Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Pekerjaan vs Pengabdian

Pekerjaan vs Pengabdian

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
  • visibility 270
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Pagi hari saat saya perjalanan dari Bumi Mina ke kota Atlas, sambil menikmati perjalanan zig zag menghidari lubang di jalan yang perbaikannya hingga saat ini tak kunjung berkesudahan. Pekerjaan perbaikan jalan adalah pekejaan harian. Kalau teman saya mengatakan perbaikan jalan akan terus berjalan karena program ke abadian.

Dalam menikmati perjalanan pagi akan lebih afdol yaitu membuka media sosial. Karena di media sosial kita bisa mencuci mata, bisa tertawa terbahak-bahak, melihat peran kocak makin banyak. Sebab setiap detik selalu melihat tingkah polah orang yang beraneka ragam bentuk dan suku dan budaya dan gaya bermedia. Meskipun di dunia nyata tak berdaya. Namun di media sosial sangat bergaya-gaya.

“Namanya juga media sosial ruang maya, orang tak kuat atau pupus cita citanya di dunia nyata kebayakan akan pindah ke dua maya; sebab media sosial adalah ruang privasi yang di publikasi” celetuk teman saya sekaligus supir ketika menempuh perjalanan dari Bumi Mina hingga Kota Atlas.

Sangat jarang memang, ketika menempuh perjalanan saya intens untuk cuci mata di media sosial yang begitu lama. Biasanya saat perjalanan seperti ini, saya dengan teman saya lebih banyak berdiskusi, membahas, bercerita berbagai hal perihal kehidupan dan pekerjaan dan isu isu terkini atau pun isu yang sudah basi. Dan kali ini ke intensitas berselancar di dunia maya, sebab karena tahun ini adalah tahun politik. Tahun dimana banyak orang berbuat baik, sebagian orang ingin di akui publik. Dan sebagian lainnya ingin sekali terlihat menarik dan unik.

“Tahun ini seakan banyak orang yang ingin menunjukkan kebaikannya, berusaha berempati, ingin sekali menunjukkan kepeduliannya terhadap penderitaan rakyat, pendidikan yang dikomersialkan, dan ibadah yang di jual belikan”

Tahun politik adalah momen unik dan menarik. Sebab banyak calon-calon legislatif dadakan dengan tawaran progam beraneka ragam. Merasa paling baik, sangat peduli dengan masyarakat dan lingkungan baik pendidikan, sosial dan keagamaan serta lain sebagainya. Bumbu-bumbu itulah yang di gelentorkan di portal-portal media online. Melalui media resmi atau pun abal abal, semua dilakukan untuk sebuah citra yaitu bahwa orang tersebut layak untuk dipilih dan menjadi wakil rakyat. Bahasa kerennya kehidupan rakyat telah terwakilkan.

Dan sesaat kemudian saya tercekat dengan salah satu foto yaitu orang yang saya kenal saya ketahui dan saya pahami kehidupannya bagaimana, bagaimana orang tersebut mencari penghidupan untuk menopang ekonomi harian. Namun tiba-tiba orang tersebut menjadi salah satu calon legislatif, sungguh keunikan yang tak boleh biarkan begitu saja. Angsuran bulanan masih berjalan, bisa-bisanya ingin menjadi wakil rakyat yang mensejahterkan. Kontradiktif bukan?

“Tak usah kaget, orang tersebut ber legislatif untuk bekerja, jadi ketika saat pemilihan orang tersebut mengeluarkan uang; ibaratnya adalah sebuah modal. Maka nanti ketika jadi wajar saja apabila mengembalikan modal apa saja yang sudah dikeluarkan baik finansial pikiran dan lainnya”

Benar adanya yang apa dikatakan teman saya jangan berharap ketika ada legislatif bilang mengabdi untuk rakyat, bisa jadi itu adalah sebuah rencana dan rencana untuk mengabdi kepada masyarakat akan tetapi lebih dahulu mengabdi untuk keluarga dan kepentingan pribadi. Begitulah sandiwara di dunia ini. Beraneka ragam corak dan warnanya. Tinggal saya dan Anda memilih warna yang mana?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    UPZIS MWCNU Tayu Lakukan Turba dan Galakkan Program NU Care Damai

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.784
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Tayu, Kabupaten Pati, rutin melaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba). Kegiatan ini merupakan program sosialisasi dan konsolidasi yang dilakukan oleh pengurus UPZIS MWC untuk mendorong aktivasi dan kinerja UPZIS di tingkat ranting. Ketua UPZIS MWCNU Tayu, Moh Fatchurrohman, menyatakan bahwa […]

  • PCNU-PATI

    I Wuf You

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    ARI menyeka keringatnya yang bercucuran di dahi, lalu menegak isi botol minuman. Latihan futsalnyasebentar lagi selesai tapi Ari sudah kelelahan gini. Sekarang dengan dulu memang sangat berbeda. Aribisa menghabiskan tiga ronde permainan sampai-sampai teman setimnya minta ampun untuk berhenti.“Iris biasanya dateng,” ledek salah satu temannya, Zaki. “Lagi selek lo berdua?”Ari sebenernya nggak mau jawab, tapi […]

  • Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala […]

  • Muludan Bersama Mbak-Mbak Desa Ketanggan, PAC Fatayat Beri Dorongan

    Muludan Bersama Mbak-Mbak Desa Ketanggan, PAC Fatayat Beri Dorongan

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    GEMBONG – Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Ketanggan, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (14/10) pagi tadi. Kegiatan ini dilaksanakan di Musholla Dukuh Kuwaren, Desa Ketanggan. Dalam agenda tersebut, duo ketua-wakil PAC Fatayat NU Gembong, Munfarichah danYeni Munifah hadir dari awal sampai akhir acara. Munfarichah atau Cika, memberikan sambutan yang […]

  • Sidang Komisi PC IPNU-IPPNU Digelar secara Virtual

    Sidang Komisi PC IPNU-IPPNU Digelar secara Virtual

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

      Seorang pengurus IPNU sedang mengikuti sidang komisi IPNU IPPNU secara virtual PATI-PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati menggelar sidang komisi secara virtual pada Minggu (18/7) siang. Kegiatan ini dipusatkan di lantai 3 gedung PC NU Kabupaten Pati. Muhammad Balya Malkan, Ketua SC Panitia Konfercab IPNU IPPNU Kabupaten Pati menuturkan bahwa sidang komisi ini merupakan rangkaian […]

  • PCNU-PATI

    Lama Vakum, Kiai Jalil Jadi Harapan Baru NU Jimbaran

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    MARGOREJO – Setelah sekian lama nonaktif, sekarang, Desa Jimbaran Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati memiliki Pengurus Ranting NU baru. Pengaktifan kembali ini sebagai bagian dari program kerja ketua MWC NU Margorejo, Mahfudz.  Dalam konferensi yang digelar pada Rabu (19/10) tersebut, Kiai Wagiman dan Kiai Abdul Jalil didapuk sebagai Ro’is Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah Ranting NU Jimbaran.  […]

expand_less