Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Disergap Tumor Hati, Ibu Paini Butuh Uluran Tangan

Disergap Tumor Hati, Ibu Paini Butuh Uluran Tangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 13 Sep 2021
  • visibility 401
  • comment 0 komentar

 

TAMBAKROMO – Sudah tiga bulan lebih Ibu Paini terbaring menahan rasa sakit akibat mengidap penyakit tumor hati. Semakin hari berat badannya semakin turun. Tubuhnya tergolek lemah yang mengakibatkan ia tak mampu berjalan. 

Warga Dukuh Kluwung RT 03 RW 02 Desa Tambahagung Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati tersebut hampir tidak bisa menjalankan aktifitas pada umumnya.  Ibu Paini yang merupakan ibu rumah tangga ini hanya mengandalkan anak semata wayangnya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. 

Sementara, putranya yang bekerja serabutan pun sudah tidak bisa lagi bekerja karena harus menunggui ibunya yang terbaring sakit. Beban hidup mereka ditambah dengan mahalnya biaya pengobatan yang harus dikeluarkan untuk membantu penyembuhan penyakit Ibu Paini.

Dari gambaran tersebut, kondisinya memang sangat parah. KIS yang dimiliki oleh Ibu Paini tidak mampu mengcover biaya pengobatan di rumah sakit. Pihak keluarga sudah dua kali membawanya ke Klinik Dewa Sehat Pati, Namun harus mendapatkan perawatan segera di rumah sakit.

Hanya Bisa Pasrah

Tentu saja dalam situasi seperti ini, keluarga Saat Ibu Paini hanya bisa pasrah. Uluran tangan untuk biaya pengobatan dan proses kesembuhannya sangat diperlukan. Namun akses yang dimiliki keluarga untuk menggalang donasi sangat terbatas. 

Dengan kondisi yang sangat menprihatinkan ini, Lazisnu Pati tergerak untuk menjembatani Ibu Paini dengan para dermawan yang hendak memberikan donasi. Pasalnya, Kondisi ekonomi Ibu Paini sangat tidak memungkinkan untuk membayar biaya pengobatan yang cukup banyak. 

Jika dijumlahkan, biaya pengobatan diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp 20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah). Jumlah sebesar ini sudah termasuk ongkos akomodasi, mengingat kediaman Ibu Paini yang jauh dari kota. 

Bagi para dermawan yang berniat untuk meringankan beban Ibu Paini, bisa berkomunikasi di Kantor Lazisnu Pati atau dengan mengirimkan donasi melalui rekening infaq Lazisnu Pati BRI Nomor 006601024733536 atas nama Lazisnu Pati QQ Infaq atau via bank Syariah Mandiri Nomor 7926020182 atas nama Lazisnu Pati Infaq. Informasi seputar donasi juga bisa diakses via WA 0821-3627-6441 atau datang langsung ke kantor Lazisnu pada jam kerja.(niam/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati Hari Santri 2020, PC JRA Pati Gelar Pelatihan Praktisi Ruqyah

    Peringati Hari Santri 2020, PC JRA Pati Gelar Pelatihan Praktisi Ruqyah

    • calendar_month Rab, 28 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2020, Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Laskar Jolosutro dan LDNU Kabupaten Pati menggelar pelatihan praktisi di Pesantren Al-Fakhry Hadiwijaya Kajen, Margoyoso, Pati. Pelatihan itu ditujukan mencetak praktisi ruqyah yang akan berkhidmat di tengah masyarakat. Pati, (23/10/2020) “Sebanyak 160-an peserta putra-putri yang mengikuti pelatihan tersebut yang berasal dari Demak, Jepara, Grobogan, […]

  • Lewat Branding, Sekolah dan Madrasah Ma'arif Akan Dapat Lisensi Publik

    Lewat Branding, Sekolah dan Madrasah Ma’arif Akan Dapat Lisensi Publik

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

      Brebes – Bertempat di Kantor PCNU Kabupaten Brebes, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa branding sangat penting bagi kemajuan sekolah dan madrasah Lembaga Pendidikan Ma’arif NU. Melalui branding, sekolah dan madrasah Ma’arif akan dikenal masyarakat luas untuk mendapatkan lisensi publik bahwa sekolah dan madrasah Ma’arif memang […]

  • Sholawatan Sedang Jadi Trend, Ini Respon PCNU

    Sholawatan Sedang Jadi Trend, Ini Respon PCNU

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    PATI-Kabupaten Pati yang merupakan bagian dari Pantura, sangat identik dengan seni musik seperti dangdut koplo, ketoprak ludruk dan hiburan-hiburan lainnya. Setiap hajatan, hampir seluruh masyarakat Pati mendatangkan orkes dangdut atau ketoprak untuk mengisi acara mereka. Pekalongan Bersholawat dalam rangka walimatul urusy bersama Habib Ali Zainal Abidin dan KH. Marzuqi Abbas, Selasa (20/8) Namun jika kita […]

  • Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

    Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Zainal Abidin Sueb bersama buku Mushaf Nusantara yang baru saja ia luncurkan TLOGOWUNGU-Di tengah pandemi Covid-19, berbagai  aktivitas masyarakat serba dibatasi. Meski demikian, kondisi yang terbatas justru memicu Zainal Abidin Sueb untuk menulis buku. Sabtu (26/6) lalu ia telah meluncurkan sebuah buku dengan judul Mushaf Nusantara: Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya.   Pemuda kelahiran Pati, 24 […]

  • Puasa dari Game Online

    Puasa dari Game Online

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan adalah bulan penuh berkah yang seyogianya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan produktivitas. Namun, godaan hiburan digital, terutama game online, kerap membuat sebagian orang justru lalai dalam menjalani ibadah. Padahal, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari kebiasaan yang tidak produktif. Lalu, bagaimana cara agar […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren dan Community Development

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Seiring derasnya arus perubahan sosial akibat adanya modernisasi-industrialisasi mau tidak mau menuntut pesantren untuk memberikan reaksi atau respon secara memadai. Sedangkan respon pesantren dalam menghadapi perubahan yang berjalan selama ini ada yang lunak dan ada yang keras. Ada yang membuka, dan juga ada yang menutup diri. Namun meski ada yang mendifinisikan zaman […]

expand_less