Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Remaja Diajak Menghindari Menikah di Usia Muda

Remaja Diajak Menghindari Menikah di Usia Muda

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
  • visibility 550
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- PATI-Kasus pembunuhan bayi oleh ayahnya sendiri di Pati menjadi perhatian publik. Banyak pihak menyebut, tindakan tega tersebut tak lepas dari dampak pernikahan dini. Masyarakat perlu belajar dari kasus tersebut untuk menghindari pernikahan di usia muda. 

Demikian disampaikan aktivis perempuan Farida Farichah saat berada di Pati, akhir pekan lalu. Menurutnya, kematangan pola pikir dan mental dibutuhkan sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. 

“Menikah di usia muda berpotensi menimbulkan beragam gejolak. Permasalahan rumah tangga yang muncul sering tertangani secara tidak tepat. Itu karena pasangan remaja punya kecenderungan masih labil,” ujarnya. 

Kasus bayi meninggal dan ditemukan di sungai tersebut dilakukan ayahnya yang masih berusia muda, yakni 20 tahun. Dia menikah dengan perempuan yang berusia hampir sama. 

Pasangan tersebut telah memiliki dua anak, yang pertama berusia 1,5 tahun dan anak kedua tiga bulan. Anak kedua menjadi korban pembunuhan sang ayah karena alasan sering rewel. 

Wakil Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU ini menyebut, kasus ayah yang membunuh anak keduanya yang masih berusia tiga bulan dan membuang jasadnya ke sungai menjadi keprihatinan bersama. Itu merupakan satu dari sekian kasus yang selama ini muncul karena ketidaksiapan pasangan muda berumah tangga. 

Dia mengajak perempuan untuk mempertimbangkan usia kematangan dalam menikah. Termasuk menjaga pergaulan agar tidak terjebak dalam pernikahan dini. 

“Kasus ini sudah menjadi perhatian nasional. Di balik itu, perlu menjadi pembelajaran bersama agar kasus serupa tidak terulang. Pendampingan orang tua kepada anak-anaknya sangat penting. Karena keluarga merupakan lingkungan utama dalam pendidikan,” katanya. 

Orang tua, lanjut dia, berkewajiban mendidik anak-anaknya. Pengertiannya, tidak hanya menyerahkan sepenuhnya pendidikan pada lembaga sekolah. 

Orang tua berperan penting untuk ikut mendidik anak. Selain memenuhi kebutuhan fisiologis dan pendidikan formal, orang tua atau keluarga mempunyai kewajiban menanamkan akhlak dan adab. Sekaligus menjaga dan mengontrol anak-anaknya agar tidak terjerembab dalam pergaulan bebas. 

Dia menjelaskan, orang tua harus menjalin komunikasi intensif dengan anak-anaknya. Kedekatan itu penting untuk mengetahui dan memahami perkembangan serta kondisi anak. Termasuk pergaulannya di luar. 

“Kedekatan orang tua dengan anak mutlak diperlukan. Karena lebih memudahkan membentuk karakter yang baik bagi anak. Untuk itu, kami mengajak orang tua untuk menjaga kedekatan dengan anak. Kedekatan itu bukan berarti memanjakan mereka, tetapi lebih mengerti apa yang dibutuhkan,” tandasnya.(*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HARLAH NU KE 89 DIPERINGATI DENGAN BALAP MOTOR LAMBAT DAN PANJAT PINANG

    HARLAH NU KE 89 DIPERINGATI DENGAN BALAP MOTOR LAMBAT DAN PANJAT PINANG

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    IPNU-IPPNU Komisariat MA Tarbiyatul Banin Pekalongan Kec. Winong Kab. Pati,  pada hari Sabtu, 31 Januari 2015 menggelar  tasyakuran hari lahir (Harlah) ke-89 NU di halaman MA Tarbiyatul Banin, (31/1). Perhelatan kali ini mengusung tema “membangkitkan jiwa beragama dengan tetap berjiwa muda.”. Peringatan Harlah NU ke 89 tahun ini, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan antara lain Lomba […]

  • Peradaban Minus Manusia

    Peradaban Minus Manusia

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Pati. Genosida di Palestina adalah bukti terang-benderang betapa manusia tak lagi punya malu untuk memamerkan kebiadabannya. “Tidak hanya kehilangan rasa malu, tapi malah aktif mengembangkan beragam narasi untuk membendung empati publik internasional terhadap korban mereka. Mulai dari narasi tentang hak mempertahankan diri sampai anti-semitisme,” demikian ujar Anis Sholeh Ba’asyin dalam acara Ngaji NgAllah Suluk Maleman […]

  • PCNU-PATI Photo by Artur Stanulevich

    Pak Bon

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 642
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Di perusahaan dimana saya pimpin. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayanan pendidikan dan jasa keagamaan yang selalu ramai dengan berbagai aneka macam kegiatan. Baik kegiatan sederhana atau pun yang formal dan non formal hampir setiap minggunya selalu ada. Ketika akan melaksanakan kegiatan tersebut tentu tak lain harus menggunakan jasa […]

  • Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Pati. Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, jajaran Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Pati mengadakan seminar kesehatan, 3/9 kemarin. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Pati H. Haryanto. SH, MM, M.Si, dengan mengundang 21 PAC Fatayat  se Kabupaten Pati kurang lebihnya peserta sebanyak 450 orang, dengan menghadirkan narasumber  BALKESMAS Pati dr. Aviani Tri Tanti Venusia, MM kepala […]

  • PCNU-PATI

    Islam dan Urusan Kemanusiaan

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Untuk konteks Indonesia, langkanya kajian akademis tentang topik diatas tentu memprihatinkan di tengah-tengah meningkatnya kerja organisasi-organisasi Islam yang melakukan operasi kemanusiaan, baik yang diakibatkan konflik sosial politik atau bencana alam. Organisasi-organisasi Islam tersebut semakin outward looking, seiring dengan membaiknya ekonomi Indonesia dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memberikan sumbangansumbangan materi bagi kegiatan kemanusiaan. Misalnya tim dari […]

  • Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    JAKENAN – Secara kultural dan jamaah, Nahdlatul Ulama telah mengakar kuat di berbagai desa di Jakenan. Termasuk di Ranting NU Desa Jatisari. Sehingga tidak mengherankan jika kemudian terjadi Musyawarah Ranting untuk membentuk kepengurusan baru yang dilaksanakan berbarengan dengan acara manaqiban rutin. Ranting NU Desa Jatisari Kecamatan Jakenan, Selasa (10/9/2019) berhasil menggelar Musyawarah Ranting dan menyusun […]

expand_less