Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Jalan-Jalan (Berlubang)

Jalan-Jalan (Berlubang)

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
  • visibility 533
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Beberapa hari ini hujan terus berdatangan. Tanpa bilang-bilang, akan tetapi meninggalkan sebuah kenangan yaitu banyak jalan yang berlubang. Jalan berlubang sebab curah hujan yang berharian; bukan sebab tikus berdasi yang melubangi jalan. Kondisi tersebut tentu sangat tak mengenakkan bagi penghuni jalan—termasuk saya dan Anda. Tapi bagaimana lagi saya dan Anda hanya bisa menggerutu ketika mendapati Jeglongan atau pun ban kepes saat kena lubang dan lain sebagaimanya. Mau protes bagaimana, tak bersuara bagaimana lagi. Hal tersebut sudah menjadi lumrah ataupun biarlah.

Perihal tentang jalan-jalan berlubang; teman saya yang nota bene sebagai aktivis media, berusaha bersuara, membuat berita tentang kondisi-kondisi jalan penghubung antar desa, pembatas antar kecamatan. Bahkan lebih dari itu perantara antar kota pun sama, yaitu berlubang.

“Itulah kearifan lokal kita mas, kalau jalan kita tak berlubang, mulus nanti kita kaget, ini bener di Indonesia atau bukan ya?”

Saat lagi serius-seriusnya diskusi tanpa solusi teman saya nyeletuk dengan sekenannya. Perihal proyek abadi perbaikan jalan dengan tambal sana, tambal sini, sana sini saling tambal tak karuan. Setelah tambalan selesai hujan semalam hilang semua apa yang ditambal.

“Lha bagaimana lagi mas, yang penting kan sudah berusaha untuk memperbaikan jalan yang rusak jalan yang berlubang. Dan apabila ada hujan kan menjadi bencana alam to? Toh manusia hanya bisa berusaha, berikhtiar semampunya dan soal hasil itu kan menjadi urusan ke sekian.”

Benar apa yang dikatakan teman saya tersebut; manusia mampu berusaha. Soal hasilnya akan dipikirkan belakangan. Orang-orang yang memperbaiki jalan hanya memperbaiki jalan. Jadi tak ada anggaran untuk mengeruk atau membuat gorong-gorong dipinggir jalan untuk air mengalir.

“Jalan rusak ditambal—diperbaiki, diaspal tapi tempat mengalirnya air tak dibikin tak diperbaiki kan sama saja, air hujan yang deras akan mengalir ditengah jalan hal tersebut akan merusak jalan yang sudah diperbaiki, “

“Soal tersebut bukan menjadi urusan saya mas., plus saya tak punya suara untuk mengatakan hal tersebut, yang penting saya bisa bekerja dan bekerja memperbaiki jalan yang berlubang”

Beginilah, begitulah; bagaimana pun ini adalah bentuk kearifan lokal yang ada di negara tercinta kita. Jika dulu kita berjuang melawah penjajah, sekarang saya dan Anda harus berjuang melewati jalan yang berlubang.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Masjid Pogung Dalangan

    4 Tips Sehat saat Berpuasa

    • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id- Tidak terasa kita sudah memasuki hari ke 13 pada puasa tahun ini. Di bulan suci ini, selain meningkatkan volume ibadah, kita juga harus tetap menjaga kesehatan agar puasa kita berjalan lancar. Menjaga kesehatan tubuh selama bulan ramadan sangatlah penting untuk dipahami dan diterapkan dengan baik. Berikut 4 tips menjaga kesehatan […]

  • PCNU-PATI Photo by NEOM

    Konvergensi

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Konvergensi adalah perpotongan antara sesuatu yang Anda sangat suka atau mahir lakukan dan apa yang juga menjadi ketertarikan orang lain. Cara termudah untuk memahami konvergensi adalah dengan membayangkannya sebagai titik percampuran antara apa yang Anda cinta dan apa yang orang lain mau beli,” ujar Chris Guillebeau. Saya suka dengan istilah […]

  • Ratusan Kader IPPNU Ikuti Sosialisasi Pengawasan Pemilu

    Ratusan Kader IPPNU Ikuti Sosialisasi Pengawasan Pemilu

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    PATI-Pemilu 2024 memang masih jauh. Namun, persiapan deni persiapan telah dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya adalah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  yang mulai getol mengampanyekan Pemilu sehat dan Bermartabat. Para peserta sosialisasi Pengawasan Pemilu 2024 berpose bersama pimpinan dan staf Bawaslu Pati. Semua peserta merupakan aktivis IPPNU dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pati.  Setrlah program […]

  • Membaca Perempuan dalam Perspektif Gender - PCNU PATI

    Membaca Perempuan dalam Perspektif Gender

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Berbicara mengenai perempuan, tentunya banyak sekali perspektif yang disematkan kepada-Nya. Mulai dari macak, masak, dan manak. Hal ini tentunya sangat lumrah di kehidupan masyarakat. Selain itu perempuan juga dipandang lemah dan tidak memiliki kekuatan sepertihalnya laki-laki. Sehingga dari situ, perempuan dinilai tidak sepadan dengan laki-lki. Karena dalam kodratnya perempuan memang ditakdirkan sebagai pendamping suami dalam […]

  • Pentas Seni Warnai Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jateng

    Pentas Seni Warnai Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jateng

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.706
    • 0Komentar

      Kegiatan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian yang diselenggarakan oleh Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah di Bumi Perkemahan (Buper) Candrabirawa, Ungaran, Kabupaten Semarang, berlangsung semarak. Salah satu agenda yang menyedot perhatian adalah pentas seni dari perwakilan kabupaten dan kota se-Jawa Tengah, yang digelar pada Selasa (16/12/2025) malam. Sebanyak 700 peserta dari berbagai daerah menampilkan ragam […]

  • PCNU-PATI

    Subsidi di Cabut, Bantuan Berebut

    • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Beberapa hari lalu, setelah kenaikan harga bahan bakar yang notabene memberatkan masyarakat menurut sebagian orang. Kini kantor pos dan balai desa ramai oleh orang orang yang mengantri untuk mengambil bantuan dari dampak BBM di paksa naik. Saya hanya mengamati, melihat hiruk pikuk tersebut, ada yang saling desak berdesakan, ada pula saling […]

expand_less