Dalam kesempatan itu, workshop dimoderatori editor in chief Journal of Integrated Elementary Education (JIEEd) Dr. Hamdan Husein Batubara. Dalam paparannya, Ibda menyajikan sembilan inti materi yaitu konsep metodologi riset dalam artikel jurnal, tren dan karakteristik metodologi riset artikel jurnal Scopus, pola/struktur artikel jurnal ilmiah, bedah substansi artikel jurnal ilmiah, strategi penulisan artikel jurnal Scopus yang efektif, proses penulisan dan publikasi artikel jurnal, etika penulisan artikel jurnal, strategi penentuan metode riset artikel jurnal, dan tindak lanjut.

Dalam paparannya, Ibda yang juga reviewer pada 25 jurnal internasional terindeks Scopus tersebut mengatakan bahwa metode riset merupakan kerangka konseptual atau pendekatan sistematis yang digunakan oleh peneliti untuk merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi suatu studi atau penelitian. “Metode riset ini menjadi panduan atau serangkaian langkah-langkah yang mengatur proses penelitian dari awal hingga akhir. Metodologi penelitian membantu memastikan bahwa penelitian dilakukan dengan cara yang terstruktur, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata dia.

Metodologi riset dalam artikel jurnal, lanjut dia,.adalah jantung dari sebuah penelitian. “Poin ini menjadi bagian yang menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan, mulai dari perencanaan hingga pengumpulan dan analisis data. Dengan kata lain, metodologi adalah resep yang diikuti oleh peneliti untuk mencapai hasil penelitiannya,” beber Wakil Rektor I INISNU Temanggung tersebut.

Menurut Ibda, yang disampaikannya adalah perspektif author dan reviewer. “Saya yakin berbeda pandangan antara editor dan author. Tapi setidaknya, apa yang dilakukan dan dipahami penulis ini juga dikuasai editor jurnal. Sebab, akan sangat bagus ketika editor juga paham metodologi riset. Karena dengan begitu, kualitas naskah yang masuk dapat terjaga dan tersaring sejak awal. Jika memang buruk ya ditolak saja. Itulah menurut saya, kemewahan pengelola jurnal ilmiah utamanya editor itu berhak menolak dan menerima naskah, dan kita atau saya dalam menulis, mau tidak mau ya harus mengikuti kebutuhan dan selera editor,” beber Ibda.

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi dan praktik penentuan metode dan penulisan artikel. Selain itu, kegiatan juga dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab interaktif. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    PC Fatayat NU Pati, Melakukan Sinergitas dengan RSI Pati

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Pati, Pimpinan Cabang Fatayat NU Pati mengadakan audisi dengan Rumah Sakit Islam Pati (RSI)dengan maksud dan tujuan Program Tim GPSA Pati, 14 Juni 2022 kemarin. Program kami sudah berjalan 10 bulan. Program inikerjasama antara PP Fatayat NU Pati yang bekerjasama dengan Tim Akatiga. Kami mempunyai wilayah 5 kerja 5 kecamatan yaitu Dukuhseti, Gunungwungkal, Trangkil, Margorejo, […]

  • PCNU - PATI

    Sepotong Hati yang Baru

    • calendar_month Sab, 23 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Banyak sekali diksi yang bisa gue resap di banyak cerpennya yang walau pun mengangkat tema romance, tetapi rasa dari setiap cerpennya begitu berbeda. Di cerpen pertama, romance yang ditawarkan begitu masa kini, tentang anak muda belia yang begitu GR dengan seorang laki laki yang ternyata hanya menebar pesona yang disalah artikan saja. Endingnya, si cewek […]

  • Wisuda 244 Mahasiswa IPMAFA Pati, Rektor Ingatkan Tantangan Zaman

    Wisuda 244 Mahasiswa IPMAFA Pati, Rektor Ingatkan Tantangan Zaman

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.539
    • 0Komentar

      Pati – Ratusan mahasiswa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati mengikuti wisuda, Sabtu (1/11/2025). Rektor IPMAFA Pati, KH Abdul Ghofarrozin, M.Ed pun mengingatkan tantangan zaman. Menurutnya, menjadi wisudawan bukan sebagai akhir perjalanan untuk belajar. Melainkan awal langkah baru untuk menghadapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Pesan tersebut disampaikan dalam Wisuda Program Sarjana XIV IPMAFA […]

  • Siswa Salafiyah Lakukan Rukyah di Pantai Kartini

    Siswa Salafiyah Lakukan Rukyah di Pantai Kartini

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    PATI-Puluhan Santri Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen melakukan praktek rukyah secara langsung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam penguasaan ilmu falak. Diharapkan, dengan pengalaman itu, para peserta didik mampu mempelajari tentang perbintangan, penanggalan dan perhitungan tahun, seperti mempelajari penentuan masuknya awal bulan Hijriah. Dalam prakteknya, para siswa kelas XII jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial […]

  • Peserta Lomba Porsema Komplain Ingin Segera Dimulai, Karena Juri Telat

    Peserta Lomba Porsema Komplain Ingin Segera Dimulai, Karena Juri Telat

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah telah berjalan hari pertama pada Jumat (10/2/2023). Sejumlah perlombaan mulai dilaksanakan dan berlangsung seru. Pantauan di lapangan, ada beberapa cabang lomba yang jurinya telat. Salah satunya adalah Lomba Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP. “Tadi jurinya telat […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren sebagai Agen Perubahan Sosial Masyarakat

    • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pondok pesantren sebagaimana kita ketahui merupakan salah satu institusi pendidikan tertua di Indonesia yang ada dalam masyarakat dan mempunyai peran yang sangat urgent dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Karena di dalam pesantren tidak hanya memberikan pengetahuan dan ketrampilan teknis kepada santri, melainkan yang lebih penting adalah menanamkan nilai-nilai agama, […]

expand_less