Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Pekerjaan vs Pengabdian

Pekerjaan vs Pengabdian

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
  • visibility 297
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Pagi hari saat saya perjalanan dari Bumi Mina ke kota Atlas, sambil menikmati perjalanan zig zag menghidari lubang di jalan yang perbaikannya hingga saat ini tak kunjung berkesudahan. Pekerjaan perbaikan jalan adalah pekejaan harian. Kalau teman saya mengatakan perbaikan jalan akan terus berjalan karena program ke abadian.

Dalam menikmati perjalanan pagi akan lebih afdol yaitu membuka media sosial. Karena di media sosial kita bisa mencuci mata, bisa tertawa terbahak-bahak, melihat peran kocak makin banyak. Sebab setiap detik selalu melihat tingkah polah orang yang beraneka ragam bentuk dan suku dan budaya dan gaya bermedia. Meskipun di dunia nyata tak berdaya. Namun di media sosial sangat bergaya-gaya.

“Namanya juga media sosial ruang maya, orang tak kuat atau pupus cita citanya di dunia nyata kebayakan akan pindah ke dua maya; sebab media sosial adalah ruang privasi yang di publikasi” celetuk teman saya sekaligus supir ketika menempuh perjalanan dari Bumi Mina hingga Kota Atlas.

Sangat jarang memang, ketika menempuh perjalanan saya intens untuk cuci mata di media sosial yang begitu lama. Biasanya saat perjalanan seperti ini, saya dengan teman saya lebih banyak berdiskusi, membahas, bercerita berbagai hal perihal kehidupan dan pekerjaan dan isu isu terkini atau pun isu yang sudah basi. Dan kali ini ke intensitas berselancar di dunia maya, sebab karena tahun ini adalah tahun politik. Tahun dimana banyak orang berbuat baik, sebagian orang ingin di akui publik. Dan sebagian lainnya ingin sekali terlihat menarik dan unik.

“Tahun ini seakan banyak orang yang ingin menunjukkan kebaikannya, berusaha berempati, ingin sekali menunjukkan kepeduliannya terhadap penderitaan rakyat, pendidikan yang dikomersialkan, dan ibadah yang di jual belikan”

Tahun politik adalah momen unik dan menarik. Sebab banyak calon-calon legislatif dadakan dengan tawaran progam beraneka ragam. Merasa paling baik, sangat peduli dengan masyarakat dan lingkungan baik pendidikan, sosial dan keagamaan serta lain sebagainya. Bumbu-bumbu itulah yang di gelentorkan di portal-portal media online. Melalui media resmi atau pun abal abal, semua dilakukan untuk sebuah citra yaitu bahwa orang tersebut layak untuk dipilih dan menjadi wakil rakyat. Bahasa kerennya kehidupan rakyat telah terwakilkan.

Dan sesaat kemudian saya tercekat dengan salah satu foto yaitu orang yang saya kenal saya ketahui dan saya pahami kehidupannya bagaimana, bagaimana orang tersebut mencari penghidupan untuk menopang ekonomi harian. Namun tiba-tiba orang tersebut menjadi salah satu calon legislatif, sungguh keunikan yang tak boleh biarkan begitu saja. Angsuran bulanan masih berjalan, bisa-bisanya ingin menjadi wakil rakyat yang mensejahterkan. Kontradiktif bukan?

“Tak usah kaget, orang tersebut ber legislatif untuk bekerja, jadi ketika saat pemilihan orang tersebut mengeluarkan uang; ibaratnya adalah sebuah modal. Maka nanti ketika jadi wajar saja apabila mengembalikan modal apa saja yang sudah dikeluarkan baik finansial pikiran dan lainnya”

Benar adanya yang apa dikatakan teman saya jangan berharap ketika ada legislatif bilang mengabdi untuk rakyat, bisa jadi itu adalah sebuah rencana dan rencana untuk mengabdi kepada masyarakat akan tetapi lebih dahulu mengabdi untuk keluarga dan kepentingan pribadi. Begitulah sandiwara di dunia ini. Beraneka ragam corak dan warnanya. Tinggal saya dan Anda memilih warna yang mana?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Schwoaze

    Macet

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Beberapa bulan lalu. Bulan Maret tepatnya, saat saya ngajak jalan jalan perempuan yang saya sayangi, cintai dan sebagainya. Dari Bumi Mina ke Yogya. Perjalanan kami tempuh lumayan lama. Tak seperti biasanya. Hampir seharian hingga ke kota tujuan. Supir dan kondektur bus mengumpat dengan umpatan tak jelas, mengekspresikan kekesalannya sebab jamnya terlambat. Perjalanan kami sangat melelahkan. […]

  • Harlah NU, Genengmulyo Gelar Pengajian

    Harlah NU, Genengmulyo Gelar Pengajian

    • calendar_month Sen, 31 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

      KH. Abdul Hadi Kurdi menyampaikan ceramah dalam rangka Harlah NU JUWANA – PR IPNU IPPNU Desa Genengmulyo sukses menggelar pengajian dalam rangka Harlah NU ke-96. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Jami’ Baitussalam, Sabtu (29/1/2022). KH. Abdul Hadi Kurdi diundang sebagai penceramah. Kegiatan dihadiri oleh GP Ansor, muslimat, Fatayat, NU, IPNU, IPPNU dan warga sekitar. […]

  • Bertemu Dinsos, Fatayat Rembug Soal Perempuan dan Anak

    Bertemu Dinsos, Fatayat Rembug Soal Perempuan dan Anak

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    PATI-Kegiatan silaturrahim PC Fatayat NU Pati terus bergulir. Setelah berkoordinasi dengan Bupati Pati, Haryanto, Bappeda, Kemenag dan DLH, kali ini Fatayat mencoba menjalin kerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati.  Jajaran Pejabat Dinas Sosial Pati menjamu para Pengurus Cabang Fatayat NU Pati dalam kunjungan di Kantor Dinsos Pati, Selasa (3/9) Oleh Alfi Hidayah, ketua III […]

  • Api Unggun dan Penutupan Resmi oleh Sekjen Ma’arif PBNU

    Api Unggun dan Penutupan Resmi oleh Sekjen Ma’arif PBNU

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.541
    • 0Komentar

      Suasana khidmat dan penuh keakraban terasa pada malam api unggun sekaligus penutupan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah. Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Sekretaris Jenderal LP Ma’arif PBNU, Haryando Oghie, pada Kamis (19/12/2025) malam. Api unggun menjadi simbol persatuan dan semangat kebersamaan seluruh peserta. Berbagai refleksi dan penampilan singkat […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Puasa Bukan Bulan Kapital

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.243
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ibadah yang hanya dipandang kayak dodolan, dagang, untung-rugi, oleh ganjaran pira, kayaknya itu menjadi bentuk riil cara berpikir kita itu kapitalistik. Maksude pimen? Ya, simpelnya kita beribadah hanya mengejar keuntungan pahala saja, tanpa memastikan puasa kita itu sakjane ya agar kita bertakwa dan menuju Allah Swt.   Realitas lain, tiap […]

  • Pernyataan Ketum PBNU Terkait Pilpres 2014

    Pernyataan Ketum PBNU Terkait Pilpres 2014

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2014
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    NU–Online. NU merupakan jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah, organisasi masyarakat keagamaan. Sejak awal didirikan oleh para Kyai, NU mengemban tugas besar menjaga, merawat, dan mengembangkan ajaran Islam ala Ahlissunnah wal Jama’ah di bumi Nusantara. Karenanya sudah teramat jelas bahwa NU tidak bertujuan meraih kekuasaan politik. Kalaupun harus menyebut istilah politik, maka politik NU adalah politik kebangsaan dan […]

expand_less